NovelToon NovelToon
My Bule Husband

My Bule Husband

Status: tamat
Genre:Romantis / Patahhati / Nikahmuda / Nikahkontrak / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:20.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: Novia Butera

Seorang gadis miskin yang terjebak dalam kehidupan duda kaya berdarah Jerman. Bukan atas keinginan Naina mau menikah dengan duda yang super dingin dan cuek ini. Tetapi keadaan dan juga rasa terima kasih yang membuatnya mau tidak mau menerima pernikahan tersebut.

Awalnya Naina pikir hidupnya akan tenang setelah menikahi bule berstatus duda ini. Namun Naina salah besar!

Suaminya bahkan tidak pernah memandangnya sebagai istrinya sedikit pun. Bule dingin itu menganggapnya hanya sebagai baby sitter putranya yang sudah berusia tujuh tahun

Tidak hanya itu, Steven, putra sambungnya, juga tidak pernah menganggap dirinya sebagai ibu sambungnya.

Semuanya begitu rumit baginya, menghadapi dua makhluk dingin yang setiap harinya mengolok-olok dirinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Novia Butera, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Merendah diri

Reygan memicingkan matanya ketika kesadarannya kembali. Rasa sakit seketika menyerang kepalanya. Pria itu melenguh kesakitan.

"Tuan, Anda tidak papa?" tanya seorang pria.

"Doni?" ucap Reygan. Kemudian melihat sekitarnya. Ini bukan kamarnya di rumah. Melainkan apartment miliknya yang berada di pusat kota.

"Kenapa aku bisa ada di sini?" pria itu sambil duduk, memegangi kepalanya yang pusing.

"Saya mengikuti Anda setelah pulang makan malam dengan Alena Tuan. Saya khawatir anda kenapa-napa di jalan." jelas Doni.

"Dan ternyata anda benar-benar pingsan di tengah jalan."

Doni adalah sekretaris Reygan yang sudah sejak lama menemaninya. Tetapi setelah Alena dijadikan Reygan menjadi asisten pribadinya beberapa bulan yang lalu, Doni menjadi lebih jarang berurusan dengan Reygan.

Kebetulan kemarin malam mereka bertiga makan malam bersama klien, dan ternyata Reygan minum terlalu banyak.

Reygan mengangguk, mencoba mengingat apa yang terjadi malam tadi. Samar-samar kilasan kejadian itu muncul dalam bayangannya.

Ketika dirinya menghadang mobil Naina, menyeretnya dan melakukan sesuatu yang tidak senonoh pada gadis itu.

Reygan termangu saat menyadari perbuatannya. Dia tidak percaya bahwa dirinya melakukan itu.

Semua itu berawal ketika Alena menunjukkan foto Naina yang mendapat ciuman dari Chris dalam sebuah postingan di sosial media.

Dan yang semakin membuat Reygan panas adalah ketika Alena terkesan dengan memuji kecocokan keduanya.

Reygan emosi hingga tanpa sadar menghabiskan satu botol wine. Reygan mabuk. Melenggang begitu saja menuju tempat Naina berada. Tidak sulit baginya menemukan Naina malam itu.

Dan emosinya kian memuncak kala melihat Naina begitu mesra dengan Chris. Akal sehatnya hilang di bawah pengaruh alkohol. Dia sangat panas melihat Naina dengan lelaki lain. Sampai akhirnya Naina mengalami trauma olehnya.

"Jam berapa sekarang?" tanya Reygan.

"Sepuluh Tuan. Sebaiknya Anda istirahat hari ini Tuan." usul Doni.

Reygan mengangguk, "Pergilah ke kantor. Urus beberapa pekerjaan penting hari ini." perintahnya.

"Baik Tuan."

Tapi Doni masih belum melangkah pergi. "Ada apa?" tanya Reygan sambil memegangi kepalanya.

Doni terlihat ragu, "Katakan Don!" perintahnya.

"Saya melihat Alena di tempat saya menemukan Anda tadi malam Tuan." lapornya membuat Reygan berhenti menekan pelipisnya.

"Alena? Dia mengikutiku?" ujar Reygan.

Doni menggeleng, "Mungkin ya, atau hanya kebetulan saja Alena melewati jalan itu?"

"Tapi apartment Alena sangat jauh dari daerah itu."

Doni diam, tidak tahu mau berkata apa.

"Ya sudah, pergilah. Biar aku yang menanyakannya nanti." ucapnya.

Setelah Doni pergi, Reygan kembali mengingat Naina. Gadis muda itu. Reygan penasaran bagaimana keadaan Naina sekarang. Dia ingin menemui gadis itu. Tapi mengingat apa yang telah dia lakukan malam itu, semua itu tidak akan mudah baginya.

Reygan berteriak, merutuki perbuatannya. Bagaimana nanti dia akan menghadapi Naina? Dia telah melecehkan wanita itu.

***

Naina menjalani kegiatannya hari ini seperti biasa. Dia tetap bekerja meski telah melalui kejadian mengerikan itu.

Untungnya Reygan sadar diri dengan tidak muncul di hadapannya hari ini. Dan jika sampai hal itu terjadi, Naina tidak tahu lagi apa yang akan terjadi dengan dirinya.

Dan satu minggu ini, Naina benar-benar tidak bertemu Reygan. Bukan karena Reygan tidak pulang, tetapi Naina memang sengaja menghindar.

Naina memindahkan beberapa pakaian dan barang-barangnya ke kamar Steve. Dia selalu menghabiskan malam dengan tidur bersama Steve, putranya.

Beberapa kali Reygan pernah berusaha menemuinya. Tapi dengan segala cara, Naina menghindar. Dia benar-benar tidak sudi bertemu apalagi bicara dengan Reygan.

Malam ini, seperti biasa dia pulang pukul delapan malam. Naina berjalan memasuki rumah sambil membawa tas kecil dan beberapa map di tangannya.

Tapi tiba-tiba, seseorang menariknya dengan cepat dan membawanya ke koridor sepi dengan minim pencahayaan.

Naina memekik kaget, hampir berteriak. Tapi setelah melihat orang yang menariknya, Naina tidak kalah kaget. Mulutnya langsung dibekap oleh orang itu.

"Jangan teriak!" suara bariton itu berbisik tepat di daun telinganya.

Naina menajamkan matanya, tubuhnya bergetar ketakutan. Takut hal yang sama terjadi untuk yang kedua kalinya.

Reygan merasakan ketakutan Naina, membuatnya semakin merasa bersalah.

"Aku... aku tidak akan menyakitimu. Jadi jangan takut." ucapnya demi menenangkan Naina. Tapi itu tidak berpengaruh sedikitpun. Naina masih ketakutan.

Reygan masih diam memperhatikan Naina yang ketakutan. Tetapi meski diliputi ketakutan, wajah gadis itu masih menatapnya sengit, seolah itu adalah pertahanannya.

"Naina..." memanggil nama sang istri lembut. Dia terlihat ragu, tapi dia juga harus menuntaskan masalah ini secepatnya.

"Aku tahu perbuatanku waktu itu telah membuatmu trauma." ucapnya sambil mencoba mengunci tatapan Naina yang enggan menatapnya.

"Aku tahu aku salah, tapi jujur, waktu itu aku sedang mabuk. Aku tidak menyadari apa yang telah kulakukan." Reygan berusaha menjelaskan.

Naina tahu itu dengan jelas, Reygan mabuk malam itu. Tapi tetap saja, dia tidak terima diperlakukan seperti itu.

"Aku bukan perempuan murahan!" sentak Naina, dengan sorot mata tajamnya.

Reygan tertegun, untuk pertama kalinya dirinya menjadi lemah karena tatapan itu. Dia mengangguk, "Ya, kamu bukan wanita murahan. Maafkan aku."

"Dan aku bukan jal*ng!" sarkas Naina lagi.

Reygan mengangguk lagi. "Ya. Kamu tidak seperti itu."

"Aku sungguh menyesal dengan perbuatanku padamu. Jadi, tolong maafkan aku." pria itu telah merendahkan harga dirinya yang setinggi langit di hadapan wanita itu.

Naina mengalihkan wajahnya, tidak akan semudah itu memaafkannya. Dan Reygan sadar akan reaksi Naina.

"Baiklah. Tidak apa-apa jika kamu tidak memaafkanku." ucapnya sambil melepas lengan Naina perlahan.

Naina acuh, ingin cepat-cepat menyingkir dari pria ini.

"Tapi Naina..." pria itu kembali berucap. "Aku mohon dengan sangat, jauhi Chris." ucapnya dan itu sanggup memancing Naina.

"Maksudku, jika tidak bisa, setidaknya jangan mengumbar kemesraan kalian terang-terangan. Bagaimana jika teman-teman Papa tahu." ujar pria itu.

Naina berdecih dengan tawa sumbang. "Chris. Chris. Chris. Selalu saja Chris yang dibahas. Sebelumnya apa bapak tahu Chris itu siapa?!" ucap Naina yang sudah muak dengan tuduhan tak berdasar itu.

Reygan membalas mata indah itu, Bukankah dia kekasihmu."

Dan Naina benar-benar tidak habis pikir dengan manusia kulkas di hadapannya.

"Dengar baik-baik Pak Reygan yang terhormat, agar semua jelas sekarang." Naina menarik nafasnya sebelum berucap, "Chris adalah Kakak saya."

Dan Reygan benar-benar terkejut. Dia meminta penjelasan melalui mata tajamnya.

"Saya dan Kak Chris tumbuh besar di panti yang sama. Kita sudah seperti saudara kandung. Dan antara kita berdua tidak ada hubungan lain seperti yang anda pikirkan selama ini!" cecar Naina dan itu benar-benar membuat Reygan bungkam.

Sebelum Naina pergi, dia teringat sesuatu.

"Satu lagi. Bapak jangan sesuka hati melarang saya untuk dekat dengan Kak Chris. Itu hanya akan ada dalam mimpi Anda. Dan..." Naina terhenti, pandangannya sengit. "Bapak harus sadar diri. Saya masih istri Anda kan? Jadi tolong lebih pandai menutupi hubungan kalian. Jangan sampai teman-teman Papa tahu!" ucapnya.

Seolah masih belum cukup Naina membuka ponselnya. Memutarkan sebuah rekaman suara.

"Rey...Malam ini temani aku di apartemen ya.

Liat tuh, di luar lagi hujan, pasti nanti malam bakal ada badai sama petir. Aku takut."

Dan terdengar jelas suara Reygan mengiyakan permintaan itu.

Naina tersenyum kecut, "Alena mengirimkannya padaku. Katanya dia salah kirim." ucapnya sebelum menutup ponselnya dan berlalu begitu saja dari hadapan Reygan.

Kicep nggak tuh😂🤣

Rasain bule KW😒

TBC

1
~"queen:)✧◝(⁰▿⁰)◜✧
wakakakkak!!! terus panasin lagi si kW!! buat aku lebih puas!!! aing kurang puas wehh!!!
ngaca lah dikit,sok sokan mo nyuruh nyuruh dia sendiri aja sama!! bahkan lebih buruk, kekasih!!👿😈
~"queen:)✧◝(⁰▿⁰)◜✧
masih dengan ini "🖕"
~"queen:)✧◝(⁰▿⁰)◜✧
bentuk kesal ku ke ni suami "🖕"
sudah kau punya istri seindah itu bak bidadari turun kayangan Masih aja lu ya SAIPUL!!!👿
~"queen:)✧◝(⁰▿⁰)◜✧
aku GK terlalu demen novel si, tapi menikmati banget gua disini, puas sama anak dan suami nya😈😈 **bucin lah kalian**
falea sezi
emang bner salah qm kan Steve secara g langsung qm itu bkin mama jalang mu dket ma papa mu dengan kedok makan siang jalan2 anak g tau trima kasih
falea sezi
papa mu menyakiti mama mu jg karena km Steve yg sllu ngajak mak mu makan sama papa mu itu sok jd korban pdhl lu itu biang nya steve
falea sezi
maless ujungnya balikan
~"queen:)✧◝(⁰▿⁰)◜✧: yaelah mbak, itu mah kuasa author
total 1 replies
falea sezi
anak nya mana katanya hamil
falea sezi
aneh Steve aja jg nyebelin skg sok sok an nyari naina wong qm aja misahin kaina ma bapak ku makan ma mama mu yg jalang sama papa mu g kasian ma naina moga g balik Thor g sudi q
~"queen:)✧◝(⁰▿⁰)◜✧: menurut ku dia kan waktu itu masih bocah walaupun kelihatan peka tapi sama aja Masih anak kecil jadi mana ngerti dia soal masalah orang dewasa, pemikiran anak kecil kan polos, apa yg dilihat menurut dia yg dia pahami. udah si intinya anak kecil steve mana ngerti, sama juga posisi sebagai anak kurang perhatian, Mak kandung aja ninggalin, bapak nya GK becus
total 1 replies
3sna
kn udh liat potony ,y kali lupa
Anonim
Jangan kartun thor
Anonim
Yang ini keren
Nabila Cantika
bule koq manggil nya bibi Thor..kenapa GK Tante aja
Popi Putri Ny Rizal
Luar biasa
Kita Masak Kita Makan
hadirrr
Omi Rohimah Omi
Luar biasa
Rina Arie
Lumayan
Anjelie Sharma
nah gtu donk bisa jwb
Elly Rasmanawati
kasian Naina.. banyak orang yg jahatnya..
Elza Septina
jangan yg cartoon lah ga keren
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!