NovelToon NovelToon
IBU SUSU BABY ALAN

IBU SUSU BABY ALAN

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Cintamanis
Popularitas:1.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: Dila Anwar

Seorang bayi laki-laki yang baru beberapa jam di lahirkan menangis karena lapar. namun siapa sangka, sang ibu menolak memberikannya ASI dengan alasan takut merusak bentuk dadanya yang indah dan meninggalkannya dengan kekasih gelapnya setelah sang suami menjatuhkan Talak padanya.

di sisi lain, seorang wanita yang juga baru melahirkan langsung di jatuhkan Talak tiga oleh suaminya karena melahirkan anak perempuan yang tidak sesuai dengan keinginan sang suami dan keluarga suaminya.

Salsabila khumaira, nama wanita itu. dia menjadi ibu susu bayi laki-laki tadi karena merasa kasihan dengan tangisan bayi itu.. Bagaimana kisah selengkapnya? silahkan baca dan dukung karya author ini ya. Terima Kasih.

jangan lupa follow instagram author @dilaanwar97

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dila Anwar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

25

Zain segera bangkit dari kursi kebesarannya lalu menghampiri pria tersebut. lalu mereka berjabat tangan dan pelukan ala pria.

" apa kabar mu, bro?" tanya Zain.

" alhamdulillah baik." balas pria tersebut.

" ayo kita duduk." ucap Zain mempersilahkan tamunya duduk di sofa yang ada di ruangannya.

" baiklah." balas pria itu. lalu ia ikut duduk bersama Zain.

" bagaimana keadaan kedua orang tua dan adik laki-laki mu?" tanya Zain.

" alhamdulillah umi, abi dan Fajar sehat." balas pria tersebut.

" kemana aja kamu selama ini, Raihan? sudah lebih lima tahun sejak terakhir kali kita bertemu di cafe tempat biasa kita nongkrong." ucap Zain.

pria yang datang tadi bernama Raihan Ammar, sahabat Zain sejak masa SMA hingga kuliah juga mereka bersama. mereka sudah seperti saudara. setelah lulus kuliah, mereka sibuk bekerja hingga terakhir kali mereka bertemu di sebuah cafe tempat biasa mereka nongkrong semasa kuliah. sejak pertemuan terakhir mereka di cafe tersebut lima tahun silam, Raihan menghilang begitu saja tanpa memberi kabar kepada Zain dan komunikasi mereka terputus sejak saat itu.

" selama lima tahun ini aku sibuk mencari keberadaan adik perempuan ku yang hilang dua puluh tahun yang lalu." ucap Raihan.

" kamu punya adik perempuan? sejak kapan? setahu aku, kamu cuma punya adik laki-laki yaitu Fajar. kok aku gak tahu kalau kamu punya adik perempuan?" tanya Zain.

" sebenarnya aku tida bersaudara. aku anak pertama, yang kedua anak perempuan bernama karina dan yang terakhir adalah Fajar." ucap Raihan.

" lalu kenapa aku tidak pernah melihat adik perempuan mu setiap aku datang ke rumah mu?" tanya Zain.

" adik perempuan ku sudah lama menghilang." balas Raihan.

" bagaimana bisa adik mu menghilang?" tanya Zain lagi.

" kejadiannya dua puluh tahun yang lalu." ucap Raihan.

" bisa kamu ceritakan kejadiannya?" tanya Zain. Raihan menganggukkan kepalanya.

Flashback on.

dua puluh tahun yang lalu di sebuah rumah yang terbilang mewah terdapat sebuah keluarga yang sangat harmonis dan bahagia. dalam keluarga itu terdapat sepasang suami istri yang tergolong alim dan dua orang anak yaitu seorang anak laki-laki berusia sepuluh tahun dan seorang anak perempuan berusia lima tahun.

mereka sedang duduk di ruang keluarga. sepasang suami istri itu asyik menonton televisi, yang anak laki-laki menemani adiknya belajar mengenal benda-benda dan hewan melalui buku bergambar.

" abang, ini gambar ini." tanya gadis cilik tersebut.

" ini namanya sapi." ucap sang abang.

" lalu ini apa?" tanya gadis cilik itu lagi.

" ini namanya beruang." ucap abangnya lagi.

" oh begitu." ucap gadis cilik itu. tak berselang lama suara adzan maghrib berkumandang memanggil setiap umat muslim untuk segera melaksanakan panggilan sholat.

" Raihan, Karina ayo kita sholat dulu nanti di lanjutkan lagi belajarnya." ucap sang ibu.

" iya umi." balas dua anak itu.

ya dua anak itu adalah Raihan kecil dan adiknya yang bernama karina. lalu mereka segera mengambil air wudhu dan melaksanakan sholat maghrib berjamaah yang di imami oleh sang ayah. mereka sholat di mushola yang ada di rumah itu, sang ayah dan anak laki-lakinya memilih sholat di rumah karena jarak masjid sangat jauh dari perumahan tempat tinggal mereka. selesai sholat mereka membaca kitab suci Al-Qur'an bersama. selesai tadarus mereka melakukan aktifitas masing-masing. sang ayah melanjutkan menonton siaran televisi, anak-anak kembali melanjutkan belajar tadi dan sang ibu menuju dapur untuk memasak makan malam. sang ibu memasak sendiri makanan untuk keluarga kecilnya. di rumah itu memiliki seorang asisten rumah tangga namun tugasnya hanya bersih-bersih rumah dan mencuci. selesai memasak sang ibu meminta ARTnya untuk menghidangkan masakannya.

" bi Romlah, tolong ini semua di hidangkan ya, saya akan memanggil suami dan anak-anak saya." ucap sang ibu.

" baik nyonya." balas ART yang bernama Romlah itu. sang ibu segera keluar dapur dan berjalan menuju ruang keluarga dan memanggil keluarga kecilnya.

" abi, anak-anak ayo kita makan." ucap sang ibu yang bernama bu Aida.

" oke umi." balas sang suami yang bernama bapak Ammar Al Ghofur bersamaan dengan anak-anaknya.

lalu mereka berdiri dan berjalan menuju ruang makan, mereka segera duduk di kursi. Bu Aida mengambilkan makan untuk suami dan putri kecilnya sedangkan Raihan kecil mengambil sendiri makanannya karena dia sudah besar. sebelum makan mereka berdoa dan makan dengan tenang tanpa ada yang berbicara sesuai yang di ajarkan oleh Rasulullah SAW bahwa saat makan tidak boleh berbicara. akhirnya makan malam selesai bersamaan dengan suara adzan kembali berkumandang, mereka segera mengambil air wudhu dan langsung melaksanakan sholat. selesai sholat mereka mencuci kaki, mencuci tangan dan menggosok gigi, setelah itu mereka segera tidur karena sudah waktunya beristirahat. mereka tidur di kamar masing-masing. sang adik tidur bersama abangnya.

keesokan harinya selesai sholat subuh, sang ibu menyiapkan pakaian kerja sang suami setelah itu ia segera menuju dapur untuk membuat sarapan untuk keluarganya. tak berapa lama suami dan kedua anaknya turun sudah dengan berpakaian rapi lalu mereka segera duduk dan sarapan bersama. tak berapa lama sarapan selesai, bu Aida mengantar suami dan anak-anaknya keluar rumah.

" umi, kita berangkat dulu ya." ucap pak Ammar.

" iya abi, hati-hati di jalan." ucap bu Aida sembari mencium tangan sang suami.

" Assalamualaikum umi." ucap pak Ammar dan kedua anaknya bersamaan.

" waalaikumsalam." balas bu Aida.

setelah mobil yang di tumpangi oleh suami dan anak-anaknya menghilang dari pandangan, bu Aida segera masuk ke dalam mobil.

pak Ammar mengantar kedua anaknya ke sekolah mereka. saat ini Raihan duduk di bangku kelas 5 SD dan Karina di bangku TK. sekolah mereka berada dalam satu lingkungan yayasan yang sama sehingga memudahkan abi mereka saat mengantar mereka. setelah mengantar kedua anaknya, pak Ammar segera menuju kampus tempat ia mengajar. yaa, pak Ammar adalah seorang dosen dan juga seorang dokter. pak Ammar mengajar di salah satu kampus ternama yang ada di kota Malang yaitu Universitas Brawijaya. Pak Ammar seorang dosen di fakultas kedokteran, ia mengajar mata kuliah respiratorius yang mengajarkan tentang sistem peredaran darah dan mata kuliah kesehatan reproduksi.

...

malam harinya keluarga kecil tersebut berkumpul di ruang keluarga sambil bercengkrama lalu sang putri meminta pada ayahnya.

" umi, hari minggu kita ke taman bermain yuk? iin pengen kesana." ucap Karina. iin adalah nama panggil karina.

" coba iin tanya ke abi." ucap bu Aida.

" Abi, mau ya?" ucap Karina pada abinya.

" baiklah kita pergi kesana." balas sang Abi.

" horeee.. abang kita akan ke taman bermain." ucap karina kepada abangnya sambil loncat-loncat karena kesenangan. mereka yang melihat tingkah karina hanya tersenyum. tak lama mereka tidur setelah sholat isya dan membersihkan diri.

# sekian dari author jangan lupa like, komen share dan dukung terus karya author yaa. terima kasih

1
𝕗𝕠𝕣𝕣𝕫𝕒𝟘𝟝𝟘𝟡
muat kah tuh mobil bawa barang belanjaan sebanyak itu?
𝕗𝕠𝕣𝕣𝕫𝕒𝟘𝟝𝟘𝟡
emang ga pusing sih tuh pedagangnya... sekali sebut.
Jo Kenthir
dlm keadaan darurat, saat bayi mnangis lapar. menolak sufor. mk gada LG kpikiran bibit bebet bobot ibu susu. yg penting bayinya mau terima.
Arwondo Arni
semoga pelaku kejahatan baik di masa lalu dan skrg tertangkap agar hidup damai
Arwondo Arni
adiknya Rayhan calon istri zain
Asih S Yekti
penjabaranya jangan terlalu detail thor kelamaan yg into sj menurut sy lebih nagus 🙏
Suryani
kenapa ber ubah alexsander lagi
Henny Faridah
waduhh..detail amatt.belanjaannya di spill..ga usah gitu² amat kali ya..
btw semangat yaa thor
Henny Faridah
lucu banget part ini.spill sayur sop lengkap ke bumbu² nya😂
Nur Lutvi
lanjut thor
Nur Lutvi
up lagi dong thor sekian lama menunggu tp gag up2
Aisyah ais
next
Nur Lutvi
ayo kak up lagi
Nur Lutvi
lanjut lagi tho
Yunita aristya
ngak di lanjut lagi kak
Yunita aristya
awal2 pakai mama , sekarang pakai bunda
ChiChi
Terbaik 💖💖💖💖💖
Erni Ernawati
ko pgln mama nya jadi ganti bunda?kan sdh bgs mmh pph!
0v¥
terusin dong ceritanya
millie ❣
rinci amat si yak othor'y ibu Rt y ampe detail gt masa semua belanjaan bs muat dimobil tu bian wkwkkwk lm2 kyk gmn gt thor malah yg penting2 kgk detail yak 😅😅😅😅
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!