Zaira Zafanya Askara tak menyangka akan menikah dengan ketua osisnya yang dingin dan menyebalkan saat dia masih SMA.
Bagaimanakah kelanjutan cerita Zaira Zafanya Askara akankah dia bahagia ??
Tetap Lanjutttt
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon gadissusanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Siapa??
Tiga hari ini Rangga selalu sibuk mengurus Ira, ia mengambil cuti sekolah selama merawat Ira dirumah sakit dengan alasan ada acara keluarga diluar negeri. Ira harus berpura pura tidak sadarkan diri jika keluarga atau teman temannya datang.
Seperti pagi ini Rangga sedang menyuapi Ira bubur.
" Raaaa." Panggilnya sambil memasukkan sendok kedalam mulut Ira.
" Apaan? " jawabnya setelah menelan bubur yang anda didalam mulutnya.
" Kapan lo akan bangkit dari koma pura puraan lo sihh??" tanyanya.
" Hemmm kemungkinan nanti sihh, yang udah nyelakain gue juga udah tau siapa orangnya. Sama kan yang dikatakan oleh Nanda asisten lo itu?? " tanya Ira, dijawab anggukan oleh Rangga.
Flasback On
Saat itu Rangga keluar dari ruangan rawat Ira, berpamitan kepada orang tuanya ingin menyelidiki masalah ini.
Baru beberapa langkah handphonenya berdering
Drett drettt
" Halo bos. " Ucap Nanda.
" Apaan?? " jawabnya.
" Cepet kesini restoran XX. " Ucap Nanda langsung mematikan telfonnya.
" Hidihh siapa bosnya siapa anak buahnya?? maen nyuruh nyuruh aja. " Grutunya.
Rangga melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang menuju restoran XX. Sesampainya dia celingak clinguk mencari seseorang, setelah mendapatkan melihat Nanda duduk di samping kaca transparan di pojok belakang, ia melangkahkan kakinya kesana.
" Ada apa?? " tanyanya saat sudah mendudukkan bokongnya.
" Aku sudah menjebloskan tiga orang yang kau maksud itu kepenjara," ucapnya.
" Siapa yang nyuruh dia?? " tanya Rangga.
"Katanya ....... ..........! tapi belum ku selidiki lebih lanjut. Kau harus hati hati, tapi jangan tunjukkan kehati hatianmu didepannya. " Ucapnya.
Entahla dua anak manusia ini bisa dibilang sahabat tapi juga bisa dibilang rekan kerja, ucapanya satu sama lain seenak jidatnya.
" Baiklah selidiki lebih lanjut, " ucapnya.
" Maaf belum bisa nemuin titik terang tentang kecelakaan Ranggi." Ucapnya menundukkan kepalanya.
" Tidak apa apa. Aku juga mau bilang, " ucap Rangga.
" Apa?? " tanya Nanda.
" Kau tau kan aku habis kecelakaan kecil kemarin kemarin?? " tanyanya.
" Tentu saja tau. " Ucapnya sinis.
" Yaaa nggak usah sinia sinis gitu juga kalik, " ucapnya.
" Akhh, udahlah. Apa?? " tanya Nanda.
" Itu seperti mobil yang menabrak Ranggi. Aku pernah melihatnya dikamera CCTV saat Ranggi kecelakaan dulu mobil berwana putih, tanpa plat, di bagian belakang ada gambaran gambaran. " Ucapnya sambil menerawang kejadian yang dialami.
" Baiklah aku akan menyelidiki lebih lanjut. Untuk kasus ini sangat sulit, apa lagi kita cuma tau hanya mobil putih yang kau maksud itu tanpa mempunyai musuh yang sangat sangat istimewa, ya punya sihh tapi cuma pesaing pesaing perusahaan kecil yang iri. " Ucap Nanda sambil memikir.
" Selidiki dengan teliti, " ucap Rangga.
" Iya iya. " Jawabnya.
" Sebaiknya kau segera kembalilah, kasihan istrimu. " Ucapnya lagi.
" Ya, gue juga udah muak lihat muka lo yang gitu gitu aja, " ucap Rangga.
" Gini gini juga ganteng kalik " ucap Nanda membela diri.
" Idihhh PD" jawab Rangga ketus, sambil melangkahkan kakinya pergi.
Flasback Off
" Ya udah gini aja sadarnya , pas lagi nggak ada orang," ucap Rangga.
" Ya udah panggil dokter yang ngurus gue kemarin. " Ucap Ira memerintah.
" Yayayyaa, bawel banget si?? " ucap Rangga.
"Hemmm lo kan udah ngasih tau gue siapa orang yang ngecelakain lo kek gitu, tapi lo belom cerita gimana dia bisa bilang kek gitu." Ucap Rangga lagi.
" Jadi gini. " Ucap Ira.
Flasback On
Dua hari Ira dirawat dirumah Sakit
" Hemmm Ra gue tanggal dulu ya. Perusahaan ada meting dengan claien besar. " Ucap Rangga.
" Loo sendirian nggak papa kan??" tanyanya.
" Iya, tapi cepetan yaa? ?" ucapnya.
" Beres. " Jawab Rangga.
" Nanti klo ada orang masuk lo pura pura tidur aja siapapun Itu kecuali gue, buka mata lo saat dia berbicara itupun klo gue yang datang atau dokter yang nanganin lo. " Ucap Rangga lagi.
" Iya ya bawel amat si. " Ucap Ira.
" Ya udah gue pergi dulu," ucap Rangga.
Cupp
Rangga mencium kening Ira sekilas,lalu melangkahkan kakinya Pergi.
" Ihhh dasar mencari kesempatan dalam kesempitan." Ucap Ira mendengus kesal tapi senyam senyum sendiri.
Saat Ira asik memainkan handphonenya terdengar suara langkahkan kaki yang ingin memasuki kamar, Ira yang melihat bayangan bayangan di luar langsung menaruh handphonenya didalam laci lalu memejamkan matanya.
Ceklekk
suara pintu terbuka, masuklah orang memakai baju setelan jas ditambah memakai masker untuk menutupi mulutnya. Dia mendudukkan bokongnya di kursi samping tempat tidur Ira.
" Halo Ira sayang?? Gimana kabar mu sekarang?? enak kan?? kenapa lo nggak mati aja?? eittt tapi jangan dulu! aku masih ingin menyiksa kalian berdua. Hahahhahaa, aku mengorbankan adik kesayangnku hanya demi membalas dendam karna kau telah membuatku maluu dan kekasihmu ohh bukan kekasih tapi SUAMI paksamu itu aku akan hancurkan berkeping keping karna telah membuatku seperti ini. Aku sangat iri dengannya karna selalu unggul dari diriku. " Ucapnya sambil menekan kata suami lalu pergi meninggalkan ruangan itu.
Deg
Deg
Deg
Jantung Ira terasa mau melompat mendengar perkataan orang tadi, Ingin sekali Ira tadi membuka matanya lalu menampar kuat kuat pipi laki laki itu tapi ia urungkan ia tidak boleh gegabah.
Ira membuka matanya saat sudah merasa aman.
'Iri?? ' itulah yang melintas dalam benaknya.
Flasback Off
., 😁
bkin cerita itu susah loh😏
hargain dong