NovelToon NovelToon
Sepasang Antagonis

Sepasang Antagonis

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Balas Dendam / Transmigrasi
Popularitas:3.9k
Nilai: 5
Nama Author: Najmu Laila

Velica seorang artis terkenal yang iseng membaca novel bertema " Gadis seindah musim semi " yang sedang booming dengan banyak sanjungan banyak orang. Bukannya menyanjung, Velica justru mengkritik tokoh utama novel tersebut yang menurutnya terlalu menganiaya sang antagonis.

‎"Kasihan sekali Clarissa ini, Padahal Robert itu tunangannya, Tetapi mengapa ia harus di benci karna marah ketika tunangannya berselingkuh." Ujarnya kesal.

‎"Padahal Clarissa punya segalanya, Ia juga melakukan semuanya untuk Robert, Robert itu lah yang tidak tahu diri. Sudah di bantu dia malah menyukai anak dari seorang pelayan, Sih Nadia itu!"

‎"Jika aku menjadi Clarissa, Sudah ku buat kedua orang itu kehilangan wajahnya di muka umum, Beraninya dia yang seorang pemuda miskin memperlakukan Clarissa begini!" Velica melempar novel itu dengan kesal.

‎Tak lama, Novel itu terbuka sendiri...membuat Velica masuk ke dalam nya. Jika penasaran cuss langsung baca.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Najmu Laila, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 23 - Jebakan untuk nadia

...Chapter 23...

...----------------...

Robert menatap layar handphonenya yang berdering sedari tadi, Ia baru saja selesai mandi. Tadinya ia ingin menemui Clarissa untuk mengobrol malam ini.

"Hallo, Ada apa?" tanyanya, Orang di seberang sana terdengar sangat resah.

"Robert, Apa Nadia bersama-mu?" Tanya Claudia di telpon, Robert yang mendengar nama Nadia menjadi kesal kembali, Ia mengingat dengan jelas apa yang gadis itu lakukan tadi siang.

"Tidak, Untuk apa dia bersamaku, Dia itu menyukai Axion."Jawab pemuda itu kesal.

"Sepertinya kali ini ia tak bersama tuan muda Axion, Aku curiga dia bersama dengan Nola." ucap Claudia dengan nada kesal, Ia merasa Nola dan Nadia menyembunyikan sesuatu darinya.

"Lalu apa masalahnya, Aku sudah tidak peduli padanya.".Kesal Robert, Ingin mematikan telponnya.

"Robert! Temani aku saja mendatangi mereka, setelah itu kau boleh pulang!" Teriak Claudia, Gadis itu sepertinya tau kemana perginya kedua temannya.

"Mengapa aku harus ikut campur urusan kalian, Aku lelah...."

"Aku akan memberikan bayaran untukmu, Jika kau mau menemaniku bertemu mereka, aku mohon Robert...."

"Baiklah, Aku hanya mengantarmu saja, Setelah itu aku akan pulang." Ucap Robert, Pemuda itu menutup telponnya dan bersiap menjemput Claudia.

Setelah siap, Robert keluar dan berjalan masuk ke dalam kediaman keluarga bellen tanpa ragu.

"Ada apa Robert?" Tanya Sera yang melihat Robert ingin naik menuju kamar anak majikannya itu.

"Aku ingin pergi, Aku akan izin pada Clarissa."Ucap Robert, Sera menatapnya tak suka, Memangnya dia siapa sampai kepergiannya sepenting itu untuk Clarissa.

"Nona Clarissa sudah tertidur, Dia sangat lelah....besok saja temui dia."Ucap Sera, Robert diam sejenak setelah itu ia tersenyum.

"Baiklah, Nanti tolong katakan padanya bahwa aku pergi sebentar malam ini."Ucapnya, Pemuda itu keluar dengan tampilan rapih seperti bukan anak pembantu.

...----------------...

Nadia menatap gemerlap lampu dan berisiknya suara Bar itu, Nola menyuruhnya menunggu di salah satu ruangan untuk menemuinya. Ada suatu hal yang ingin gadis itu katakan, Karna ia punya hutang, Jadilah ia mengikuti kemauan Nola sahabatnya.

"Nona Nadia?"Tanya seorang pelayan berpakaian minim, menatap Nadia yang sepertinya mencari seseorang.

"Ya, Saya."Jawab Nadia.

"Silahkan ikuti saya, Nona Nola menyuruh saya mengantar anda menuju ruang 501." Ucap pelayan itu, Nadia mengangguk.

Ruang 501

Setelah menemukan ruang yang di cari, Pelayan itu pergi meninggalkan Nadia yang kebingungan, Ia segera masuk dan tersenyum melihat adanya Nola di sana.

"Nadia, Kau sudah datang?" Tanya Nola tersenyum, Gadis itu duduk bersama beberapa pemuda tampan pekerja di bar itu.

"Sudah, Kau menyuruhku ke sini dan memakai ini kan?" Ucap Nadia menunjuk dress yang sedang ia kenakan, Nola mengundangnya ke bar milik kakaknya, Sebelum itu, Nola juga memberikannya sebuah dress seksi berwarna putih.

"Betul, Kau terlihat sangat cocok memakai gaun itu."Ucap Nola tersenyum, Nadia merasa senang mendapatkan pujian dari Nola sahabatnya tanpa tahu maksudnya.

"Okey, Jadi kakak-ku punya seorang teman. Dia memintaku menemaninya. Tetapi teman kakak-ku itu bukan tipe ku, Jadi aku meminta tolong padamu yaa, Gantikan aku menemaninya."Ucap Nola memelas.

Nadia mengenal Tora, Kakak tiri sahabatnya. Tora itu pemuda berumur 20 tahun. Sudah pasti temannya juga memiliki umur tak jauh darinya, Ia tak masalah untuk menemani pemuda lain, Toh sekarang ia juga sedang butuh seseorang menjadi sandarannya selain Axion.

"Aku tau kau itu sahabat terbaik-ku, Terima kasih Nadia. Kau benar-benar tidak mengecewakan-ku."Ucap Nola tersenyum puas.

Nadia tersenyum, Sehabis ini Nola pasti akan memperlakukannya dengan lebih baik, Ia tak sabar untuk memanfaatkan kekayaan gadis itu.

"Yasudah, Di mana teman kakak-mu itu?" Tanya Nadia, Nola pun tersenyum.

"Dia ada di ruang nomor 505, Apa kau bisa mencari ruangannya sendiri?" Tanya Nola, Nadia mengangguk cepat.

"Kalau begitu, Aku pergi sekarang." Ucap Nadia, Gadis itu keluar dengan senyum merekah, Sangat fokus mencari ruangan 505.

Nola melambaikan tangannya, Selepas kepergian Nadia, Ia tersenyum miring.

"Kakak, Tugasku sudah selesai...Aku ke ruangan mu."

Gadis itu menutup handphonenya dengan senyuman manis. Ia berjalan mencari ruangan VVIP milik sang kakak.

"Nola!"

Gadis itu menghentikan langkahnya, Kedua matanya hampir copot melihat kedatangan Claudia dan Robert yang datang tanpa pemberitahuan.

"Kalian, Sedang apa kalian di sini?!" Kaget gadis itu mencoba bersikap biasa saja.

"Apa Nadia bersama-mu?" Tanya Claudia menatap Nola dengan kesal, Nola tertawa kecil.

"Haha...jadi kau datang hanya untuk menanyai Nadia? Claudia, Apa kau tidak punya handphone untuk menghubungiku?" Tanya Nola balik sambil terkekeh.

"Tapi kemarin sore, Nadia bilang padaku bahwa dia punya janji padamu, Dan kau tidak mengatakan apapun padaku. Apa kau hanya menganggap Nadia temanmu sekarang, Kau membuang ku?" Tanya Claudia cemburu.

Robert menghela nafasnya, Menatap perdebatan Claudia dan Nola. Nyatanya ia tak menemukan Nadia di sana. Atau mungkin benar, Gadis itu memang sedang bersama Axion.

"Sudahlah, Aku sudah menemanimu, Tugasku sudah selesai. Jangan lupa bayaranku."Ucap Robert berbalik untuk pergi.

"Tunggu, Ayo kita minum dulu. Nola pasti akan mentraktir kita kan, Ya kan?" Tanya Claudia menatap Nola berbinar, Nola hanya memutar bola matanya malas.

"Baiklah, Ayo masuk."Ucap Nola mengajak kedua temannya itu masuk ke dalam ruangan khusus miliknya.

...----------------...

Ruang 505

Setelah beberapa menit mencari, Akhirnya ia berhasil menemukan ruangan yang ia cari, Ia tersenyum senang.

Cklek!

Pintu terbuka, Wangi alkohol mulai memasuki indra penciumannya. Ini bukan alkohol biasa melainkan alkohol dengan kadar tinggi.

"Bos, Wanita anda sudah datang." Ucap seorang pria yang berjaga di depan pintu, Ruangan itu segera ia tutup.

Nadia menatap bingung beberapa penjaga yang keluar, Hanya menyisakan seorang pria dengan badan berisi dan tato macan di perutnya.

"Gadisku sudah sampai?" Pemuda itu mendekat dengan wajah bringas, Menatap Nadia layaknya daging lezat yang siap untuk ia santap.

"Tunggu, Sepertinya aku salah ruangan." Ucap gadis itu ketakutan, Ia berjalan mundur, Setelah menempel ke pintu, Ia segera memutar knop pintu, Nyatanya pintu itu terkunci.

Cklek! Cklek!

Nadia memutar knop pintu berkali-kali dengan ketakutan, Nola tak mungkin menjebaknya, Ia pasti salah ruangan, Pasti!

"Sayangku, Jangan takut...Aku akan lembut." Pria itu menarik Nadia paksa menuju sebuah sofa tempatnya duduk tadi.

"Tidak, Aku salah masuk ruangan , Tolong buka pintunya!" Teriak Nadia,

Plak!

"Berisik, Kau tidak salah...Kau memang gadis yang ku pesan." Lelaki itu menampar Nadia cukup keras, Pipi kanan gadis itu terasa panas dan kebas.

"Ayo minum!" Bayu Gatra, Lelaki itu mencekoki Nadia dengan sebuah wine dengan kadar alkohol yang kuat. Baru minum sebentar saja, Gadis itu sudah tak bisa melihat dengan jelas.

"Mari kita bersenang-senang." Ucap pria gendut itu, Nadia yang sudah tak bisa melawan itu hanya bisa menangis. Pria gendut itu sudah berhasil merobek setengah dress wanita itu, Hingga menampilkan dalaman saja.

"Kau mau membantunya?" Tanya Clarissa, Axion tersenyum dan mempererat rangkulannya di pinggang Clarissa.

Kedua manusia itu kini berada di salah satu ruangan bar itu, Sambil menonton apa yang sedang terjadi pada Nadia lewat sebuah perekam yang berada di ruangan tempat Nadia dan lelaki itu.

"Tidak perlu, Sedikit lagi akan ada pahlawan yang datang."Ucap Axion tersenyum, Clarissa mengangguk paham.

Dulu, Axion benar-benar berusaha menolong Nadia, Dia bahkan menghajar beberapa anak buah milik Bayu Gatra yang membawa senjata tajam, Tetapi Robert berhasil menemui Nadia terlebih dahulu, Sehingga Nadia mengira Robert lah yang selalu ada untuknya.

BRAK!

"NADIA!"

Robert menerobos masuk, Ia terkejut melihat Nadia yang sudah tak berdaya dengan tubuh setengah telanjang. Kemarahan jelas di kedua matanya.

Robert memukul Bayu Gatra dengan sebuah botol minuman hingga botol itu pecah, Bayu Gatra terjatuh dengan kepala cedera.

"Nadia...hey!" Robert mencoba menyadarkan Nadia, Gadis itu bersusah payah membuka kedua matanya. Dengan jelas ia menatap Robert, Pemuda itu menolongnya.

"Robert, Aku takut..." Gadis itu menangis terisak, Ia ketakutan tetapi kepalanya sangat pusing.

"Penjaga bawa mereka, Dan interogasi!" Teriak Claudia. Ia datang bersama Nola yang memasang wajah kaget.

TBC

like dan komen.

1
Laura Xaviera 💕
yuhuuuu/Determined/
Iruma-chan
semangat nulisnya, aku suka cerita transmigrasi.
Anissa Rahma
ceritanya menarik kak
Putri Amalia
halo kak, aku dah liat novelnya menarik bgt. rajin up yah jg smpe Hiatus 👀
Author hidup: Wah terima kasih, Aku akan berusaha up tepat waktu. Bantu like dan komen ya🙏😍
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!