NovelToon NovelToon
Kekuatan Super Ayah Zhu Xuan

Kekuatan Super Ayah Zhu Xuan

Status: sedang berlangsung
Genre:Anime / Balas Dendam
Popularitas:2.3k
Nilai: 5
Nama Author: Ule Lau

Zhu Xuan: Santai, acuh tak acuh terhadap konflik dunia (kecuali jika mengganggu keluarganya), dan sangat memanjakan anaknya (daughter-slave).

Zhu Xuan mendapatkan reward berupa Cincin Jiwa (Soul Rings) berusia jutaan tahun, Tulang Jiwa (Soul Bones) tingkat dewa, dan ramuan langka setiap kali ia menyelesaikan tugas yang berkaitan dengan kesejahteraan putrinya.
Tidak seperti novel aslinya yang penuh ketegangan, novel ini lebih condong ke arah slice-of-life dengan bumbu aksi. Fokusnya adalah bagaimana Zhu Xuan membangun "Dinasti" atau wilayah kekuasaan yang aman dan mewah demi masa depan anaknya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ule Lau, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pusaran Gunung Es Abadi dan Gema Suara Sang Permaisuri

Puncak Gunung Es Abadi di ujung utara Lembah Mirakel bukanlah tempat yang ramah bagi kehidupan fana. Di sini, angin maut menderu-deru, membawa serpihan es setajam silet yang mampu membekukan meridian master jiwa tingkat Spirit Douluo dalam hitungan detik. Namun, pagi ini, badai salju abadi itu seolah-olah dipaksa berlutut.

TAP.

Langkah kaki Zhu Xuan mendarat di atas lapisan es murni yang jernih sehalus kaca. Jubah putih polosnya melambai diterpa angin, namun tidak ada sebutir pun salju atau hawa dingin yang berani menyentuh kain pakaiannya. Sepasang matanya yang sedalam kosmos menatap lurus ke arah langit di atas puncak gunung, di mana ruang dan waktu sedang mengalami distorsi yang parah.

Sebuah pusaran dimensi raksasa berwarna perak keunguan berputar dengan lambat, merobek lapisan langit Daratan Douluo. Dari dalam celah tersebut, jalinan petir kosmik menyambar-nyambar, melepaskan tekanan energi kuno yang murni.

HUMMMM————

Riak energi itu begitu pekat hingga memicu suara dengungan ganda di dalam struktur ruang sekitarnya. Ini adalah perwujudan dari hukum alam semesta tingkat tinggi yang berasal dari Ranah Asal—dunia yang telah runtuh delapan tahun lalu saat Zhu Xuan melarikan diri bersama Zhu Ling'er yang masih bayi.

"Zhu... Xuan..."

Tiba-tiba, dari dalam pusat pusaran perak tersebut, seberkas gema suara wanita yang sangat anggun, lembut, namun dipenuhi oleh kelelahan yang luar biasa, beresonansi langsung ke dalam lautan kesadaran spiritual Zhu Xuan.

Itu adalah suara Permaisuri Kosmik Suci, ibu kandung Ling'er. Suara itu bukan berasal dari entitas hidup yang nyata saat ini, melainkan sebuah sisa pesan kesadaran (spirit brand) yang terikat pada hukum kausalitas garis waktu masa lalu, yang akhirnya berhasil menemukan jalan pulang setelah segel Pedang Langit Abadi milik Zhu Xuan terbuka seratus persen kemarin.

"Apakah itu kau... Permaisuri?" Xuan berbicara, suaranya pelan namun membawa otoritas mutlak yang seketika membekukan seluruh jalinan petir kosmik di sekitar pusaran. "Kau meninggalkan suar ini di celah dimensi... untuk mencari putri kita?"

"Zhu Xuan... Syukurlah... kau dan putri kita selamat..." Gema suara sang permaisuri bergetar, membawa kehangatan seorang ibu yang melampaui batas ruang dan waktu. "Saat dunia kita runtuh, aku menggunakan sisa sumber daya jiwaku untuk mengalihkan perhatian para pengejar dari faksi Dewa Pemusnah Dimensi. Aku mengunci sisa jiwaku di dalam retakan ini, berharap suatu hari nanti kekuatan pedangmu akan menuntun jalan kita untuk bersatu kembali..."

Suara itu melemah sejenak, terganggu oleh fluktuasi turbulensi spasial luar. "Ling'er... bagaimana kabarnya? Apakah dia tumbuh dengan sehat?"

Mendengar pertanyaan tentang putrinya, seluruh ekspresi dingin di wajah Zhu Xuan seketika mencair, digantikan oleh kelembutan seorang ayah yang sangat tulus. "Dia tumbuh dengan sangat sempurna, Permaisuri. Dia sekarang berusia delapan tahun, memiliki kuncir kuda yang lucu, dan sangat menyukai es krim persik. Dia adalah gadis kecil yang paling bahagia di seluruh alam semesta, aku bersumpah demi namaku."

"Terima kasih... Terima kasih, Suamiku..." Suara sang permaisuri terdengar menangis haru di balik tirai dimensi. "Namun... kau harus berhati-hati. Penipisan tirai dimensi ini tidak hanya membuka jalan bagiku, tetapi juga akan memicu sensor pelacak dari sisa-sisa pasukan Sekte Dewa Hitam di Ranah Asal. Mereka masih memburu garis keturunan naga kehidupan milik Ling'er..."

[Ding! Skenario Utama 'Tirai Dimensi yang Menipis' Berjalan pada Evaluasi Tertinggi!]

[Misi Darurat Aktif: Stabilkan Gerbang Spasial Gunung Es Abadi dan pasang 'Segel Kausalitas Tak Terlihat' agar pelacak dari Sekte Dewa Hitam tidak bisa mendeteksi keberadaan putri Anda di Daratan Douluo.]

[Hadiah Misi: Poin Daddy +12.000, Item 'Inti Kereta Kencana Bintang Kosmik' (Komponen pelengkap untuk kendaraan angkasa anak Anda), Pembukaan Fitur 'Papan Proyeksi Memori Ibu' (Anda dapat memproyeksikan visualisasi hangat sang ibu untuk dilihat oleh putri Anda tanpa memicu trauma masa lalu).]

Zhu Xuan menatap panel sistemnya dengan mata yang berkilat penuh tekad mutlak. Pasukan kegelapan dari dunia asal? Sekte Dewa Hitam? Di mataku yang sekarang telah memegang otoritas transendental penuh, seluruh faksi penantang dimensi itu tidak lebih dari sekadar debu kosmik yang siap kuapus dalam satu kedipan mata.

"Siapa pun yang berani mengarahkan niat buruk pada halaman bermain putriku... akan mendapati bahwa kematian adalah akhir yang paling mewah bagi mereka," ucap Zhu Xuan dingin.

Ia melangkah maju, tangan kanannya perlahan diangkat dari saku jubah putihnya.

WUSH————!!!

Sebuah proyeksi sejati dari Pedang Langit Abadi yang telah terbuka seratus persen muncul di atas telapak tangannya. Bilah pedang putih bersih tanpa cela itu memancarkan aura penjinak dimensi yang sangat agung. Zhu Xuan mengarahkan ujung pedangnya ke arah pusaran perak yang bergolak di langit.

"Hukum Kosmos, patuhi perintahku: Kunci ruang, hapus kausalitas, dan stabilkan gerbang!" perintah Zhu Xuan dengan suara ganda yang bergema melampaui batas langit.

DING————

Sebuah riak cahaya perak murni yang sangat tebal melesat dari bilah pedang, menyelimuti seluruh pusaran raksasa tersebut. Dalam hitungan tiga detik, pergolakan petir kosmik yang kasar seketika mereda, berubah menjadi sebuah pintu gerbang berbentuk cermin air perak yang sangat tenang dan indah di atas puncak gunung. Seluruh jejak pelacuran energi luar dihapus secara total dari garis waktu semesta, membuat keberadaan gerbang ini benar-benar tidak terlihat oleh radar dimensi mana pun di luar sana.

Sisa kesadaran sang permaisuri kini telah menyatu dengan aman di dalam struktur gerbang tersebut, menunggu saat yang tepat untuk bermanifestasi sepenuhnya di masa depan.

[Ding! Misi Darurat Selesai dengan Evaluasi: Sempurna Tanpa Cela!]

[Hadiah Utama dikirimkan: Poin Daddy +12.000 (Status: Infinity).]

[Item 'Inti Kereta Kencana Bintang Kosmik' telah ditambahkan ke inventaris sistem.]

[Fitur 'Papan Proyeksi Memori Ibu' telah aktif dan siap digunakan!]

Zhu Xuan menarik kembali pedangnya, menatap gerbang perak yang kini berdiri anggun di atas puncak es dengan senyum puas. Dengan terbukanya fitur proyeksi memori ini, ia akhirnya bisa memberikan jawaban atas kerinduan bawah sadar putrinya terhadap sosok ibu dengan cara yang paling hangat dan aman.

Ia melirik ke arah langit selatan, mendeteksi bahwa matahari kini telah menyentuh pucuk pohon persik keabadian di kebun bawah—tepat seperti waktu janji kelingking yang ia buat bersama putrinya tadi siang.

Dalam satu kedipan mata, tubuh Zhu Xuan membaur dengan partikel cahaya dan menghilang dari puncak Gunung Es Abadi.

Di taman komidi putar bagian selatan lembah, suasana sore hari dipenuhi oleh suara tawa yang renyah. Zhu Ling'er sedang duduk di atas rumput kosmik, memegangi kelinci gendutnya sembari memperhatikan Dugu Bo yang sedang sibuk menyusun balok-balok mainan kayu membentuk kastil kecil untuknya.

"Kakek Dugu, kastilnya kurang tinggi! Naga kecil Ling'er tidak bisa masuk kalau pintunya kecil begitu," ucap Ling'er manis sambil menunjuk balok mainan dengan jari mungilnya.

"Baik, Tuan Kecil! Kakek akan buatkan gerbang yang paling besar untuk naga Tuan Kecil!" Dugu Bo tertawa renyah, wajah tuanya tampak sangat bahagia menikmati peran barunya sebagai pengasuh terbaik di benua.

TAP.

Sesosok pemuda berjubah putih polos tiba-tiba muncul di samping mereka dengan langkah kaki yang sangat santai.

"Ayah!!!"

Melihat kedatangan Zhu Xuan, Ling'er langsung melepaskan kelinci gendutnya dan berlari kencang, menubrukkan tubuh kecilnya ke dalam pelukan hangat ayahnya. Zhu Xuan menangkapnya dengan mudah, mengangkat tubuh mungil Ling'er dan mendekapnya begitu erat di atas dadanya dengan kehangatan yang tak terbatas.

"Ayah tepat waktu, kan? Sesuai janji kelingking kita," ucap Zhu Xuan lembut sembari mencium pipi gembil putrinya yang kemerahan.

"Iya! Ayah hebat tidak pernah bohong pada Ling'er!" Ling'er memeluk leher Zhu Xuan dengan tangan kecilnya yang hangat. "Ayah, urusan administrasi lembahnya sudah selesai? Apakah semuanya aman?"

Zhu Xuan tersenyum begitu tampan, membelai rambut kuncir kuda putrinya dengan penuh kasih sayang. "Semuanya sangat aman, Sayang. Bahkan, Ayah punya sebuah kejutan luar biasa untukmu malam ini di dalam pondok."

"Kejutan? Apakah kita akan membuat es krim baru lagi, Ayah?" tanya Ling'er dengan mata bulatnya yang berbinar-binar penuh rasa ingin tahu.

"Lebih indah dari es krim," Zhu Xuan mengedipkan sebelah matanya secara misterius, membuat Ling'er semakin penasaran dan langsung tertawa riang.

Zhu Xuan menggendong putrinya berjalan kembali menuju pondok kayu menyusuri jalan setapak yang dipenuhi bunga musim semi yang mekar, diikuti oleh Dugu Bo yang membawa sisa balok mainan di belakang mereka. Di atas langit Lembah Mirakel, tirai pelangi sore mulai menyala dengan keindahan yang abadi. Tidak peduli seberapa besar konspirasi rahasia yang melibatkan dimensi luar di atas sana, bagi Zhu Xuan, selama ia bisa memeluk anak perempuan di dalam gendongannya ini dan melihat senyumannya yang polos, seluruh alam semesta ini akan selalu berada dalam genggaman kedamaian mutlak yang takkan pernah bisa digoyang oleh siapa pun di bawah kolong langit.

1
Hadi Hadi
up up up 😍😍😍
Hadi Hadi
lanjut👍
Hadi Hadi
up up up 💪
Kang Comen
okokokokokokokokokokokok
Kang Comen
⏭️⏭️⏭️⏭️
Kang Comen
heh eh eh eh ....
bukan nya udh di lv 95 segel pedang nya knpa ditambah mlah stuck di 95 ???
Ule Lau: Kalau levelnya berhasil di buka sesuai petunjuk di atas bru lah
total 1 replies
Kang Comen
anak² lain nya mna thor ???
Ule Lau: Ada masih main
total 1 replies
Miea™
next
Kang Comen
next⏭️⏭️⏭️
Hadi Hadi
up up up 😍😍
Hadi Hadi
up up up 👍👍👍
Hadi Hadi
up up up 👍👍
Ule Lau: Up nya perhari 1 bab ya kk... Banyakin sabaaaarnya ya kak
total 1 replies
Hadi Hadi
up up up 😍😍😍
Ule Lau: Menunggu ya
total 1 replies
Hadi Hadi
up up up 💪💪
yl
😍😍😍
yl
Lanjutkan 💪💪💪
Hadi Hadi
up up up
Hadi Hadi
up up up 💪
Hadi Hadi
up up up 👍
Hadi Hadi
mantap 💪💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!