Hai Kak, folow-followan di IG yuk kk.
IG : Linieva2
Seorang wanita yang bangun dari tidur nya, dan ternyata, dia berada di tubuh orang lain.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon linieva, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 24
“Kenapa kau seperti tidak dekat dengan keluarga mu?” tanya Noah yang mulai penasaran.
“Karena mereka bukan keluarga ku….uuuuppss….” Irene menjawab keceplosan tanpa di sadari.
Noah bisa mendengar nya dengan sangat jelas. Dia melihat Irene yang sigap menutup mulut nya.
“Bukan keluarga mu? Maksud nya?” tanya Noah bertanya lagi seakan ingin tahu semua nya.
“Bukan begitu maksud ku, mereka keluarga ku, tapi seperti bukan keluarga ku. Kau lihat sendiri kan bagaimana cara mereka memperlakukan ku.” Ucap nya berbohong dengan alasan.
“Tapi mereka adalah orang tua kandung mu kan?” Noah bertanya lagi, dan tetap fokus pada jalan raya.
“Iya, tentu saja mereka adalah orang tua kandung ku.” Jawab wanita yang tampak sekali gugup.
Irene tidak berani menatap mata Noah yang sedang mencari kebenaran nya. Tapi Irene selalu saja mengalihkan pandangan.
“Apa hanya perasaan ku saja kalau wanita yang ada di samping ku ini sangat berbeda dan berubah?” gumam Noah sambil membawa kan mobil nya.
************
Di dalam kediaman Enika, mereka sedang duduk memikirkan apa yang telah terjadi barusan di rumah nya.
“Papa, apa papa merasa kalau Irene berubah?” tanya Enika.
“Benar pa, si idiot itu jadi lebih berani dan tidak takut dengan kita. Bahkan berani menantang mama barusan.” Ucap Bianca menambahkan kalimat mama nya.
“Mungkin itu hanya perasaan kita saja, karena Noah ada di sekitar nya. Tapi kalau seandai nya wanita itu sendiri juga dia pasti tidak
akan berani. Hanya saja papa sangat terkejut, pria itu baru pertama kali datang kerumah kita. Apa Noah yang sudah berubah dan menyukai si idiot itu?” tanya papa nya yang merasa curiga pada menantu nya.
“Apa? Noah menyukai Irene? Tidak. Itu tidak mungkin pa, dan itu tidak boleh terjadi. Noah hanya milik Bianca, bukan milik si idiot itu.”
Bianca berdiri dan merasa sangat kesal.
“Kalau begitu lakukan cara untuk mengambil simpati dan perhatian nya. Mama yakin, Noah akan jatuh cinta pada mu.” Ucap Enika yang
merasa gregetan juga.
“Iya ma, Bianca akan terus merebut Noah dari dia.” Janji Bianca yang tidak ingin mengalah.
**********
Beberapa hari kemudian setelah habis berkunjung dari rumah keluarga besar Irene. Semua nya berjalan biasa saja. Irene yang hanya tinggal di rumah tidak berniat keluar. Tapi dia masih mencoba mencari informasi tentang keberadaan keluarga nya.
“Sekarang tahun 2020, berarti aku melewati 5 tahun. Apa aku dari masa lalu? Tapi…kenapa aku tidak bisa bertemu dengan keluarga ku? Di mana mereka? Aku hanya tidur sebentar karena kelelahan di acara ulangtahun ku bersama dengan tunangan ku………. dan saat aku terbangun, ada di dalam tubuh wanita ini,
Irene Sophia.” Ucap wanita itu sambil berpikir keras apa yang terjadi pada diri nya.
“Bagaimana cara ku menemukan mereka? Apa aku harus menceritakan ini semua pada Noah? Tapi kalau dia nanti tidak percaya dan
menganggap ku gila, bagaimana?” ucap nya ragu-ragu.
“Semakin di pikirkan semakin pusing kepala ku. Bikin aku ngantuk saja.” Gadis itu berbaring dengan menguap beberapa kali.
************
TTTOOKKK…TTTOOKKK….TTTOOOKK…..
Seseorang telah mengetuk pintu.
“Masuk.” Noah menjawab sambil fokus pada laporan yang ada di tangan nya.
Jeremy, asisten dan sekalian sekretaris nya masuk.
“Tuan, ada yang ingin bertemu dengan anda.” Jeremy memberitahukan nya sambil berdiri di hadapan atasan nya itu.
“Siapa?” tanya nya tanpa melihat pada pria yang masih berdiri di hadapan nya.
“Nama nya adalah tuan Dylan Prayoga.” Jawab nya.
Noah menghentikan kegiatan nya saat mendengar nama itu.
“Suruh dia masuk. Dan tolong siapkan dua gelas kopi.” Suruh Noah dan menutup laporan nya.
“Baik tuan, saya permisi.” Asisten nya pergi dan memanggil tamu dari Noah.
Dylan Prayoga adalah sahabat nya semasa SMA hingga lulus kuliah. Mereka berdua sama-sama kuliah di salah satu universitas di Jepang.
CCCEEKLLLEEKK…..
“Hallo Noah sahabat ku…” pria itu masuk dan ingin memeluk pria itu.
Noah keluar dari kursi nya dan menghampiri Dylan.
“Kapan kau datang dari Jepang?” tanya Noah.
“Seminggu yang lalu. Aku merasa bosan di sana, lagipula kan aku penduduk asli Indonesia, pengen makan makanan khas Indonesia juga, jadi aku kembali ketanah air ku ini.” Jawab Dylan tertawa kecil.
Noah mengajak Dylan untuk duduk bersama di sofa. Untuk sementara waktu dia tinggalkan pekerjaan nya dan mengobrol dengan rekan nya selama menempuh pendidikan.
“Bagaimana kabar mu? Apa kau sudah menikah?” tanya Dylan yang tidak mengetahui tentang pernikahan sahabat nya itu, karena itu adalah pernikahan yang tertutup.
“Iya, aku sudah menikah sekitar 2 tahunan.” Jawab nya dengan mengangkat kaki.
“Waww…. Kau sudah menikah. Lalu apa sudah punya anak?” tanya Dylan lagi.
“Belum, aku tidak berniat memiliki anak dengan nya.” Noah dengan santai menjawab pertanyaan Dylan.
“Kenapa? Apa kalian belum siap atau…..
“Aku tidak mau.” Jawab Noah.
Noah berdiri, melipat tangan di belakang nya.
“Sebenar nya pernikahan ku dengan wanita itu hanyalah kesepakatan antara kakek ku dan kakek nya. Entah apa alasan mereka tapi aku
tidak menyukai wanita itu. Aku menyetujui pernikahan itu hanya untuk beberapa
bulan saja, dan pada akhir nya juga aku akan menceraikan nya.” Ucap Noah menjelaskan pada sahabat nya itu.
“Kenapa? Apa wanita itu tidak cantik?” tanya Dylan.
Noah berbalik melihat Dylan yang sedang menunggu jawaban.
“Dia….. dia saat ini berusia 26 tahunan, tapi selalu bersifat seperti anak kecil yang berusia 7 atau 8 tahunan. Manja, pemarah dan
tidak mandiri. Apa yang di inginkan harus tercapai, kalau tidak dia akan menghancurkan apapun yang ada di sekitar nya.” Ucap Noah.
“Tapi setelah sadar dari rumah sakit beberapa hari yang lalu, dia menjadi sangat berbeda.” Gumam nya sendiri.
“Apa? Aku tidak percaya kalau kau menikah dengan wanita seperti itu. tapi apakah dia cantik? Kalau cantik sih tidak apa-apa lah.” Dylan yang tertawa kecil.
“Entah lah. Karena aku tidak terlalu serius melihat wajah nya. Beberapa bulan lagi aku akan menceraikan nya. Aku tidak mau mengikat nya terlalu lama dan membebani ku.” Noah kembali duduk bersama sahabat nya.
Jeremy datang dengan membawa kopi untuk dua pria dewasa yang sedang mengobrol.
“Lalu sekarang apa yang akan kau lakukan di Jakarta?” tanya Noah meminum kopi nya.
“Aku akan menjalankan perusahaan papa ku. Mungkin aku ingin mengadakan hubungan kerja sama dengan mu. Itupun kalau kau mau.” Jawab nya ikut meminum kopi sambil melirik pada Noah yang memandang nya.
“Aku tidak bisa begitu saja menerima rekan kerja. Kau harus tunjukkan dulu proposal nya, kalau itu bisa menguntungkan ku, aku akan terima hubungan ini.” Jawab Noah dengan serius sambil melihat Dylan yang menunggu
jawaban nya.
blm lagi karakter yg perempuan.
kalo bersikap kaya yg dia tunjukkan bukannya bikin cinta malah eneg
justru kita bersikap acuh2 tapi butuh yg malah bikin laki2 penasaran
banyak novel2 sejenis ini yg menggambarkan karakter istri yg persis dgn benar dibanding yg anda buat Hai penulis.
Yg nikah kan noah & irene
Jadi noah & renata bukan suami istri.
jd mals bca