NovelToon NovelToon
BLACK ROSE

BLACK ROSE

Status: tamat
Genre:Mata-mata/Agen / Tamat
Popularitas:26.8k
Nilai: 5
Nama Author: Ayumi

Black Rose julukannya, ada tatto mawar hitam di punggungnya. Dia agen rahasia XpostOne 06 yang paling ditakuti. Sepak terjangnya terdengar sampai belahan dunia. menyamar sebagai jurnalis dan presenter hot news di sebuah televisi swasta milik ayahnya.

Kini ia ditugaskan untuk menangkap seorang pemb*nuh bayaran yang lari ke luar negeri. Konon pemb*nuh ini sangat licik dan dilindungi oleh sindikat bawah tanah.

Mampukah dia menangkap pemb*nuh itu atau dia malah terb*nuh?

*****

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayumi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab.24. KEDIAMAN BERLIN.

Dewi terkagum-kagum saat memasuki tempat tinggalnya Berlin. Mansion yang megah dan elegan berdiri dihadapannya. Disepanjang jalan masuk menuju mansion, berjejer pohon bunga mawar hitam yang sedang mekar. Sungguh cantik, penuh misteri, tapi familiar. Aneh, kenapa tidak satupun ada warna mawar yang lain.

"Nona silahkan masuk tuan telah menunggu." seorang pelayan setengah baya menghampirinya.

Akhirnya dipanggil juga setelah tiga puluh menit berdiri di depan pintu gerbang warna hitam yang menjulang itu.

"Baik, trimakasih."

Dada Dewi berdebar keras melangkah masuk. Sepatu hak tingginya yang mahal mengeluarkan suara klik yang berirama, bergema saat melintasi lantai marmer.

Ia seperti pecundang yang ingin naik status. Harusnya yang berjalan ini Qai dan punya mansion ini juga dia, tapi biarlah nasi telah jadi bubur. Toh Qai tidak tahu masalah ini, mungkin saat ini dia sudah punya kehidupan baru.

Atau Qai sudah m*ti. Semoga saja, jadi aku tidak capek mengotori tangan ku lagi dan mencari alibi yang tepat. Bisik Dewi dalam hati.

Dewi tertegun sesaat melihat Berlin duduk dengan tenang di sofa. Laki-laki itu sangat tampan dan berwibawa. Berada di dekatnya membuatnya nervous.

"Silahkan duduk.." ucap Berlin tersenyum dingin. Dia hanya menoleh sekilas setelah itu menatap ke depan, ntah apa yang ada di depan. Oh....ia baru memperhatikan ternyata di depannya ada sebuah lukisan besar, punggung seorang wanita yang ada tatto bunga mawar hitam.

Berlin ini tahu seni gak sih, mungkin suka mengkhayal tingkat dewa atau delusi. Ia harus kasih tahu kakek, karena kondisi ini termasuk gejala gangguan mental serius atau psikosis yang membuat pengidapnya tidak bisa membedakan khayalan dengan fakta. Bathin Dewi.

"Hallo Berlin bagaimana khabarmu? Aku kesini karena ingin melepas rindu. Kau jarang kerumah kakek, sehingga beliau mengutus aku untuk mendatangimu."

"Aku sibuk dan tidak ada hal penting yang mengharuskan aku pergi kesana. Lagi pula sudah ada tante Emely mengurus segalanya." sahut Berlin.

Pria itu mengambil sebatang rokok dan menyelipkan dibibirnya yang tipis. Dewi bangun buru-buru mengambil pemantik dan menyalakannya.

"Aku tidak senang gerakanmu yang reflek, lain kali jangan di ulangi lagi." ucap.Berlin dingin dan melempar rokoknya ke asbak.

"Berlin, bisakah kau sedikit mesra dan sedikit lembut. Kita akan melangsungkan pertunangan..."

"Aku belum menyetujui pertunangan, itu hanya keinginan kakek. Urusan kakek tidak ada campur tanganku, jika kau kesini hanya untuk membahas soal itu, aku tidak ada waktu." jawab Berlin ketus.

"Berlin, kenapa kau begini padaku, apa salah ku? Apa kau tidak ingat waktu kita masih kecil tumbuh bersama. Kau dulu menyayangiku dan selalu bersama..hiks.."

"Ingatanmu payah Qai, yang baik padamu Rio bukan aku, walaupun kita sering bersama tapi kita sering berantem."

"Kita berantem karena kau cemburu, waktu itu kau marah setiap ada teman cowok mendekatiku, atau aku di bully orang. Kau ingat?" ucap Dewi bohong.

Tentu saja ini karangan Dewi, dia mana tahu kehidupan Qai dan Berlin.

Berlin terdiam sesaat, mengingat masa lalu, bayangan Qai yang gemoy melintas di benaknya. Ternyata ia sering ngambek dan marah pada Qai karena cemburu? Baru dia mengerti. Berarti dari kecil aku sudah mencintainya. Pikir Berlin tersenyum dalam hati.

"Aku tak peduli perasaan waktu kecil, yang lalu biar berlalu sekarang aku sudah mencintai seseorang...."

"Apa? Jangan kau ingkar janji, kita sudah di jodohkan oleh kakek, sampai kapanpun kau tidak boleh menikah dengan orang lain." ucap Dewi emosi.

"Qai, kau cantik, pasti banyak pria yang mau padamu aku tidak bisa menikah tanpa didasari cinta."

"Aku mencintaimu dari pertama kita bertemu. Sungguh aku tidak rela kau jatuh kepelukan orang lain."

"Kadang aku merasa kau ini bukan Qai, sifat Qai tidak begini dan kita ketemu dari bayi bukan ketemu gede."

"Maaf aku berkata ceroboh, orang akan berubah kalau terdesak. Aku juga tidak begitu ingat kapan ketemu."

Berlin menghela nafas, tangannya sibuk mempermainkan pemantik dan sesekali menerima telepon. Pria itu seolah tidak menganggapnya ada.

B*jingan, awas kau setelah nikah aku akan mengikat lehermu seperti anj*ng. Gerutu Dewi.

"Ada apa?" tanya Berlin memandang Dewi.

"Ti..ti. Dak ada apa-apa. Berlin, aku minta tolong bisakah kau membeli rumah ku, aku butuh uang." ucap Dewi berdiri, ia mendekati Berlin dengan wajah memelas.

"Maksudmu rumah pak Wijaya, mengapa harus jual rumah, jika kau butuh uang katakan saja."

"Penolakan pertunanganmu ini membuat aku down, aku ingin menenangkan diri ke luar negeri, makanya aku butuh uang banyak."

"Oke..aku akan mengambil rumah dan mengurus suratnya. Sekarang pulanglah."

Berlin mengusir Dewi secara halus. Ia tidak bisa memaksa hatinya, seandainya Black Rose tidak bisa ditemukan ia tetap tidak menikah.

Baginya ini karma, dulu ia ingin balas dendam, ingin mencelakai, membunuh Black Rose. Tapi semenjak kehilangan jejak Qaisera, ia akhirnya mengerti cinta dan kehilangan.

*****

1
VicSel 1996
akhir cerita seorang Dewi, apakah setelah ini Qai dan Berlin akan bersatu...
VicSel 1996
haha angpao nya buat beli cuci piring seperhatian itu ya keluarga Raharja...🤣🤣🤣
☠ᵏᵋᶜᶟ Fiqrie Nafaz Cinta🦂
sayang juga ay.... 🥰🥰🥰
☠ᵏᵋᶜᶟ Fiqrie Nafaz Cinta🦂
innalillahi...
sungguh lubuk hati yang paling dalam yang mengharapkan sesuatu yang berlebihan...
☠ᵏᵋᶜᶟ Fiqrie Nafaz Cinta🦂
Wah... Ternyata Qai jadi superhero gils untuk berlin...
☠ᵏᵋᶜᶟ Fiqrie Nafaz Cinta🦂
di kuliti hidup" lalu di kSihkan ke buaya....
☠ᵏᵋᶜᶟ Fiqrie Nafaz Cinta🦂
kesempatan dalam kesempitan...
tapi sayang penipuan yang di lakukan terlalu lama untuk bisa terbongkar... kata pepatah kalau gak ketahuan makan telur kalau ketahuan makan peluru...
☠ᵏᵋᶜᶟ Fiqrie Nafaz Cinta🦂
hahaha.... bagaikan mencari jarum dalam tumpukan jerami.... memang penyesalan itu datang di belakang
☠ᵏᵋᶜᶟ Fiqrie Nafaz Cinta🦂
percaya gak percaya itu kenyataan nya....
☠ᵏᵋᶜᶟ Fiqrie Nafaz Cinta🦂
tidak ada luka yang benar" sembuh. luka itu cuma kering dan di dalam masih ada bekas.. saat tersentuh sesuatu pasti akan kembali sakit
☠ᵏᵋᶜᶟ Fiqrie Nafaz Cinta🦂
sebagai seorang ibu dari anak pertama... pasti sangat dan sangat kawatir saat pisah dari anaknya... tapi situasi ini rumit karna qai hampir membongkar identitas aslinya
☠ᵏᵋᶜᶟ Fiqrie Nafaz Cinta🦂
liatlah singa betina lagi bangun....
wahhhhh.... api amarah lewat 100%
☠ᵏᵋᶜᶟ Fiqrie Nafaz Cinta🦂
pasti bulu kuduk nya tak sempat berdiri saking takutnya ke qai...
☠ᵏᵋᶜᶟ Fiqrie Nafaz Cinta🦂
emang benar uang kadang bikin hati goyah... awalnya A bisa B... maka saat uang itu habis.. baru ingat ke A.... begitulah kasarannya
☠ᵏᵋᶜᶟ Fiqrie Nafaz Cinta🦂
mungkin ayam gorengnya sudah dingin... makanya cari ikan asin yang masih hangat hangat kuku
☠ᵏᵋᶜᶟ Fiqrie Nafaz Cinta🦂
gak akan berani....
kalau lewat depan....
kalau lewat belakang brani itu dewi....
dewi ular...
☠ᵏᵋᶜᶟ Fiqrie Nafaz Cinta🦂
kalau tak ada obat.... sulit donk untuk sembuh saat lagi sakit.... 🤭🤭😃😀
✰͜͡v᭄𝐀⃝🥀ⰼ⃞☪🍾
Alhamdulillah akhirnya Dewi udh tiada
☠ᵏᵋᶜᶟ Fiqrie Nafaz Cinta🦂
wahhhh... bakal seruuu nihhhh.... tak mau lah di madu.... atau di racun....
☠ᵏᵋᶜᶟ Fiqrie Nafaz Cinta🦂
seperti mati lampu ea sayang
seperti mati lampu....
mungkin itu yang akan Black Rose Lakukan ke kamu dewi....
kamu bukan dewi fortuna / dewi fortuner...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!