NovelToon NovelToon
Di Kira Mandul Ternyata ...

Di Kira Mandul Ternyata ...

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO
Popularitas:924
Nilai: 5
Nama Author: Dewi Meitania

Menerima laki-laki yang di kenalkan oleh sosok yang bernama Ayah itu seperti membuka pintu derita bagi Maura. Apakah Maura menderita karena perlakuan sang laki-laki atau perasaan bersalah pada keluarganya....
Yuk lanjut episode baru cerita aku....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dewi Meitania, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mas

Maura dan Radit pun di tinggal hanya berdua saja di teras rumah. Radit benar-benar ingin melakukan pendekatan dengan Maura. Walau mungkin akan sulit Radit tetap berjuang. Yang terpenting orang tua kedua belah pihak sudah mendukungnya. Bahkan keluarganya semua.

"Tadi kenapa menghindari di kantor?" Tanya Radit pelan.

"Ngga apa-apa." Jawab Maura.

"Kok aku nya ngga di sapa?" Tanya Radit lagi.

"Di sapa kok. Kan aku udah ngangguk." Maura.

Keduanya terus berbincang walau masih Radit yang lebih dominan karena Maura benar-benar membatasi dirinya untuk tidak terlalu jauh dalam berhubungan dengan Radit. Maura benar-benar takut semua seperti hal nya Aska. Di awal semuanya terlihat baik namun pada akhirnya semua menyakitkan.

"Besok aku jemput ya. Kata Ayah kamu ga bisa naik kendaraan apapun. Jadi besok aku jemput ya." Radit.

"Eh, ngga usah Pak. Saya bisa ikut Adek kok." Maura.

"Ngga usah aku aja yang jemput." Keukeuh Radit.

"Jangan Pak. Saya ngga enak nanti sama yang lain tiba-tiba saya keluar dari mobil bapak." Maura.

"Ngapain mikirin orang lain. Orang lain aja belum tentu mikirin kita loh." Radit.

"I iya sih tapi ngga enak Pak." Maura.

"La,,"

"Hm.."

"Ini bukan kantor kenapa dari tadi kamu manggil saya Pak. Ngga ada kata lain?" Radit.

"Eh, Hmm... Apa?"

"Apa aja asal ngga Pak Maura." Radit.

"Iya."

Saat makan malam Pak Budi mengajak Radit ikut serta. Sempat menolak karena baru sana menikmati Bakmi sore tadi yang bahkan Pak Budi tolak untuk pembayarannya. Namun, Pak Budi pun mengatakan jika itu sore tadi sangat berbeda. Akhirnya Radit pun menikmati makan malam bersama keluarga Maura.

Maura dengan luwes melayani Radit saat makan malam membuat Radit semakin jatuh hati. Radit pernah kecewa dengan perempuan yang dia sukai saat duduk di bangku kuliah dulu sejak saat itu Radit selalu membatasi diri berinteraksi dengan lawan jenis hingga saat pertama kali bertemu dengan Maura di bandara hatinya kembali bergetar.

Ingin mengelak namun perasaannya begitu kuat saat dirinya melihat Maura di pulau yang sama bersama nya. Saat itu Radit belum tau siapa Maura. Namun, Radit melihat asa luka di sorot matanya. Oma Mia selalu menceritakan cucu yang pernah di temui nya setahun silam pada semua keluarga. Akan tetapi tak sedikit pun Radit tergerak untuk mencari tau siapa orang tersebut hingga akhirnya mereka bertemu di rumah orang tua Radit. Perempuan yang sama yang di incarnya dan di ceritakan oleh Oma nya.

Radit semakin bersemangat ingin lebih mengenal Maura. Saat itu juga Radit meminta Kiki aspri nya untuk mencari tau tentang Maura. Dalam waktu beberapa menit saja Kiki langsung mendapatkan informasi tersebut dan segera mengirimkannya pada Radit.

"Lida, besok Lala biar saya yang jemput." Pinta Radit setelah menyelesaikan makan nya.

"Apa tidak merepotkan nak Radit?" Tanya Bu Tias.

"Tidak sama sekali Bu." Radit.

"Ngga usah Mas.." Maura.

Deg...

"Astaga! Apa tadi?! Dia bilang apa?! Ya Tuhan kenapa jantung aku jadi ngga karuan begini hanya dengan mendengar dia manggil aku Mas. Ya Tuhan suaranya." Batin Radit.

"Pokoknya jangan nolak oke. Kita satu kantor dan ngga ada salahnya pergi dan pulang bersama." Radit.

"Tapi ngga enak sama yang lain nanti ada gosip macem-macem lagi." Keluh Maura menundukkan kepalanya.

"Jangan mikirin orang lain Kak. Belum tentu orang lain mikirin kita juga. Mereka seperti itu karena mereka iri liat kamu Kak." Maulida.

"Tuh adek tau. Santai aja oke.." Radit.

Bobo chantik dulu ya lanjut besok....

1
fenita
ingat doa orang yg di zalimi bakal kena azab .aska tunggu aja kehancuran usaha lu
disney
omongan tasya bisa jadi nyata hehehe
disney
aska tolol jgn menyesal suatu saat nanti
disney
pasti perbuatan aska nih
disney
adiknya maura pernah melihat aska dgn ceweknya..hufft
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!