NovelToon NovelToon
Mencintai Anak Bos Mafia

Mencintai Anak Bos Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Mata-mata/Agen / Romansa Fantasi / Fantasi / Mafia / Romansa / Fantasi Wanita
Popularitas:518
Nilai: 5
Nama Author: intan maggie

Clara yang kini hidup seorang diri, menerima penawaran pekerjaan sebagai mata-mata dari seorang temannya yang merupakan anak dari pemilik organisasi mafia dengan upah yang lumayan tinggi. Ia harus bertahan hidup dengan kerasnya dunia di usia muda.

Ibunya yang meninggal karena kecelakaan dan ayahnya yang cacat akibat kecelakaan itu, membuatnya harus mencari uang, hingga ayahnya juga menyusul ibunya 3 bulan kemudian, saat ia ingin memasuki SMA. Saat itulah kemudian ia menerima sebuah misi baru. Apakah ia akan berhasil menjalani misi itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon intan maggie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 24

"ra gua rencanain sesuatu, lo harus liat" ucap def ketika selesai makan malam di suatu restoran. Mereka sedang menyamar, sehingga tidak terlihat seperti mereka.

"sesuatu? Apa tuh?" tanya ara setelah menelan makanannya yang belum selesai dimakan.

def tersenyum kemudian menunjuk seorang anak laki-laki diujung restoran "lo liat anak laki-laki itu? Namanya rian"

Ara melihat ke arah anak laki-laki itu, terlihat berumur 15 tahun dengan telinga kiri memiliki anting, menggunakan pakaian serba hitam.

Ia juga adalah satu dari empat orang yang dicurigai sebagai anggota red apple.

"iya' kenapa?" tanya ara kemudian.

"ini salah satu alasan gua minta lo kesini" balas def kemudian melihat jam tangannya " lima menit lagi".

"hmm" ara sambil mengangkat sebelah alisnya.

Lima menit berlalu, yan dan ray memasuki restoran.

"ohh hai yan, lo disini?" tanya rian ketika yan dan ray hendak melewati meja yang diduduki oleh rian.

"ohh.. Siapa ya?" tanya yan dengan wajah bingung.

"ehh?? Gak ingat sama Anggota sendiri?" balas rian dengan wajah sedikit kecewa sambil memegang belakang kepalanya.

Yan diam seribu bahasa sambil memperhatikan rian.

"oke-oke gua anggota baru divisi assasin, yang baru kemarin masuk" balasnya sambil menyeringai.

"ohhh.. selamat ya, maaf gak ngenalin" balas yan setelah tersenyum, padahal ia tidak terlalu mengenal anak-anak yang baru masuk ke divisinya itu.

"terus itu... " rian hendak berbicara tapi agak malu-malu.

"ada yang mau disampaikan?" tanya yan.

"anu.. Ada seseorang yang ingin request permintaan pembunuhan, tapi ingin berbicara langsung dengan ellen, karena katanya targetnya cukup banyak" jelas rian dengan pandangan kemana-mana karena gugup, juga tangan di belakang kepalanya.

"ray, bisa tinggalin kita berdua dulu?" tanya yan setelah melihat ke arah ray.

"oke" ray mengiyakan, kemudian pergi ke kasir untuk memesan segelas minuman dan mencari meja yang kosong.

Sedangkan yan dan rian duduk berdua di meja yang sebelumnya rian duduki, entah apa yang sedang dibicarakannya.

"lihat.. rian membicarakan hal ini depan ray, dan ray tidak terlihat kaget, ini berarti ray tau tentang organisasi ini, terutama divisi ini, gua masih coba cari tau sejauh mana ray masuk ke organisasi ini, apalagi dia anak seorang ceo sekaligus mafia terbesar" jelas def.

"ehh? Pak david bos mafia?" ara kaget.

"ya, selain ceo elmer group, dia juga ketua mafia red apple" jelas def yang sudah mematai-matai sejauh ini dengan bantuan anggota lainnya, sementara ia membiarkan ara terus dekat dengan ray.

"berarti posisi lo sama seperti ray, sama-sama anak bos mafia" sahut ara kaget.

Ara menjadi kepikiran, apakah jika ia dekat dengan ray, ray akan memperlakukan hal yang sama kepada nya?, hal yang tidak pernah ia ingin lakukan, namun terpaksa. Ia sudah tidak punya siapa-siapa lagi, kepada siapa lagi ia harus bersandar dan percaya?.

"bisa dibilang begitu" balas def sambil mendengarkan obrolan yan dan rian, rian membawa sebuah alat untuk merekam sekaligus langsung menyiarkan obrolan mereka, yang sekarang bisa didengar oleh ara dan def melalui headset.

Sedangkan ray duduk sendiri di sebuah meja sambil menikmati segelas minumannya dengan headset dan memainkan layar handphone nya.

sekitar 10 menit berlalu, percakapan antara rian dan yan selesai, rian langsung pamit, lalu keluar restoran, sedang yan memesan beberapa makanan dan minuman, kemudian duduk bergabung dengan ray.

"maaf lama" ucap yan setelah duduk.

"ya, seperti biasa ya sibuk" balas ray dengan santai.

tak lama, dua wajah yang pernah def dan ara lihat sebelumnya di gudang, dimana mereka duduk di salah satu kursi di panggung, mereka memasuki restoran dengan pakaian casual, 2 orang pria berumur 18 tahun. Salah satunya hanya menggunakan kaus hitam dan satunya lagi menggunakan jaket hitam serta headphone dilehernya.

"hey bukankah itu yan dan adiknya?" ucap yang hanya menggunakan kaus sambil menunjuk ray dan yan sedang makan bersama.

"mau kesana?" tanya lainnya, setelah melihat arah yang ditunjuk temannya.

"come on" ajak satu orang itu.

"hai yan, ray seperti biasa, kalian akrab" ucap orang menggunakan kaos itu.

Kemudian mereka saling ber tos an satu sama lain.

"ohh gilang, corrald kalian disini?" sapa ray dengan hangat.

Gilang adalah anak laki-laki yang hanya menggunakan kaus itu dengan menggunakan anting di sebelah kirinya, sama seperti ray. Sedangkan corrald adalah yang menggunakan jaket dan headphone dilehernya.

"pengen makan, gak sengaja liat kalian disini, boleh gabung?" tanya corrald.

"boleh banget" balas ray senang dengan kedatangan dua orang itu.

"kita pesan makanan dulu ya" sahut gilang, kemudian keduanya sama-sama memesan makakan dahulu sebelum kembali ke tempat ray dan yan.

"bahkan ray mengenal mereka" sahut deff. Ara tidak menjawab apapun, ia hanya menatap sekelompok itu yang hanya berjarak satu meja.

"ra" ucap def lagi setelah beberapa saat.

Ara berdeham sebagai jawaban dan menatap def.

"coba loa ajak ray ketemuan dan tanyakan apa aja yang dia tau tentang red Apple" ucap def pelan.

"lo gilaa? To the point banget? Kalo misalnya ada orang dateng sama lo terus nanya apa aja yang lo tau tentang willoza, gimana reaksi lo?" ara tidak setuju dan kaget.

"kalo gitu kita buat lo seakan tau ray ada kaitan dengan organisasi gelap, sehingga lo bisa nanya-nanya ke dia" balas def.

"ngomong gampang banget ya" balas ara, tapi dalam hati kecilnya, ia tidak peduli, ia hanya ingin dekat dengan ray, apakah dirinya berbeda dengan def? Atau sama saja? Jika sama saja ara berniat untuk menjauh.

"ini biar gua yang urus, lo cuma tetap harus dekatin dia aja" balas def.

ara kemudian berkata dalam hati ray "ray maaf gua gak bermaksud permainkan lo, kalo begini gua benar-benar berharap lo gak suka sama gua, gua gak mau lo kenapa-kenapa" ara merasa gelisah dalam hatinya.

"ra gua ada rencana, kita jalanin malam ini" ucap def lagi setelah beberapa saat.

"apa tuh?" tanya ara.

"akan gua jelaskan, lo dengerin baik-baik" balas def yang kemudian menjelaskan rencananya itu.

Kemudian def menghubungi beberapa orang untuk membantu menjalankan rencananya.

def juga bercerita, setelah ia tahu ada rekrut divisi assasin seperti itu, ia meminta beberapa bawahannya untuk mengikuti itu, hingga salah satunya rian, lolos dan ia memiliki misi menyambung informasi dari dalam ke organisasi nya, willoza.

Rian juga bercerita tidak ada yang tau wajah, umur dan identitas lainnya dari ellen, sang assasin. Dia juga hanya datang ke beberapa pertemuan penting saja dan sibuk dibelakang layar, walau terkadang ia turun sendiri di beberapa tugas, orang-orang disana hanya bilang bahwa ellen sedang gabut jika itu terjadi, dan caranya membunuh benar-benar tanpa ampun.

Ellen juga memberi tugas ke bawahannya melalui wakil-wakilnya, ia tidak pernah memberikan tugas langsung ke bawahannya.

Rian juga mengatakan, jika ada yang ingin menyampaikan sesuatu kepada ellen atau tugas pembunuhan bayaran dari luar organisasi, hanya boleh disampaikan melalui wakil sayap kirinya Morgan. Itu juga hal yang barusan yan sampaikan ke rian, sebagai sayap kanan ellen, jika ada permintaan seharusnya ia menyampaikan pada morgan, bukan pada dirinya.

1
WidBy
seru nih. semangat Thor. aku harap besar kecil tulisan di perhatikan ya 🙏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!