Caca adalah gadis yang cantik periang tapi tomboi abis, dia memiliki sahabat yang cantik jelita, dia primadona SMA Harapan, entah bagaimana awal mulanya seorang caca yang notabene nya tomboi dan urakan bisa bersahabat dengan primadona sekolah, dia adalah sisilia andhara, lebih dikenal dengan sisi.
Tak jarang caca jadi bodyguard di kala ada cowok buaya yang godain sisi, seperti halnya beberapa hari yang lalu, sisi sedang asik di taman, kemudian datang beberapa cowok yang entah dari mana asalnya mendekati sisi, mencoba menggoda, minta nomer hp nya ada juga yang colek-colek lengannya nah di dalam keadaan seperti inilah caca bertindak.
siapa sangka jika nanti Caca akan bertemu dengan siswa populer di sekolah. tapi sebelum dia mendapatkan cinta itu banyak sekali lika-likunya.
banyak siswi yang juga menyukai Lexi sang ketua osis. tapi ada juga siswa yang begitu menyukai Caca.
mau tau kelanjutannya, baca yuk..pasti seru.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sarah habibi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Memanfaatkan mama
Sisi berlari keluar kantin mengikuti caca, namun langkahnya terhenti saat melihat pemandangan yang ada di depannya. "Caca? Kok bisa?"gumam sisi.
"Dah makan?" Tanya lexi
"Udah, kenapa lo gak makan tadi?" Gue males.
"Terus ngapain lo jalan ke kantin?"
"Tadi nyari lo ke kelas tapi gak ada, kemana lagi kalo gak ke kantin. "Jawab lexi sambil mengacak rambut caca.
"Ngapain lo ke kelas gue?"
"Kangen. "Goda lexi.
Tanpa mereka sadar sisi memperhatikan mereka berdua dalam diam. Apa ini yang membuat aldo patah hati. "Apa caca tau kalo aldo juga suka sama dia? Kok jadi ribet gini ya?" Batin sisi
Saat caca dan lexi sudah menjauh Kevin dan lainnya datang. "Kenapa sayang kok berhenti? Caca mana?" Tanya Kevin dan membuyarkan lamunan Sisi.
"Eh... Apa vin, gue gak denger. "Ucap sisi mengalihkan perhatian kevin.
"Kamu kenapa sih? Ngelamun di jalan gini. "Caca mana?
"Eh caca... Gak tau dah ilang, gak sempet nyusul gue." Jawab sisi gagap
"Kamu kenapa gagal gitu? Habis liat hantu? "Tanya kevin.
"Eh... Hantu.. Ya gak lah vin.. Siang bolong begini lo bahas hantu."
"Habisnya lo bengong gitu, gimana gue gak kuatir. Ya udah yuk ke kelas!"
Saat sampe di kelas mereka menemukan caca dan lexi sedang bercanda. Tidak luput mereka juga kadang saling debat dan tertawa bersama.
Melihat pemandangan itu aldo langsung pergi tanpa berkata apapun.
"Lo ca dah disini aja, gue cariin tadi." ucap sisi pura pura tidak tau.
"Ngapain lo cari gue. Kalian masih anggep gue temen ketawa sendiri tanpa gue tau ada apa. "Jawab caca sebel.
Sisi, Kevin dan dio menghampiri caca dan lexi dan ikutan nimbrung.
"Kalian pacaran? "Celetuk sisi tiba-tiba.
Saat mendengar pertanyaan itu lexi dan caca hanya bengong. "Pertanyaan apa sih si? "Jawab caca gugup.
"Iya.. Kalian pacaran kan? "Terang sisi dan mendengar pertanyaan Sisi yang ada di kelas semua memandang caca dan lexi menunggu jawaban.
"Kagak. Gue kagak pacaran. "Jawab caca dan pandangan Sisi beralih pada lexi karena tidak percaya dengan jawaban caca.
"Kagak si...kita kagak pacaran. Emang salah ya kalo gue berdua ma caca begini." Ujar lexi santai tapi aslinya tegang tuh.
Mata para cewek yang memandang perdebatan itu tersenyum puas. Berarti lexi belum pacaran sama caca. Masih ada kesempatan.. Batin mereka.
Memang lexi dan caca sepakat untuk menyembunyikan hubungan mereka agar tidak terlalu banyak masalah di sekolah. Mereka cukup dengan datang bersamaan tanpa harus mesra-mesraan seperti lainnya.
"Kompak banget jawaban kalian, sudah direncanain ya?" Selidik kevin.
"Apaan sih lo vin. Main detektip detektipan lo?" Jawab caca sewot dan akhirnya yang lain boleh percaya, namun tidak dengan Dio dan Sisi. Sedangkan Aldo yang Berada diluar sengaja mencuri dengar obrolan mereka sedikit senang jika caca dan lexi tidak berpacaran, karena ada kesepakatan buat dia untuk lebih dekat.
Hari berlalu, sekarang malam minggu, caca sudah janji akan mengantarkan mamanya belanja, sedangkan lexi memaksa maminya untuk belanja di mall yang sama dengan caca.
"Ayo lah mi.. Kita belanja di mall X.. sekalian jalan-jalan. Lexi bosan dirumah aja." Rayu lexi pada maminya.
"Bukanya kamu punya pacar kenapa gak kencan saja?" Jawab mami ira santai.
"Pacar?apa mama tau dia pacaran dengan caca? Batin lexi Siapa mi?" Tanya lexi bingung
"Itu teman sekolahmu. Siapa itu namanya mami lupa."
"Emang anaknya gimana mi?" tanya Lexi antusias.
"Dia cantik, putih rambutnya sebahu, matanya lebar." jelas mami Ira. " Tapi mami lupa namanya." sambungnya.
"Intan?" Tebak lexi.
"Mmmm... Iya intan. Bukan kah kalian berpacaran?" Tanya mami.
"Mami... Lexi gak pacaran dengan siapapun ma, lexi ini Jones." Jawab lexi.
"Apa tu Jones?" Jawab mami bingung.
"Jomblo ngenes mami...." Jawab lexi semakin kesal dengan maminya.
"Hahahah... Anak mami bisa aja."
"Makanya ayo ma kita ke mall X.. biar gak bosen." Rengek lexi kayak anak TK minta mainan.
"Tunggu mama siap siap dulu. "Ucap mami ira.
Di tempat lain, caca belanja dengan mamanya dengan cemas karena lexi tak kunjung tiba.
Chat lexi
"Caca-Dimana lo, lama amat."
Lexi- tar lagi sampe
Caca- cepetan, filmnya mau mulai
Lexi-iya bawel
Chat off
"Siapa lex, Kok cemas gitu?" Tanya mami ira.
"Temen mi.ngajak jalan tapi lexi males," jawab lexi.
"Yaudah masuk yuk, kita belanja apa ya lex."
"Terserah mami aja. Lexi ikut."
Seperti yang direncanakan, mereka bertemu dengan caca dan mama arum, caca melihat lexi pura pura gak tau, sedangkan lexi menyapa mama arum.malem tante, sapa lexi,
"Eh lexi sama siapa nak?"
"Sama mami tante. Jawab Lexi.
"mana mamimu?"
"Itu tante sedang memilih jeruk." jawab Lexi
Dan caca pun berada disana untuk mengambil beberapa buah yang dia mau sebelum menyapa mami ira.
Mami ira dan caca bersamaan mengambil jeruk yang sama. "Eh... Tante.*"sapa Caca.
"Caca, kamu belanja juga nak? Sama siapa?"
"Iya tante, caca sama mama, itu di sama gak tau nyari apa. "Jawab caca polos.
"Ya udah tante mau ketemu mamamu dulu. "Jawab mami ira.
"Eh iya tante caca masih mau pilih buah dulu."
Mami ira berjalan ke arah mama arum dan disana sudah ada lexi.
"Aduh arum.. Kayaknya kita berjodoh sering sekali ketemu saat belanja," ucap mami ira.
"Iya tadi mau beli beberapa buah, jadi jalan dech
Kamu mau belanja apa? Dan lexi malem minggu kok malah gak kencan?"Tanya mama Arumi.
"Dia Jones katanya rum?" Goda mami ira.
"Apa tu Jones? "Tanya mama arum.
"Jomblo ngenes..." jawab Lexi.
"Bisa aja kamu lex."
Tiba tiba caca datang, "ma udah ini buah caca. "Ucap caca.
"Eh ada lo juga lex. "Sapa caca pura pura pada lexi.
"Hy ca.. "Sapa lexi.
"Hhmmm...."
"Ma caca mau jalan jalan ya.. Mama kan sudah ada temannya tante ira. Ya tante.. "Ucap caca sambil nyengir.
"Ya udah sana, hape jangan lupa biar mama gampang menghubungi kamu."titah mama Arum.
"Oke mama. Tante caca pamit dulu."
"Eh iya..."
"Mi.. Lexi ikut caca ya..." Tanpa menunggu jawaban lexi langsung lari meninggalkan maminya.
"Aduh lexi.. Tadi merengek ngajak maminya ngemall, sampe mall maminya di tinggalin. Dasar anak nakal." Ujar mama ira.
"Biar aja ra.. Begini kita lebih leluasa ngobrolnya." Ucap mama arum.
.
.
BERSAMBUNG
(Dasar lexi anak durhaka, ngajak ngemall malah ditinggal maminya, untung mamanya, kalo pacarnya udah diputusin dia. Hahha. Iya gak reader?)
Dan bisa bisanya mereka memanfaatkan mamanya biar bisa kencan.. HEDEEHHH... Caca... Lexii
Gimana reader masih bosan dengan cerita lexi dan caca??
Jangan lupa tinggalin jejak ya like, koment dan vote biar author lebih semangat
biar cepet dapet restu kayak caca