Eve San wanita yang berusia 24 tahun berparas cantik namun tidak suka memoles wajahnya dengan makeup sehingga banyak orang yang menyatakan dirinya cupu ditambah lagi dengan kebiasaannya yang suka membaca buku. dan tidak suka bergaul.
Eve di jodohkan dengan Michael, anak dari sahabat orangtuanya. Sejak kecil Eve dan juga Michael tidak pernah cocok dan saling membenci.
Tapi mereka tidak punya pilihan lain selain menikah.
Bagaimana kelanjutan kisahnya! Kehidupan yang penuh lika-liku akan mereka jalani.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Khairin Nisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kamar Apa Gudang.
Apa ini yang aku lihat, dia tidak menyimpan seorang pria, aku merasa sedikit lebih tenang mengetahui akan hal ini, tapi apa yang telah wanita ini kerjakan kenapa dia bisa jorok seperti ini banyak sekali barang-barang yang berserakan tak beraturan di sepanjang lantai pualam ruangan ini, lihat ini hiasan yang dia taruh di dinding juga bahkan mulai miring karena paku yang satu dari bingkai foto yang tertempel di dinding itu lepas, Ya tuhan kenapa aku mulai merasakan sesak
nafas berada di dalan ruangan ini selama beberapa detik saja.
Ya. . dia sudah masuk ke dalam ruangan istirahatku ini, aku harus segera kabur sebelum pria ini mulai mengeluarkan mantra kutukan yang sudah menjadi andalannya selama ini, kabur-kabur secepatnya sebelum dia menyadari aku pergi meninggalkan dirinya sendiri di sini. Gerutu Eve dalam hati sembari mundur tiga langkah
kebelakang dan mulai berbalik arah hendak meninggalkan pintu ruangan itu dengan kaki berjinjit agar Michael tidak dapat mendengarkan langkah kakinya.
Michael melirik tajam kearah wanita yang sudah berani meninggalkannya tanpa perintah darinya itu, Michael mempercepat langkahnya menghampiri Eve dan segera
memegangi Punggung lehernya dengan
pelan, lihat itu wajah Eve mulai berubah menjadi pias saat ini, darahnya seakan
berdesir lebih cepat dari ujung kaki dan naik cepat ke puncak kepalanya bahkan
bulu kuduk Eve mulai merinding seketika saat Michael menyentuh tengkuknya.
Suasana di dalam ruangan itu kelihatan sangat mencekam bagaikan berada di dalam film horor, bahkan angin seakan tidak mau masuk ke dalam ruangan tersebut, sehingga ruangan ini menjadi pengap setelah kedatangan Michael. Padahal biasanya ini adalah menjadi ruangan di mana Eve beristirahat dan juga menjadi tempat favoritnya jika sedang merasa lelah menghadapi rutinitas di lantai bawah toko kue itu ini.
“Berani sekali kau berbohong padaku dengan mengatakan ini adalah tempat istirahatmu, ruangan ini adalah gudang dan kau dengan berani menyuruhku tidur di ruangan ini! Kau mau aku mati dengan melihat permandangan sampah yang berceceran di mana-mana,” Michael bicara dengan nada suara lantang sampai menggema keseluruh ruangan ini.
Berani sekali dia bilang jika kamarku ini adalah gudang, hei Tuan muda jika kau tidak suka berada di ruangan ini ya sudah sana pergilah jangan terus mengoceh seenak jidat mu. Kau itu tamu di toko ini tapi kenapa kau berlagak sebagai pemiliknya. Ingin sekali Eve mengucapkan hal itu pada
pria yang ada di hadapannya ini, tapi dia tidak berani jika melihat jabatan Michel di dalam kota ini.
“Sungguh ini adalah tempat istirahat saya,l Kak Michael, cuman saya jarang sekali membersihkannya atau paling tepatnya satu minggu sekali akan saya bersihkan,” ucap Eve dengan berbalik arah beradu pandang dengan Michael.
“Bersihkan sekarang! Mataku gatal melihat barang-barang mu ini,” ucap Michael sembari mengambil tempat duduk dan dia menatap kearah Eve yang saat ini sedang
memberengut.
“Kak, Michael pergi saja dari sini,” ucap Eve sembari memaksakan senyuman di wajahnya.
“Kau berani mengusirku?” jawab Michael dengan menaruh kedua tangannya di perut. Pria itu menatap kearah Eve dengan alis hampir menyatuh seakan hendak mencabik-cabik tubuhnya itu.
“Ehehehe, aku mana berani bicara seperti itu pada Kak Michael,” bicara dengan memaksakan senyuman di bibirnya yang terasa hambar itu.
“Bersihkan!” Perintah Michael dengan duduk santai di posisinya saat ini.
“Di suruh bersihkan yang bersihkan saja, dari pada dia terus mengoceh seperti itu
membuat ku jengkel saja, entah dosa apa yang aku lakukan di kehidupan yang
lalu sampai aku harus di hukum dengan menikah dengannya. Sejak kecil aku sudah
sangat membencinya dia terus menganggu ku, mulai dari menyuapi aku dengan cabe
yang sengaja dia masukkan kedalam kebab, dan menaruh ulat sungguhan di dalam
tasku dan masih lebih banyak yang lainnya. Dan hari ini dia menjadikan aku seorang
pelayan di dalam toko ku sendiri begitu menjengkelkan sekali.
Eve mengambil semua barang yang berceceran di lantai itu dengan terus menggerutu kesal, Eve melangkah perlahan kesana-kemari membereskan dan membersihkan ruangan itu mulai
dari memaku dinding untuk membenarkan posisi bingkai foto dan juga menganti seprai
tempat tidur yang ada di dalam ruangan ini.
Semua Eve lakukan sendiri tentu
saja dengan arahan langsung dari CEO Michael, Pria itu bahkan sangat cerewet
menyuruh Eve kesana-kemari membereskan setiap sudut ruangan ini, sekarang
ruangan itu sudah kelihatan rapih dan juga sangat layak di pandang tidak seperti
gudang yang berantakan tadi.
Visual CEO Michael saat melihat Eve yang sedang sibuk membereskan gudang yang dia anggap sebagai kamarnya.
“Akhirnya selesai juga,” ucap Eve dengan mendudukkan tubuhnya di tempat tidur yang baru saja dia ganti seprainya.
“Siapa yang menyuruhmu duduk, sana cepat pel lantai ini biar bersih!” perintah Michael lagi dengan sorot matanya kembali menajam begitu sempurna.
Hei, kau itu cerewet sekali aku sudah lelah dan kau masih saja terus menyuruhku, ingin sekali aku tumpahkan semua air yang ada di dalam ember ini ke lantai, agar kau terpeleset dan tidak bisa berdiri lagi Hahaha.
“Apa yang kau tertawaan saja cepat kerjakan!” perintah Michael lagi.
Tanpa menjawab, eve langsung membersihkan lantai lagi dan dia memukul pelan bibirnya yang sudah kurang ajar tertawa tanpa di suruh dan membuatnya di marahi oleh suaminya itu.
Dia sangat lucu dan juga cantik jika menurut seperti ini, aku akan memberikannya hadiah karena sudah menuruti perintahku dan aku juga percaya jika dia akan merasa bahagia akan hadiahku ini, dengan begitu mulai sekarang dia akan tunduk pada perintahku dan tanpa sadar dia akan jatuh cinta denganku. Gumam Michael dalam hati dengan kepercayaan diri tingkat
dewa.
Eve baru saja keluar dari kamar mandi yang ada di dalam ruangan istirahatnya ini, wanita itu menyeka pelan peluh di jidatnya dengan punggung tangan, dia pasti merasa lega setelah menyelesaikan apa yang di perintahkan sang raja untuknya. Michael menarik tubuhnya dari kursi dan langsung berjalan menghampiri kearah Eve dengan wajah datar.
“Aku akan memberikanmu hadiah,” ucap Michael di depan Eve dengan gayanya yang begitu angkuh dan arogan.
Ya tuhan terimakasih pria ini memberikanku hadiah, semoga saja hadiahnya itu adalah dia keluar secepatnya dari toko kue ini, “Terimakasih Kak Michael, apa hadiahnya?” tanya Eve balik dengan menunjukkan wajah kelihatan begitu antusias.
“Kau bisa tidur denganku di ranjang ini,” ucap Michael dengan menarik tangan Eve dan berjalan menuju tempat tidur yang tadi sempat dia bersihkan terlebih dahulu.
BISA KALIAN BAYANGKAN BAGAIMAN EKSPRESI WAJAH EVE SAN SETELAH MENDENGARKAN APA YANG DI
UCAPKAN OLEH SUAMINYA ITU.
JANGAN LUPA VOTE YA. LIKE DAN JUGA KOMENTAR JUGA TERIMAKASIH
yg sabar yaa eve jgn sampai darah tinggi. ...
😂😂😂😂
michael posesif itu demi kebaikan kamu juga eve, ,, dan artinya michael benar2 mencintaimu. ..🥰🥰🥰🥰
yg ada kamu di bawa ke kantor biar nemenin michael kerja. ..
🤭🤣🤣🤣🤣🤣
😂😂😂😂😂😂😂😂
jgn kasar2 dong Michael kasian kan Eve san... ya ampun Michael jd gagal fokus sampai lupa kalau hari libur...🤭🤭🤭😂😂😂😂😂😂