NovelToon NovelToon
Eleena Sora

Eleena Sora

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Cinta pada Pandangan Pertama / Keluarga & Kasih Sayang / Cinta Murni / Angst / Romansa / Slice of Life / Tamat
Popularitas:1.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: Mommy_Ar

"Memiliki mu, adalah tujuan hidup ku. Mendapatkan cinta mu, adalah bonus terindah untukku."

"Menikah itu cinta yang diberkahi. Awalnya janji, selanjutnya adalah ibadah, penghujungnya Insyaallah ridha Ilahi."


Setelah menikah, kehidupan Eleena berubah 180°. Mencoba membuka lembaran baru dan fokus akan menjadi istri terbaik. Namun, justru semakin banyak ujian yang datang menghampiri rumah tangga nya.

Bagaimana kisah perjalanan Yusuf dan Eleena? Akankah pernikahan mereka bahagia? Sebahagia harapan semuanya?

Jangan lupa follow Ig : @Mommy_Ar29
Tiktok : @Mommy_Ar95

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mommy_Ar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Penghuni baru

...~Happy Reading~...

“Assalamualaikum.”

“Walaikumsalam ... “

Yusuf dan Eleena yang sedang menikmati sarapan pagi nya, kini langsung menatap ke arah sumber suara dimana ternyata ibu Rasti sudah datang dengan membawa beberapa barang nya.

Ya, hari ini bu Rasti akan pindahan. Tidak banyak memang barang yang ia bawa, akan tetapi yang membuat Eleena maupun Yusuf sedikit bingung, yakni dengan kehadiran seseorang yang di bawa oleh bu Rasti.

Seorang wanita berambut panjang dengan warna grey serta penampilan yang sedikit terbuka, membuat Yusuf yang awal nya menatap ke arah bu Rasti seketika langsung menundukkan kepala nya.

“Ma, dia—“ Eleena bangkit dari tempat duduk nya lalu menghampiri bu Rasti yang berada tak jauh dari meja makan.

“Ah iya, perkenalkan ini kakak kamu. Mama tidak bisa meninggalkan dia sendirian, gapapa ya kalau Mama ajak dia untuk tinggal di sini juga. Kalian sama sama perempuan, Mama yakin kalian pasti akan cepat akrab, dan juga dia bisa menjadi teman kamu nanti,” ucap bu Rasti menjelaskan.

“Catreine,” gadis itu mengulurkan tangan ke arah Eleena.

Namun, Eleena tak segera menanggapi uluran tangan itu. Butuh waktu beberapa detik untuk Eleena mengamati sosok di depan nya, hingga pada akhirnya Eleena menganggukkan kepala dan menerima uluran tangan dari Catreine.

“Eleena,” balas nya.

“Sayang, aku tunggu di kamar ya.” Bisik Yusuf yang entah sejak kapan sudah berada di belakang Eleena, “Maaf Ma, Yusuf tinggal sebentar,” imbuh nya kini menatap sang ibu mertua lalu ia pergi kembali masuk ke kamar.

“Gila! Ada bidadara disini, sumpah ini sih beneran surga!’ pekik Catreine dalam hati nya sambil terus menatap ke arah Yusuf yang berjalan kian menjauh dari tempat nya.

“Kamu boleh tinggal disini, tapi tolong JAGA PANDANGAN dan jaga KESOPANAN.” Ucap Eleena penuh penekanan kepada kakak tiri nya.

“Catreine!” tegur bu Rasti seketika menyadarkan Catreine dari lamunan nya.

“Iya Ma, iks!” jawab gadis itu berdecak sedikit kesal menatap pada Eleena.

“Baiklah, Mama bisa mengantar dia ke kamar tamu yang—“

“Mengapa harus kamar tamu, Sayang? Dia kan kakak kamu,” ujar bu Rasti seolah tidak terima, “Bukankah kamu sudah pindah dan menempati kamar Papa, jadi mengapa tidak Catreine saja yang menempati kamar kamu. Daripada kosong, iya kan?” imbuh bu Rasti.

Untuk sesaat, Eleena terdiam ia seolah mencerna ucapan ibu nya. Namun, ia merasa tidak rela jika kamar nya di tempati oleh Catreine.

“Maaf Ma, kamar Ele sudah di tempati sama adik ipar Ele,” jawab Eleena memberikan alasan.

“Adik ipar kamu juga akan tinggal disini?” tanya ibu Rasti lagi kini menatap sedikit tak suka.

“Enggak, hanya terkadang dia menginap disini. Dia masih kuliah di Jogja, tapi dia akan sering ke Jakarta, apalagi saat nanti Ele sudah melahirkan, dia akan lebih sering menginap disini, makanya Eleena memberikan kamar Ele ke dia,” jelas panjang lebar membuat bu Rasti dan Catreine terdiam dan saling menatap.

“Di lantai dua, ada tiga kamar. Kamu bisa pilih yang mana, asal jangan kamar pertama, itu kamarku. Atau kamu mau di lantai satu, disini ada enam kamar. Selain kamar utama yang aku tempati, kamu bebas mau pilih yang mana!” imbuh Eleena.

“Atau mau di paviliun belakang juga bisa, kalau mau.”

“Paviliun?” Catreine mengerutkan dahi nya.

“Iya, itu tempat mbok Ti sama yang lain tinggal. Jadi, kalau kamu gak suka disini, bisa ikut tinggal di sana, jawab Eleena berusaha menahan tawa nya.

“Ele!” Bu Rasti langsung menegur putri nya sambil menggelengkan kepala nya, seolah tidak menyukai cara Eleena menawarkan kamar kepada Catreine.

“Ele cuma bercanda Ma, lagian gak mungkin dia gak tahu. Bukankah seharusnya Mama juga sudah banyak kasih tahu dia tentang rumah ini. Kan Mama pernah lama tinggal disini,” ucap Eleena sebelum akhirnya ia memilih pamit untuk menyusul suami nya ke kamar.

...~To be continue .......

1
Indri Lestari
bagus ceritanya gk terlalu panjang jadi gk cepet bosen yg bacanya
Romai Romailah
/Drool/
lia hahahihi
Alhamdulillah
lia hahahihi
aamiin
lia hahahihi
innalilahi wa innailaihi rojiun
yg sabar ya ele
semoga papa Husnul khatimah.aamiin
lia hahahihi
😭😭😭😭
lia hahahihi
yuk ahh gass ehh 😂😂
lia hahahihi
mau mp aja ngakak dulu.ada ada aja si ele😅😅
lia hahahihi
ada ada aja si ele
lia hahahihi
🤣🤣🤣🤣
Verawati Khaira
Luar biasa
Erina Munir
tq mommy ...novelnya cukup menarik...
Erina Munir
😄😄😄😄😄👍👍
Erina Munir
ooo ...begitu ceritanyaa...barata.ternyata serakah ya.. hadeeeh...pinter juga nyimpen rahasia yaaa
Erina Munir
bner tu thor...punya hati hrs seluas samudra ya thoor
Erina Munir
teruus aja thoor
Erina Munir
waduhh banyaj rahasiaa.niih
Erina Munir
apa isi brankas itu yaaa
Erina Munir
yaa udh atuh kebeberaan...kliatan kaan...perbedaanya
Erina Munir
hahaa maaf momm...aku udh su'udzon 😊😊
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!