NovelToon NovelToon
CINTA UNTUK HILYA

CINTA UNTUK HILYA

Status: tamat
Genre:Teen Angst / Teen School/College / Kehidupan di Sekolah/Kampus / Persahabatan / Tamat
Popularitas:404.3k
Nilai: 5
Nama Author: NLiRa

Hilya Aska merupakan seorang gadis yang masih duduk di bangku SMA kelas 11. Hilya baru saja kehilangan ibunya yang membuat dia sering menyendiri dan menangis sendiri.


Hilya menaruh perasaan pada seorang laki-laki yang juga satu sekolah dengannya yang bernama Abian Asraf, yang sering di panggil Abian.

Abian selalu ada untuk Hilya dan memberi perhatian lebih untuk Hilya, apalagi saat ibu Hilya meninggal Abian selalu menyemangati Hilya.

hingga suatu saat Hilya mengetahui bahwa kebaikan yang ia dapatkan dari Abian hanya untuk membuat Hilya membantu Abian untuk mengungkapkan perasaannya pada Disa yang merupakan sahabat Hilya yang juga menyukai Abian.


Zidan Mahardika seorang kating di kampus Hilya. Zidan juga merupakan ketua geng di kampus. Zidan yang di kenal kating paling galak dan famous, telah jatuh hati pada Hilya. dan Hilya di ratukan oleh Zidan di kampus

bagaimana kisah cinta untuk Hilya?, apaka

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NLiRa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

KEJAHATAN DISA LAGI

"Lo sekarang ke sana" ucap Alan pada Hilya

"Gak, Hilya kamu tetap di sini, kamu gak perlu jadi asisten dia" ucap Abian yang menahan tangan Hilya

"Lepasin aku" ucap Hilya yang kesal pada Abian.

"Kamu gak usah ikut campur deh" sahut Fia pada Abian

"Kenapa lama banget?" tanya Zidan yang menghampiri mereka

"Sayang, tadi aku mau pergi tapi di tahan nih sama dia" ucap Hilya yang lagi berakting.

Dalam hati zidan tersenyum mendengar Hilya memanggilnya sayang.

"Ayo" ucap Zidan datar dan menarik Hilya

Abian menatap kesal Zidan yang membawa Hilya.

"Bian, aku mohon banget sama kamu ya, please banget jangan ganggu Hilya lagi, kasian dia tau" ucap Syifa

"Tau nih orang, gara-gara kamu Disa selalu mau jahatin Hilya" ucap Fia.

"Lagian kamu udah sama Disa, ya sama Disa aja gak usah ganggu Hilya yang udah punya pacar juga" sambung Kia.

"Bro mending lo hati-hati sama kating kita, semua mahasiswa di kampus pasti tau siapa geng Orthtros, jadi mendingan kuliah yang bener aja gak usah ganggu pacar kak Zidan" ucap Nando.

"Setuju gue sama Nando, kak Zidan kating super galak" ucap Angel.

Mendengar ucap mereka Abian terdiam dan hanya menjawab dari batinnya.

("Gak aku belum rela aja kalau Hilya jadi milik orang lain, tapi... aghhhhh andai aja dulu aku peka "batin Abian yang masih bimbang).

Di sisi lain Hilya terlihat cemberut mengikuti Zidan.

"Wajahnya jangan cemberut gitu dong, pengen gue terkam deh"ucap Zidan pada Hilya.

"Kak Zidan ngapain sih malah nyuruh aku buat pegang absen doang, kan ada kak Alan, kak Fajar dan kak Rifi" ucap Hilya yang kesal.

"Lah yang jadi asisten kan lo, masa kita sih yang harus megangin absennya" ucap Alan

"Lagian mengangin absen doang apa ribetnya sih calon ibu ketua" ucap Fajar sambil nyegir.

"Ibu ketua, ibu ketua. nama aku Hilya bukan ibu ketua" ucap Hilya yang tambah cemberut.

"Lan, kayaknya udah boleh mulai deh" ucap Zidan

"Iya lo absen dulu" ucap Alan

"Jar lo aja" ucap Zidan.

"Sini absennya ibu ketua" ucap Fajar sambil tersenyum

"Nih orang satu ya" ucap Hilya yang kesal dan menyerahkan absennya.

"Oke semuanya, dengarkan absen terlebih dahulu, dengar baik apa ada nama kalian atau engga" ucap Alan dengan tegas.

Fajar pun memanggil nama mereka satu persatu, dan semua nama sudah terpanggil.

Rifi meniup peluit yang menandakan acara di mulai.

Semua maba mulai menjalankan strategi mereka dengan masing-masing kelompok untuk mendapatkan banyak ikan.

Hilya terus berdiri dengan bosan melihat teman-temannya dengan seru main di sungai.

"Kak Zidan, kenapa sih hukuman juga berlaku di sini?" tanya Hilya yang cemberut

"Emang kenapa?, tidak ada bedanya di sini atau di tempat lain, hukuman tetap hukuman" Ucap Zidan yang melihat kearah Hilya.

"Tapikan aku juga mau ikutan kayak mereka kak, pasti seru banget, aku jadi iri" rengek Hilya

"Kamu mau main air juga?" tanya Zidan yang dianggukin oleh Hilya

"Yaudah nanti kita mandi bareng di situ, biar aku bantuin kamu mandi" bisik Zidan yang membuat mata Hilya melotot.

"Dihh otak mesum"sahut Hilya pelan dan menutupi tubuhnya dengan kedua tangan.

"Biarin, sama calon istri, nanti kalau udah nikah juga bakal mandi bareng terus"sahut Zidan santai.

Mendengar ucapan Zidan, Hilya menjadi lebih kesal dan dia kembali menonton teman-temannya. Di sungai Disa melirik Abian dan Abian juga melirik Disa. Disa menghampiri Abian.

"Kita ngobrol bentar yuk" ucap Disa

"kamu gak lihat aku lagi apa?" tanya Abian cuek

"Sebentar aja" ucap Disa

"Nanti kalau udah istirahat" Ucap Abian.

"Syifa semangat" teriak Hilya yang membuat Disa menatap Hilya.

"Syifa, Fia, Kia, ayo tangkap ikan yang banyak" ucap Hilya yang heboh dan membuat Zidan tersenyum.

Disa menatap Syifa dan kemudian kembali menatap Hilya, muncul rencana jahat lagi di benak Disa. Tanpa berpikir panjang mulai menjalankan rencana jahatnya lagi.

Pada saat itu air di sungai mencapai lutut. Secara diam-diam dan berpura mencari ikan Disa menarik kaki Syifa dengan kakinya sehingga membuat Syifa terjatuh dan tangannya terlepas dari tangan Fia dan Kia.

Karena arus yang memang sedang kencang, Syifa yang terjatuh tidak bisa mengimbangi tubuhnya sehingga dia terbawa arus. Hilya yang melihatnya langsung panik dan teriak.

"ahkkkkkk" teriak Syifa yang terbawa arus

"Syifa" Teriak Fia dan Kia yang berusaha menggapai tangan Syifa namun tak berhasil.

"Syifa" teriak Hilya yang ingin berlari kearah sungai, namun di tahan oleh Zidan

"Kak lepasin, Syifa keseret arus" ucap Hilya yang panik dan tubuhnya mulai gemetar.

"Alan udah bantuin Syifa" ucap Zidan yang memeluk Hilya dari belakang.

"Gak, aku gak bisa diam aja lihat Syifa"ucap Hilya lagi yang sudah menangis.

"Hei...hei.. Kamu tenang dulu, kalau kamu panik lagi kita gak akan bisa nolongin Syifa"ucap Zidan sambil memegang kedua pipi Hilya.

"Kamu tenang oke"ucap Zidan lagi dan mendapatkan anggukan dari Hilya.

Mereka berlari mengejar Syifa dari darat.

"Akhhh tolong" teriak Syifa yang terbawa arus

"Syifa pegang tangan aku" teriak Alan yang mencoba menggapai tangan Syifa sambil terus berenang mengikuti arus.

"Syifa kamu bertahan" teriak Hilya yang sudah menangis

"bantuin gue buat patahin dahan itu supaya menahan Syifa" ucap Zidan.

Semua maba pun mendengarkan ucapan Zidan, mereka langsung mematahkan pohon ranting kecil supaya menahan Syifa.

Alan sudah mulai menggapai tangan Syifa, Alan langsung memeluk Syifa yang mulai lemas. Mereka berdua tersangkut di ranting-ranting yang di patahkan oleh Zidan dan yang lainnya.

"Alan pegang ranting itu, gue dan anak-anak bakal narik lo" ucap Zidan

"Tarik semua" teriak Fajar.

Mereka pun menarik Alan dan Syifa, Syifa sudah terlihat begitu lemas di pelukan Alan.

"Syifa" teriak Hilya, Fia dan Kia.

"Hey bangun" ucap Alan yang menepuk pipi Syifa

"Syifa bangun" ucap Hilya yang panik

Alan memompa tubuh Syifa, Alan begitu panik melihat Syifa yang tak kunjung bangun. Alan terus berusaha sehingga Syifa pun tersadar.

Uhuk...uhuk... Syifa batuk dan mengeluarkan air dari mulutnya. Alan menarik nafas lega.

Hilya, Kia dan Fia langsung memeluk Syifa.

"Aku khawatir banget sama kamu" ucap Hilya

"Kamu kok bisa ke seret gitu sih" ucap Fia

"Mending bawa dia ke tenda aja" ucap Giska yang merupakan seorang kating juga

"Ayo Syif" ajak Kia

"Fia kamu bantu Kia bawa Syifa dulu ya, aku nanti nyusul" ucap Hilya

"Iya, sini biar gue papah Syifa" ucap Fia yang memapah Syifa.

Mereka pun membawa Syifa menuju ke tenda, sedangkan Hilya menatap Disa dan kemudian menghampiri Disa.

"Kamu ikut aku" ucap Hilya yang menarik Disa.

"Kamu apaan sih, lepasin aku" ucap Disa yang menghempaskan tangan Hilya

"Kamu ini kenapa sih?, mau sampai kapan begini" ucap Hilya yang sudah sangat greget sama Disa.

"Ada apa sih?" tanya Disa yang berpura-pura tidak tau apa-apa

"Kamu gak usah pura-pura deh, aku tau kamu tadi yang buat Syifa jatuh dan keseret arus" ucap Hilya yang memang melihat Disa tadi.

"Kamu tau gak, kamu bisa buat Syifa meninggal, dan kamu bakal jadi pembunuh" ucap Hilya

"Ini semua gara-gara kamu, kamu yang udah buat mereka jauh dari aku" teriak Disa

"Kamu sendiri yang membuat mereka menjauh Disa buka aku" sahut Hilya.

"Kamu keterlaluan Disa, mereka teman kamu" ucap Abian yang menghampiri Hilya dan Disa.

"Abian...

...****************...

...****************...

...****************...

Hai guys dukung terus author ya

jangan lupa follow, like,comment, dan tambahkan ke daftar favorit kalian, supaya kalian mendapatkan notifikasi saat author update.

maaf jika ada kata-kata yang typo

byebye....

...----------------...

...----------------...

1
falea sezi
kn emank mending biarin aja disa mati dia biang kerok
falea sezi
disa emank biang kerok
falea sezi
nah gitu pindah jauh biar g liat penghianat
Tri Rahayuningsih
berasa berada diposisi hilya ak thor😭
Tri Rahayuningsih
kog hati ak sakit dan pengin nangis Thor 😭
NLiRa: peluk jauh🤗
total 1 replies
Meenyaaa
dih, Benar-benar kecintaan dia 🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Kenapa nangisnya Haaaaa...haaaaa... kayak orang ketawa,Sedih tapi aku malah jadi ngakak... hadeeuuhh..
Qaisaa Nazarudin
Udah ku duga si Irwanto itu pasti punya selingkuhan..
I Ghani Pranaja: Kak. Aku udh nulis 24k kata 17 bab. Pembaca masih 0. Bantu baca karya aku dong. 1 paragraf aja gak ppa. Biar aku tau pernah ada orang di sana.
total 1 replies
Qaisaa Nazarudin
Itu bukan CINTA MATI..tapi OBSESI,Mana ada CINTA MATI, tapi tubuhnya DIOBRAL ke CEWEK/COWOK lain..🤮🤮
Qaisaa Nazarudin
Alan
Meenyaaa
pengen ku tempeleng nih anak satu, yang suka siapa yang disalahin siapa
Maharani Rania
bagus
Maharani Rania
ya Allah tega banget suami bunuh istri demi selingkuhan
Selamet Turipno
salah judul cocoknya Cinta untuk Disa
Latifah Lifah
karya ini sangat bagus aku yang baca sampai nangis dan ketawa tapi makasih ya thor karna akhirnya cerita ini happy ending
Diana
sikap seperti disa itu banyak disekitar kita, bahkan lebih parah dari itu juga banyak.
ketika seseorang menghadapi masalah dalam hidupnya, percayalah itu proses untuk kita menjadi manusia yang lebih baik!!!
NLiRa: benar, terkadang yang terdekat bisa menjadi racun yang paling berbahaya
total 1 replies
ciciparamida tarigan
mau ninggalin jejek lah
wardah
critanya oke,
Meenyaaa
Sa tau Sa ntar nyesal loh
Meenyaaa
kurang beruntung aja kli
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!