NovelToon NovelToon
CEO Cantik Berbisnis Di Isekai

CEO Cantik Berbisnis Di Isekai

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Wanita Karir / Penyeberangan Dunia Lain / Fantasi Wanita / Menjadi Pengusaha / Tamat
Popularitas:2.1M
Nilai: 4.8
Nama Author: Xeiralana

Luine, dikenal sebagai seorang wanita penggila bisnis. Dia sukses menjadikan perusahaannya sebagai pusat bisnis terbesar kala itu. Hingga akhirnya dia mati saat melakukan peracikan produk kosmetik di laboratorium perusahaan.

Luine berpikir bahwa dia akan menapaki jalan kematian. Namun, secara mengejutkan dia terbangun di tubuh Caerina Navre. Seorang anak bangsawan yang telah jatuh bangkrut sekaligus istri dari seorang Duke. Caerina diselingkuhi sang suami dan dia mati setelah meneguk racun.

Di sini Luine yang merasuki Caerina harus mulai memutar otak. Meskipun dia marah karena Dewa menaruhnya di tubuh gadis tak berguna, dia tetap harus menjalankan hidupnya. Perlahan-lahan, Luine membangun bisnisnya kembali dan mengubah kondisi buruk keluarga Caerina.

"Cita-citaku menjadi janda muda kaya raya!" — Caerina Navre

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Xeiralana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hari Pertama Pemasaran Produk

Setelah selesai mengecek kerusakan apa saja yang terjadi di gedung, Caerina baru menyadari kalau ternyata gedung restoran itu sangatlah luas dan besar. Bahkan, masih ada lahan kosong di belakang gedung tersebut.

Area dapurnya luas, ditambah desain bangunannya terkesan berantakan. Mungkin karena ini dibangun seusai kebakaran melanda, jadi gedungnya jadi terlihat aneh dari dalam.

'Ada banyak yang harus aku perbaiki. Untung saja aku menyimpan uang tunjangan perceraian dari bajing*n itu. Aku bisa menggunakannya untuk memperbaiki bangunan gedung ini.'

Sesudahnya, Caerina dan Letta pun kembali lagi ke kediaman Marquess Navre. Setiba di mansion, alangkah terkejutnya ia menemukan Count Delmo ternyata sedang berada di sana.

"Bawa putri kalian kemari sekarang juga! Aku ingin membuat perhitungan dengannya!"

Count Delmo meneriaki Sara dan Kledson. Dia tidak menunjukkan sikap hormat di mana status keluarga Marquess Navre notabenenya lebih tinggi dari status gelarnya saat ini.

"Count, ini adalah kediaman saya. Sebaiknya Anda tidak membuat keributan di sini," tegur Kledson berekspresi dingin.

Caerina tidak langsung menghampiri mereka. Dia dan Letta berdiri sedikit lebih jauh untuk menyaksikan apa yang akan dilakukan Count Delmo.

"Aku tidak peduli! Putri kalian itu sudah merugikanku! Berani-beraninya dia mencoba untuk menyaingi bisnisku. Seharusnya kalian tahu bahwa tambang garam di kekaisaran ini adalah milikku. Aku takkan membiarkan siapa pun yang mencoba bersaing denganku."

"Tambang garam itu ditemukan langsung oleh putri saya. Apa yang salah dari itu? Jika Anda tidak senang, maka pergilah protes kepada Kaisar sebab beliau sendiri yang memberikan surat perizinan pengelolaan tambang," tekan Sara.

Aura Sara benar-benar berbeda. Wanita yang biasanya menunjukkan mimik lembut dan penuh senyum hangat, sekarang malah tampak mengintimidasi lawan. Count Delmo sampai gemetar ketika berhadapan dengan Sara.

'Hmm ... Ibu seperti orang yang berbeda.'

Count Delmo tidak menyerah begitu saja. Dia justru semakin berani sekarang.

"Kurang ajar! Apa yang kau katakan?! Protes kepada Kaisar? Aku tidak mau melakukannya," ucap Count Delmo.

"Apabila Anda tidak mau melakukannya, silakan hengkang dari sini sebelum saya patahkan leher Anda." Kledson mengancam Count Delmo.

"Kau ... apa kau baru saja mengancamku? Dasar bangsawan miskin—"

"Oh astaga, siapa yang berani mencari ribut di kediaman keluargaku?"

Caerina pun muncul dari arah lain. Count Delmo seketika memusatkan atensinya kepada Caerina.

"Siapa kau?!" tanya Count Delmo bernada suara tinggi.

"Ya ampun, Count. Apa kau tidak mengenal aku? Ini aku, Caerina Navre, orang yang kau cari sedari tadi."

Count Delmo tidak menyangka kalau gadis cantik dan bertubuh tinggi itu adalah Caerina. Padahal dia pernah bertemu Caerina beberapa kali ketika gadis itu masih menjadi Duchess Wadson. Akan tetapi, perubahannya ini membuat Count Delmo kesulitan mengenalinya.

"Kau Caerina Navre? Jadi, kau adalah wanita yang mencoba bersaing dengan bisnisku? Aku peringatkan kau, alangkah baiknya kau serahkan kedua tambang garam milikmu itu kepadaku. Sebelum aku hancurkan bisnismu dan keluargamu."

Kledson nyaris tenggelam dalam amarah. Dia juga hampir melayangkan tinjunya kepada Count Delmo. Namun, Caerina mengisyaratkan Kledson untuk tidak bergerak lebih jauh.

"Atas dasar apa kau menginginkan tambang milikku? Apakah kau punya izin dari Kaisar?" Caerina menyeringai seraya mengarahkan tatapan mematikan.

"Keterlaluan! Apakah begini cara kalian mendidik putri kalian ini?! Ah, aku lupa, kau hanyalah seorang Nona yang ditinggalkan alias janda muda. Apa kau sebegitu inginnya mendapatkan uang dari bisnis? Bagaimana kalau kau berbisnis saja menggunakan tubuhmu—"

"Hei, ikan buntal!" Count Delmo sesaat membisu tatkala Caerina memanggilnya ikan buntal.

"I-Ikan buntal? Apa kau baru saja menghinaku?!" Wajahnya memerah karena marah.

"Kenapa? Kau memang mirip ikan buntal. Perut buncit, pendek, dan botak. Sadar dirilah, tua bangka! Aku bahkan tidak yakin punyamu itu bisa memuaskan perempuan."

Caerina menatap rendah Count Delmo. Kedua tangan yang dilipat di dada serta aura menyeramkan yang sedari tadi menggebu-gebu. Count Delmo telah salah memilih lawan. Gadis itu tak kenal takut bila dihadapkan pada masalah bisnis yang sedang ia jalankan.

"Kurang ajar! Aku akan ingat penghinaan ini! Awas saja kau, aku pastikan bisnismu takkan berjalan lancar!"

Caerina mempermalukan Count Delmo sehingga pria itu memutuskan untuk mengakhiri perdebatannya dengan Caerina. Dia terlanjur malu hingga lupa apa lagi yang mesti dia bicarakan dengan Caerina.

"Ikan buntal, berhati-hatilah saat penurunan di gerbang utama. Bisa-bisa kau jatuh berguling ke bawah kalau kau terus menerus menggerutu seperti itu," seru Caerina meledek.

"Diam kau, dasar sialan! Mana mungkin aku— Arrghhh!"

Count Delmo tersandung kericil kecil dan menyebabkan ia terjatuh berguling di jalan menurun keluar dari gerbang utama.

"Tuan!" Para bawahan Count Delmo langsung membantunya.

Caerina, Kledson, dan Sara tertawa terbahak-bahak menyaksikan hal konyol tersebut.

"Padahal aku sudah memperingatkannya."

Kemudian orang tuanya mengajak Caerina untuk segera masuk ke dalam mansion. Mereka masih menertawakan apa yang terjadi barusan terhadap Count Delmo.

Lalu beberapa hari berselang, masih tidak terlihat adanya pergerakan dari Count Delmo. Mungkin dia sedang menyusun rencana untuk menjatuhkan Caerina. Pada hari ini pula, para pekerja berhasil menyelesaikan pengolahan dan pengemasan garam. Mereka akan segera memulai pemasaran garam ke tengah masyarakat.

"Bagaimana? Apakah kalian siap untuk hari ini?"

"Siap, Nona!"

Para pekerja di bagian pemasaran terlihat sangat bersemangat pagi ini. Caerina takjub melihat antusias mereka.

"Baiklah, mari kita mulai sekarang!"

Caerina telah menyewa beberapa toko kecil di sejumlah titik di wilayah Navre serta di ibu kota. Hari ini mungkin seisi kekaisaran akan heboh oleh kehadiran garam yang biasa hanya bisa dibeli oleh para bangsawan.

"Kenapa harga garam begitu mahal? Kita jadi tidak bisa menikmati makanan enak kalau harga garam saja bisa mencapai sepuluh gold satu kantongnya."

"Iya, anakku akhir-akhir ini sering mengeluh. Padahal biasanya mereka tidak pernah protes apa pun yang aku masak."

Pembicaraan Ibu-ibu di tengah pasar ibu kota didengar oleh dua orang pekerja Caerina. Mereka pun tersenyum licik.

"Ayo kita jalankan sekarang."

"Ya, ayo kita lakukan."

Lalu mereka berdua sengaja berjalan di tengah-tengah kerumunan para wanita sembari memamerkan sebuah botol berisi garam.

"Ya ampun, bagaimana mereka bisa menjual garam semurah ini?"

"Benar, kita hanya perlu membeli dengan harga lima koin copper saja. Terlebih lagi kemasannya sangat cantik."

Pembicaraan mereka berdua didengar para wanita di sana. Langkah keduanya langsung dicegat oleh kerumunan wanita.

"Apa yang kalian katakan tadi? Benarkah kalian membeli garam hanya dengan harga lima koin copper?" tanya salah seorang wanita paruh baya.

"Benar, lihat ini. Kami membelinya di toko paling ujung. Mereka menjual dengan harga murah dan kemasannya sangat cantik."

Kedua bawahan Caerina memperlihatkan kepada mereka kemasan botol berisi garam.

"Wah, kita tidak bisa melewatkannya! Ayo kita pergi ke toko itu!"

Para wanita langsung pergi bergerombol ke salah satu toko di ujung pasar. Mereka saling berebutan untuk membeli garam tersebut.

"Misi pemasaran selesai! Mungkin stok garam hari ini bisa habis terjual."

Dan ya! Seluruh stok garam di seluruh toko milik Caerina berhasil habis terjual hanya dalam waktu lima jam saja. Caerina memperoleh keuntungan luar biasa di kurun waktu yang sangat singkat.

"Luar biasa! Apakah ini sungguh keuntungan penjualan hari ini? Bagaimana bisa kau menghasilkan uang sebanyak ini dalam waktu kurang sepuluh jam?"

Sara, Kledson, dan Nathan tertegun begitu melihat tumpukan uang di meja kerja Caerina.

"Tentu saja lebih cepat terjual karena target penjualanku adalah rakyat biasa. Populasi mereka jauh lebih banyak dari bangsawan. Oleh sebab itulah, kita bisa memperoleh uang banyak dalam waktu lima jam saja," tutur Caerina.

"Kalau begitu, kita bisa jadi kaya kalau seperti ini terus," ucap Nathan amat bersemangat.

"Jangan khawatir, Kak. Kita tidak hanya menjadi orang kaya saja, keluarga kita nanti pasti akan menjadi bangsawan paling kaya di Kekaisaran Eusebio."

Caerina tampak sangat bangga. Dia puas dengan hasil kerja para bawahannya.

'Teknik pemasaran paling ampuh adalah dari mulut ke mulut. Aku sudah mengajarkan kelompok pemasaran cara paling cepat memasarkan produk. Ini baru hari pertama, tetapi kinerja mereka patut diacungi jempol.'

1
Akila Akila
ini posternya aria tpi pas kubaca kok bukan?
Wiwuk Putri
akhir nya
E H Mukti
😂😂😂😂😂👌
E H Mukti
🤣🤣🤣🤣🤣🤣nah kan
♡*S/AFA*♡
kerjabagus👍😄
♡*S/AFA*♡
mengeksekusi gak tu/Facepalm/
Mrytl22
hah? brati alcait juga tertipu sama makam crishtelle dong?
arhys
sukaa bngttt ceritanya
Mrytl22
merinding-merinding sedep yah bacanya😁
arhys
list bacaan baru nih
Ida Rodiah
Luar biasa
Aéruu —Mysthié
crazy rich emang beda🤭
Rafa Azahrah
79
Widya Febrina
otak pebisnis 😅😅 disetiap ada kesempatan manfaatkan dgn maksimal..asal kn bisa jadi cuan 👏👏👏
SecretS
up lagi kak !!! 😆😆😆
Widya Febrina
menggebu2 jiwa Luine.. saat ini .. jgn kn Brenda..Sang Dewa saja berani dia mengumpat 👏👏👏
Tuti Wates
Luar biasa
mom SRA
lanjut thor cerita nya bagus lo
mom SRA
Luar biasa
Mama Nakal
aku hadir Thor..moga seru yah 😘
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!