NovelToon NovelToon
My Boyfriend, My Ceo S2: My Little Girl

My Boyfriend, My Ceo S2: My Little Girl

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:393.1k
Nilai: 4.8
Nama Author: Kyushine / Widi Az Zahra

My Boyfriend, My Ceo musim kedua telah hadir! Yang dimana cerita ini akan mengisahkan tentang generasi baru, perjalanan hidup anak-anak mereka.

Merupakan cinta masa kecil bagi Eliane, Vero Edbert selalu menjadi prioritas dalam hidupnya. Namun, apakah Vero merasakan hal serupa seperti yang di rasakan oleh Eliane? Lalu, apakah Vero mengetahui perasaan gadis itu pada dirinya? Apa yang akan terjadi pada keduanya, dan bagaimana sikap Erian pada saudarinya saat mengetahui perasaan adiknya? Akankah dia mendukungnya? Atau mungkin sebaliknya? Temukan kisahnya hanya di 'My Little Girl'

Season 1: My Boyfriend, My Ceo

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kyushine / Widi Az Zahra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

My Little Girl Bagian 24

Saat ini, Eliane sudah berada di salah satu tempat. Tanpa menunggu lagi, dia langsung menuju ke salah satu ruangan yang sudah sangat di hafal olehnya. Yah, dia berada di Austin Industries, dan dia tengah berjalan menuju tempat Erian berada.

Tidak peduli dengan kondisi saudaranya yang sedang sibuk, Eliane langsung berlari, dan memeluknya. Kedatangannya yang tiba-tiba itu jelas membuat Erian merasa terkejut, dia bahkan sampai menghela napasnya saat menyadari bahwa ternyata adiknya lah yang mendatanginya.

“Hey! Apa kau tahu bahwa kau sudah mengejutkanku? Jika terus bersikap seperti ini, aku bisa mati karena terkejut. Apa kau menginginkan hal itu?” Sahut Erian, dan Eliane langsung melepaskan pelukannya.

“Maaf.” Gumamnya seraya menundukkan kepalanya.

“Jadi, apa yang membuatmu melakukan itu? Apa yang membuatmu bahagia sampai seperti ini?”

“Kakak, aku di terima. Wawancaraku berhasil, dan aku akan masuk kuliah bulan depan.” Nada suaranya terdengar begitu bersemangat.

“Apa? Bagaimana bisa? Bukankah saat itu kau bilang jika dalam seminggu tak mendapat panggilan, bahwa kau gagal? Tetapi, kenapa?” Erian benar-benar kebingungan saat ini, namun dia tetap bahagia karena saudarinya berhasil lolos.

“Aku hanya beruntung, masih tersisa beberapa bangku kosong. Jadi, aku ini hanya cadangan saja, dan bukankah itu artinya aku bodoh?” Rasa bahagianya seketika berubah menjadi sebuah rengekkan, dan mendengar itu justru membuat Erian tertawa.

Melihat saudaranya tertawa dengan puas membuat Eliane semakin merasa kesal. Dia bahkan mendorongnya, dan Eliane langsung berjalan menuju sofa yang berada di dalam ruangan itu. Dengan tatapan kesalnya dia menundukkan pandangannya, kemudian Erian mencoba menahan tawanya, dan berjalan ke arahnya.

Ketika sudah duduk di sisinya, Erian mencari cara untuk mengembalikan mood saudarinya, namun sepertinya Eliane benar-benar telah mengabaikannya. Bingung harus melakukan apa, Erian mencoba menggeser tubuhnya agar bisa lebih dekat lagi dengan Eliane, tidak ingin di dekatinya, Eliane juga segera menjauh darinya.

“Maaf, aku sungguh tidak bermaksud mentertawaimu. Sekarang kau bisa menghukumku jika kau mau.” Sahut Erian seraya memegangi kedua cuping telinganya.

“Jika begitu kau harus melompat keluar, dengan begitu aku akan memaafkanmu.”

“A-apa? M-melompat? Apa aku tidak salah dengar? Ruanganku ada di lantai 18, dan kau memintaku untuk melompat? Apa kau berusaha untuk membunuhku?” Sahut Erian yang benar-benar tak terima dengan permintaan saudarinya.

“Jika begitu aku tidak akan memaafkanmu sampai kapanpun.” Eliane mengalihkan pandangannya, dan Erian menelan air liurnya sendiri.

Menatapi Eliane, dan jendela kacanya secara bergantian. Wajahnya mulai berkeringat, hingga akhirnya dia berdiri dari duduknya, dan mencoba berjalan menjauhi saudarinya. Melihat Erian yang berjalan meninggalkannya membuat Eliane langsung menghampirinya, dan kembali memeluknya.

“Apa yang akan kakak lakukan? Kau tidak benar-benar akan melompat 'kan?” Eliane menyahut dengan panik, dan Erian kembali tertawa menanggapinya. “Kakak pasti sedang mengusiliku lagi, kau sungguh menyebalkan.” Lagi-lagi Eliane mendorong tubuh saudaranya.

“Lagi pula siapa yang ingin melompat kesana? Kau pikir aku sudah gila? Aku juga yakin jika adikku ini tidak akan rela untuk jauh dariku, benar bukan?” Pungkas Erian seraya mencubit kedua pipi saudarinya dengan gemas. “Baiklah. Bagaimana jika kita makan bersama?” Erian menambahkan.

“Aku akan ikut jika kakak mengajak gadis yang berada di cafe itu.” Eliane tersenyum dengan menaikkan kedua alisnya berulang kali.

“Itu tidak mungkin? Pada jam seperti ini dia pasti sangat sibuk.”

“Kau itu Erian Austin, kau pasti bisa melakukan sesuatu yang tidak mungkin. Cepatlah! Aku akan menunggu di mobilmu!” Tanpa mengatakan apa-apa lagi, Eliane segera keluar dari ruangan itu.

Permintaannya selalu membuatku menggelengkan kepala. Meski begitu, aku tidak pernah menolak keinginannya, adikku yang satu itu benar-benar membuatku gila, namun aku sangat menyayanginya.

Sudah menunggu 30 menit, akhirnya Erian pun datang bersama dengan Aurora. Melihat saudaranya berhasil membawa gadis itu membuat Eliane tersenyum. Setelah itu, dia pun keluar dari mobil, dan mempersilahkan Aurora untuk duduk di sisi Erian.

“K-kau tidak perlu pindah, aku akan duduk di kursi belakang.” Sahut Aurora dengan ragu.

“Mana boleh seperti itu, kau kekasih kakakku, mana mungkin aku memisahkan kalian. Masuklah!” Eliane tersenyum kepadanya.

“K-kekasih? K-kami belum memiliki hubungan seperti itu.” Aurora benar-benar gugup ketika bicara dengan Eliane, dan melihat hal tersebut pun membuat Eliane menyunggingkan senyumnya.

“Belum bukan berarti tidak, aku harap hubungan kalian tetap berjalan dengan baik. Jika kau menyukai kakakku, kau sudah mendapat restu dariku.” Eliane kembali menyahut, dan penuturannya itu membuat wajah Aurora memerah.

Hanya melihatnya saja aku sudah yakin jika dia gadis baik. Kau tidak salah jika menyukainya, kak. Selain itu, aku juga akan mendukung kalian, aku berharap kau bisa terus bersama dengannya.

Hingga akhirnya mereka tiba di salah satu restaurant. Aurora masih sangat merasa canggung dengan kondisinya saat itu, dan Erian menyadari hal tersebut. Bukan hanya Erian yang peka dengan hal itu, Eliane yang duduk di sampingnya pun merasakan kecanggungan itu.

Untuk memecahkan kecanggungan itu, Eliane mendekatkan tubuhnya pada Aurora, dia juga membuka buku menu bersama dengannya, keduanya melihat-lihat bersama, dan sesekali Eliane menawarkan salah satu makanan yang terdapat dalam menu.

Merasa kurang menyukai menu itu, akhirnya Aurora memilih yang lain, dia juga menyarankan beberapa makanan pada Eliane, hingga kecanggungan itu pun hilang dalam sekejap, dan melihat itu membuat Erian tersenyum.

Tidak ku sangka jika adik yang selalu ku anggap seperti anak kecil ternyata sudah tumbuh menjadi gadis yang memiliki rasa peduli yang tinggi. Kau sungguh tumbuh menjadi gadis yang peka dengan kondisi sekelilingmu. Aku bangga memiliki saudari sepertimu, Elia. Meski begitu, sedewasa apapun dirimu, aku akan tetap menjadikanmu sebagai adik kecilku, dan itu tidak akan berubah sampai kapanpun.

“Kak, kau melamun?” Eliane mengibaskan telapak tangannya di hadapan wajah Erian, hingga pria itu pun menggelengkan kepalanya untuk menyegarkan pikirannya. “Aku, dan kak Aurora sudah memilih makanan yang kami inginkan, dan hanya kau yang belum memilihnya.”

“Aku samakan denganmu saja, Elia.”

“Zurcher geschnetzeltes menjadi 2 porsi, dan tambahkan meringue 1 porsi lagi.” Tutur Eliane pada pelayan restaurant.

“Baiklah, tungguh sebentar, dan kami akan mengantarkan pesanan kalian.”

Beberapa menit kemudian, makanan telah di hidangkan, dan mereka menikmatinya. Tanpa mereka sadari, seseorang tengah memperhatikan Eliane, dia sedikit terkejut ketika melihat Eliane duduk bersama dengan Erian.

Mungkinkah kau merupakan salah satu keturunan dari keluarga Austin?

Bersambung ...

1
Siti Nuraisah
elia sama daniel aja ya thorr
Ega Prasasti
Vero ma ella Thor....
uhuuuyyy
daniel dunk thoor
uhuuuyyy
terlambat kamu vero
uhuuuyyy
😭😭😭😭
uhuuuyyy
bukannya zoya itu ponakannya alliane
uhuuuyyy
kapoook...kamu vero
Yulia Citra
aku lebih senang kalau daniel lah yg bersama eliane.
Laksmi P Cristi
Mantap daniel thor...
Sama daniel saja
SRie Rahayu
Daniel aja Thor..
lebih greget ..
Alya Alghazali
aku mau elia bahagia az.. jangan banyak nangis yaa💙💙
Kristina Kalua'
semangat thorrr
mau vero ataupun daniel
aku terima kok. yg penting elia bahagia😘😘
¥~🍭Naa_Liana🍭~¥
Danielll dung akuuu pokoknya daniell.
Vero yg rambut putih😌
Nur Aini Tarigan
menurut ku vero
Lisa Queen
klo dari tatapanx cast yg didepan wanita x itu vero 😁😂🙊
Ella Ma'mun
daniel...hidup daniel
Meldania Vinie
maunya Daniel sama Elia❤️❤️❤️
Meldania Vinie: Danielnya punya Elia thor🤗
jangan diambil😂
total 2 replies
Berlian Putri Dermawan
klo ku senang ma Daniel aja,,yg jelas2 cinta tulus bgt ma elia..vero tak punya hati dan pinplan,,udah ngelakuin itu baru sadar perasaan'a.. ok Daniel yach!!!
Kyushine: author: hei daniel, mau ga sama elia?
daniel: kamu mau sama aku ga, elia?
elia: thor, aku harus pilih siapa?

#authorkabur
tamat...
total 1 replies
Hana Thyka
tetep Vero thorrr
Kyushine: doakan supaya vero bisa menemukan elia
total 1 replies
Joice Rumuat
aku tim nya vero&elia😍
Kyushine: aku tim erian aurora
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!