Juniar adalah seorang gadis yang terlahir dari keluarga yang sangat berkecukupan. Dia memiliki seorang Kakak Laki - laki.
Sang ayah adalah pengusaha sukses yang bisa mengabulkan semua keinginan Juniar hanya dalam hitungan detik.
Hingga sampai akhirnya keluarga Juniar berada di posisi paling rendah.
Dimana perusahaan Ayah nya mengalami kebangkrutan, sang Kakak meninggal karena over dosis. Sang Ayah di lilit hutang dan kena serangan jantung.
Dan Ibu nya pergi meninggalkan Juniar
Juniar yang saat itu usia 18 tahun, baru menyelesaikan sekolah SMA harus berusaha mengembalikan keutuhan keluarganya.
Dia terpaksa harus melelang KEPERAWANAN nya di sebuah situs online demi menyelamatkan keluarga nya.
Demi Ayah yang sakit agar segera sembuh, demi Ibu agar mau kembali pulang dan Almarhum Kakak yang selalu mengandalkannya.
Aku Juniar, gadis yang pernah hidup dalam kemewahan dan sekaligus harus hidup dalam kenistaan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lesta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Juniar 24
Fatma sudah berada di rumahnya, dia melemparkan sepatu yang dia pakai dan tas yang dia pegang.
dia menjatuhkan tubuhnya di ranjang, menanhis dan meraung raung kembali.
" ada apa Nak??" tanya Mamah Fatma ketika anaknya tiba - tiba pulang dan menangis.
" Mah, Mas Sulhan sudah menikah"
" siapa yang bilang???"
" Syaira Mah, Syaira yang memberitahu Fatma. Tadi kami makan siang dan Mas Sulhan makan siang ditempat yang sama.
" siapa perempuan yang dinikahi Sulhan"
" Orang Jawa Mah, Jawa Barat. Gadis Bandung"
" cantik? orang kaya???"
" tidak tahu Mah, tapi Fatma sudah kehilangan Mas Sulhan"
" kamu bisa cari orang kaya yang lain"
" Cukup Mah, jangan peralat Fatma dengan ambisi Mamah, Mamah sudah dapatkan semua kekayaan Almarhum suami Fatma. Ijinkan Fatma hidup normal Mah"
" Kamu bisa dapatkan Sulhan, Sulhan petnah mencintai kamu"
" tapi tidak sekarang Mah, dia sudah menikah"
" Laki - laki punya istri sampai 4 juga tidak apa - apa kalau mampu. Mas Sulhan lebih dari mampu "
" Tapi Mas Sulhan..." ucap Fatma menghentikan tangis nya
" Kalau Mas Sulhan tidak memiliki rasa, bukannya dia akan memberitahu kamu kalau dia sudah menikah. bukannya dia mrnjaga perasaan kamu. dan tidak memberitahu kamu sudah menikah??? bersikaplah seperti biasa kepada Sulhan"
mendengar ucapan Mamah nya, Fatma terdiam
" Kamu harus dapatkan kembali apa yang pernah menjadi milikmu"
mendengar ucapan Mamah nya, Fatma merasa mendapat kekuatan kembali.
" Kamu pasti bisa mendapatkan Mas Sulhan" ucap Mamah Fatma.
dan Fatma mengangguk
------ Bandung
Juniar baru saja menginjakan kembali kaki nya di Bandung
" ya Tuhan " ucap Juniar pelan. dan tanpa dia sadari, dia menjatuhkan air matanya.
tujuan pertama Juniar adalah ke rumah sakit tempat dimana Daddy nya pernah dirawat.
" boleh saya lihat rekaman cctv hari dimana daddy saya meninggalkan rumah sakit " ucap Juniar penuh harap. dia ingin sekali melihat daddy nya.
kepala pihak keamanan rumah sakit menyetujui Juniar melihat cctv rumah sakit.
Juniar melihat Daddy nya tertatih tatih berjalan meninggalkan rumah sakit saat tengah malam, Juniar menyentuh layar televisi yang memperlihatkan daddy nya.
" Dad" gumam Juniar. setelah daddy nya hilang dari tangkapan cctv, Juniar langsung berdiri. meninggalkan tempat tersebut
" Terima kasih " ucap Juniar sambil mengusap air matanya dan meninggalkan sedikit uang sebagai ucapan terimakasih di meja kelapa keamanan pihak rumah sakit.
Juniar setengah berlari men8nggalkan rumah sakit, dia memesan kembali taxy online untuk menuju kantor polisi.
--- Kantor Polisi
" Maaf Nona, karena sampai saat ini kami belun menemukan orang tua Nona. semenjak laporan kehilangan dari Nona Miranda, kami berusaha keras mencari keberadaan Bapak Jacko " ucap Polisi yang ditemui Juniar
" Saya akan berikan bonus untuk siapa saja yang bisa menemukan Daddy saya"
ini untuk mempercepat proses pencarian" ucap Juniar memberikan sebuah amplop coklat
hubungi saya jika daddy sudah ditemukan dan pertemukan saya dengan orang yang menemukan daddy. " ucap Juniar dengan penuh harap
" pihak kepolisian akan berusaha semaksimal mungkin"
" Terimakasih " ucap Juniar.
Juniar pun meninggalkan kantor polisi, dia langsung menuju Bank yang telah menyita kediaman orang tuanya "
Juniar menemui pihak Bank, dan menyelesaikan urusannya dengan Bank. setelah menandatangani beberapa berkas pihak Bank memberikan kembali kunci rumah nya.
" Terimakasih " ucap Juniar dengan tangan bergetar dia mengambil kembali kunci rumah nya.
tepat pukul 16.00 dia baru keluar dari Bank. hari yang begitu singkat dan sangat cepat berlalu untuk Juniar.
Juniar mengirimkan pesan kepada Miranda bahwa dia telah sampai di Bandung.
tak lama Miranda membalas pesan Juniar bahwa dia juga telah tiba di Bandung.
mereka akhirnya memutuskan bertemu disebuah resto untuk makan bersama.
----- tepat pukul 17.00 barulah mereka bertemu
tak ada kata yang terucap daru keduanya saat mereka berhadapan. Miranda dan Juniar saling dekap. Juniar bahkan menumpahkan air matanya di dekapan Miranda
Miranda pun hanya mengelus ngelus punggung Juniar
" aku tahu kamu pasti kuat, pasti bisa melewati semua nya" ucap Miranda.
Juniar makin sesegukan, dia menangis sejadi jadinya. tangis yang selama initidak pernah pecah akhirnya dia lampiaskan dipelukan sahabatnya.
" Daddy " ucap Juniar pelan
" Kamu pasti bisa menemukan Daddy" ucap Miranda mengelus ngelus lagi punggung Juniar.
Miranda pun membiarkan Juniar untuk menangis sampai dia puas.
Juniar menceritakan semua yang sia lewati selama dikalimantan sampai dia bisa kembali lagi ke Bandung
" allhamdulillah kalau kamu diperistri pembeli kamu "
" Hina banget ya aku menjual tubuh ku"
" engga, kamu jangan berfikiran begitu. Apakah Mommy sudah ada kabar??"
" tidak Mir, Aku masih ingat kata - kata Om Yoga. kalau Mommy tidak akan kembali dan aku jangan berharap mencari Mommy karena daddy sudah miskin".
" Terus apa kamu tidak kangen Momny seperti kamu kangen daddy".
" Entahlah Mir, entah kenapa Aku bahkan tidak peduli lagi sama Mommy karena mommy pergi saat Daddy miskin saat aku butuh Mommy, Mommy pergi entah kemana."
" Rencana kamu berapa lama di Bandung??? terus ada kabar dari pengacara kurang ajar yang mencuri uang mu???"
" Om Yoga hilang juga bak ditelan bumi, begitu pun dengan teman kita Boy"
" Boy diluar negri katanya" ucap Miranda
" Mungkin Om Yoga juga keluar negri"
" Pasti lah.mereka sudah menggondol uang kamu" ucap Miranda penuh emosi.
tapi rumah sudah aku dapatkan kembali" ucap Juniar memperlihatkan kunci rumah nya.
" Allhamdulillah "
" suatu hari, kalau Daddy ditemukan. Aku akan bawa pulang Daddy ke rumah " ucap Juniar.
" Daddy pasti ditemukan" ucap Miranda
" aamiiin "
haaaaa ayo pesan makan, Aku lapar sekali. makan siang ku terlewat " ucap Juniar
" kamu bikin kaget saja" ucap Miranda sambil terkekeh.
cukup lama mereke bersenda gurau sampai pesanan mereka datang.
" selesai makan, kita nginep di hotel yuk, Aku yang traktir" ucap Juniar
" asik ditraktir bos Kalimantan" ucap Miranda sambil terkekeh
Juniar pun memaksakan tersenyum padahal hati nya hancur lebur saat mengingat Daddy nya.
------ Kalimantan pukul 19.00
Sulhan memutuskan untuk pulang kerumah nya, dan meminta Haikal mengambil barang - barang nya di hotel.
" Tuan Muda " ucap Mus saat Tuan Muda nya datang ke rumah.
Sulhan melihat ke arah kamar Juniar namun dia langsung menuju kamarnya.
" Tuan Muda makan malam sudah siap " ucap Maya saat Tuan Muda nya hendak masuk ke kamar
" iya " jawab Sulhan pendek.
dikamarnya Sulhan membersihkan diri, hari nya berasa sangat melelahkan. dia bahkan baru menyentuh ponselnya. di lihat nya Fatma mengirimi nya pesan, namun pesan Fatma hanya di baca oleh Sulhan.
Sulhan menyimpan ponselnya dan mengganti baju nya. selang beberapa menit dia menuju ruang makan.
saat di ruang makan, Sulhan merasa heran. kenapa Maya hanya menyiapkan piring nya satu buah
" Nona mana??" tanya Sulhan
" Apa dia sudah makan???" tanya Sulhan
" Nona Juniar pergi ke Bandung tadi pagi" mendengar ucapan Maya
Sulhan menyimpan kembali piring nya.
" Siapa yang mengijinkan dia pergi ke Bandung???" tanya Sulhan menatap tajam Maya
.
.
.
.
❤ Juniar
tidak bosan saya ucapkan terimakasih untuk dukungan semua nya😚
maaf cuma masukkan soalnya mak juga terus bc kok cerita ini😉
dan ssmoga om yoga dan boy ikut sandiwara tersebut😄
buatkan par 3 nya thoorr