NovelToon NovelToon
Maafkanlah Aku Istriku

Maafkanlah Aku Istriku

Status: tamat
Genre:Poligami / One Night Stand / Selingkuh / Kehidupan di Kantor / Tamat
Popularitas:635.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: Watilaras

Prasetya kaget ketika ia menyadari bahwa dirinya telah tidur dengan seorang wanita yang tidak lain adalah sekertarisnya sendiri.

Prasetya kemudian memberikan uang kepala Kinanti sebagai tutup mulut. Asalkan, Kinanti tidak menceritakan apa yang telah mereka lakukan bersama kepada istri sah Prasetya yaitu Haningrum.

Haning, pangilan istri sah Prasetya adalah seorang istri setia dan religius. Ia juga telah memberikan Prasetya seorang anak laki-laki.

Bagaimana kisah rumah tangga Prasetya selanjutnya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Watilaras, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Penyesalan

"Terlepas dari semua kejadian itu. Bagaimana dengan keputusan Bapak tentang anak yang saya kandung ini." Tegas Kinanti pada Prasetya.

Prasetya kemudian menoleh ke arah Kinanti yang saat itu duduk tepat di sebelahnya.

Tanpa ingin berlama-lama memandangi wanita yang menjadi sekretaris itu. Prasetya kembali menoleh ke depan.

"Karena aku sudah melakukan itu terharap mu. Sampai sampai membuat kamu hamil. Maka aku harus bertanggung jawab. Aku mengakui janin yang dikandung itu adalah anak ku. Aku mengakui dia yang sedang tubuh di dalam rahim itu adalah benihku. Aku akan bertanggung jawab Kinanti. Tapi cara bertanggung jawab ku terhadap anak itu tidak harus aku musti menikahi mu." Jelas Prasetya.

Dalam hati Kinanti pun sudah bisa menduganya. Jika Prasetya tidak akan menikahi dirinya sebagai bentuk pertanggungjawaban.

Mendengar itu, Kinanti tidak menjawab ataupun protes.

Ia masih ingin mendengarkan lebih lanjut tentang bagaimana cara Prasetya akan bertanggung jawab terhadap anak yang ia kandung saat ini.

"Aku akan bertanggung jawab terhadap anak itu dengan cara. Aku akan membiayai hidupnya dan menanggung semua kebutuhannya. Aku mengakui dia adalah anak ku dan aku adalah ayah biologis nya. Tapi aku tidak bisa menikahimu sebagai bentuk pertanggungjawaban. Karena kau tahu sendiri Kinanti. Aku telah beristri. Dan aku sangat mencintai istriku. Aku tidak ingin kehilangan keluargaku. Bisa saja aku menikahimu. Tapi itu hanya secara siri, tidak bisa secara hukum negara. Karena hal itu tidak mungkin aku lakukan. Dan, aku juga tidak ingin menikahi seseorang hanya karena sebuah alasan, meskipun itu pernikahan siri. Kembali lagi aku tegaskan Kinanti. Apa yang kita lakukan pada malam itu adalah sebuah kesalahan, kekhilafan yang sama-sama kita tidak sadari. Karena kamu sudah terlanjur hamil. Bagaimanapun aku harus bertanggung dan mengakui bahwa anak itu adalah anak ku. Aku akan membantu membesarkannya. Dan akan ikut memperhatikannya. Untuk masalah dokumen-dokumen penting menyangkut identitas anak itu. Nanti aku juga akan urus. Kita bisa bersama sama berkomunikasi memperhatikan anak itu. Hak asuhnya sepenuhnya aku berikan kepadamu. Karena kamu adalah ibunya. Soal pembiayaan hidup untuk anak yang masih ada dalam kandungan mu sampai dia dewasa nanti. Aku yang akan menanggungnya. Jadi jika ada apa-apa tentang anak yang kau kandung beritahu aku. Aku akan ada di sana untuk membantu."

"Saya sudah bisa menduganya, jika anda tidak akan menikahi saya. Saya bisa apa, saya hanya bisa terima."

"Menikah itu bukan untuk di permainkan Kinanti. Meskipun itu hanya sebuah pernikahan siri. Seumpamanya jika kamu memaksakan aku untuk menikahimu. Itu justru hanya akan menjadi beban untuk kita berdua. Karena kita sama sama tidak saling mencintai. Apalagi kita menikah hanya karena anak yang kau kandung. Mungkin secara pandang, hal itu bisa menyelamatkan mu dari rasa malu. Tapi bagaimana jika secara agama. Rasanya akan menjadi sebuah hal yang sia sia. Karena kita tidak dapat menjalankan fungsi niat dari pernikahan itu sendiri. Meksipun itu pernikahan siri."

"Ya, semua sudah jelas Pak, dan saya mengerti. Pada akhirnya sebagai seorang perempuan. Sayalah yang paling menanggung malu untuk semua ini." Ucap Kinanti. Dan sejurus kemudian, ia menundukkan kepalanya. Tetesan demi tetesan air mata jatuh dari kedua mata Kinanti.

Yang bisa Kinan rasakan saat ini hanyalah penyesalan.

Prasetya hanya bisa diam menyaksikan isak tangis sekertaris nya. Pras paham apa yang dirasakan Kinanti.

Sebagai seorang perempuan, jika hamil diluar nikah. Pastilah seorang perempuan yang lebih terkena imbasnya.

Tidak hanya rasa malu yang harus ia tagung dari perbuatannya. Tapi juga tekanan batin dan psikis nya.

Hal itu tidaklah mudah. Maka dari itu, Prasetya sangat paham dengan keadaan Kinanti.

"Maafkan aku Kinanti."

🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸

Prasetya baru sampai di rumahnya ketika hari sudah malam. Saat itu waktu telah menunjukkan pukul 22.00. Suasana rumah terlihat sepi.

Ketika Prasetya pulang, yang membukakan pintu rumah adalah asisten rumah tangganya.

Asisten rumah tangganya bilang, jika Hanin saat itu sedang menidurkan Ali.

Berjalan dengan langkah letih. Prasetya menaiki anak tangga dengan perasaan hati masih penuh kecemasan.

Hari ini ia memang sudah membicarakan soal pertanggung jawabannya tentang anak yang di kandung Kinanti.

Dan hal itu sudah sedikit membuatnya lega. Tapi, ada satu hal lain yang masih membuatnya cemas dan takut.

Yaitu soal ketidak kejujurannya pada Hanin tentang ia memiliki anak dari wanita lain. Meski perbuatan itu adalah sebuah ketidaksengajaan.

Kini Prasetya sudah sampai di dalam kamarnya.

Saat ia memasuki kamar, ia melihat sang istri telah tertidur pulas dengan masih mengenakan hijabnya.

Prasetya kemudian berjalan menghampiri Hanin yang tertidur pulas itu dengan langkah pelan. Ia tidak ingin membangunkan sang istri.

Dengan seksama, Prasetya memandangi wajah cantik Haningrum dengan tatapan penuh ketakjuban.

Ia merasa begitu beruntung memperistri Hanin. Hanin adalah seorang wanita solehah yang selalu nurut dan berbakti pada dirinya.

Ketika dirinya saat ini punya rahasia besar dengan Kinanti. Membuat Prasetya tidak bisa menjalani hari-harinya dengan tenang. Kini ia selalu di dihantui rasa bersalah dan takut kehilangan istri yang sangat ia cintai.

1
falea sezi
heleh prett balikan
Yenna Waldemar
katanya kinan menjijikkan tp ciuman sambil pegang dadanya tuh.lo jg menjijikkan pras.ga usah sok suci playing victim
Safa Almira
bagus
manizt_u10
sok bijak ne, situ kn orang luar. GK ush ngasih pendapat yg u sendiri blm ngerasain, yg paling penting kesempatan itu cuma dtng 1x bukan 3/4x itu EMG dianya aja yg niat
syska
Luar biasa
Ony Syahroni
ganteng dan we cantik thor jadi gemes
Ony Syahroni
ok thor pras ganteng banget
Ony Syahroni
Lumayan
🌹YazmiN🌹
visualnya Hanin sama Pras justru cocok
kaboooooooor
🌹YazmiN🌹
Orang Prasetyanya gini jangankan Kinanti,, diriku pun mau... hehehe serius
🌹YazmiN🌹: ini bahkan udah yang kesekian kalinya baca thorrr,,. hehe nggak bisa move on
total 2 replies
Neng Alifa
bisa dimaafkan asal si Pras juga liat si Hanin ciuman SM laki laki lain. biar impas tau rasa sakitnya gimana. gt sih 😳🤭😂😂😂
Sunarti
Kenapa Kinanti jadi lemah kok malah mw si ajak kerja lagi sama Prasetya
Sunarti
gak nyangka ternyata Murad diam" mencintai Hanin dasar gak waras
Sunarti
Prasetya emang,,, guanteng bener " suami idaman tp masih ada yg di sembunyikan dr Hanin
Sunarti
Terima aja klo Bagas mw menikahi mu Kinanti daripada mung Prasetya yg gak ada kejelasannya
Sunarti
mulai nih akan ada perang dlm rumah tangga Prasetya
Sunarti
apa benar Prasetya gak mw tanggung jawab sng kehamilan Kinanti
Sunarti
biasanya dlm keadaan mabok dan melakukan tanpa sadar
Sulati Cus
khilaf itu satu kali mase😂
Putri Ayu pertiwi
ada perempuan yg berjiwa besar memaafkan suami berselingkuh tapi terkadang ada seorang istri merasa jijik dengan suami berselingkuh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!