Cerita ini masih belum di revisi
Bab awal-awal memang banyak typo. harap memaklumi..!
"Mama" ucap anak kecil itu tiba tiba memeluk lutut seorang Wanita
"Siapa yang kau panggil Mama? sayang aku bukan Mama mu" ujar Wanita tersebut, lalu ikut berjongkok mensejajarkan tubuh dengan anak kecil ini
Ini cerita baru Aku ya!..
Mengisahkan seorang Wanita yang sedang mencari pekerjaan , Lalu tiba tiba datang anak kecil dan memanggilnya dengan sebutan Mama? siapakah anak kecil itu
Yukk simak selengkapnya, jangan lupa kasih dukungan.. Thank you 😍😍
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aaswidia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Part 24
Erik dan Mama Laras menunggu hasil dokter yang menangani Salsa saat ini...
Mama Laras terus menenangkan anaknya.. walau dia juga sama panik nya tapi berusaja tegar
''Ma... Salsa'' ucap Erik pada ibunya
''Iya . kamu tenang kamu yang sabar.'' Ujar Mama Laras mengusap punggung anaknya.
Dan setelah menunggu hampir Dua jam lamanya akhirnya sang dokter keluar juga dari ruangan UGD.
Erik maupun Mama Laras langsung berdiri.. ''Dok bagaimana anak saya?'' Erik lebih dulu bertanya Mama Laras tentu ikut mendengarkan
''Sebaiknya sekarang Tuan ikut saya keruangan saya.. '' Ujar dokter itu pada Erik
Lalu Erik menoleh pada ibu nya . dan Mama Laras mengangguk iya
''Biar ibu disini jagain Salsa.. kamu ikut dengan dokter..'' Ucap Mama Laras
Lalu Erik pun mengikuti dokter ke ruangan nya . setelah mereka dokter mulai menjelaskan ''Begini Tuan?'' bertanya nama Erik
'' dengan Erik Dok'' jawab Erik
''Oh baik Tuan Erik . ada yang mau saya sampaikan.. mengenai kondisi anak Anda.'' dokter menjeda ucapannya
''Ada apa dengan anak saya.! cepat katakan dokter.'' Erik tampak sudah tidak sabar ingin segera tahu
''Anak anda terkena gejala tipes tuan..'' Ucap dokter itu
Mata Erik langsung memerah . dia tak tega saat dokter mengatakan kalau anaknya kena gejala tipes.. anak sekecil ini sudah merasakan sakit
''Tolong lakukan yang terbaik dok untuk anak saya.. berapa pun saya bayar.'' kata Erik
''Tentu Tuan tentu akan saya usahakan.. dan sebaiknya anak Anda dilakukan cek lab. juga harus di rawat di rumah sakit.. '' Ujar dokter itu lagi
''Iya iya dokter lakukan apa saja tapi anakku harus segera sembuh..'' Kata Erik lalu keluar dari ruangan dokter
''Bagaimana Rik..'' Mama bertanya pada Erik mengenai kondisi cucunya
''Salsa kena gejala tipus Mah'' jawab Erik dengan nada lemah
Mama langsung menutup mulutnya, ''salsa cucuku.'' dan Mama menangis di pelukan Erik
Mereka menangis bersama sama.!
***
Malam harinya
''Mah sebaiknya Mama pulang ya.! biar Erik yang jaga Salsa disini'' Ujar Erik pada Mama Laras
Tapi Mama Laras menggeleng ''Tidak Rik Mama ingin disini , Mama mau nungguin kamu jaga Salsa'' Jawab Mama
''Tapi Ma.. Erik gak mau Mama ikut sakit, kalau masih nungguin di rumah sakit.'' Kata Erik lagi
''Tidak . Mama kuat kok Rik.'' masih kukuh keinginan Mama Laras
''Yasudah kalau Mama memaksa'' Erik yang mengalah
Erik masih belum tidur ,dia masih terjaga menunggu Salsa . sedang kan Mama Laras tengah tertidur di sofa rumah sakit..
Dan ruangan Salsa sudah dipindahkan ke tempat VIP... sesuai perintah Erik
Tiba-tiba Salsa menunjukkan kesadaran nya, tapi masih tidak membuka matanya.. Dan Salsa sekali lagi mengigau ''Mama.. Mama Mama'' Sambil teriak
''Sayang Salsa. bangun nak ini. Daddy sayang'' Kata Erik menepuk pipinya Salsa pelan dan mencoba membangun Salsa
''Ada apa Salsa kenapa?'' Mama Laras yang tertidur langsung bangun dan menghampiri Erik juga Salsa.. lalu melihat Salsa teriak teriak memanggil Mama..
''Sayang sayang bangun . ini nenek nak , ayo bangun saya nenek juga Daddy ada disini'' Ujar Mama Laras pada Salsa ikut berusaha menyadarkan Salsa agar terbangun
''Mama , mau Mama.'' Kata Salsa lagi tapi sekarang suaranya sudah melemah tidak sekeras tadi
Erik tak tahan dia langsung pergi keluar dari ruangan itu... dia pergi ke taman rumah sakit ingin menenangkan pikirannya..
''Rik.. tunggu kamu mau kemana?'' Kata Mama Laras berteriak memanggil anaknya
Mama Laras menghela nafas panjang satu sisi Cucunya menginginkan seorang ibu.. satu lagi anaknya yang keras kepala.!