NovelToon NovelToon
I Love You Paman

I Love You Paman

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Tamat
Popularitas:1.8M
Nilai: 4.8
Nama Author: Uncle Jo

I love U Paman ( Area bacaan 25 tahun ke atas)

Ingat! Sebuah seni tidak punya ruang batas, imajinasi dalam sebuah karya sangat luas. Andalah sebagai pembaca yang harus membatasi bacaan anda, mana yang baik dan tidak, untuk kalian baca.

******

Ayah Mira meninggal ketika ia berumur 5 tahun. Tujuh tahun kemudian ibunya bertemu dengan seorang pria lajang, dan mereka salin mencintai.

akan tetapi, sebuah musibah muncul ketika mereka hendak menikah. Di acara akad, sang calon Ayah mengalami kecelakaan ketika menuju resepsi, dan meninggal dunia menuju rumah sakit.

Atas wasiat Almarhum, sang Kakak almarhum mengambil tanggung jawab untuk merawat Mira.

Seiring berjalannya waktu, Mira tumbuh besar menjadi gadis yang ceria. Namun, semakin bertambah usianya, Barno yang selama ini dipanggilnya Paman, bukan lagi sosok figur ayah dimatanya, melainkan sosok pria yang sangat dikaguminya sebagai seorang wanita.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Uncle Jo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 24

.

.

.

Mira dan Anggi sudah selesai memasak untuk makan malam, mereka juga sudah menatanya di atas meja makan. Setelah itu kedua gadis tersebut mandi bersama.

"Mir, tolong gosok punggungku," pinta Anggi meminta tolong.

"Waw, cantik dan besar," celoteh Mira ketika Anggi telah membelakangi.

"Apanya?" tanya Anggi sambil menggosok pahanya sendiri, untuk mengeluarkan daki.

"Bongkahan ini." Bersamaan itu Mira langsung menepuk pinggul Anggi.

Plak….

"Sakit lemang gosong," umpat Anggi.

Mira hanya diam dan tersenyum, dan mulai menggosok punggung Anggi. Setelah bebarapa menit, gantian Anggi yang menggosok punggung Mira.

Plak.

Kembali terdengar suara tamparan, tapi kali ini

pinggul Mira yang jadi sasaran.

"kenapa kau jadi dendaman?"

Tidak ada jawab, dan Anggi tersenyum sambil menggosok punggung Mira. Setelah selesai saling bergantian menggosok punggung, mereka berdua segera menyelesaikan aktivitas mandi.

Sedangkan di dalam cafe. Karena ponsel kehabisan baterai, ia pun meminjam ponsel Barno dan segera menghubungi Mira. Namun, sudah beberapa kali menelpon, panggilannya tidak juga diangkat, ia pun mengembalikan ponsel tersebut kepada Barno.

"Aku baru tau kalau kau menyimpan kontak Mira dengan nama anak palsu," Tiara melihat Barno dengan senyum misteri.

"Itu hanya lucu-lucuan saja, padahal kau tahu sendiri, kalau sejak dulu aku sudah menganggap Mira sebagai  anakku sendiri. Apalagi jika melihat sifatnya itu, Aku yakin, anak itu juga sudah  membuat namaku di kontaknya dengan nama yang  aneh," tutur Barno membela diri, supaya Tiara tidak berprasangka yang lain terhadap dirinya.

"Sepertinya kau lebih mengenal dia daripada aku." Tiara tersenyum.

Sudah selesai makan, dan tidak ada lagi pembahasan yang penting, Barno dan Tiara memutuskan untuk pulang.

Untuk Mira dan Anggi, karena sudah tau kalau Barno pulang setelah makan malam, mereka pun makan duluan. Setelah selesai mengisi perut mereka yang sejengkal, Anggi masuk kedalam kamar untuk mengambil laptop, lalu menuju ke ruang tengah.

Anggi meletakkan laptop di atas meja, kemudian duduk selonjoran di lantai, dan mulai mengerjakan tugas kuliahnya. Beberapa saat kemudian, Mira muncul setelah membereskan meja makan. Gadis itu duduk di sofa tepat di belakang Anggi, ia kemudian mengambil remote dan menyalakan tv.

"Kecilnya suara tv-nya, aku butuh konsentrasi untuk mengerjakan tugas," pinta Anggi yang kaget mendengar volume tv yang sedikit kencang.

"Iya." Mira pun mengecilkan volume tv, dan berbaring di sofa dengan menopang kepala.

"Apa yang dilakukan ayahmu? Kenapa dia lama sekali pulang?" tanya Mira kemudian.

"Ini sudah kesekian kalinya kau bertanya seperti itu, jangan sampai ku tabok lubang gigimu itu," kata Anggi sambil tetap terus fokus ke layar laptopnya.

Hanya mendengus yang bisa dilakukan Mira, dengan malas ia menonton acara kuis. Menunggu dan diam, satu-satunya cara yang bisa ia lakukan saat ini. Namun, wajah lesu Mira seketika cerah setelah mendengar suara mobil di depan rumah, merasa kalau pamannya sudah pulang. 

Benar saja, beberapa detik setelah suara mobil berhenti di depan rumah. Terlihat Barno muncul dari balik pintu dengan mengenakan jaket pink terbuka dengan kemeja warna biru di dalamnya, dan dimasukan dengan celana hitam. perpaduan warna pakaian yang begitu kontras.

Barno masuk dan berjalan melewati kedua gadis itu sambil bergumam, "Ah, cuaca kenapa gerah kali. Bikin aku berkeringat aja."

"Iya, aku bisa mencium keringat ayah. Pergilah mandi!" sahut Anggi.

Barno tidak memperdulikan perkataan Anggi, ia langsung menuju pintu belakang. Barno ingin sejenak duduk di pelataran belakang rumah, menghilangkan rasa penatnya.

Matanya menatap bunga-bunga indah yang selama ini dirawat Anggi dengan kelembutan hati. Sejenak dia terpikir tentang pertanyaan Tiara ketika mereka di dalam mobil.

Tiara. " Kau tau kenapa sebenarnya aku mengajakmu makan malam?"

Barno. "Bahas Novel."

Wajah Tiara membayang di kelopak mata Barno setelah memberikan jawaban tersebut. Entah kenapa wajah Tiara tiba-tiba berubah sendu, dan mulai mengusik perasaanya. 

"Kenapa aku bisa jadi bodoh seperti ini. Padahal aku sebenarnya menginginkannya. Apa aku takut sehingga lari dari kenyataan yang ada di depanku. Aghh! Kenapa aku bisa seperti ini?"

Tiba-tiba sebuah cahaya muncul dari arah sampingnya. Kaget! Barno langsung menoleh kearah asal cahaya tersebut, bersamaan itu cahaya kembali muncul dan menyilaukan matanya.

"Kenapa kau memfotoku?" Suara Barno sedikit keras, menunjukkan kalau dia kesal.

"Nggak kenapa-napa! Salah?" Mira membalas dengan bentakan.

Dengan santai Mira berdiri di pintu sambil tersenyum melihat hasil jepretannya, terlihat dari wajahnya yang begitu puas melihat gambar Barno di layar ponselnya. Kemudian ia pun mendekat dan duduk di samping Barno, seraya menatap ke langit yang polos, tiada bintang dan bulan, yang ada hanya kegelapan.

"Kau sudah makan?" tanya Barno dan mengambil sebungkus rokok dari kantong celana, lalu mengambil sebatang dan langsung menyulut api setelah menyelipkan rokok di bibir.

"Ho oh," jawab Mira tanpa ekspresi.

"Apa yang terjadi?" Barno merasa ada sesuatu yang terjadi. Ekspresi Mira benar-benar membuat Barno berpikir seperti itu.

"Nggak ada.  Emang kenapa?" Mira bertanya balik, lalu tersenyum.

"Dasar gadis kecil aneh," gumam Barno menggelengkan kepala dan kembali menghisap rokok.

"Jangan panggil aku gadis kecil Paman. Namaku Mira, ingat! Mira! bukan gadis kecil atau Shiva," bentak Mira. Mantap tajam Barno dengan gaya meletakkan kedua tangannya di pinggang

Sontak Barno tertawa, dan Mira mendengus serta membuang muka jutek, layaknya anak kecil yang sedang ngambek.

Tidak ada bujukan atau rayuan yang ia dapatkan, Mira menggeram dalam hati. Sejenak menarik napas, lalu menarik jaket yang dikenakan Barno.

"Paman bilang tadi panas. Sini, biar aku bantu buka jaketnya."

"Terima kasih. Kalau aku tau cuaca sepanas ini, aku nggak akan pakai jaket. Letakkan saja di sini, besok aku mau mencucinya." 

Setelah jaket lepas dari tubuhnya. Barno sejenak tertegun melihat Mira yang sibuk menciumi jaketnya itu.

"Apa yang kau lakukan?" tanya Barno.

"Eh, anu … itu. Tidak ada?" 

Mira hanya bisa tersenyum malu, lalu segera menghilang dari hadapan Barno dengan langkah seribu.

"Aigo…. Kenapa aku mesti malu." Mira menyesali kelakuannya.

Kembali mencium jaket Barno ketiak sudah berada di didapur, sebelum akhirnya  memasukkannya ke dalam mesin cuci. Lalu Mira kembali ke ruang tengah.

"Ayah ngapain?" tanya Anggi yang masih sibuk mengerjakan tugasnya.

"Ngayal!" jawab Mira asal. 

®®®®®®®®®®®®®®®®®®®®®®

jangan lupa dukungannya. Like, komentar, fav, bunga atau kopi dan juga 🌟🌟🌟🌟🌟

semoga kita semua sehat selalu dan di mudah segala urusan.

1
Linda Liddia
🤣🤣🤣🤣
gerakan tambahan🤸🍋🌶️🥒🥕
gitu aja, setelah drama yang begitu gak lama eh terpaksa dibuat lama terkesan dipaksa sehingga ceritanya rumit dan gak nyambung..dan hanya godaan doang dan endingnya cuman gini sampai Baron dan Mira dipersatukan?


hahahhahaja..gw bukannya kecewa dan kesel eh sedikit doang tapi gw lega gak baca teratur bahkan lebih sering lompat" karena ceritanya yang terlalu monoton

ok gw skip ,masihada chapter selanjutnya. cuman gak mau menjadi.lebih bodoh dengan melanjutkan ceritanya.

sorry n bye🙏😪
gerakan tambahan🤸🍋🌶️🥒🥕
lah katanya cinta sama Amira malah dah nikah sama ibunya toh.tapi bukannya sdh nikah ya sebelum Mira pergi tapi part brp?

gw menyimpulkannya waktu Barno mengatakan kalau diya mencintai Mira pd Tiara dan disitu dikatakan ...BARNO MENGINJAK DIMALAM PENGANYIN MEREKA. MAKSUDNYA PENGAKUAN BARNO KAN?

gak masuk akal dan aneh banget. kalau Tiara jadi ibunya Anggi trus Tiara mati, Mira jadi ibu selanjutnya Anggi. jadi judulnya.

SAUDARA TIRIKU ADALAH IBUKU?🤦

mending gak usah nikahin Tiara kalau Tiara bakal mati...bodoh banget si lu Thor dari kemarin lu masalhnya dibuat rumit sekali pdhl inti ceritanya gak perlu yg rumit.. hadeuwwww.

segitu rumit hanya untuk membuat Mira menikah dengan Baron .sampai" hubungan keluarga berubah seperti yang gw katakan. saudara TIRIKU calon ibuku atau ibu sambungku.


bumi Daha kotak ya?😪
gerakan tambahan🤸🍋🌶️🥒🥕
malam pengantin? emng Barno dan Tiara sudah nikah?
gerakan tambahan🤸🍋🌶️🥒🥕
ini kan yg dimaksud, demi putrinya mendapatkan keluarga yg utuh..awok awokkkkkkk...salah problem lu Thor.

gak nyambung bangettttt 🤭😄🤦😪
gerakan tambahan🤸🍋🌶️🥒🥕
kecewa banget, trus nanti Mira nikah sama bekas ibunya..sungguh sebuah cerita yang buruk. kalau Mira nikah sama Baron, trus punya anak. tinggal bilang nanti sama anaknya ..ayahmu ini bekas goa nenekmu😌


genre selingkuhan saja kok ribet minta mpun ceritanya dibuat gini😪
gerakan tambahan🤸🍋🌶️🥒🥕
katanya menyesali tamparannya buat Mira tapi kok malah bersikap begitu.
pacar taehyung, istri minsuga
???????
Popy Setyaningsih
hanya mimpi sodara2 🤣
Siti Anisa
dadi penasaran Karo sek gawe novel.. kok kayane lanang jnenge, bang Jo 🤭 oleh njalok nomere wa ora Ki 😅
vyanf
mira halu mu kemana mana
Oh Dewi
Mampir ah...
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu wajib searchnya pakek tanda kurung dan satu novel lagi judulnya Caraku Menemukanmu
Mimi Ilham
gantung lagii
eva lestari
baguusssss
Alexander Haryanto
lucu
Mimi Ilham
anak sama rebutan ,...anaconda😇😇😇
Mimi Ilham
yaa allah ..ya allah ..yaa allah
ni nivel tersomplakkk😀😀😀
Sri Rahayu
tiara sdh seperti wanita jalang
Aidah Djafar
mampir Thor...🙏
nyimak ...
RBS Nasution
Bonus Ke-5 ditunggu....❤️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!