NovelToon NovelToon
CEO Dingin Kau Milikku

CEO Dingin Kau Milikku

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis
Popularitas:135.3k
Nilai: 5
Nama Author: aliya02

Sebelum membaca mari jadikan favorit biar tidak ketinggalan ceritanya☺️


Seorang gadis SMA yang tidak sengaja bertemu dengan CEO dingin di sebuah toko roti dan di pertemukan lagi di sebuah perjamuan pesta.

Tapi siapa sangka dipertemukan dengan kejadian yang tak terduga!!!

Sikap dinginnya malah membuat gadis yang bernama Sherly Cristine ini semakin tertarik ingin terus mengejarnya

Akankah gadis ini berhasil meluluhkan hati seorang CEO yang dingin? atau sebaliknya

Takdir apa yang sudah menunggu mereka di depan sana?

Penasaran ???? ayo ikuti terus jalan ceritanya 😉
.


.

Jangan lupa like, komentar dan vote untuk selalu mendukung author dan dijadikan favorit juga biar nggak ketinggalan jalan ceritanya. Terimakasih pengertiannya 🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aliya02, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

......

✨ Happy Reading ✨

.

.

.

"Issh... sembarangan kalau kalian ngomong itu ya, dan kamu Sherly orang lagi sakit malah membuliku. Sia-sia aku khawatir sama keadaanmu" Gerutu Veny dan mengadu ke Ghia supaya bisa membelanya.

Membuat mereka menggeleng-geleng karena ulahnya Veny yang memecahkan suasana.

"Kalian ini jahat!! masa membuli orang lemah yang seperti aku ini" Ucap Veny percaya diri dan menepuk dadanya pelan.

"Sher, bagaimana kondisimu? apakah sudah mulai membaik saat ini?"Tanya Herry khawatir.

"Lumayan,jangan khawatir aku bukanlah yang gampang menyerah bila kondisiku seperti ini"Jelas Sherly dan sedikit meringis pelan.

"Iya, tapi jangan paksakan dirimu dulu sher, kamu masih butuh banyak istirahat dulu biar cepat pulih"Ucap Herry tersenyum menanggapinya.

"Betul, tidak salah apa yang diomongin oleh Herry dan kami percaya kamu memanglah orang seperti ini "Lanjut Ghia dan diiringi anggukkan Veny dan Evan setuju.

"Apakah orang tuaku mengetahui kondisiku yang sekarang ini?" Tanya Sherly khawatir sembari menatap ke arah mereka.

"Tenang saja, aku tidak memberitahukannya dan aku tau pasti kamu tidak mengizinkannya kan?" Ucap Ghia menatap Sherly.

"Tentu saja, aku tidak akan mengizinkannya" Ucap Sherly tenang.

Sherly merasa lega mendengar Ghia tidak memberitahukan kondisinya ini kepada orang tuanya karena akan membuat orangtuanya khawatir dan bahkan bisa saja akan mengganggu konsentrasi mereka saat melakukan perjalanan bisnis.

"Mengapa aku dipindahkan di ruangan yang mewah ini, dan apakah biaya rumah sakit sudah dibayar"Tanya Sherly sembari mengamati sekeliling.

"Pada saat aku menuju ke tempat administrasi untuk membayar biayanya bahkan sudah di proses oleh tersebut dan tidak ketahui siapa yang membayarnya" Jelas Evan.

"Sepertinya orang itu tidak mau orang lain yang mengetahuinya"Ucap Sherly.

"Mungkin orang yang sudah menolongmu itu termasuk orang yang berada, jadi tidak heran bila ditempatkan di ruangan seperti ini"Jawab Veny mengamati ruangan sekitar.

Sherly berpikir sejenak,"tapi bagaimanapun aku harus berterimakasih padanya, mungkin jika bukan karena tuan itu aku tidak tau apa yang terjadi selanjutnya dalam kondisi ku saat itu"

"Ada benarnya juga apa yang di katakan oleh Veny"Ucap Ghia dan Hery mengangguk kepalanya setuju.

"Tidak heran, tuan itu mau menolong kita untuk melakukan penyelidikan bahkan membantu melakukan hal seperti itu, pasti orang itu orang cukup berpengaruh"Lanjut Herry menerka-nerka.

"Mungkin" Ucap Veny setuju.

"Sudah-sudah, nanti saja dilanjutkan pembicaraannya lagi. Biarkan Sherly istirahat dulu nggak baik membiarkannya memikirkan banyak hal disaat kondisi nya seperti ini"Ucap Evan memotong pembicaraan mereka.

"Oke, aku setuju dengan mu Evan tapi bukan berarti masalahmu sudah selesai setelah apa yang terjadi pada Sherly dan aku akan memperhitungkannya padamu" Ucap Veny menatap tajam ke arah Evan.

"Baiklah, maafkan aku"Evan tertunduk lemas dan semakin merasa bersalah akibat ucapannya Veny.

Tatapan bersalah dan menyesal selalu terbayang dibenak Evan dan itu semakin membuat menjadi bebannya tersendiri untuk Sherly. Seandainya saat itu ada sesuatu hal yang bisa ia lakukan agar memperbaiki kesalahannya maka bisa mengurangi sedikit perasaan bersalahnya.

seketika membuat suasana menjadi mencekam dan kikuk karena diamnya mereka datar tanpa mengucapkan sepatah katapun setelah ucapan dari Veny. Oleh karena itu, Sherly segera langsung mengalihkan pembicaraan supaya bisa membuat suasananya lebih tenang.

"Hai...hai... teman-temanku, bisakah kita akan melanjutkan pembicaraannya nanti?aku mau tidur dulu soalnya aku tidak bisa tidur tadi...hoaammm"Ucap Sherly alasan dan pura-pura menguap agar mereka percaya, tetapi ia tidak sepenuhnya berbohong kalau memang dirinya juga membutuhkan istirahat saat ini.

Setelah mendengarnya ucapan Sherly mereka mengangguk percaya dan saling memandang satu sama lain tanda setuju, mereka beranjak pergi menuju keluar dan membiarkan Sherly beristirahat karena bila didalam ruangan itu takut menganggu ketenangannya.

Setelah mereka semua pergi meninggalkan ruangan itu, Sherly mengerutkan alisnya hanya untuk berpikir serius.

"Siapa orang itu sebenarnya?mengapa ia melakukan hal kejam kepadaku?siapa yang orang yang telah aku singgung?" Gumam Sherly dan begitu banyak pertanyaan yang di benaknya itu bahkan merasa bingung

"Perasaanku aku tidak menyinggung mereka dengan melakukan hal yang kejam, jadi tidak mungkin ada berbuat seperti itu kepadaku bahkan palingan cuman marah atau saling menyindir saja" Pikir Sherly bingung dan saking memikirkannya membuat matanya semakin berat dan tertidur pulas.

*******

Di sisi lain....

"Apa saja jadwalku hari ini?!"Tanya Kenzie kepada sekretarisnya

Sekretarisnya langsung membuka iPad yang berada di genggamannya dan membacakan kepada Kenzie

"Baik pak, jadwal anda hari ini jam 2 siang anda memiliki rapat dengan klien perusahaan CS tentang kerjasama yang sudah dibahas minggu lalu, setelah itu anda menghadiri rapat direksi mengenai proyek baru" Ucap sekretaris Wina.

Kenzie sibuk pada berkasnya tanpa melihat ke arah sekretarisnya itu hanya mendengarkan saja

"Atur ulang jadwal rapat direksi, pindahkan ke besok!" Ucap Kenzie dingin dan kembali fokus ke berkasnya.

"Baik pak, apa ada lagi?"Tanya sekretaris Wina hati-hati

"Tidak ada!" Ucap Kenzie datar.

"Kalau gitu saya permisi dulu pak" Ucap sekretaris Wina sopan dan memundurkan langkahnya lalu berbalik meninggalkan ruangannya.

Kenzie melirik ke arah jam, ternyata masih ada setengah jam lagi sebelum rapatnya dimulai

Tok...tok...tok...

"Masuk!" Ucap Kenzie dingin

"Tuan, nona Tessa ingin menemui anda sekarang, apakah diizinkan?" Ucap Felix menunggu persetujuan Kenzie

"Usir dia! bilang padanya aku tidak punya waktu sekarang ini!" Ucap Kenzie dingin

"Baik tuan"Ucap Felix beranjak pergi meninggalkan ruangan kerjanya Kenzie.

"Tunggu!" Ucap Kenzie

Felix menoleh dan berbalik

"Ada apa tuan?" Ucap Felix dengan ekspresi bingung

"Bagaimana hasil penyelidikannya?!"Tanya Kenzie datar

"Penyelidikan mana tuan?!" Tanya Felix pura-pura bingung atas pertanyaan tuannya itu.

"Apa kau lupa dengan tugasmu!" Ucap Kenzie dengan tatapan tajam

"Tidak tuan, saya selalu melaksanakan perintah dan menjalankan tugasnya dengan baik" Ucap Felix

"Lalu kenapa kau bingung?!"Ucap Kenzie mengintimidasi

"Saya benar-benar tidak tahu tuan, penyelidikan mana yang anda maksud?"Ucap Felix alasan

"Sepertinya kali ini tuan benar-benar mau menolong wanita itu, apakah tuan tertarik pada wanita itu atau hanya sekedar penasaran saja. Aku tidak tau jalan pikirnya tuan" Batin Felix

"Apa kau mau mengetesku?!" Tanya Kenzie tepat sasaran

"Kalau kau mau mengetesku silakan saja!, aku akan memindahkan mu ke pulau terpencil untuk introspeksi diri!!" Ancam Kenzie dingin

"Ampun tuan, saya tidak berani tuan, jangan pindahkan saya ke pulau terpencil disana banyak binatang buas bagaimana saya hidup di daerah sana"Ucap Felix memohon

"Tidak peduli!" Ucap Kenzie dingin

"Jejak wanita itu masih belum di temukan tuan tapi ad..."Ucap Felix terpotong oleh kedatangan Tessa dari arah pintu

"Siapa wanita itu Ken? apa yang dimaksud dengan belum ditemukan?" Tanya Tessa dari arah pintu dan melangkah menuju ke sampingnya Kenzie

"Nona Tessa, saat ini tuan Kenzie sedang sibuk dan tidak bisa menemui anda sekarang ini" Ucap Felix mencoba menengahi Tessa

"Jangan menghentikan ku, kamu keluarlah dulu aku ingin bicara dengan tunanganku" Ucap Tessa menatap ke arah Felix.

.

.

.

✨ Happy Reading ✨

Jangan lupa terus dukung author dengan like setiap partnya dan tinggal kan jejak beserta. Jadikan Favorit 🤭 maaf bila ada kekurangan , kasih tau ya...dengan kritik and saran. Terimakasih 🙏**

1
devi
ayo update lagi Tor


mampir juga ya kak hehe
Santai Dyah
lnjut thor
vheindie19
aku mampir thor, cerita yang bagus, salam dari " Asa Di Ujung Lembayung," law ada waktu bisa mampir😁
Mak Aul: wakakakkak, kisanak🤣🤣🤣
total 1 replies
Na Gi Rah
Bantuin like 😘 semangat terus saja berjalan mendekati sukses
Kara
kakak, maaf nih mau ijin promo cerita baruku. Mungkin di sini diantara para reader ada yg suka baca cerita tentang fantasi dan spiritual merapat yok. Dukung ceritaku😁 terimakasih banyak ya kakak author😁
maaf jika kurang sopan nyempil promo di sini.
Judul ceritanya "TWINS FLAME"
mommy min
semangat kak nulisnya aku mampir like 10 rate nanti mampir juga yah di ceritaku CEO angkuh itu jodohku.
siska A
ayo dukung karyaku juga ya kk

"perjalanan hidup Eden"
nanti difeedback kok
siska A
semangat terus ya thor😊
💖widia aja💖
ku kirim bunga sekebon thorrr..
lope2 deh..😍
💖widia aja💖
sekian purnama aku balik lg lamjutin baca novelmu thorrr...semangattt 💪💪👍
Cia_Ganteng
Next up
IG: queenn_neze
awal yg bagus

salam dari Duke's Evil Daughter
XMYZLX
mampir

Semangat terus thor
Masih lama tunggu kelanjutannya lagi
Neti Jalia
semangat up kk
Sanjani
aku simpan di vaforit
Sanjani
aku mampir kk
Sanjani
hai kak mampir juga di karya aku ya
Yukity
like😍
DISAAPPEAR
widih mantap babang Ken ngegas, walaupun berhati dingin tetep ya jiwa kejantanan nomor satu wkwkw
DISAAPPEAR
sikat gak ken, mumpung depan mata nih😂😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!