NovelToon NovelToon
Menikahi Mafia Kejam

Menikahi Mafia Kejam

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Mafia / Identitas Tersembunyi / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:27.2M
Nilai: 4.7
Nama Author: Thenia12 Nurhalimah

(PROSES REVISI)

Tak disangka gadis yang menikah karena mengganti hukuman ayahnya kini mengubah hidup Javier De Willson.

Gadis itu bagai pelangi yang datang selepas badai. Mengisi kesepian dan kehampaan hidup seorang mafia kejam ini.

Kisah cinta mereka yang lika liku harus berakhir dengan terbongkarnya identitas asli Sky Alexander.

Javier memilih meninggalkan Sky karena garis keturunan istrinya itu.

Akan kah mereka kembali bersama?

Cerita ini di bumbui oleh kekocakan tingkah Athes and the geng... anak buah Javier De Willson.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Thenia12 Nurhalimah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#24

"Untuk apa kalian datang kesini?" tanya Javier menatap bergantian Thomas dan Philip.

Sky duduk disamping Javier, disebelahnya ada Liana yang tak henti terpesona menatap ke empat pria tampan di depannya, sesekali Sky menyikut Liana kala gadis itu tersenyum seraya tak mengedipkan mata memandang semua pria di dekatnya.

Liana sempat tak percaya jika pria di depannya itu suami sahabatnya tapi setelah Javier memberikan kartu namanya barulah Liana percaya. Percaya kalau suami sahabatnya itu memang benar benar menyebalkan.

"Maaf bos, Momo sepertinya merindukanmu. Semenjak kau keluar dari mansion dia terus bersuara."

Javier beralih menatap Thomas. "Dan kau kenapa tidak menghentikan si gila ini Thomas?!" Javier mendelik ke arah Philip.

"Kau malah ikut datang ke cafe ini!" lanjutnya.

"Aku tidak bisa menghentikan orang gila, karena aku bukan pawangnya!" jawab Thomas enteng.

Javier berdecak kesal lalu menatap Momo dengan tatapan tajam dan menusuk. Tapi sebaliknya, Momo malah menatap Javier dengan mata berbinar.

"Sepertinya dia menyukaimu bos," ucap Philip.

Philip mengalihkan pandangannya ke arah Sky, gadis itu sedang memperhatikan Momo dengan sesekali tersenyum.

"Hei kau mau menggendongnya?"

"Aku?" Sky menunjuk dirinya sendiri. "Bolehkah?"

"Tentu saja."

Philip hendak memberikan Momo kepada Sky tapi Javier segera menahannya.

"Jangan, itu kotor. Kita tidak tahu ada bakteri apa yang menempel di tubuh babi sial*n ini!"

"Dia sudah mandi bos. Aku sudah memandikannya sebelum datang kesini. Bahkan aku sampai memakaikan Momo bedak agar harum."

Ucapan Philip bukan hanya omong kosong belaka, bagian wajah Momo memang terlihat lebih putih.

"Dasar gila!" umpat Javier pelan.

"Bukan kah dia perempuan, kau tidak berniat membelikannya make up, siapa tahu kelak akan menjadi MUA." kalimat yang di ucapkan sekretaris Han terkesan meledek tapi Philip malah tersenyum. Ah, Sekretaris Han segera memalingkan wajahnya ke arah lain bisa gila dia melihat sikap Philip.

"Kau benar juga."

"Aku tidak tahu kenapa harus terjebak di hidup si bodoh ini," timpal Thomas mendelik ke arah Philip.

Pasalnya Thomas lebih banyak menghabiskan waktu bersama Philip karena tinggal di apart yang sama.

Philip hanya memutar bola matanya malas.

"Sky kau masih mau menggendongnya?"

"Tentu saja."

Sementara Javier pasrah, ia sudah melarangnya tapi Philip bersikeras menawari istrinya itu.

Sky menggendong Momo di pangkuannya. Ia tersenyum seraya mengelus lembut tubuh babi bahenol itu. Liana pun ikut mengelusnya.

"Lucunya..."

"Siapa namamu?" tanya Sky.

"Momo bahenol mommy," Jawab Philip seraya mengubah suaranya seperti anak kecil.

Sky tertawa kecil, Javier semakin geram, Sekretaris Han menghela nafas, sementara Thomas menggelengkan kepala.

"Namamu lucu sekali."

"Mommy Ngokk bisa tolong aku Ngokk, Daddy Javier Ngokk tidak menyukaiku Ngokk." Philip seolah olah menyuarakan isi hati Momo.

Sky dan Liana tertawa mendengar suara Philip.

Javier mendengus kasar, ia mengambil paksa Momo dari Sky dan menaruhnya di meja.

"Sudah ayo pulang. Aku tidak mengizinkanmu bergabung bersama orang gila seperti Philip!!"

"Aku belum selesai bekerja."

"Pulanglah. Jangan membantah!"

Sky berusaha memberontak tapi nihil cekalan tangan Javier begitu keras. Liana hanya memandang kepergian sahabatnya.

Ketiga pria itu juga bangkit dari duduknya.

"Kami permisi nona," ucap Sekretaris Han yang kemudian menyusul tuannya.

Thomas ikut keluar selepas menganggukan kepala ke arah Liana, di susul oleh Philip dan Momo.

****

"Hei kau tidak bisa bersikap seenaknya seperti itu. Aku bekerja dan dibayar, tidak bisa pulang begitu saja!" kesal Sky.

Hening.

Javier duduk di sofa tak perduli dengan ocehan istri keduanya itu.

Drrrtt.

Ponselnya berbunyi menampilkan nama Carla di layar ponsel. Javier mendengus lalu mengangkatnya, sementara Sky duduk di tepi ranjang memperhatikan Javier.

"Ada apa?" Javier menspeaker suara Carla agar Sky bisa mendengarnya.

"Kau bilang akan membereskan masalah kita. Aku sudah menunggumu dan kau tidak datang."

"Ada hal tidak penting yang harus ku urus." Tentu saja hal tidak penting itu Philip dan Momo.

"Tidak penting tapi kau mengurusnya, cih."

"Terserah aku mau mengurusnya atau tidak."

"Aku akan ke mansionmu sekarang."

"Tidak perlu. Kita bisa bicarakan sekarang."

Sky masih setia mendengarkan.

"Aku akan-"

"Aku tidak ingin cerai!" jawab Carla cepat.

Ia tahu apa yang akan dibahas oleh Javier karena sebentar lagi pernikahan bisnis antara keduanya akan segera berakhir.

"Aku tidak perduli kau mau atau tidak! Yang jelas pernikahan ini akan segera berakhir."

"Kenapa harus pernikahan dia dan Carla, kenapa tidak pernikahanku saja. Ku mohon om tua ceraikan aku juga," batin Sky.

Carla kesal, sedih, sekaligus kecewa diwaktu bersamaan. Ia sudah menunggu lama agar Javier mau melihatnya, membuka hati lalu melupakan surat perjanjian bisnis itu. Carla bahkan menutup hatinya untuk pria lain demi Javier.

Tapi ternyata perjanjian itu tidak bisa diubah, perjanjian yang akan musnah di waktu yang sudah di tetapkan dan sekarang waktu itu tinggal beberapa bulan lagi.

"Tidak ini tidak akan berakhir! berikan aku kesempatan Javier."

"Cukup Carla!" geram Javier. "Apa yang kau takut kan, dari awal pernikahan ini hanya pernikahan bisnis. Apa kau takut tidak mendapatkan uang bulanan lagi dan kau akan jatuh miskin?"

"Tidak, bukan itu! Aku... aku..."

"Aku mencintaimu," ucap Carla dengan nada rendah.

Javier hanya terdiam lalu memejamkan mata menekan keningnya. Sial, ia pikir kalimat ini tidak akan pernah keluar dari mulut Carla.

"Jangan mencintaiku," jawab Javier.

"Aku mencintai Sky," lanjutnya membuat Carla yang diseberang sana merasakan dadanya di tikam keras secara tiba tiba. Sakit.

"Kenapa... kenapa harus si ****** itu yang kau cintai?!"

"Dia--"

"HEHH!! NENEK LAMPIR KAU BILANG AKU APA?!"

Belum sempat Javier menjawab Sky sudah merebut ponsel itu dari tangan Javier dan mendekatkan ke mulutnya. Tetap di speaker biar suaminya itu mendengar.

"KAU, KENAPA KAU ADA DI DEKAT JAVIER?!" teriak Carla tak mau kalah.

"LALU AKU HARUS BERADA DI DEKAT SIAPA? DI DEKATMU? AKU TIDAK SUKA BERADA DI DEKAT NENEK NENEK!!

Javier yang melihat itu hanya tersenyum, istri keduanya memang keras kepala dan tak mau kalah sama seperti dirinya.

"KAU BILANG AKU APA?"

"NENEK!!" ulang Sky kembali penuh penekanan.

"KAU LIHAT SAJA AKU AKAN DATANG KE MANSION ITU. SIAPKAN PERMINTAAN MAAF YANG TULUS ATAU KAU AKAN MENYESAL!!"

Tut.

Carla mematikan panggilannya membuat Sky menggeram kesal.

"Isshh!!! Dasar Nenek tua!!"

BRAKH

Ia melempar ponsel itu dengan keras ke lantai hingga terbelah menjadi dua bagian. Nafas Sky memburu dengan cepat, emosinya naik kala dirinya di hina ****** oleh Carla.

Javier masih tersenyum tipis lalu memandang ponselnya yang sudah tak bernyawa.

Sky menyadari itu, kesadarannya kembali pulih. Dia lupa kalau yang ia lempar ponsel Javier.

"A-aku.. aku akan menggantinya."

Javier menghela nafas ia bangkit dan mendekati Sky.

"Menggantinya dengan apa hm?" Javier menaikkan satu alisnya menatap Sky.

"Ponsel baru."Sky menjauhkan wajahnya dari wajah Javier yang semakin mendekat.

"Memangnya kau mampu membelinya?"

"A-aku punya tabungan, siapa tau itu cukup."

"Kau tidak perlu menggantinya. Cukup berikan ini saja untukku." Javier mengelus lembut bibir Sky dengan ibu jarinya.

Sky menepis tangan Javier dan menutup mulut dengan tangannya.

"Tidak.. Aku tidak akan memberikannya."

Javier tersenyum, terlihat kilat ***** di bola matanya. Sky yang melihat ada yang tidak beres dengan Javier segera berlari tapi naasnya tangan kekar Javier lebih cepat menangkap tubuh mungil Sky dan melemparnya ke ranjang.

Sky beringsut mundur, Ia akan menang jika hanya beradu mulut dengan pria itu, tapi kalau masala fisik sudah pasti Sky kalah. Dan di moment inilah Sky selalu takut dengan Javier, dari cara pria itu menatapnya, bergerak menghampirinya, berbicara dengan dibaluti hawa ***** membuat Sky merinding ketakutan.

Javier bergerak menghampiri Sky dengan gaya sensualnya, ia mendekat dan mendekat sampai titik dimana keduanya begitu dekat tanpa jarak sedikitpun, bahkan Sky mampu mencium aroma maskulin dari tubuh suaminya itu.

"J-jangan..."

Javier tersenyum lalu memeluk Sky dan menenggelamkan wajahnya di ceruk leher gadis itu.

"Aku tidak akan melakukannya, sayang," ucapnya dengan suara berat. Sudah pasti Javier sedang berusaha mati matian menahan hawa ***** yang muncul secara tiba tiba.

"Selama kau tidak membuatku marah kau aman. Jadi menurut lah jangan paksa aku melakukannya dengan kasar hm."

Javier yang berada diatas tubuh Sky memeluk tubuh mungil gadis itu, entah kenapa posisi ini sangat nyaman untuknya sampai membuat dirinya mengantuk.

Makasih ya yg udah rajin like dan coment di setiap chapter walaupun aku engga bales langsung tapi itu berarti banyak buat aku. Sehat selalu❤

1
Astrid Nandistya Hayoto
Akir nya pengakuan cinta pun terjadi ❤❤❤❤❤❤🌹
dan jev jangan pernah kau sia2 kan Sky,, ingat itu
Astrid Nandistya Hayoto
ketua Mafia sama antek2 nya lagi main tebak2 kan,,, ayo jujur🤣
Astrid Nandistya Hayoto
ngk usa berlebihan de sky,, hargai suami mu.. jangan dia baik sama kamu trus kamu se enaknya.. canda boleh ya asal ngk usa berlebihan aja
Astrid Nandistya Hayoto
Dasar tukang jail,, tapi lucu 😂
andaikan aku ada di situ,, tamba asyik pastinya 😃
Astrid Nandistya Hayoto
Manis bangat
Astrid Nandistya Hayoto
Aku serahkan semuanya pd mu sama kk thor han.. Gimana mestinya si zivana itu, trus tentang hati yg harus di jaga (Sky Alexander❤)
Astrid Nandistya Hayoto
Ya si neon muncul dengan anak nya
Astrid Nandistya Hayoto
Kayaknya si lampu neon ini sakit de,, babi di anggap anak🤦🏻‍♀️
Astrid Nandistya Hayoto
Kalian ber 6 ini,, emang benar2 mau dapat es crime dr darah 😀😀
Astrid Nandistya Hayoto
Ada Chef juna dan Chef Bara juga
Astrid Nandistya Hayoto
Kenapa harus ad masa lalu sih,,, jangan sampai menyakitinya jev.
selesai saikan masa lalu mu jev
Astrid Nandistya Hayoto
Kecewa
Astrid Nandistya Hayoto
Buruk
Astrid Nandistya Hayoto
kayanya perjanjian yg Sky tanda tangani di waktu mabuk deh😂😂😂
picik benar ne si pak Mafia 😃
smangat buat junior nya ya😃
Astrid Nandistya Hayoto
ingat Han nyawa mu sisa 5..😀
dan Aku mengingat Tuan muda Saga dan sekertaris nya Han
Astrid Nandistya Hayoto
Aku ngk kebayang, berada di posisi Sky,, apa aku bisa se kuat Sky
percayala Sky, setela Badai pasti ada pelangi,, semoga kebahagiaan segera menjemput 😘😘
Astrid Nandistya Hayoto
Tantangan buat seorang Mafia
Astrid Nandistya Hayoto
Dasar org tua brensek
Ujang 123
lucu juga ya 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Yayuk Susilowati
baru gabung kak, sebelumnya aq pembaca di aplikasi sebelah , aq penasaran dg aplikasi ini eh nemu judul yg berbau mafia , q suka yg ada cerita mafia² gitu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!