NovelToon NovelToon
My Secret Love

My Secret Love

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Contest / Cintapertama / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:207.5k
Nilai: 5
Nama Author: Lilis Seryani Pasaribu

"Berhentilah berpikir terlalu tinggi. Dari dulu sampai sekarang aku tidak pernah memiliki perasaan apapun padamu, " ~ Ardiofael Sato

"Aku bermimpi untuk menjadi istrimu dimasa depan, " ~ Keysia Holand

===

Sungguh hal yang sangat aneh bisa memiliki perasaan ini sejak lama. Maka sudah seharusnya sejak awal harus dihapus. Ketika harus menghapus perasaan, ada dua orang anak kecil yang hadir karna sebuah kesalahan.

Hal yang paling aneh, ketika tidak tau bersama siapa melakukannya sampai dua sikembar kecil mewarnai warna hitam itu jauh lebih terang.

===

Kopi itu pahat
Senja itu sempit
Rindu itu sakit

#RAS ❤

Salam dari Lis'R Story
💏💏💏



Ikutin keseruan Keysia Holand dan Ardiofael Sato dalam cerita my secret love

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lilis Seryani Pasaribu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Get-away

Seusai membersihkan diri, Keysia berjalan menuju kedua anaknya yang sedang bermain. Queen dengan barbienya dan Dominic dengan buku yang setia ditangannya. Keduanya saling fokus dengan kegiatan mereka masing-masing.

Keysia duduk disamping Dominic, wanita itu berdehem sehingga menarik perhatian kedua anaknya. Queen segera berlari menuju pangkuan Keysia. Wanita itu berulang kali mencium wajah putri kecilnya itu. Dia mempersiapkan hati sebelum memberitahukan kedua anaknya itu.

"Ehm..." keduanya mengarahkan perhatian mereka pada ibunya.

"eh,..." tampaknya Keysia tak tahu harus bagaimana memulainya.

"Mommy kenapa?" Keysia menggeleng menjawab pertanyaan Queen

"Mommy bilang aja. Kita bakal dengerin apa yang mommy katakan," ujar Dominic seperti tahu apa yang dikhwatirkan wanita itu.

"Jadi gini, ehmm..." Keysia menarik napas dalam-dalam lalu dia membulatkan tekadnya untuk memberitahu.

"Dominic, Queen jadi om Dio kemarin itu adalah daddy kalian," Queen berteriak kesenangan mengetahui dakta jika Dio adalah ayahnya. Sementara, Dominic melanjutkan membaca buku yang berada ditangannya.

"Berarti, ini Queen benar-benar punya daddy kan moms? Mommy gak bohongi Queen kan? Bohong dosa loh moms, entar Tuhan marah." Keysia mengangguk, "Iya, mommy gak bohong sayang. Daddy Dio adalah daddy kalian yang sesungguhnya."

Key melihat kearah putranya yang fokus membaca buku, 'Dominic gk senang punya daddy?"

"Senang." jawabnya singkat

"Trus kenapa kamu biasa aja? Perasaan mommy kamu gak ada rasa terkejutnya sama sekali,"

"Apa yang harus aku terkejutkan moms? Bukannya sejak awal sudah kelihatan aku ini anaknya?" Keysia mengangguk saja mendengar jawaban anaknya itu.

"Mommy, apa Queen boleh bertemu daddy setelah ini?"

"Tentu, jika daddy kamu tidak sibuk." Keysia tampak senang melihat putrinya yang mengajak barbienya bicara. Gadis kecil itu seolah pamer pada barbie dan seisi ruangan kalau dia sudah memiliki daddy.

Saat mereka menikmati berita itu, sosok yang baru saja mereka bicarakan muncul. Queen segera berlari menuju sosok itu.

"Daddy!!" teriaknya

Lelaki itu menangkap tubuh Queen dan membawa gadis kecil itu kedalam gendongannya.

"Apa kamu kangen daddy?"

"Sangat, sangat, sangat kangen." jawabnya antusias

Dio tersenyum senang dan melihat keberadaan Dominic dan Keysia yang duduk tenang di sofa. Anak kecil itu hanya melihatnya sebentar lalu fokus dengan buku antariksa yang dia pegang.

"Dominic, kamu gk mau nyapa daddy?" tanya Keysia

Dominic menghela napas dan meletakkan bukunya. Dia berjalan menuju Dio dan menyalimnya, setelah itu kembali ke tempat duduknya seperti semula.

"Kamu sedang apa kemari?" Tanya Keysia senang, sepertinya wanita itu lupa dengan apa yang diucapkan Dio tadi malam padanya.

"Bertemu anak-anak aku." Jawabnya singkat

Ada rasa luka dengan nada dingin itu. Tapi Keysia tetap mempertahankan senyumannya didepan Dio dan anak-anaknya.

"Mau minum?" tawar Key

"Gak perlu. Aku hanya mau minta ijin ke kamu,"

"Ijin untuk apa?"

"Ehm, jadi gini aku bakal balik ke Indonesia nanti sore. Dan aku udah beritahu mama aku dan papa aku disana kalau aku sudah menemukan mu dan anak-anak aku,"

Apakah dia akan mengajak kami kembali ke Indonesia. Jika demikian akan bagus , aku akan berusaha memperbaiki diriku. Kelak kami harus jadi keluarga bahagia. 

"Oh iya? Terus, tanggapan mama Lisa gimana?" Dio mengerutkan keningnya mendengar apa yang baru saja Keysia. Keysia mengerti arti tatapan itu, nyalinya menciut begitu saja.

"Maksud aku, bagaimana tanggapan tante Lisa," ucapnya memperbaiki apa yang baru saja dia katakan.

"Oh, mama senang banget. Dia pengen ketemu cucu-cucunya. " Keysia tersenyum senang

"Queen mau ketemu naynay gak?" tanya Dio

"Naynay Sila?"

"Bukan, naynay Lisa. Mamanya daddy." Queen menggangguk senang. Tentu saja dia harus bertemu Lisa itu menandakan kalo Dio benar-benar daddynya bukan.

"Dominic, bagaimana denganmu?" tanya Dio

"Apa mommy ikut?" tanya Dominic

"I--ya" Keysia terdiam ketika Dio menjawab terlebih dahulu

"Enggak. Mommy kamu sibuk disini. Jadi kamu, Queen dan daddy aja." jawab Dio

"Mommy benaran sibuk?" tanya Dominic memperhatikan raut wajah Keysia.

"Oh, ah, iya mommy ada urusan dikantor. Jadi kalian saja yang pergi, kamu gak usah khawatirkan mommy. Nanti kamu bisa telepon mommy,"alibi Keysia

Dominic dapat membaca raut wajah Keysia yang sedih. Sepertinya wanita itu juga ingin ikut namun daddynya tak suka mungkin. Dia melihat Dio dan Keysia secara bergantian.

"Aku gak ikut. Aku jaga mommy disini," putusnya membuat Dio kecewa

"Yah... koko kok gitu sih. Queen pengen jumpa naynay. Koko masa gk mau sih? Nanti naynay sedih gimana. Koko gk boleh egois tau," sungut Queen

"Kamu juga gak boleh egois Queen. Bagaimana bisa kita meninggalkan mommy sendiri disini," Dio terdiam dengan jawaban Dominic, sementara Queen sudah merajuk.

Keysia mengenggam tangan  Dominic, " Kamu ikut daddy ya sayang. Naynay Lisa sudah menunggu kedatangan kalian. Kamu gausah khawatirin mommy disini,"

"Enggak. Aku gak mau," ujarnya tak peduli

"Dominic, mommy gk pernah lo ajarin kamu jadi anak pembangkang." emosi Keysia.

"Tapi moms,"

"Pergilah sayang," ujar Keysia seraya megelus lembut rambut Dominic

"Mommy, bukannya rumah Naynay Sila ada di Indonesia juga? Kenapa mommy gk sekalian aja kerumah Naynay?"

"Mommy sibuk Dominic. Lagian Naynay kamu ada di Amerika sekarang, mereka tidak di Indonesia sayang." katanya berbohong.

"Yasudah, kalo kamu gk terlalu sibuk, ikut saja dengan kami." ucap Dio dingin

Keysia tahu jika Dio terpaksa mengatakannya didepan anak-anak. Dan itu tidak akan menjadikan perjalanan menyenangkan yang ada perjalananya akan dingin. Dia tak ingin anak-anaknya merasakan perjalanan yang buruk. Terlebih lagi ini perjalanan pertama mereka ke luar negeri.

"Enggak usah. Aku benar-benar sibuk megurusi toko kue aku, ada projek untuk pernikahan minggu depan aku harus desain kuenya."

Benar-benar wanita yang pandai berbohong.

"Yasudahlah, aku juga gak bisa ganggu mommy. Aku akan ikut Queen jumpa naynay." Keysia tersnyum mendengar keputusan Dominic.

"Baiklah anak pinter. Jam berapa take off  nya?"

"Jam 7 malam ini," Keysia mengangguk

"Yaudah... Aku persiapin pakaian mereka dulu. Kamu temani mereka dulu," Dio mengangguk

Keysia naik keatas menuju kamar Dominic terlebih dahulu. Dia memasukkan beberapa pakaian Dominic kedalam koper itu. Selama mengemas pakaian air matanya tak bisa dia hentikan. Rasanya sakit dan terluka ini benar-benar menyiksa dia.

Sesampainya dikamar Queen, dia memasukkan pakaian Queen beberapa didalam koper yang sama dengan pakaian Dominic. Lagi dan lagi, air matanya selalu aja terbendung di pelupuk matanya. Dia mengambil foto yang Queen simpan dibawah bantalnya dan menyimpan foto itu di Laci. Setelah membasuh mukanya, Keysia menarik koper itu dan membawanya menuruni tangga. Dia berhenti sebentar melihat Queen yang begitu senang dengan keberadaan Dio disana.

"Ini baju anak-anak udah aku siapin. Udah aku masukin segala jenis obat, minyak angin juga ada. Kasihan perjalannya jauh tolong gosokin keperut mereka entar." Dio mengangguk

"Sayang, kalian mandi gih siap-siap. Bajunya udah mommy siapin diatas tempat tidur ya," keduanya mengangguk dan berjalan menuju tangga.

"Berapa lama mereka disana?" tanya Keysia

"Dua minggu."

Keysia memejamkan mata, apa yang akan dia lakukan selama itu tanpa anak-anaknya?

"Kenapa? Kamu keberatan?"

"Enggak kok. Aku hanya berpikir aku akan sangat merindukan mereka." Dio mengangguk tak ada niat melanjutkan obrolan dengan Keysia. Dia sibuk dengan handphone yang ada ditangannya menjadikan suasana disana terasa canggung.

Wanita bodoh. Kenapa kamu gk bisa buang egoismu sedikit saja. kenapa gak ada inisiatif sama sekali untuk ikut. Sialan! sepertinya dia benar-benar menyerah dengan perasaannya padaku. 

Keysia tidak lagi megajak Dio bicara sampai kedua anaknya turun.

"Mommy benar-benar tidak apa-apa?" tanya Dominic khawatir.

"Gak papa jagoan. Ntar, kalo mommy ada apa-apa pasti deh telpon jagoan mommy," ujar Keysia menenangkan hati Dominic.

"Mommy, nanti kalo rindu Queen telpon daddy ya. Queen bakal rindu mommy," ujarya memeluk Keysia. Air matanya menetes dan dia segera menghapusnya.

"Pasti sayang. Jangan nakal ya kalian berdua, dengar apa yang daddy bilang. Terus ntar harus nurut sama naynay dan yeye disana ya. Jadilah anak yang pintar," Keysia mengecup kening kedua anaknya secara bergantian.

"Kalo kamu mau, kamu bisa ikut kebandara untuk mengantar mereka." kata Dio

"Ehm, enggak deh. Bentar lagi aku akan ke toko. Aku percayakan mereka sama kamu aja ya,"

"Hem,"

Dasar wanita keras kepala!

"Ayok sayang kita berangkat," ajak Dio

"Mommy, kami berangkat bye...bye..." Keysia mengangguk seraya melambaikan tangannya.

Dominic berulang kali melihat kebelakang untuk memastikan Keysia baik-baik saja. Namun wanita itu tampak tersenyum tenang melambaikan tangan pada mereka. Dominic akhirnya sudah duduk di mobil, arah pandangnya masih pada Keysia yang setia melihat mereka.

 

 

- - -

Gaisss.... kasih aku likenya dong heheh. Maaf ya kalo menurut kalian gak masuk akal anak umur empat tahun bisa ngobrol dan bicara sepertinya. Namun ada beberapa anak cepat mengetahuinya, ah bingung aku jelasinnya. Intinya tinggalin jejak ya hehe. Maacihh

Lis'R Story

1
Tulip
terlalu lama tidak peka dg perasaan kamu dio
Tulip
mkanya Dulu jgn sok dingin pura2 nolak key padahal cinta, nyesekkan ditolak key
Tulip
nah hamidun lagi si key
Tulip
terlalu bnyak rahasia kamu dio. rasain
Tulip
kl gak mau cemburu makanya peka jadi org, ini malah lbih perhatian sm angel
Tulip
tuan egois masih mau tinggi jg egomu
Tulip
Dio terlalu gengsi mengakui perasaannya makan tu gengsi ditinggal nikah baru tau rasanya
Tulip
udah key gak usah deket sm leon aja pasti dio akan ketar ketir nanti
Tulip
Dio ngaca dong ngomong kay keras kepala, dirimu lebih dr ity
Dewi Sari
thor plisee bikin key hgn sprt itu terlihat banget merendah diri..bikin key kuat tegas dan ga cengeng...gregetaan aqu liat key gitu iihh
re
Next
my nov
masih ada bonus part nya Thor..?? aku masih nungguin..
LisR Story: terimakasih ya kak, tapi udah end kak. bingung melanjut hehehe
total 1 replies
Virgonia Gusepa
ini masih lanjut ga thor...kok lama banget update nya
LisR Story: selesai kk. Terimakasih
total 1 replies
re
Anak dajal hehe
Mardiana Okto
semangat Thor kami masih setia menunggu kelanjutan ceritanya
re
Hehe malah ngambek key nya di hari pengantem
Mamanya Riski Dan Ismail
thorr lanjut nya jgn lama2
re
Akhirnya sah
re
Dio takut anak hehe
LisR Story: iyr kak biar gk macam macam lagi kr emaknya haha
total 2 replies
re
Imut anaknya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!