NovelToon NovelToon
PAMAN! JANGAN GODA AKU

PAMAN! JANGAN GODA AKU

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Crazy Rich/Konglomerat / Diam-Diam Cinta
Popularitas:9.9k
Nilai: 5
Nama Author: Nita

Aku menikahi dia, tapi justru pamannya yang membuatku kehilangan akal. Setiap kali pria itu menatapku, ada bara yang tak bisa kupadamkan. Di mata keluarga, pria itu hanyalah paman dari suamiku. Di hatiku, dia adalah pria yang tak pernah boleh kusentuh. Namun, semakin aku menghindar, semakin dekat dia datang, membawa bisikan-bisikan yang memecah pertahananku. Bagaimana jika cinta ini terbongkar?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

TES DNA

Xander ikut menyangga wajahnya di atas meja. "Ya bisa saja dikatakan begitu." katanya sambil menikmati harum aroma mint yang menyeruak ke penciumannya.

Kedua mata mereka pum saling beradu, dan seketika saja membuat wajah Seline langsung memerah. Hening beberapa saat lalu Xander berkata, "Rafael... aku suka nama itu!"

"Oh!" Jawab singkat Seline sambil duduk dengan benar dan menyelipkan rambutnya ke belakang telinga.

Tadi, ketika ingin memanggil Si Bocah Bisu di depan irabg banyak, sebuah nama yang ada di kepalanya hanya nama itu saja. Siapa sangka, ternyata Si Bocah bisu dan Xander malah menyukai nama itu. Pada saat ini anak-anak Tk itu sudah selesai makan siang.

Beberapa pelayan mendekati mereka, lalu memberikan gulali berukuran besar berwarna warni kepada tiap anak. Rafeal juga dapat. Dengan wajah tersenyum, dia memperlihatkan itu kepada Xander dan Seline.

"Jika suka, nanti kau bisa mendapatkannya tiap hari!" janji Xander sambil mengusap puncak kepala Rafael.

"Eh! Mana bisa begitu. Tidak baik terlalu banyak makan manis!" kata Seline menyelak.

"Tidak bisa!" Tidak bisa. Tidak ada permen setiap hari. Dilarang keras!"

Xander langsung menatap seline, dalam hati, dia merasa seperti baru saja mengalami pertengkaran pertama antara suami dan istri. Dan, dia sedikit menyukai rasa itu.

Xander mengalihkan pandangannya kepada Rafael, lalu mengkoreksi perkataanya. "OK! Satu kali dalam seminggu saja ya!"

Rafael menatap Seline, lalu pada akhirnya menganggukan kepala tanda dia bersedia. Xander menatap Seline lagi, "Apa besok ada waktu?"

"Eum... memangnya kenapa?" Tanya Seline.

"Rafael sepertinya harus bersekolah, jadi tolong bantu pilihkan sekolah!" Pinta Xander.

Mengingat betapa bahagianya wajah Rafael ketika bersama teman-teman sebayanya, maka Seline pun menyetujuinya. "Ok besok pagi, kita akan cari sekolah terbaik untuk Rafael kita!"

Daun telinga Xander langsung memerah, ketika mendengar perkataan Seline. "Rafael kita!" imbuhnya di dalam hati mengulang perkataan itu, beberapa kali.

Cuti Seline masih ada beberapa hari lagi, jadi dia merasa tidak apa kalau besok membantu Rafael untuk mencari dan mendapatkan sekolah yang tepat.

Hari ini Seline sangat menikmati cuti tahunannya. Sementara itu, Eric terlihat kacau. Dalam hati ingin mencari seline, tapi apa daya, langkahnya dilarang keras oleh Tuan Jack. Tidak boleh mengganggu Seline yang sedang menenangkan diri.

"Jika kau tidak mau kehilangannya, maka beri dia waktu. Jangan buat dia kesal!" nasihat Papanya itu.

Eric hanya bisa menggigit bibir bawahnya sendiri. Menahan kesal di hati, karena tidak bisa membantah perkataan Papanya itu. Pada saat ini, Riana masuk ke ruangan kerja Eric.

Dengan suara manis yang dibuat-buat, dia pun menyapa Tuan Jack "Pa."

Tuan Jack diam sesaat, memperhatikan Riana dan perutnya yang sudah terlihat membesar. Tuan Jack pun berkata, "Jangan pernah mengira bahwa menggoda suami orang hanyalah permainan kecil yang selesai ketika pesan dihapus dan percakapan dihentikan. Ada hal-hal yang mungkin dapat dihapus dari layar, tetapi tidak semudah itu dihapus dari hati manusia!"

"Sebab rumah tangga orang lain bukanlah halaman kosong yang boleh kau isi sesuka hati. Di dalamnya ada janji yang pernah diucapkan, air mata yang pernah jatuh, kesetiaan yang dibangun bertahun-tahun, serta seseorang yang mungkin diam-diam mempertahankan rumahnya dengan seluruh kekuatan yang dia miliki."

"Jangan menjadi tangan yang mencoba membuka pintu yang sengaja ditutup oleh sebuah ikatan. Jangan menjadi teduh palsu bagi seseorang yang sebenarnya sedang memiliki rumah untuk pulang."

"Barangkali perhatianmu terasa seperti bunga yang indah bagi seseorang yang sedang merasa sepi. Namun ingat, tidak semua bunga yang mekar pantas dipetik. Ada bunga yang tumbuh di taman orang lain, dan memetiknya bukanlah tanda keberanian, melainkan tanda bahwa kita tidak mampu menghormati batas."

"Jika seorang pria telah memilih seorang wanita untuk menjadi istrinya, maka hormatilah pilihannya. Jika dia mengeluhkan rumah tangganya kepadamu, jangan buru-buru menawarkan dirimu sebagai tempat pelarian."

"Jadilah manusia yang mampu membedakan antara menjadi tempat seseorang bercerita dan menjadi alasan seseorang mengkhianati. Sebab merebut perhatian seseorang mungkin mudah, tetapi mempertanggungjawabkan luka yang lahir setelahnya bukan perkara ringan."

"Dan, jika suatu hari kau mendapatkan seorang pria dengan cara merusak kesetiaannya kepada istrinya, jangan terlalu cepat menganggap dirimu sebagai pemenang. Karena sesuatu yang diperoleh melalui pengkhianatan tidak pernah benar-benar datang tanpa membawa karma."

"Jagalah harga dirimu. Jangan biarkan kecantikanmu menjadi alasan untuk meruntuhkan rumah orang lain. Jangan biarkan kesepianmu menjadi pembenaran untuk mengambil apa yang bukan milikmu. Dan, jangan biarkan perhatian seorang pria membuatmu lupa bahwa dirimu terlalu berharga untuk hidup sebagai rahasia di balik sebuah pernikahan."

"Ada batas yang memang tidak dibuat untuk dilanggar. Ada pintu yang memang tidak seharusnya diketuk. Dan ada hati yang, seindah apa pun kesempatan untuk memilikinya, tetap harus kita relakan karena Dia telah menjadi milik seseorang melalui sebuah janji."

Riana tertegun, canggung. Perkataab Tuan Jack dikatakan tidak dengan nada meninggi namun semua perkataannya tepat sasaran. "Pa... aku...aku hanya sangat mencintai Ka Eric."

"Berhenti memanggilku Papa, satu-satunya menantuku adalah Seline Huang!" kata Tuan Jack dengan sedikit menatap sinis kepada Riana.

Sebelum pergi, Tuan Jack berkata lagi. "Lakukan Tes DNA!"

Riana langsung membela diri di depab Eric. "Apa kau meragukan ini adalah anakmu!"

"Jangan menambah masalah, lakukan saja apa yang dipinta!" Kata Eric sambil kembali ke meja kerja dan bersibuk kembali dengan berkas-berkas bisnisnya. Akhir-akhir ini dia kulai merasa kehadiran Riana sangat mengganggunya.

Riana menatap sinis kepada Eric, lalu pergi meninggalkan ruangan kerja Eric. Sementara itu, Seline di Penthouse barunya sedang sangat menikmati memasak. Setelah tadi makan siang bersama, seline dan Xander berpisah karena berbeda tujuan.

Pada saat ini melihat sepiring spagheti akhirnya bisa tertata dengan cantik diatas di meja makan, hatinya merasa puas, dia bisa memakanan masakannya sendiri, bukan makanan-makanan kantin Rumah Sakit, atau pun makanan instan hanya untuk sekedar pengganjal perutnya yang sedang merasa sangat lapar.

Seline memasukan mie pasta itu sedikit demi sedikit ke dalam mulutnya. Mengunyahnya, sambil sebentar-sebentar menggoyangkan kepala dan bahunya. Tanda dia sangat menyukai masakannya sendiri. "Wow! Ini enak sekali!"

Pada saat ini ponselnya berdering. Melihat nama Lin Yue yang tertera di ponsel, Seline pun langsung menjawab dengan pipi menggembung karena pasta. "Ya!"

"Hei! Apa kau bisa ke sini!" tanya Lin Yue"

"Ada apa?" tanya Seline mulai ikutan serius karena mendengar nada serius Lin Yue.

"Ada pasien bersikeras minta kau yang tangani, tidak mau dengan dokter lain!" Jelas Lin Yue.

1
Tuti Tyastuti
𝘢𝘴𝘵𝘢𝘨𝘢𝘢𝘩 𝘹𝘢𝘯𝘥𝘦𝘳😂😂
Tuti Tyastuti
𝘢𝘴𝘵𝘢𝘨𝘢𝘢𝘩 𝘴𝘪𝘮𝘰𝘯😂😂😂
Tuti Tyastuti
𝘮𝘢𝘶 𝘤𝘢𝘳𝘪 𝘴𝘦𝘭𝘪𝘯𝘦 𝘺𝘢 𝘯𝘥𝘦𝘳😂
Tuti Tyastuti
𝘵𝘦𝘵𝘢𝘱 𝘴𝘦𝘮𝘢𝘯𝘨𝘢𝘵 𝘬𝘢 𝘯𝘪𝘵𝘢💪
Tuti Tyastuti
𝘴𝘦𝘮𝘢𝘯𝘨𝘢𝘵 𝘴𝘦𝘭💪
Tuti Tyastuti
𝘳𝘢𝘯𝘪𝘢 𝘱𝘶𝘳𝘢" 𝘵𝘶𝘩
Tuti Tyastuti
𝘹𝘢𝘯𝘥𝘦𝘳 𝘱𝘢𝘮𝘢𝘯 𝘬𝘦𝘤𝘪𝘭 𝘵𝘪𝘩 𝘴𝘦𝘭𝘪𝘯𝘦
Tuti Tyastuti
𝘪𝘵𝘶 𝘱𝘢𝘴𝘵𝘪 𝘶𝘭𝘢𝘩 𝘱𝘦𝘭𝘢𝘬𝘰𝘳 𝘴𝘦𝘭
Tuti Tyastuti
𝘸𝘢𝘩 𝘴𝘪𝘢𝘱𝘢 𝘺𝘨 𝘫𝘦𝘣𝘢𝘬 𝘴𝘦𝘭𝘪𝘯𝘦🤔
Tuti Tyastuti
𝘦𝘳𝘪𝘤 𝘮𝘰 𝘢𝘱𝘢 𝘢𝘯𝘢𝘬𝘯𝘺𝘢 𝘦𝘵𝘩𝘢𝘯 𝘮𝘰 𝘬𝘢🤔
Tuti Tyastuti
𝘩𝘢𝘥𝘪𝘳 𝘬𝘢 𝘕𝘪𝘵𝘢☝
Endah Sea
suka dengan semua cerita2 author.. terimakasih
Ellaa Nurell
karya yg sangat bagus banget dibaca....
dengan alur yg bagus...ditambah ada banyak bgt ilmu yg tersaji didalemnya ....
pokoknya recommended novel author ini gak pernah gagal 🫶🏻
Shee_👚
ulah keluarga rania atau rania sendiri yang melaporkan kejadian itu🤔
dasar nya pelekor buat drama murahan aja terus. orang juga pasti mikir masa baru mau di pasang infus dah ada kontraksi yang membuat keguguran. kan aneh belum ada semenit juga.
Shee_👚
ngamuk aja situ gak bakalan ada yang peduli.
eric PeDe gila mau balikan lagi sama seline, orang seline ja dah muak sama kamu😏
Shee_👚
luntang Lantung tapi ATM terus berjalan🤭
Shee_👚
ternyata hanya karena status sosial😏
inget bu harta yang kamu miliki bisa lenyap hanya dengan hitungan menit, tapi menantu baik dan tulus tak bisa di ganti dengan apa pun
Shee_👚
kayanya dia minum obat menggugurkan kandungan karena di minta tes DNA
Shee_👚
jangan² itu bener bukan bayi Erick🤔
Shee_👚
orang tuh jorogin aja seline, kebanyakan banget drama itu pelekor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!