novel ini menceritakan tentang seseorang CEO tampan yang mabuk , dan memasuki kamar di salah satu hotelnya dan ternyata kamar tersebut sudah di isi oleh karyawannya sendiri .
dimalam itu membuat gadis tersebut harus kehilangan apa yang selalu dijaganya dan akan diberikan kepada suaminya kelak , namun Nasik sudah jadi bubur
hingga empat tahun mereka dipertemukan kembali tapi CEO tersebut tidak mengenali wanita yang perna di perkosanya hingga melahirkan anak kembarnya,, tetapi wanita tersebut pura pura tidak mengenali pria yang mengambil kesuciannya tersebut
sampai akhirnya kedua anaknya bertemu dengan CEO di taman permainan
apakah yang akan terjadi
mungkin kh mereka bisa bersatu kembali atau malah sebaliknya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon thalib, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
penyesalan
kini Nurul dan sang kembar sedang berangkat ke tempat kerja Nurul
tujuan Nurul membawanya kekantor karena ingin membuat kakaknya menyesali semua kelakuannya
tak butuh waktu berapa lama , kini Nurul dan sangkembar yang sangat bahagia menaiki mobil mewah sudah sampai di parkiran perusahaan
" wah inggi lumahnya kak ( wah tinggi rumahnya kak ) ucap Alfi yang terkagum kagu berbeda dengan kakaknya yang bersikap jutek saja
" ayok kita masuk ke tempat kerja aunty " ucap Nurul menggandeng tangan kedua anak tersebut
langkah demi langkah bayak karyawan yang melihat kearah Nurul yang sedang membawa anak kecil yang ganteng walaupun penampilannya sangat sederhana
" wah lihat yang anak yang dibawah ,Bu Nurul itu anak siapa ?? tanya karyawan 1
" mana ku tahu ,mungkin anaknya " jawab karyawan 2
" tapi kan Bu Nurul belum menikah dan lagian anaknya masa langsung bisa jalan padahal tiap hari aku lihat perutnya tidak perna besar " ucap karyawan 3
" wajah mereka mirip pak Presdir " ucap karyawan 4
" iya " jawba yang lainnya
" atau mungkin mereka anak pak presdir " tanya karyawan 1
" bisa jadi ,tapi kan pak Presdir belum menikah "
" siapa tau pak Presdir menikah Dian diam suapaya media tidak ada yang tau "
" bisa jadi
Nurul yang mendengar ucapan para karyawan langsung menegur mereka
" tugas kalian bekerja disini lain untuk gosib " ucap Nurul tegas
sednagkan sang kembar malah cekikikan melihat wajah karyawan yang ketakutan
" hahaha ante endut akut cama aunty ( hahaha Tante gendut takut sama aunty) ledek Alfa dengan ketawa mengejek membuat karyawan tersebut menunduk malu
" iya , ante yang inggal ulang ugak akut ( iya ,Tante yang tinggal tulang juga takut ) lanjut Alfi mengejek karyawan yang kurus kerempeng
" hahaha iat ukaknya elek ( hahaha lihat mukaknya jelek ) ucap Alfa mengolok si kurus kerempeng..
" ponakan aunty yang ganteng ayo kita keruang kerja aunty" ucap Nurul lembut
saat inginmemasuki lift tak sengaja bertemu dengan Aidil dan Bimo yang baru keluar dari lift , tapi Nurul hanya jutek melanjutkan langkahnya , tiba tiba Alfi memanggil nama seseorang
" om adil , ini Alfi " teriak Alfi yang membuat Aidil menatapnya lembut,ingin seklai dia memeluk kedua putranya tapi apalah daya Nurul langsung menarik kedua kembar itu masuk ke lift
" ayo masuk ,dia bukan om mu " ucap Nurul dengan suara agak di tinggikan tanpa menoleh ke arah Aidil
Aidil yang berniat keluar menemui kliennya membatalkannya secara mendadak membuat Bima stres ," ahhg kan bos sekarang nyesal ,dari dulu kek taubat ,kan jadi gini kan sekarang ,yang repot siapa kalau sudah begini ,ya jelas saya tuan mudah " gumam Bimo kesal "
Aidil langsung berlari ke arah lift dan mengikuti Nurul
Nurul sampai di ruangannya dan menyuruh kedua bocah tersebut bermain di sana
" dek kak kalian main disini dulu ya nanti baru kita pergi lagi , maini aja semuanya asal jangan yang berbahaya " ucap Nurul dan diangguki oleh kembar tersebut
" Rul aku mau ajak mereka keluar , ap.......ucap Aidil yang langsung dipotong oleh Nurul
" gak boleh " ucap singkat Nurul
" loh kenapa aku cuma sebentar saja " ucap lagi Aidil memohon
" aku bilang gak bisa ya gak bisa lagian kamu bukan siapa siapanya" ucap tegas Nurul
kata kata tersebut mampu menampar Aidil secara tidak sengaja
" om adil , aca ata om di yumah dicimpan adek ( om Aidil , kacamata om di rumah disimpan adek ( ucap Alfi "
" iya Opi om uga yang auu entut( iya topi om juga yang bau kentut ) ucap Alfa dingin membuat Aidil menarik sudut bibirnya
" kalian mau gak temani Deddy jalan jalan " ucap Aidil menggendong Alfi
" apa Eddy ,Eddy kan di culga ( apa Deddy , Deddy kan disurga ) tanya Alfa dengan nada tidak bersahabat
" ini Deddy kalian , Deddy kalian sudah pulang dari surga " ucap Aidil meneteskan air matanya , membuat Nurul segera mengambil Alfi dari gendongan Aidil dan membawa mereka pergi meninggalkan Aidil yang menyesali perbuatannya
" apa ini hukumanku tuhan ,kenapa buat mereka percaya kalau aku ini ayahnya sangat sulit sekali bahkan melebihi kesulitan dalam semua hal yang perna aku lakukan " gumam Aidil menyesali perbuatannya