NovelToon NovelToon
The God Ashura

The God Ashura

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Balas Dendam / Kebangkitan pecundang
Popularitas:5.5k
Nilai: 5
Nama Author: jazzy bold

Dianggap sampah karena kehancuran jiwa beladirinya, Keluarganya di asingkan dan bahkan hampir mati dengan tulang belakang yang hancur.

Namun tidak ada yang tahu…

Di dalam tubuhnya bangkit jiwa beladiri ganda legendaris yang belum pernah muncul di dunia ini.

Dengan kehidupan kedua di tangannya, dia hanya memiliki satu tujuan..

Menginjak semua orang yang pernah merendahkannya dan berdiri tak terkalahkan di bawah langit.

Tapi saat rahasianya perlahan terungkap, musuh yang datang untuk menghancurkannya semakin kuat…

Akankah dia menjadi penguasa tak terkalahkan, atau justru jatuh sebelum mencapai puncak?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon jazzy bold, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Melakukan Penyelidikan

Zhang Tiangxia menatap Zhang Bailong beberapa detik. Lalu mengangguk.

"Baik."

Pertarungan mereka juga di dengar oleh beberapa murid yang datang, kemudian berita pertarungan antara Zhang Tiangxia dan Zhang Bailong seketika menyebar dengan cepat seperti wabah.

Sebelum Zhang Tiangxia dan Zhang Bailong bertarung, sudah ada puluhan orang yang hadir.

Beberapa tarikan nafas kemudian Jumlah nya bertambah hampir dua kali lipat.

Melihat orang yang semakin banyak dan mulai menutupi area yang tadinya luas, Zhang Bailong mengerutkan kening.

"Disini tidak bisa bertarung, kita akan pergi ke halaman keluarga."

Setelah berkata demikian, dia berjalan menuju lapangan keluarga di saksikan banyak orang.

Zhang Tiangxia merasa akan meledak karena marah. Dalam hatinya dia memaki semua orang-orang keluarga Zhang yang tidak punya kerjaan sehingga harus berkerumun setiap kali ada keributan.

Dia tadinya tidak ingin bertarung di lapangan keluarga, namun melihat situasinya saat ini, dia terpaksa berjalan kelapangan mengikuti Zhang Bailong.

"Itu, apakah Zhang Tiangxia serius akan melawan Zhang Bailong yang berada di tingkat ke enam alam Pemurnian tubuh?" Seorang murid keluarga Zhang menatap ke arah Zhang Tiangxia dengan tatapan aneh.

"Cih." Seseorang menggelengkan kepala, "Zhang Tiangxia ini terlalu sombong. Dia merasa dirinya hebat setelah mengalahkan pengawal keluarga dan membuat cacat Zhang Lei beberapa hari lalu. Dia berfikir Zhang Bailong sama seperti mereka."

"Haha, untuk apa kalian perduli. Biarkan Zhang Bailong memberikan pelajaran padanya agar dia tahu diri."

"Tingkat tiga alam Pemurnian tubuh melawan tingkat enam alam Pemurnian tubuh, ckckck!"

Semua orang menggelengkan kepala penuh penghinaan pada Zhang Tiangxia.

Menurut mereka, Zhang Tiangxia saat ini sedang memaksa dirinya melawan seseorang yang jauh lebih kuat untuk menarik perhatian kepala keluarga. Tujuannya jelas, agar dia tidak di keluarkan dari keluarga Zhang.

Zhang Tiangxia tentu saja tidak mengetahui apa yang ada di kepala semua orang, jika dia tahu, dia mungkin akan merasa geli.

Semua orang tahu Zhang Tiangxia. Semua orang tahu kondisinya seperti apa. Meskipun beberapa hari lalu dia mengalahkan tujuh orang pengawal keluarga, namun itu karena tingkatan kultivasi mereka sangat rendah. Adapun Zhang Lei, bagi mereka, itu karena Zhang Tiangxia menyerang lebih dulu. Jika tidak, tidak mungkin Zhang Lei mengalami cacat akibat serangan diam-diam Zhang Tiangxia.

Bagi semua orang di keluarga Zhang, Zhang Tiangxia adalah bocah tujuh tahun yang jiwa beladirinya dihancurkan gelombang monster dan menjadi sampah terkenal.

Semua orang yakin, bahkan meskipun Zhang Tiangxia naik ke tingkat ke empat alam Pemurnian tubuh pun mustahil melawan Zhang Bailong. Belum lagi mustahil dari tingkat ke tiga alam Pemurnian tubuh naik ke tingkat empat alam Pemurnian tubuh hanya dalam waktu beberapa hari. Jelas itu mustahil.

Bahkan Zhang Tiangxia di masa lalu pun memerlukan waktu satu bulan untuk naik satu tingkat alam, dan dia saat itu bisa di anggap sebagai jenius paling potensial.

Sementara Zhang Bailong adalah cucu Tetua Zhang Muren. Zhang Bailong juga berada di tingkat enam alam pemurnian tubuh. Belum lagi dia sudah berlatih sejak usia lima tahun. Jadi bagi semua orang, pertandingan ini seharusnya tidak ada ketegangan sama sekali.

Tapi meskipun semua orang yakin Zhang Tiangxia akan di kalahkan dengan mudah, orang-orang tetap datang menonton.

Zhang Bailong berdiri di tengah lapangan dengan pisau kecil terikat di pinggang. Senyum di wajahnya tak berhenti dari awal hingga akhir.

Selain itu, dia menikmati perhatian dari semua orang, terutama menikmati cara semua orang memandangnya dengan ekspresi kagum dan ada rasa takut di mata mereka.

Zhang Tiangxia berdiri di sisi berlawanan dengan tangan di samping dan wajah yang tidak menunjukkan apapun.

Zhang Bailong mencabut pisaunya, matanya memandang Zhang Tiangxia dengan tatapan yang mengandung provokasi.

"Bocah, aku beri kamu kesempatan untuk mengakui kalah dan bersujud mengakui seluruh kesalahan mu. Dengan begitu aku tidak akan bersikap kejam padamu."

Zhang Tiangxia tidak menjawab, wajahnya tetap datar dan acuh tak acuh.

Dimatanya, dia tidak menganggap Zhang Bailong sebagai ancaman sama sekali. Itu karena dengan kekuatannya saat ini, dia bahkan bisa melawan puncak ke sembilan alam pemurnian tubuh tanpa bantuan pedang miliknya.

Melihat Zhang Tiangxia tetap bersikap acuh tak acuh, wajah Zhang Bailong muram. Matanya menatap dingin pada Zhang Tiangxia dan di penuhi niat membunuh.

Seumur hidup, baru Zhang Tiangxia yang berani mengabaikan dirinya seperti ini, bahkan orang-orang keluarga Zhang di kota Linbao saja tetap akan bersikap sopan jika bertemu dia.

Syutt!

Zhang Bailong menerjang ke arah Zhang Tiangxia dengan pisau di tangannya.

Zhang Tiangxia mengangkat tangan ke atas melayangkan tinju ke arah pergelangan tangan Zhang Bailong.

Saat kedua serangan akan bentrok..

"Berhenti!"

Suara menggema dari kejauhan langsung menarik perhatian semua orang.

Zhang Tiangxia dan Zhang Bailong sama-sama melihat ke arah datangnya suara dengan wajah murung.

Zhang Tiangxia melihat yang datang adalah kelompok pengawal keluarga, alisnya berkerut dalam.

"Apa yang terjadi, kenapa pengawal keluarga saat ini tampaknya sangat serius?"

Orang-orang yang kebingungan mulai bertanya-tanya.

Bahkan Zhang Bailong juga merasa sedikit bingung, karena ini pertama kalinya dia melihat seluruh pengawal keluarga di kerahkan dalam jumlah besar.

Rombongan pengawal datang ke arah lapangan keluarga masing-masing dengan seragam pengawal lengkap. Mereka di pimpin oleh seorang pria berusia empat puluh tahun yang dari aura yang terpancar dari tubuhnya, dia adalah seorang Alam Pembuka Meridian tingkat tujuh.

"Salam kapten Peng!"

"Salam kapten Peng!"

Kerumunan memberikan salam pada pria yang berada di depan dengan hormat.

"Kapten peng, ada apa. Kenapa kamu menghentikan kami bertarung?" Zhang Bailong yang dari awal sudah kesal mau tidak mau bertanya langsung.

Zhang Tiangxia juga menatap kapten peng karena penasaran. Meskipun dia bisa menebak sesuatu, tapi dia tertarik untuk tahu kenapa kapten peng menghentikan mereka bertarung.

Kapten peng menatap ke arah Zhang Tiangxia dan Zhang Bailong sejenak, kemudian menatap seluruh orang yang hadir lalu berkata dengan nada keras, "Saat ini semua orang keluarga Zhang perlu di selidiki dan perlu di berikan pertanyaan apakah kalian bertemu Zhang Ziyi sebelumnya?"

Zhang Bailong mengerutkan kening karena dia merasa pertarungan mereka tidak ada hubungannya dengan Zhang Ziyi.

"Kapten peng, apa hubungannya pertarungan kami dengan Zhang Ziyi?"

Zhang Bailong menatap kapten peng dengan wajah kebingungan.

Orang-orang yang hadir juga menatap kapten peng dengan tatapan kebingungan.

Melihat semua orang kebingungan, kapten peng merasa jika dia tidak menjelaskan semuanya, maka orang-orang ini akan terus kebingungan.

Setelah itu dia berkata, "Tadi pagi Zhang Ziyi dan dua pengawal keluarga yang berada di tingkat pertama dan tingkat kedua alam pembuka meridian di temukan tewas dengan kepala terpenggal di hutan gunung Tuanling."

"Saat ini kepala keluarga sedang melakukan penyelidikan siapa pembunuh mereka. Jadi kami perlu melakukan penyelidikan dan bertanya pada semua orang apakah tadi malam ada yang bertemu Zhang Ziyi. Oleh karena itu, selama masa penyelidikan, keluarga tidak mengizinkan ada konflik apapun dalam keluarga."

Suasana seketika menjadi sunyi selama beberapa menit.

Kemudian..

"Apa..."

"Zhang Ziyi tewas terbunuh?"

"Bagaimana bisa? Siapa yang berani membunuh putra tuan kedua?"

Kerumunan menjadi riuh karena terkejut.

Zhang Bailong sendiri juga merasa syok karena di Desa Cansu, tidak ada yang berani melawan keluarga Zhang.

Zhang Bailong menatap Kapten Peng dengan serius, "Kapten Peng, aku belum bertemu Zhang Ziyi dalam dua hari terakhir, jadi aku tidak tahu."

"Yah, aku juga belum bertemu Zhang Ziyi."

"Aku juga tidak bertemu dengan Kaka Zhang Ziyi bahkan dalam sebulan terakhir.

Kerumunan yang hadir semuanya menggelengkan kepala, jawaban mereka serentak mirip karena mereka yang hadir kebanyakan hanya murid biasa di keluarga Zhang.

Hanya Zhang Tiangxia yang merasa sedikit terkejut karena para pengawal ini dengan cepat menemukan jasad Zhang Ziyi dan dua pengawal yang tadi malam dia bunuh.

Namun meskipun dia tampak terkejut, wajahnya tetap terlihat datar seolah-olah dia tidak ada hubungannya dengan kematian Zhang Ziyi.

Kapten Peng menatap Zhang Tiangxia yang satu-satunya masih belum berbicara. Meskipun dia merasa orang cacat seperti Zhang Tiangxia tidak mungkin ada hubungannya dengan kematian Zhang Ziyi, namun dia tetap harus bertanya. Karena kepala keluarga memerintahkan dia untuk bertanya pada semua orang di keluarga Zhang.

"Apakah kamu bertemu Zhang Ziyi tadi malam?" Kapten peng menatap Zhang Tiangxia dengan ekspresi mengintimidasi.

"Tidak!"

Zhang Tiangxia menggelengkan kepala.

"Lalu tadi malam kamu berada dimana?" Kapten Peng kembali bertanya.

Zhang Tiangxia mengerutkan kening, karena pertanyaan ini tidak di tanyakan ke yang lain tapi di tanyakan ke dirinya.

Dia menatap Kapten Peng dengan wajah murung lalu berkata, "Kapten Peng, apakah kamu curiga aku membunuh mereka bertiga dengan kultivasiku yang kalian tahu berada di tingkat ketiga alam Pemurnian tubuh?"

Kapten peng menggeleng, "Kamu memang tidak bisa, tapi ayahmu bisa. Selain itu aku dengar racun di tubuh ayahmu sudah sembuh dan kultivasinya bisa saja sudah kembali seperti semula. Dan ibumu juga berada di alam pembuka Meridian kan."

Setelah berkata, dia menatap Zhang Tiangxia lebih serius seolah-olah ingin melihat perubahan ekspresi di wajahnya.

Namun sayangnya, wajah Zhang Tiangxia tidak menunjukkan ekspresi apapun selain wajah murung.

Alis Zhang Tiangxia semakin berkerut dalam. Dia merasa kapten peng ini sengaja menyudutkan dia dan keluarganya.

Awalnya dia masih bersikap sopan pada kapten peng karena dia adalah pemimpin dari semua penjaga di keluarga Zhang. Namun melihat sikapnya seperti ini, ada rasa muak dihati Zhang Tiangxia.

Dengan datar dia berkata, "Semalam aku tidur karena lelah. Aku juga tidak pernah bertemu Zhang Ziyi."

Dia menatap mata Kapten Peng lalu melanjutkan, "Jika kamu mencurigai ayahku, silahkan bertanya padanya jangan bertanya padaku. Juga jangan gunakan wibawamu untuk menindas seorang junior. Kamu mungkin tidak merasa malu, tapi aku merasa malu."

Setelah berkata, Zhang Tiangxia mengabaikan kapten peng lalu kembali ke bandara keluarga lalu mengambil jatah bulanan untuk keluarganya.

Akhirnya Kapten Peng juga pergi bersama pengawal yang mengikutinya di belakang.

Kemungkaran juga langsung bubar setelah pengawal meninggalkan lapangan.

Zhang Bailong menyerahkan lima belas ribu keping perak dan tiga botol pil pemurni tulang pada Zhang Tiangxia dengan wajah gelap.

Zhang Tiangxia mengabaikan wajah muram Zhang Bailong, dia langsung kembali kerumah setelah mendapatkan sumberdaya yang dia inginkan.

. . .

1
syarif ibrahim
jauhnya dari siang sampai sore baru sampai.... 🤔🤔🤔
aldo
up lah author
Ibad Moulay
Gasss terus, jangan kasih kendor 🐎🐎🐎
Ibad Moulay
Lanjutkan 🔥🔥🔥🔥
aldo
lanjut author semangat terus🙏🙏🙏🙏
selenophile
min jiwa beladiri gk ke pake ya...
Ibad Moulay
Pemburu
Ibad Moulay
Kelompok
Ibad Moulay
Uraaa🐎🐎🐎
Ibad Moulay
Lanjutkan 🔥🔥🔥
ammank firman
heran kenapa harus jual air roh kalo hanya untuk membeli pil kan koin emas banyak di cincin
Ibad Moulay
Gasss Terus,,,Jangan Kasih Kendor 🐎🐎🐎
Ibad Moulay
Lanjutkan 🔥🔥🔥
Ibad Moulay
Gasss Terus,,,Jangan Kasih Kendor 🐎🐎🐎
Ibad Moulay
Lanjutkan 🔥🔥🔥
Ibad Moulay
Teknik Bayangan Kematian
Ibad Moulay
Rubah Roh Ungu
Ibad Moulay
Token
Ibad Moulay
Cairan Spiritual
Ibad Moulay
Walikota
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!