NovelToon NovelToon
Santet Kemaluan

Santet Kemaluan

Status: tamat
Genre:Horor / Iblis / Misteri / Tamat
Popularitas:362.3k
Nilai: 4.8
Nama Author: novita jungkook

Aina memutuskan untuk meminta cerai dari sang suami karena tidak sanggup untuk hidup berumah tangga dengan Darno lagi, Darno memang tidak berselingkuh namun segala sikap yang dia miliki begitu buruk serta sangat kasar sekali.

ekonomi mereka juga sangat turun sehingga membuat Aina begitu bingung untuk menghadapi ini semua, belum lagi mertua yang selalu ikut campur dalam urusan rumah tangga mereka, membuat Aina gelap mata dan memutuskan untuk bercerai.

namun belum sempat itu terjadi malah kejadian mengerikan terjadi pada wanita cantik itu, Aina mendadak saja sakit pada kemaluan dan mengeluarkan ulat berwarna putih yang berjumlah begitu banyak.

Apa terjadi pada Aina?
mengapa mendadak saja Aina menderita penyakit seperti itu?

ikuti terus kisah mereka di cerita Novita Jungkook.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 23. Alasan Purnama

"Lain kali aku tidak akan mau pergi dengan dirimu yang sedang ingin halangan ini." Arya langsung mengamuk ketika tiba di rumah.

"Apa yang terjadi sebenarnya Dan kenapa bentuk dia berdebu seperti itu?" suami Purnama datang mendekat untuk bertanya.

"Kamu tanya saja sama istri tercintamu ini, Mas!" Arya memang terlihat sangat kesal dan marah.

Zidan menatap sang istri yang masih diam saja dan tidak ada rasa bersalah walau hanya sedikit saja, nama tetap duduk dengan kaki menyilang dan tangan di dada sehingga wajah angkuh itu begitu ketara sekali di dalam diri wanita ini, dia tidak pernah memiliki sifat humble atau bahkan tersenyum kepada orang yang tidak dia kenal.

Memang sejak dulu dia selalu bersikap seperti ini walau sudah diberi nasehat untuk terus tersenyum terhadap orang lain namun Purnama memang sulit sekali untuk tersenyum, tapi dibalik itu semua Dia memiliki sifat baik dan sudah begitu banyak orang yang dia tolong ketika berhubungan dengan iblis.

Siapa tidak mengenal Purnama bila di desa pandan Arum ini dan bahkan desa lain juga mengenal Purnama walau tidak seberapa dekat, sebab Purnama adalah tipe manusia yang begitu sulit untuk di dekati sehingga banyak orang yang minder dan memutuskan untuk menjauh dari Purnama ini, karena dia memang sangat sulit sekali untuk bergaul dengan banyak orang.

Kadang Zidan juga kewalahan kalau sudah menghadapi sang istri dalam mode seperti ini karena dia tidak pernah peduli dengan orang yang menurut dia itu adalah salah, ini saja Arya kelabakan dibuat oleh sang kakak karena tadi Purnama malah menghajar semua orang yang ada di sana.

Untung Arya memiliki kekuatan untuk menghapus ingatan orang-orang itu sehingga kondisi Purnama sekarang menjadi aman dan para manusia yang terkena hajar Purnama sama sekali tidak ingat, mereka hanya kesakitan saja tapi kebingungan apa yang telah terjadi sehingga seluruh tubuh mereka terasa sakit menusuk seperti sekarang ini.

Arya kalau sudah di suruh menangani kasus yang dibuat Purnama secara sengaja seperti itu maka dia pasti ikut emosi juga, berlebih lagi tadi Arya berasal bahwa yang bersalah itu adalah mereka karena tidak berhati-hati menggunakan motor dan langsung menabrak kursi para wanita yang sedang duduk bergosip sambil makan gorengan di pinggir jalan.

"Dia melakukan perbuatan apa memangnya, Ar?" Zidan bertanya kepada sang adik ipar.

"Dia menghajar semua orang yang sedang duduk dan orang yang akan membela itu juga kena tendang, Mas Zidan bayangkan saja bagaimana keadaan saat itu." Arya berkata dengan emosi tinggi.

"Kok kamu melakukan hal seperti itu to, Sayang?" Zidan bertanya dengan lemah lembut agar tidak menyinggung.

"Ya emangnya kenapa kalau aku melakukan perbuatan seperti itu?" Purnama bertanya balik dengan nada yang sangat tinggi.

"Ya seperti itu barang yang tidak pantas to, Kenapa juga orang duduk mendadak kau hajar seperti itu?" Zidan masih dengan sangat sabar.

"Ah mereka juga tukang gosip jadi tidak salah aku menghajar mereka semua." sewot Purnama kembali.

"Walau tukang gosip itu urusan mereka sendiri dan yang di gosip itu juga bukan kamu!" Arya menunjuk Purnama dengan emosi tinggi.

"Apa?! kelihatan sekali kau tidak terima kalau aku marah dengan mereka itu, salah satu di antara mereka adalah kekasih mu!" Purnama justru semakin melantur.

Arya yang mendengar hal itu tentu saja menjadi semakin emosi karena dia merasa Purnama semakin melantur tidak karuan karena emosi yang dia miliki itu, apa saja akan dia ributkan bila memang dalam kondisi seperti ini sehingga Arya merasa lelah kalau menghadapi Purnama dalam emosi tinggi.

Mana sama sekali tidak ada raut bersalah sama sekali di wajah dia sehingga Arya emosi sendiri, memang tidak ada rasa penyesalan di dalam hati Purnama ketika tadi dia sedang menghajar rombongan para wanita yang sedang sibuk bergosip dan juga Wandi yang ingin memisahkan mereka tadi, Wandi tidak salah apa-apa tapi terkena tendangan maut sehingga tidak sanggup berdiri lagi.

"Gila, kau memang sudah gila!" kesal Arya bukan main.

"Kamu sepertinya harus minta maaf dengan semua orang yang ada di sana, Sayang." ujar Zidan kembali.

"Ah ngapain aku repot minta maaf sama dia? wong aku tidak salah kok." tolak Purnama secara langsung.

"Ada apa sejak tadi kalian terus saja mempeributkan hal yang tidak jelas?" Nolan adik bungsu Purnama segera muncul.

"Kau urus aja Kakak ular mu itu biar aku tidak emosi kalau berhadapan dengan dia!" Arya segera berlalu karena tidak ingin tambah emosi saja.

"Waduh agak berat ini sepertinya." Nolan memperhatikan mereka secara bergantian.

"Ah dasar dia saja yang selalu baper dan tidak terima kalau aku memberi pelajaran kepada orang tepat." ujar Purnama.

"Kadang kalau menurut Kakak tepat maka menurut dia tidak tepat." Nolan berkata sambil tersenyum.

"Dia itu pikirannya beda sendiri dan tidak percaya kalau orang yang aku hajar memang sangat tepat." sambung Purnama kembali.

Nolan hanya bisa tersenyum karena sebenarnya dia juga pada setuju dengan Arya, bernama memiliki pikiran tersendiri sehingga dia merasa ngeri kalau berhadapan langsung dengan Purnama, walau terkadang Purnama ini bijak saat mengambil keputusan tapi terkadang dia juga bisa sangat gila kalau sudah terbawa oleh emosi.

"Desa itu juga seperti nya akan kena masalah." ucap Purnama.

"Memang nya kenapa kok bisa kena masalah?" tanya Nolan sangat penasaran.

"Entah lah aku belum tahu pasti yang terjadi namun sepertinya memang ada sesuatu yang tidak beres di sana, tampak jelas ada salah satu yang akan sangat menderita." ujar Purnama kembali.

Zidan masih diam saja ketika mendengar ucapan sang istri tentang kejadian itu, firasat Purnama juga tidak pernah salah bila sudah mengatakan sesuatu seperti itu sehingga mereka hanya perlu menunggu waktu bila nanti masa itu akan tiba dan bila berhubungan maka mereka juga harus memberikan sedikit bantuan.

"Tapi kalau diperhatikan lagi masa gara-gara desa itu akan terkena masalah jadi kau langsung emosi." Nolan melirik Purnama.

"Aku emosi dan malu karena diajak jatuh oleh Arya dan nyungsep di antara para wanita itu." jujur Purnama.

"Ooooh kau diajak jatuh sama Mas Arya ternyata?" Nolan mulai ingin tertawa membayangkan hal itu.

Pantas pada saat ini kepala Purnama penuh dengan debu yang terlihat memutih pada bagian rambut, rambut Purnama memang sangat hitam sehingga bila ada kotoran sedikit saja akan langsung terlihat dengan sangat jelas pada bagian tersebut, jadi Nolan bisa melihat bahwa rambut Purnama saat ini penuh dengan debu yang berterbangan kemana-mana.

Selamat siang besti, jangan lupa like dan komen nya ya.

1
farika
kisahnya apikkkk poull
Dewi
Sudh psyi gk akn da prubhan dr darno dia aj hk mnyesal sm skli sudh jhat sm aina..
Dewi
😅😅rsakan tuh sudh tau mb pur org yg bisa bca pkiran dia mau bntu org yg pnts di bantu.. eh sudh mnta bntu songong lgi..
Dewi
😅😅kaget gak tuh psti bru mkir pntesan slma ini mb our gk suka sma dia krn sudh bca pkiran jhatmu
Dewi
nah baru tau kan kau katiyem klo brhdpan sm mb pur kau gk bisa brbohong
Dewi
biar darno trsiksa kya ps kmu di santet aina.. klo lgsg mati ya seneng tuh si darno mlahan..
Dewi
Sabar aina biar dia mnderita dan mati dgn sendri nya
Dewi
Apa gk da wrga yg lewt ya smpai tuh myt dkun mau membusuk
Dewi
Gimna rsanya ktkutan slah sendri itu ulahmu dan ankmu bu bu
Dewi
nah tuh rskan katiyem ankmu gk da baikny kmu ngrsain kan hsil ddikanmu..
Dewi
Dukun yg di mksd darno yg sudh di bunh mahrani sm nana kan
Rahma Hidayati
aku ketawa sampe ngik ngik,,,ketika aina meremas,,nyoooot🤣
Dewi
takut takuti aja mreka aina gpp yg ornh ikut bicrain kmu😅hnya di takuti saja ya
Dewi
😅aina usil gpp si stdkny mreka yg prnh iku bicrain kmu tau takut aina
Dewi
smoga dinda minta maaf dgn tlus aina bisa memaafkn mu dinda jdi kmu gk jdi korban kaya 2 temen mu
Dewi
bu putri kalo trllu baiknya apa kmu gk emosi liat ank mnderita.. boleh baik bu tpi da rsa kesal wajar bu.. untk ikhls dan memaaf kan org lain tuh psti butuh wkatu jg buat hati berdamai..
Dewi
bilng aja mb pur itu blsan dr aina biar tuh katiyem sm darno tau.. jdi mb pur gk prlu bantu buat alsan krn memng mreka yg salah
Dewi
Nah betul mb pur biar tuh katiyem sm darno mrsakan putus asa org gk da rsa pnyeslan sudh buat aina mnderita dan meninggl
Elsa Devika
top👍🏻❤️❤️
Pandra Tour
ga ngerti ini maksudnya typo atau apa ya?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!