NovelToon NovelToon
Warisan Mutiara Surgawi

Warisan Mutiara Surgawi

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Mengubah Takdir / Ruang Ajaib
Popularitas:11.3k
Nilai: 5
Nama Author: Agen one

Setelah hidup selama 500 tahun penuh pengkhianatan, kesengsaraan, dan perjuangan, Tian Hao akhirnya kembali ke masa lalu.

Dengan ingatan dari kehidupan sebelumnya, ia memperoleh Warisan Mutiara Surgawi yang mempercepat jalur kultivasinya.

"Kali ini... aku akan mencapai keabadian."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agen one, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 23: Terdiam

Xiao Liu Xuan terdiam sejenak. Ia menatap telapak tangannya yang sedikit bergetar. Haruskah ia mengatakan yang sebenarnya?

Bahwa anak mereka yang dianggap "sampah" itu baru saja mempermainkan mental seorang pangeran kerajaan?

​Tidak. Jika ia memberitahu mereka, mereka mungkin tidak akan percaya. Atau lebih buruk lagi, mereka akan ikut campur dalam permainan ini. Dan Xiao Liu Xuan tidak ingin siapa pun merusak kesenangannya dalam mengungkap siapa sebenarnya Tian Hao.

​"Tidak ada apa-apa, Tuan Tian, Nyonya Tian," ucap Xiao Liu Xuan, kembali mengenakan topeng pangeran yang ramah dengan sangat cepat. "Saya tadi hanya tidak sengaja melihat sesosok makhluk besar di balik pohon... untungnya dia tidak menyerang dan langsung pergi."

​Tian Fei mengernyitkan dahi. Ia merasakan ada yang aneh dengan ekspresi sang pangeran, namun ia tidak berani mendesak lebih jauh. "Hutan ini memang penuh dengan binatang buas yang tidak terduga. Mari, Yang Mulia, lebih baik kita kembali ke paviliun. Terlalu berbahaya di sini."

​Saat mereka berjalan kembali, Li Xian masih menggerutu pelan. "Anak itu benar-benar tidak tahu diri. Berkeliaran di hutan saat ada tamu penting. Tian Fei, kita harus benar-benar memberinya pelajaran agar dia tidak mempermalukan kita lagi."

​Tian Fei hanya mengangguk setuju, tanpa menyadari bahwa orang yang mereka bicarakan baru saja melampaui batas yang bisa mereka bayangkan.

​Sementara itu, jauh di depan mereka, Tian Hao berjalan dengan langkah konstan. Bai Kecil yang melingkar di pergelangan tangannya mendesis lembut, seolah merasakan kegelisahan tuannya.

​"Dunia ini dipenuhi oleh orang-orang yang merasa dirinya sebagai pemburu," batin Tian Hao sambil menatap langit malam yang mendung. "Mereka lupa bahwa pemburu yang paling berbahaya adalah ia yang rela diam menjadi tanah, menunggu mangsanya merasa cukup aman untuk meremehkannya."

​Tian Hao tahu, mulai hari ini, Xiao Liu Xuan akan mengawasinya dengan sepuluh kali lipat kewaspadaan. Namun, itu tidak masalah. Baginya, setiap pengawasan adalah peluang. Setiap kecurigaan adalah celah.

​Karakter di sekitarnya seperti ayahnya yang ambisius, ibunya yang angkuh, dan pangeran yang licik, semuanya hanyalah pion dalam papan catur yang sudah ia kenali formasinya. Di kehidupan ini, Tian Hao tidak akan membiarkan bidaknya jatuh hanya karena sentimen keluarga yang palsu.

​Ia akan terus menjadi "sampah" yang tidak bisa dibakar, menjadi "debu" yang mengaburkan pandangan, sampai tiba saatnya ia bangkit sebagai badai yang tidak akan menyisakan apa pun kecuali kebenaran yang pahit.

​Satu hal yang pasti: Xiao Liu Xuan sekarang bukan lagi sekadar tamu. Ia adalah musuh yang telah menandai Tian Hao, dan di dunia kultivasi, sekali kau ditandai, hanya ada dua jalan keluar: tunduk atau lenyap.

​Beberapa pekan berlalu dengan ketenangan yang menipu. Kabar mengenai duel antara Tian Hao dan Pangeran Xiao Liu Xuan telah mengalami distorsi yang luar biasa di lingkungan keluarga Tian.

Manusia memiliki kecenderungan alami untuk mempercayai apa yang ingin mereka percayai; mereka lebih suka memeluk kebohongan yang nyaman daripada mengakui kenyataan yang mengancam ego mereka.

​Narasi baru telah terbentuk: Pangeran Xiao Liu Xuan sengaja mengalah. Ia hanya sedang bermain-main dengan si sampah untuk menunjukkan belas kasih seorang bangsawan.

​Tian Hao tidak melakukan apa pun untuk membantah rumor itu. Sebaliknya, ia justru mendukungnya dengan kembali ke rutinitas lamanya berjalan menunduk, menghindari konflik, dan membiarkan dirinya kembali dianggap sebagai debu di bawah kaki para murid inti.

Baginya, martabat adalah beban yang tidak perlu dibawa oleh seorang pengembara. Menjadi "sampah" adalah penyamaran terbaik yang pernah ada.

​Di sore hari yang tenang, pintu paviliun Tian Hao yang reyot berderit terbuka. Tian Mei masuk dengan membawa keranjang berisi buah-buahan segar dan botol ramuan berkualitas tinggi. Wajahnya yang cantik tampak murung, ada gumpalan kesedihan di matanya yang biasanya bersinar.

​Ia meletakkan keranjang itu di atas meja kayu yang berdebu. "Aku membawakanmu sari bunga matahari dan roti gandum madu, Kak. Tubuhmu butuh asupan yang lebih baik untuk memulihkan luka-luka itu."

​Tian Hao, yang sedang duduk bersila di sudut gelap, hanya melirik sekilas tanpa mengubah posisinya. "Simpan saja di sana."

​Tian Mei terdiam. Ia berdiri mematung, menatap punggung kakaknya yang terasa begitu jauh, meski hanya berjarak beberapa langkah.

Sejak kepulangannya, ia merasa kakaknya bukan lagi manusia yang sama. Ada tembok es yang tak terlihat, yang membekukan setiap upaya kasih sayang yang ia tawarkan.

​"Kak," suara Mei bergetar, "Apa aku melakukan kesalahan? Apakah kehadiranku hanya mengganggumu?"

1
aldo
lanjut thor seru sekali 🙏🙏
𝘿𝙚𝙬𝙖 𝘽𝙤𝙣𝙜𝙠𝙤𝙠
tes ..🤔
aldo
lanjut thor seru sekali 🙏🙏🙏🙏
Leon: /Bye-Bye/
total 1 replies
saniscara patriawuha.
sat set sat set...
Leon: 🙏🙏🙏🙏🙏🙏
total 1 replies
saniscara patriawuha.
sikattttt...
Leon: 👍👍👍👍👍
total 1 replies
saniscara patriawuha.
gassddddd....
saniscara patriawuha.
kasihhh fahammm duluu lahhhh.....
saniscara patriawuha.
biasanya langsung masuk ke dentiannya untuk membantu kultivasinya...
Leon: Hehe, memang di dunia Tianxu sistem kultivasi nya begitu bang/Shy/
total 1 replies
saniscara patriawuha.
gassssdd....
Leon: 🥲🙂🙂🙂🙂
total 1 replies
saniscara patriawuha.
lanjuttttkeunnnnn
saniscara patriawuha.
gasssss...
saniscara patriawuha.
tapi bisakah nanti mang MC kembali lagi ke masa depan untuk membalaskan dendamnya....
y@y@
👍🏿⭐👍🏻⭐👍🏿
aldo
lanjut thor
Leon: siaapp. jangan lupa kasih bintang 5 ya🙏🙏🙏
total 1 replies
y@y@
👍🏿🌟👍🏼🌟👍🏿
y@y@
🌟👍🏿👍🏼👍🏿🌟
Leon
ngopi lur/Coffee/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!