NovelToon NovelToon
Sandra Abyasya

Sandra Abyasya

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Diam-Diam Cinta
Popularitas:183
Nilai: 5
Nama Author: Nafras

Sandra yang merupakan anak ke 2, ia selalu saja merasa iri dengan Kakak sambungnya Naura.
Akankah mereka akan Baikan?
Buku ke 2 dari "Naura Abyasya"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nafras, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pertemuan

" Ayah tidak akan memaksamu, semua keputusan Ayah serahkan kepadamu dan juga Afif. Tapi tentunya Ayah berharap kalian berdua bisa cocok."

" Baiklah, aku akan mengikuti permintaan Ayah. dan setelah ini aku akan melihatnya dengan baik-baik." ucapnya yang kemudian pergi meninggalkan ruangan tersebut.

...🐐🐐🐐...

Adam yang baru pulang dari perusahaannya Ia pun langsung menemui sang ayah, sebelumnya ia telah mendengar dari ibunya kalau ayahnya ingin menjodohkan Fazira dengan seseorang. Tentunya ia terkejut dengan hal tersebut, karena Iya sama sekali tidak mengetahui kalau adik kecilnya itu akan dijodohkan.

" Ayah."

" Ada apa Adam?"

" Apakah benar ayah berencana menjodohkan Fazira?"

" Jadi kau sudah mendengar hal itu."

" Berarti apa yang aku dengar itu adalah benar?"

" Pemuda itu bernama Afif, ini rupanya." ucapnya dengan memberikan selembar foto.

" Apa maksud Ayah dengan berniat menjodohkan Fazira, tapi ayah tidak mengkomunikasikan hal ini terlebih dahulu kepadaku dan juga Fazira."

" Ayah tadi sudah membicarakannya dengan Fazira, dan kebetulan Ia setuju untuk bertemu dengan pemuda itu."

" Dia setuju untuk bertunangan, hal apa yang ayah janjikan padanya?"

" Dia belum setuju untuk bertunangan, tetapi dia setuju untuk bertemu dengan pemuda itu."

" Itu sama saja sudah satu langkah di atas, Ayah memangnya menjanjikan hal apa padanya sehingga Ia mau bertemu dengan pemuda itu?" tanyanya yang tentu saja dengan emosi dan takut kalau adiknya itu akan bersama dengan orang yang tidak baik.

" Adikmu tadi meminta izin untuk pergi ke Indonesia, tetapi Ayah mengatakan akan menyetujuinya bahkan tinggal menetap setelah dia menikah dengan Afif."

" Ayah yang bener aja, Ayah hanya akan mengizinkannya pergi ke Indonesia ketika dia telah menikah dengan Afif."

" Afif itu seorang pebisnis dan karirnya ada di Indonesia, jadi setelah menikah nantinya Fazira juga akan ikut Afif untuk menetap di Indonesia."

" Iya aku tahu Dia adalah seorang pebisnis asal Indonesia, tetapi kenapa ayah justru memberikan persyaratan seperti itu kepada Fazira. Ayah sendiri tahu kalau Fazira sangat ingin tinggal di Indonesia agar bisa bersama dengan sahabatnya yaitu Naura, tetapi selama ini ayah tidak pernah mengizinkannya untuk pergi ke Indonesia dan bahkan sekarang ayam mengijinkannya untuk menetap."

" Ya justru bagus dong dengan begitu ia bisa tinggal di Indonesia dan selalu bertemu dengan sahabatnya itu, Jadi ia tidak perlu mondar-mandir Indonesia dan negara ini lagi."

" Itu namanya ayo memberi jebakan kepada dia, bagaimana kalau hidup Fazira tidak bahagia bersama dengan Afif."

" Afif adalah pemuda yang sangat baik Adam, jadi ayah yakin Fazira pasti akan hidup bahagia bersama dengan Afif."

" Ayah hanya mengetahui sisi Afif dari luarnya saja, tetapi ayah belum sama sekali mengetahui kehidupan Afif yang sebenarnya."

" Ayah bisa dengan mudah mencari informasi mengenai Afif, dan selama ini informasi yang ayah dapatkan tentang Afif adalah hal yang baik-baik. Jadi tidak mungkin Fazira tidak akan hidup bahagia bersama dengan Afif, karena Afif adalah pemuda yang baik."

" Terserah Ayah saja, tetapi jika dia bukanlah seorang pemuda yang baik maka aku tidak akan membiarkan dia menikah dengan Fazira. Karena aku sangat tidak ingin adikku itu akan hidup menderita nantinya, aku sangat tidak ingin Fazira menderita." ucapnya yang penuh dengan emosi dan kemudian pergi meninggalkan ruangan itu.

...🦌🦌🦌...

" Aku yakin Kak Adam pasti sedang membela Fazira di depan ayah agar Fazira tidak perlu menikah dengan seorang pemuda bernama Afif itu."

" Kau tahu sendiri kalau kakak mu itu sangat menyayangi Fazira, dan ia hanya menginginkan adiknya itu tidak akan hidup menderita."

" Aku yakin Fazira tidak akan hidup menderita bersama dengan seorang pemuda bernama Afif itu mami, Itu semua hanya kekhawatiran ke Adam saja."

" Sebenarnya Mami juga berpikir hal yang sama Fahira, tapi Mami juga tidak bisa berkata apa-apa karena kakakmu terlalu berpikir negatif."

" Sejak dulu Kakak selalu saja membela Fazira, tetapi keadaan sama sekali tidak pernah membelaku."

" Kau tidak perlu merasa iri dengan Fazira, karena sejak dulu manis selalu ada untukmu Fahira."

" Untungnya ada mami yang selalu berusaha ada untukku, kalau bukan karena ada mami mungkin hidupku akan menderita karena keadaan tidak pernah perhatian denganku."

" Mami sangat menyayangimu sayang, Jadi kau jangan pernah berpikir yang aneh-aneh ya. Mami yakin Kau pasti bisa melewati semuanya, lalu bagaimana dengan kehidupan pernikahanmu sekarang?"

" Kehidupan pernikahan gue cukup baik, suamiku itu lumayan tampak menyayangiku."

" Jujur saja dulu Mami terkejut ketika mengetahui kau setuju untuk bertunangan, padahal saat itu usiamu masih muda sayang."

" Yang namanya hati juga tidak ada yang mengetahuinya mami, dan aku rasa Dia adalah orang yang baik dan cocok untukku pada saat itu."

" Mami sih selalu berharap kehidupanmu dengan suamimu itu akan bahagia, karena Mami tidak ingin melihatmu menderita sayang."

" Mami percaya saja sama aku ya, hidupku tidak akan pernah menderita bersama dengannya. Justru aku merasa bahagia karena telah dijodohkan dengan dia, karena aku hidup bergelimang dengan harta."

" Syukurlah kalau kau memang hidup bahagia bersama dengannya, semoga saja kehidupan kalian akan segera dikaruniai seorang anak ya."

" Aku sih tidak terlalu buru-buru mengenai anak mami, lagian kami berdua masih sangat muda. Jadi kami masih memiliki banyak waktu untuk bersama dengan anak-anak, walaupun aku tidak tahu kapan hadirnya sosok anak kecil dalam kehidupan kami."

" Ya sudah kalau memang seperti itu keputusan kalian, sekarang lebih baik kau bantu Mami untuk siap-siap semuanya ya. Kebetulan sore nanti Afif dan juga keluarganya akan datang berkunjung, dan setelah itu baru akan membahas apakah hubungan antara Fazira dan juga Afif akan berlanjut atau tidak."

" Ya sudah kalau begitu aku akan bantu-bantu mami." ucapnya dan mereka pun segera menyiapkan semuanya.

Mereka pun melaksanakan kegiatan bersih-bersih itu, dan mereka menyiapkan semua acara untuk pertemuan sore nanti. Tentunya Fahira sangat bahagia ketika mendengar kalau Fazira akan segera bertunangan, karena Iya ingin Fazira juga merasakan kehidupan yang ia rasakan. Sebab suami yang digadang-gadang selalu baik hati itu ternyata memiliki sisi lain, dan hanya Fahira saja yang mengetahui hal tersebut.

...🦙🦙🦙...

Saat ini Adam sedang pergi ke kamar milik Fazira, tentunya ia ingin menanyakan keputusan dari adiknya itu yang tiba-tiba saja ingin bertemu dengan pemuda bernama Afif.

" Fazira."

" Eh ada Kak Adam."

" Dek, Kakak dengar kau mau bertunangan dengan seorang pemuda bernama Afif?"

" Belum yakin sih Kak aku sama dia bakal bertunangan atau enggak, karena sore nanti pun aku baru akan bertemu dengan dia."

" Kau yakin akan bertemu dengannya, karena jika kau bertemu dengannya maka kemungkinan besar kalian akan langsung dan pertunangan, Dek?"

" Aku tahu kalau Kakak selalu khawatir denganku, dan kakak hanya tidak ingin kalau nantinya aku menjadi alat pertukaran bisnis."

1
Naim
bingung sama alur ceritanya
Nafras(Ig:nafras03): silakan lihat buku pertamanya ya kak
judulnya "Naura abyasya"
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!