NovelToon NovelToon
Istri Rahasia Tuan Ares

Istri Rahasia Tuan Ares

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Aliansi Pernikahan / Pengganti / Dijodohkan Orang Tua
Popularitas:14k
Nilai: 5
Nama Author: SkySal

Kekasih Lyra tiba-tiba menghilang seminggu sebelum pernikahan, membuat Lyra frustrasi apalagi kedua keluarga sepakat mengganti pengantin pria demi mempertahankan keuntungan masing-masing.

Lyra ingin menolak apalagi pengantin prianya adalah Ares-Kakak kekasihnya yang terkenal arogan, licik, penuh tipu muslihat, orang-orang menyebutnya Pangeran kegelapan. Selain itu, Ares juga memiliki kekasih seorang model papan atas. Akan tetapi, baik perasaan Lyra ataupun Ares tidak penting di depan keuntungan kedua keluarga sehingga keduanya terpaksa menikah meski menjadi pernikahan rahasia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SkySal, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Permainan Yang Sesungguhnya

“Ares bukan yatim piatu yang hidup di panti asuhan, dia adalah putra dari Leonardo Valens- pendiri VC Group aliasan Vantablack Crown. Sedangkan aku adalah sepupunya, sepupu kandung.”

Ryan menahan napas, tangannya terkepal kuat mendengar informasi tak terduga yang Barga katakan.

Sejak kecil, ia sudah mendengar nama perusahaan internasional itu, ayahnya sering membahas pengusaha terkenal yang bernama Leonardo Valens, bahkan ingin membangun perusahaan yang mengalahkan VC Group. Akan tetapi, Tama Jatmika tidak sehebat itu.

 “Kamu pikir bagaimana Ares bisa membangun Lily Crown tanpa sedikitpun bantuan dari keluargamu dan perusahaannya itu sukses hanya dalam waktu sekejap?” Barga tertawa, menertawakan Ryan yang memasang wajah terkejut sekaligus bingung. “Kamu pikir di dunia ini benar-benar bisa sukses hanya mengandalkan kepintaran? Tidak mungkin, Tuan muda Jatmika. Sepintar apa pun, kita butuh modal dan koneksi.”

Lily Crown, VC Group alias Vantablack Crown Group.

Ryan juga baru menyadari nama belakang kedua perusahaan itu sama.

“Tapi ….” Ryan mengepalkan tangan, rahangnya mengetat menahan emosi yang melonjak dalam jiwanya. “Bagaimana Ares bisa berakhir di panti asuhan dan diadopsi oleh Papa?”

Alih-alih menjawab pertanyaan Ryan, Barga justru menyunggingkan senyum miring yang membuat Ryan mengerti, pria itu ingin menukar semua informasi yang dimilikinya dengan sesuatu yang lain. Yang tidak Barga miliki.

“Apa yang kamu inginkan dariku?” Ryan bertanya tanpa basa-basi membuat Barga langsung tertawa licik. “Aku tahu, di dunia ini semua memiliki harga yang harus dibayar.”

“Ternyata Tuan Ryan memang tidak bodoh.” Barga mencondongkan tubuhnya lebih dekat pada Ryan, ia menatap mata pria itu lalu berkata, “Cari tahu apa kelemahan Ares, kelemahan yang membuat dia bisa kehilangan kendali.”

“Kelemahan?” ulang Ryan dengan kening berkerut. Semenjak pria itu datang ke rumahnya lima belas tahun yang lalu, ia tidak melihat pria itu memiliki kekuatan ataupun kelemahan, hidupnya selalu tampak datar dan monoton.

“Hancurkan perusahaannya?”

Mendengar itu Barga langsung tergelak, merasa saran Ryan sangat konyol. “Dengan Leo dan Lian di sisinya, juga dewan direksi hebat di bawah mereka, menurutmu perusahaan bisa disentuh?”

Ryan menghela napas berat. Ia sudah mendengar ada banyak orang hebat di VC Group, tidak ada yang bisa menggoyahkan mereka.

“Kelemahan yang kumaksud bukan di sini ….” Barga menunjuk kepalanya sambil menggeleng lalu ia menujuk dadanya. “Melainkan di sini.”

“Hatinya?” Ryan bertanya lirih dan Barga mengangguk diiringi seringai, membuat Ryan terhenyak karena jika kelemahan Ares adalah hatinya maka bisa saja kelemahan itu … Lyra.

***

“Aku penasaran gimana rasanya datang ke pesta pernikahan sama pacar.”

Sena mengulum senyum melihat seorang pria yang baru saja berhasil menangkap bunga yang Zaline lemparkan, lalu pria itu memberikan bunga tersebut pada wanita yang sudah pasti adalah kekasihnya.

Acara pernikahan seorang penyanyi seperti Zaline memang sangat meriah dengan dihadiri tamu dari berbagai kalangan, selama beberapa hari ke depan berita pernikahan Zaline pasti akan menjadi headline di berbagai media, setiap detail kecil dari pernikahan itu akan dibahas, terutama gaun sang pengantin dan itu membuat Lyra sangat senang.

“Aku juga penasaran,” gumam Lyra seraya mengambil segelas anggur merah. “Aku penasaran gimana rasanya jadi pengantin.”

Sena yang mendengar itu terkekeh. “Kalau gitu minta saja adakan resepsi pernikahan meriah dari suamimu itu.” Sena mendentingkan gelasnya dengan gelas Lyra sementara Lyra justru tersipu.

 “Nah ‘kan ….” Sena geleng-geleng melihat tingkah Lyra yang seperti ABG baru jatuh cinta. “Akhir-akhir ini kamu tuh beda banget, Ra. Jangan bilang kamu lagi jatuh cinta sama Ares.”

“Shhtt!” Lyra langsung memberi isyarat agar sahabatnya itu tutup mulut.

Setelah tahu Ares adalah remaja laki-laki yang dulu sempat membuatnya merasakan sedikit kebahagiaan, Lyra tak lagi berwaspada pada pria itu, ia merasa menjadi lebih dekat, seperti teman lama yang kembali bersama setelah berpisah.

Namun, apakah itu cinta?

Hati kecil Lyra berkata cinta itu telah menyusup jauh sebelum ia tahu Ares adalah remaja dari masa kecilnya. Namun, sudut hatinya yang lain masih enggan mengakui perasaan itu karena takut kembali terluka.

Jadi, saat ini ia hanya ingin mengikuti arus, biarlah waktu yang menuntun hati dan perasaannya, juga membimbing hubungannya dengan Ares.

“Sial, cowok narsis itu lagi!” seru Sena dengan mata melotot membuat Lyra mengerutkan dahi. Ia pun menoleh, mengikuti arah pandang Sena.

“Leo?”

Dengan senyum lebarnya, Leo mendekati Lyra dan Sena. “Hai, girls!” sapanya yang langsung membuat Sena mendelik, sedangkan Lyra hanya mengerutkan dahi. “Ops, aku lupa yang gadis hanya Nona Sena, sedangkan Nyonya Lyra sudah menikah.”

Berbeda dengan Lyra yang menanggapi celetukan Leo dengan senyum tipis, Sena justru semakin tampak kesal.

“Ra, sepertinya dia bukan orang dari VC Group.” Sena berbisik pada Lyra. “Lihat saja sikapnya yang urakan, sama sekali nggak ada wibawa orang besarnya.”

Lyra hanya mengedikkan bahu karena apa yang Sena katakan ada benarnya. Orang yang bekerja di perusahaan sebesar VC Group, bahkan menjadi wakil direktur yang mengurus banyak hal justru memiliki pekerjaan sampingan sebagai dokter pribadi.

Rasanya memang sangat tidak masuk akal.

“Mereka pasangan yang sangat serasi.” Puji Leo memandangi pengantin yang kini berdansa di bawah lampu kristal. “Membuatku jadi ingin mencari istri juga.” Ia melanjutkan sambil melirik Sena.

Lyra menyadari itu, bahkan ia merasa Leo seakan sedang manargetkan sahabatnya dan itu membuatnya sedikit kesal, ia yakin Leo bukan pria baik-baik. Saat Lyra hendak mengatakan sesuatu, perhatiannya teralihkan pada Ares yang tiba-tiba muncul menggandeng seorang wanita yang sangat tidak asing.

Seketika tubuh Lyra menegang, dadanya terasa sesak seolah ada sebongkah batu yang menimpanya.

“Liana?”

Ia menggumamkan nama itu dengan hati yang dilanda rasa perih.

Di antara semua model yang bernaung di bawah perusahaan Ares, Liana yang paling popular dan itu membuat Lyra sangat ingin bekerja sama dengannya. Akan tetapi, Ares mengecualikan model papan atas tersebut dengan alasan telah terkontrak dengan brand lain, Ares berjanji akan membuat Liana bekerja sama dengannya setelah kontrak itu selesai.

Namun, sekarang Lyra merasa semua itu hanya alasan Ares untuk menjauhkannya dari Liana meski ia tidak tahu apa alasannya. Bukankah pria itu mengatakan tak memiliki hubungan Istimewa dengan Liana?

Lantas, mengapa datang ke pesta pernikahan Zaline dengan bergandengan tangan bak pasangan kekasih?

Sena yang juga melihat kedatangan Ares langsung menatap Lyra dengan cemas, jelas sahabatnya itu tampak kecewa meski menampilkan wajah tenang seakan tidak terjadi apa-apa.

“Sialan, kenapa mereka malah mau ke sini?” Sena menggerutu melihat Ares dan Liana yang justru mendekati mereka.

“Kamu terlambat,” kata Leo saat Ares mendatanginya.

“Maaf, salahku.” Liana tersenyum dengan rasa bersalah. “Tadi ada sedikit masalah dengan gaunku jadi kami terlambat.”

Lyra berusaha sekuat tenaga untuk memasang wajah datar dan menampilkan senyum hangat meski saat ini hatinya bergejolak, apalagi saat melihat bagaimana Liana menggandeng mesra lengan suaminya yang bersikap sangat tenang.

“Aku mencintaimu, Lily.”

Kata-kata cinta itu sempat membuat hatinya bergetar dan berbunga-bunga, tetapi sekarang ia justru merasa geli hingga mual.

Di rumah, Ares berperan sebagai suami sayang istri tapi di luar … pria itu adalah bajingan elegan.

“Kamu pasti Lyra ….” Liana mengulurkan tangan yang langsung Lyra sambut tanpa ragu. “Aku dengar gaun pengantin Zaline adalah gaun rancanganmu.”

“Terima kasih,” balas Lyra dengan senyum ramah. “Sebenarnya aku juga sangat berharap gaun rancanganku bisa dikenakan model papan atas sepertimu, Nona Liana. Itu akan menjadi kehormatan untukku.”

“Ares pasti memberitahumu sekarang aku belum bisa menerima kontrak lain.”

Ares?

Lyra tersenyum miring mendengar bagaimana Liana memanggil nama suaminya dengan begitu akrab.

Jika hanya atasan dan bawahan, tak mungkin sampai memanggil nama seperti itu, kan?

“Benar.” Lyra menatap Ares yang memasang wajah datar, benar-benar seperti makhluk tanpa emosi. “Tapi kontrakmu yang sebelumnya tidak berlaku selamanya, kan? Jadi kurasa kita masih punya kesempatan bekerja sama di lain waktu.”

Liana terkekeh sambil mengangguk.

“Oh, ya, aku permisi sebentar.”

Merasa tak tahan melihat suaminya digandeng wanita lain, Lyra ingin menghindar ke toilet untuk menenangkan diri tapi saat berbalik, ia justru tidak sengaja menabrak seorang pelayan yang membawa nampam berisi beberapa gelas anggur merah.

Kejadian itu menyita perhatian semua orang, membuat Lyra merasa sangat malu hingga wajahnya pucat dan tangannya gemetar, bahkan pecahan gelas yang mengenai kakinya hingga berdarah membuatnya tak sadar.

“Lyra?”  Sena langsung menghampiri sahabatnya lalu merangkulnya. “Kamu nggak apa-apa?”

“Maafkan aku.” Lyra hendak membantu pelayan yang membersihkan pecahan gelas. Namun, Leo langsung menghentikannya.

“Nona Lyra, itu bukan tugasmu,” serunya.

“Benar, Nyonya. Ini kesalahan saya, maafkan saya,” kata pelayan itu yang membuat Lyra semakin tak nyaman, sebab ia sadar itu memang salahnya.

“Kakimu terluka, ayo aku obati.”

Lyra menoleh pada Ares yang masih berdiri di sisi Liana, pria itu masih tak berekasi seakan hanya melihat orang asing yang mengalami sedikit kecelakaan.

“Ternyata inilah permainan hati yang sesungguhnya” gumam Lyra dengan kecewa. “Bodohnya aku yang hampir terbawa perasaan.”

1
Milla
Wah oke thor satu persatu benang kusut sudah mulai bisa terpisahkan memang pasangan ayah dan anak yang klop sama2 kadi pembunuh pantas aja ares begitu benci dan sakit hati terhadap orang asing yanv di bilang keluarga 😔🥺 lanjut thorrrrr ayo dong lagi seru inii 🤗
💥💚 Sany ❤💕
Ryan mungkin mencari pembenaran atas kejahatannya sedangakan Ares ingin menegakkan keadilan meskipun caranya salah. Terus, napa si Barga dendam ma Ares?.
💥💚 Sany ❤💕
Jadi Ares nyamar jadi anaknya Tama yang hilang gitu, buat balas dendam?. Terus si Ryan yang katnya gak sengaja bakar panti, boongan?.
Arsyad Algifari.
ga mungkin kan .Ares mau balas dendam kalau cerita Ryan benar
ˢ⍣⃟ₛÐïñÐå💜⃞⃟𝓛ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©ѕ⍣⃝✰
ohhh jadi versi Ryan yg bilang jika gak sengaja membakar panti asuhan itu bohong, dan ya mungkin Ryan tau jika Tama punya anak kandung dan dia sengaja membakar nya hidup2 agar Ares kakak kandungnya meninggal hmmm pantas Ares balas dendam
Milla
Yaaaa yaaaaaa othor gitu deh emang boleh di cut pas sedang on on nyaaaaa othor mahh lanjut thorrrr nanggung inii 🥺😔🤗
🌺 Tati 🐙
lanjut jangan di gantung,ares blm selesai bercerita😅
💥💚 Sany ❤💕
Part ini berasa kayak nonton live, bikin nahan napas padahal aktornya gak kelihatan, jantung pun ikut dag dig dug, takut Vano dan Lian napa2. Jadi teringat kisah Gabriel Thoor, aku paling suka cerita yg ada actionnya 😁🤭. Maksih ya Athoor Skay, dah bikin karya yg keren dan luar biasa. Sukses selalu buat karya2 mu Thoor 🥰🥰
💥💚 Sany ❤💕: Sama2 Athoor Skay..., semangat terus dan sukses selalu buat karya2 mu 🥰🥰🥰
total 2 replies
💥💚 Sany ❤💕
Nah kan... Lyra jadi salah paham ma Liana, wajar sih... kan Ares gak pernah jujur.
💥💚 Sany ❤💕: heum...., bener banget Thoor. Padahal jujur aja napa.
total 2 replies
💥💚 Sany ❤💕
Meskipun sakit tapi otak Ares tetap encer, gercep melindungi istri tercinta 😁
💥💚 Sany ❤💕
Ares dan Lyra sama2 terluka, begitulah dendam. Pasti banyak yang dirugikan. Napa Ares gak cari bukti dan tuntut di pengadilan?, gak perlu menjadi hakim dan membuat hukum sendiri Ar.
💥💚 Sany ❤💕
Penasaran napa si Barga begitu dendam ma Ares?.
💥💚 Sany ❤💕
Barga bagai iblis pemburu darah, ngeri....
Milla
Aaaaaa othorrr nanggung itu thorrr sebucin itu ares mu lyraaa orang2 pilihan yang berada di dekat mu untuk menjaga muu thor please yaaa satu kan ares dan lyra sudahi kesalah pahaman inii ayo thorr buka benang merah yang terjadi antara ryan tama dab barga ayo dong thorrrrr aku nunggu iniiii 🥺🤗🥰
Milla: Setia donggg ama mereka please yaaa banyakin up nyaa penasaran ini 🤗
total 2 replies
yulithong
msh byk misteri yg bikin penasaran....lanjut kak
SkySal Alfaarr: siap kak
total 1 replies
Nata Abas
hadir kak ceritanya keren kak
SkySal Alfaarr: terima kasih akak😍😍😍
total 1 replies
Attaya Zahro
Lanjut kak sky 🥰🥰
SkySal Alfaarr: siap akak
total 1 replies
FHR
Ceritanya seru..bikin penasaran 👍
FHR: Ditunggu up nya Thor 👍
total 2 replies
ˢ⍣⃟ₛÐïñÐå💜⃞⃟𝓛ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©ѕ⍣⃝✰
ini pasti ulah Barga , kamu itu tidak ada apa2nya jika ingin melawan Ares
ˢ⍣⃟ₛÐïñÐå💜⃞⃟𝓛ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©ѕ⍣⃝✰
hadir sky, waw keren ternyata Ares tak membiarkan istrinya dalam bahaya,
Ly mungkin cinta Ares salah tapi percayalah dia tulus mencintaimu dan dia lakukan itu untuk melindungi mu.
SkySal Alfaarr: terimakasih akak😍😍😍
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!