ini kisah anak bungsu dari 6 bersaudara dia bernama laras.laras gadis SMA berumur 17 tahun yang periang dan memiliki suara yang indah yang dijodohkan dengan seorang anak pengusaha besar yang kaya raya.dewa adalah anak pengusaha besar dia anak tertua dari 3 bersaudara.cerita ini bermula saat perjanjian yang dilakukan kakek mereka saat muda dulu
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon santisnt, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
pulang lebih awal
Laras dan dewa terlelap karena lelah.
Laras bangun mendengar alarm
"hemmmm". menggerakkan badannya namun dewa memeluk Laras
"dasar laki laki mesum seenaknya sendiri tidur sambil memeluk orang" mendorong dewa
"sebaiknya aku mandi dulu dan shalat".ucap Laras
laras mandi dan melaksanakan shalat subuh lalu pergi ke dapur untuk menyiapkan sarapan
"buat sarapan apa yah" ucap Laras sambil membuka kulkas
"ok aku buat sandwich aja deh yang mudah dan praktis ".mengambil bahan bahan dari kulkas
Laras membuat dan menyiapkan sandwich lalu meninggalkan dapur untuk menyiapkan air mandi dewa
"dasar laki laki ini tidur seperti mati" ucap Laras
"apa katamu mati,siapa yang mati". berbicara sambil tidur
"ehhhhhh tidak tidak,itu air mandinya sudah siap aku tunggu dibawah" ucap Laras meninggalkan kamar
Laras turun kebawah dan duduk di meja makan.
"bagaimana ya caranya aku bisa tidur dikamar ku lagi" berbicara dalam hati sambil memikirkan cara
"ehhh tolong ambilkan aku air" ucap dewa
namun Laras tidak mendengarkan perkataan dewa dia masih saja melamun dan memikirkan cara
"heyyyy sedang apa kamu" teriak dewa sambil memukul meja
"iy.....a maaf aku tidak mendengar anda perlu apa tuan"ucap Laras
"kamu sedang memikirkan apa sampai aku memanggil berulang kali bahkan kamu tidak mendengarnya."ucap dewa kesal
"maaf tuan saya hanya memikirkan ulangan saja" Laras mengelak
"ambilkan aku air putih atau aku akan tersedak".ucap dewa menunjukan air
"dasar manja menggambil air di depan mata saja masih menyuruh orang ".ucap Laras berbisik
"apa katamu ulangi sekali lagi".dewa mendengar ucapan Laras
"ehhh tidak tuan ini airnya" memberi air untuk dewa
"aku pergi dulu kesekolah dulu" ucap Laras berdiri
Laras meninggalkan dewa yang sedang menyantap sarapannya menuju sekolah
"selamat belajar nyonya " ucap asisten Devi membuka pintu.
"terimakasih aku pergi dulu" ucap Laras namun dari kejauhan terdengar teriakan memanggil nama Laras
"larassss tunggu kita dong" ucap Erni teriak
"hu capeknya kamu sih ras pakek segala jalan Mulu".ucap Erni ngos-ngosan
"kenapa sih er lari lari santai aja kali jelas jelas Laras juga nungguin" ucap emi
"bener tu kata emi ,kan jadinya loh capek kek gini" ucap Laras
Laras dan kedua temannya bergegas masuk kelas namun sebelum bel istirahat berbunyi.terdengar pengumuman untuk segera kumpul kelapangan.semua siswa berhamburan pergi kelapangan.
"selamat pagi anak anak" ucap pak Raden kepala sekolah
"pagi pak" teriakan semua murid
"bapak mau kasih pengumuman bahwa hari ini kalian semua dipulangkan cepat karena guru mendapat undangan dari sekolah sebelah untuk mengahdiri acara sekaligus rapat .jadi bapak pulangkan kalian lebih cepat dari jam biasanya tapi ingat tidak ada yang keluyuran semuanya langsung pulang mengerti" ucap pak Raden dengan lantar
"mengerti pak" teriak siswa
"setelah bapak bubarkan kalian semua kembali kekelas ambil barang barangnya dan pulang terimakasih" ucap pak Raden
semua siswa yang mendengar ucapan pak Raden langsung bergegas masuk dan membereskan barang barangnya dan pulang
"Alhamdulillah pulang cepet akhirnya bisa ngedrakor gua" ucap emi
"yah lu mah ngedrakor Mulu punya pacar juga nggak".ucap erni menyenggol emi
"ye apaan si lu ,biarin deh nggak punya pasangan liat Drakor aja udah happy kenapa mau cari pasangan kalau nantinya bikin nagis Mulu nih kayak dia"., melirik kelaras
"kan gua lagi yang kena udah ahhh pulang dulu" ucap Laras
"Laras tunggu".ucap Panji dari jauh
"ya ada apa".ucap Laras canggung
"aku boleh minta tolong anterin pulang nggak ,sopir bunda belum jemput mau telpon juga nggak keburu" ucap panji
"ohh boleh kok nanti aku antar".ucap Laras
"gaes gue pulang dulu ya".ucap Laras melambaikan tangan kearah sahabatnya
Laras dan Panji berjalan menuju mobil
"selamat pagi tuan muda".ucap asisten Devi menundukan kepalanya
"iya selamat pagi" menjawab salam dari asisten devi
"asisten Devi sebelum putar kita antar Panji pulang dulu ya" ucap Laras sambil melihat kearah asistennya
"iya nyonya " .ucap asisten Devi membukakan pintu mobil
selama perjalanan menuju rumah panji.laras dan Panji hanya diam dan tidak berbicara sedikit kata pun
"kakak ipar ayo masuk dulu".ucap Panji tersenyum
"ahhh iya baiklah" Laras menuruti perintah Panji
"bunda aku pulang".ucap Panji teriak
"eh Uda pulang kok ada Laras disini" ucap bunda heran melihat Laras
"iya bunda tadi disekolah pulang cepat jadi sekalian mengantarkan Panji pulang karena supir tadi belum menjemput" ucap Laras tersenyum
"oh kalau begitu kita makan siang dulu ya" ucap ibu merangkul Laras
Laras hanya menuruti perintah mertuanya untuk makan disana
"hey ada kakak ipar disini dimana kak dewa" ucap Mira mencari dewa
"tidak ada kak dewa,kakak ipar kesini mengantarkan aku pulang karena kami pulang cepat".ucap Panji kesal
"oh begitu"ucap Mira
mereka semua makan siang dengan lahap dan sangat menikmati
"oh ya Laras apa Panji berkerja hari ini" ucap bunda melihat laras
"iya bunda ,dewa berkerja hari ini ada apa " ucap Laras
"kamu tolong bawa iga bakar dan udang saus tiram ini kekantor dewa ya pasti dia sangat senang.karena makanan ini makanan kesukaannya" ucap bunda
"tentu saja saya akan mengantarkannya kekantor nanti".ucap Laras
"buk tolong bungkusan makanan ini ya".ucap bunda menunjuk makanan diatas meja
Laras menunggu makanan dibungkus lalu Laras permisi pulang
"bunda Laras pulang dulu ya, terimakasih sudah mengajak Laras makan siang disini" ucap Laras tersenyum memandangi bunda
"iya sama sama tolong beri ini untuk dewa salam untuk dewa ya" sambil memberi bingkisan makanan
"ya nanti akan Laras sampaikan" sambil mencium tangan mertuanya
Laras masuk mobil dan menuju arah pulang