[SUDAH DIREVISI√]
Alexa seorang gadis yang malang, ia dari kecil setelah ibunya meninggal tidak pernah mendapat kasih sayang dari ayahnya, apalagi semenjak ayahnya menikah lagi ia semakin tidak diperdulikan oleh ayahnya.
Suatu hari ia membuat kesalahan yang menurut ayahnya fatal, padahal adik tirinya juga sering melakukan hal yang sama seperti Alexa . Ia kemudian diusir oleh ayahnya.
Setelah diusir ia kemudian bertemu dengan CEO dingin yang secara tidak sengaja menabraknya, ia lalu meminta pertanggung jawaban kepada CEO tersebut, yaitu dengan menikahinya
Bagaimana kisahnya? apa mereka berdua akan menikah? baca kelanjutannya disini!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rhadyla_223, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
23
Kevin yang sedari tadi bercanda ria bersama Audrey kemudian teringat dengan Alexa yang sudah pergi semenjak 30 menit lalu namun tak kunjung kembali.
'Kenapa dia lama sekali?' pikir Kevin.
Detik selanjutnya ia menyusul Alexa di toilet, namun toilet perempuan kosong, pikiran Kevin berkecamuk karena ia takut terjadi apa apa dengan Alexa, tanpa persetujuan Audrey ia langsung pergi pulang ke rumah tanpa memberi tahu Audrey.
ΔΔΔΔΔ
Alexa dan Devano kini tengah berjalan memasuki restaurant, mereka memutuskan untuk duduk di pojok, setelah duduk Devano segera memesan makanan ,Alexa tidak makan lagi, karena ia sudah kenyang Alexa hanya memesan minuman.
"Cerita, ada apa?" tanya Devano.
"Uhm, tadi aku bosan di rumah, lalu aku dan Kevin memutuskan untuk berjalan jalan di mall, saat selesai kami makan di salah satu restaurant di mall saat kami tengah memakan makanan yang telah kami pesan ,tiba tiba ada seorang perempuan ya-."
"Perempuan?selingkuhan Kevin? " potong Devano.
Alexa memukul lengan Devano, "Yak! dengarkan aku dulu sampai selesai." balas Alexa kesal.
"Ah ,oke oke lanjutkan " ujar Devano.
Lalu Alexa melanjutkan ceritanya yang sempat tertunda, "Perempuan yang bernama Audrey menghampiri kami, kata Kevin Audrey adalah teman masa kecilnya, mereka sudah lama tidak bertemu jadi berbincang bincang namun, Kevin malah menjadi cuek padaku, jadi aku ingin kabur saja tidak mau mengganggu mereka yang keliatan sedikit mesra." lanjut Alexa menjelaskan.
Devano mengangguk anggukkan kepalanya, ia lalu menggoda Alexa ,"Apa kau cemburu? " tanya Devano sambil memasang wajah menggodanya.
Alexa dengan cepat memukul wajah Devano, "Tidak." ujar Alexa singkat.
"Masa? " goda Devano lagi.
"Ck! lebih baik kau makan saja daripada berisik!" seru Alexa.
"Ahaha, baik aku makan dulu." ujar Devano lalu memakan makanan yang telah ia pesan.
Alexa mengangguk anggukkan kepalanya, sambil menunggu Devano ia memainkan ponselnya, saat membukanya ada banyak pesan dari Kevin dan panggilkan tak terjawab dari Kevin , Alexa memang men silent ponselnya, ia tak mengubris panggilan atau pesan yang Kevin panggil atau kirim, ia memilih untuk membuka media sosial dan mengacuhkan Kevin.
Tak lama kemudian Kevin kembali menelpon Alexa, Alexa langsung menaruh ponselnya di meja dengan posisi tengkurap ,Devano yang melihat nya langsung bertanya, "Siapa? "
"Kevin " balas Alexa.
Berhubung Devano telah selesai makan, ia lalu meminta bill kepada pelayan di sana lalu mengajak Alexa pulang.
"Ayo." ujar Devano.
Alexa bingung, "Apa? "
"Pulang, atau kau ingin jalan jalan lagi? " ujar Devano.
Alexa menggeleng gelengkan kepala nya, "Tidak, ayo pulang ,aku sudah lelah " ujarnya lalu berjalan ke luar restaurant di susul oleh Devano di belakangnya.
•••••
Mobil milik Devano membelah jalanan kota Busan, 30 menit kemudian mereka sampai di depan gedung apartment milik Alexa, Alexa lalu menatap sekeliling dan menepuk jidatnya.
"Ah, aku lupa aku dan Kevin sudah tinggal di rumah bukan tinggal di apartment lagi." ujar Alexa.
Devano memutar bola mata nya malas, "Ck!"
Alexa terkekeh sebentar,lalu memberitahu Devano alamat rumahnya yang baru,"Alamatku di jalan XXX."
Devano mengangguk anggukkan kepalanya lalu kembali menjalankan mobilnya membelah kota Busan menuju rumah baru Alexa dan Kevin, 20 menit kemudian mereka sampai di rumah Alexa dan Kevin, Devano terngangah melihatnya.
"Terima kasih." ujar Alexa membuyarkan lamunan Devano, lalu Alexa turun dari mobil dan masuk ke rumah sedangkan Devano ia kembali menjalankan mobilnya untuk pulang menuju rumahnya.
•••••
Saat masuk, ia melihat Kevin yang duduk di sofa dengan raut wajah khawatir dan menunduk menatap ponselnya , "Ada apa?" tanya Alexa.
Kevin mendongkak lalu beranjak menghampiri Alexa dan memeluk nya, "Kau dari mana saja? kenapa lama sekali, aku khawatir." balas Kevin.
"Ck! urusi saja teman kecilmu Audrey." ujar Alexa sambil melepaskan pelukan mereka.
"Apa kau cemburu? ah, maaf kami sudah lama tidak bertemu jadi aku malah mengabaikanmu." ujar Kevin merasa bersalah.
"Hm" balas Alexa lalu melangkah menaiki tangga menuju kamar mereka, ia sudah sangat lelah dan ingin segera membersikan badannya.
Kevin menghela nafas lalu menyusul Alexa, selagi Alexa mandi ia memeriksa pekerjaan kantor, 15 menit kemudian pintu kamar mandi terbuka menampilkan Alexa yang sudah selesai mandi.
"Mandi sana." ujar Alexa.
Kevin langsung melaksanakan perintah Alexa, sekarang suasana hati Alexa sedang buruk jadi ia tak mau membantah dan membuat Alexa semakin badmood atau bertambah marah.
semagat ya Thor...
klu saya pribadi kurang lengkap Thor ...
ini Nampak jalan hidupy..
di ibaratkan..menempuh jalan tol suami istri aja.. 🥺
semangat ya Thor🙂👍🙏
lnjut...