NovelToon NovelToon
Bukan Pacar Bucin

Bukan Pacar Bucin

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen / Komedi
Popularitas:820.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: Azura Ryn

Ina ingin punya pacar dingin seperti di novel-novel lokal yang sering dia baca. Akhirnya dia pun jadian dengan cowok paling dingin di sekolah, Azam. Namun sayang, tidak seperti tokoh-tokoh idamannya yang berubah dari dingin jadi bucin, cowok itu malah makin nyebelin.

"Kenapa Azam gak bucin kayak di novel-novel aja, sih?"
- Ina -

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Azura Ryn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Cilok

Kata novel yang aku baca, salah satu amunisi yang wajib dimiliki cewek adalah kemampuan masak. Kalau kita bisa menyenangkan perutnya, mereka juga bakal kasih kita lebih banyak cinta. Yang mana adegan paling banyak kubaca adalah si cewek masakin sesuatu buat cowoknya, pacarnya suka dan makin cinta, terus hubungan mereka jadi makin lengket.

Tapi, itu cuma khayalan kalau antara hubungan aku sama Azam. Aku gak yakin pacarku yang satu itu akan menambah kadar cintanya kalau aku kasih makanan. Terutama dengan hasil masakanku yang jauh dari kata layak. Bagaimana kalau nanti aku malah racunin dia? Bukannya nambah cinta, nanti malah putus yang ada.

"Na, nguleknya yang benar, dong!" Uh, ini sudah kesekian kalinya Teh Ani menegurku. Kami saat ini sedang membuat cilok goang, kebanyakan yang buat Teh Ani, sih. Aku cuma bantu ngeramein aja. Walau ujung-ujungnya kena omel juga.

Jujur aja, masak bukan sesuatu yang aku suka. Maksudku, bukankah lebih enak makan langsung daripada masak dulu? Aku ini termasuk generasi simple yang gak suka meribetkan diri.

Mungkin karena pembagian tugas di rumah ini, Teh Ani jadi sangat suka memasak. Kalau lagi libur kerja, kakakku satu itu bakal bikin apa saja yang menurutnya enak. Kami punya hobi sama sih, sama-sama suka makan. Bedanya dia suka masak sendiri, kalau aku lebih suka yang udah jadi.

Seperti hari ini, membuat cilok goang adalah idenya. Kemarin kami buat roti goreng, terus minggu lalu bikin es krim goreng. Ada aja yang ingin dibuatnya. Aku sih senang aja karena bisa makan makanan enak gratisan. Tapi kadang malas juga kalau sudah disuruh bantuin.

Jika ini game, kemampuan masak kakakku itu udah ada di level yang cukup tinggi. Nah, kalau aku ada di level paling dasar, 1. Paling kemampuanku yang berada di level tinggi adalah masak air sama mie instan. Masak kedua itu aku udah jago banget. Labih jago dari Teh Ani yang emang gak suka mie instan dengan alasan kesehatan.

Aku juga tahu sih mie instan gak sehat, cuma ya yang gak sehat itu emang enak. Kayak punya suatu daya tarik tersendiri yang membuat candu.

Apalagi dengan pendapat orang Indonesia yang menganggap kalau gak makan nasi itu belum makan, jadilah aku juga sering makan nasi sama mie instan. Kadang kalau lagi insyaf aku gak mau pake nasi, tapi mamaku yang emang kurang dalam hal edukasi gizi suka menyuruhku untuk memakannya bersama nasi.

"Jangan dulu pakai sambel, Eni sama Ana pasti mau soalnya," ujar Teh Ani mengingatkan. Aku hanya mengangguk saja, sedikit meringis saat melihat sambal goang hasil ulekanku, cabai rawitnya banyak banget! Semoga aku gak sakit perut nanti.

Akhirnya setelah berjuang selama lebih dari 30 menit, mulai dari nyampur bahan, bikin adonan, membentuk bulatan-bulatan kecil, memasaknya hingga matang, membuat sambal, dan sekarang cilok goang siap dihidangkan.

Aku membawa satu baskom yang cukup besar berisi cilok goang itu ke ruang tengah, sedangkan Teh Ani membawa cilok tanpa sambal goang dalam mangkuk kecil untuk Eni dan Ana. Sebenarnya Eni mungkin makan bersama kami, tapi Teh Ani memang selalu menganggapnya anak kecil yang gak boleh makan pedas.

Niatnya kami mau makan cilok goang ini sambil nonton film Home Alone. Lampu sudah kami matikan, niatnya biar mirip kayak di bioskop. Tapi alih-alih sambil makan pop corn, kami malah makan yang pedas dan basah. Kurang cocok juga sama tontonannya.

Tadinya kami mau nonton film horor, tapi karena Ana dan Eni ikut, kami berganti haluan menjadi film yang bisa ditonton oleh anak-anak juga.

1
Najaem
lanjutin plsss
atmaranii
pokonya bsa bkin kngen dan pngn BCA ulang
atmaranii
kngen ma novel ini...pas nengok blm up LG..smga authornya sehat2 y biar bsa up lg🤲
‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎𝐎𝒇𝒇🔇 ‎: udah 5th kak ngga ada up samsek, sumpah sampe skrng aku masih penasaran pake banget😭😭
total 1 replies
Pitpitawewew
masih nungguin di 2025
Riski
Luar biasa
Mala Sia
Lumayan
Kiky Nurischa
ya ampun ngakak bacax si ina berharap si azam peka sampe kucing bertelur jg gak akan peka si azam mah dia tipe org yg hrs ngomong to the point🤣🤣🤣
Kiky Nurischa
astaga temen2 gak ada akhlak malah ditinggalin😆😆
Fitri Lin
baca berulang tetep meleleh dgn gombalan azzam..pdhl yg digombalin ina hiks hiks..kpn nih up lg thor
Shafira Amelia
kpn up nya kk
Najaem
Gatau ini udh berapa tahun nunggu up
Elisa Queen
sudah 3x lebaran thor aku menunggumu
Elisa Queen
kami menanti kelanjutan cerita ini
Elisa Queen
thor lupa sandi kah atau gimna aduh thor
Elisa Queen
aku nunggu 2 thn loh ibi thor
Fullsun Chann
Kak, apa Azzam gamau bukber bareng Ina wkwk
Meida Atini
kasian sekali kamu ya na,heheee
MF -尺ノム刀ノ
kakkk lanjutt dongg.....
kapan up nya thorrr
Huaaaaaaa
Anonim
thor ini uda 2022,, trus nasip pembaca setia karyamu ini bagaimana,,, 😭
Anonim
selalu buka dan cek,,, uda lebih dari setahun thorr,,,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!