NovelToon NovelToon
Takdir Cinta Ghayana

Takdir Cinta Ghayana

Status: tamat
Genre:Diam-Diam Cinta / Cinta pada Pandangan Pertama / Romansa / Cintapertama / Tamat
Popularitas:1.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: Triyani

Sakit hati karena merasa dibohongi oleh semua orang, membuat gadis cantik bernama Ghayana Lestari Herlambang atau biasa dipanggil Ana memutuskan hidup seorang diri dinegara yang begitu asing.

Ana memutuskan untuk hidup seorang diri dinegara sakura, Jepang. Namun tanpa diduga duga, disana Ana bertemu dengan seorang pemuda bernama Reynaldi.

Seorang pria yang jauh lebih muda dari Ana, yang selalu saja bersikap konyol saat bersama dengannya namun hal itu membuat hati Ana kembali menghangat setelah sekian lama membeku karena sakit hati oleh pria bernama Revan.

Namun disaat Ana ingin mulai membuka hatinya kembali, Ana malah dipertemukan kembali dengan Revan yang saat ini sudah menyandang status duda tanpa anak.

Lalu, apakah Ana akan memilih untuk bersama kembali dengan Revan setelah pria itu kembali sendiri dan menyatakan perasaan cintanya??


Atau memilih bersama dengan Reynaldi yang sudah jelas jelas menyembuhkan luka hatinya??

Yukk ikuti kisah mereka disini...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Triyani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab.23

***

Usai mengisi perut mereka dengan satu porsi kake udon hangat dengan tambahan yakigyoza. Rey dan Ana pun akhirnya kembali ke rutinitas mereka di kantor.

Mereka akan kembali disibukan dengan segudang pekerjaan yang membuat mereka melupakan semua permasalahan yang ada didalam hidupnya.

Terutama Ana, yang begitu ingin melupakan masa lalu dan juga perasaan nya pada Revan. Namun untuk memulai suatu hubungan yang baru dengan orang baru pun, Ana masih enggan untuk melakukan nya.

Ana masih nyaman dengan hidupnya saat ini. Tidak terlibat kisah cinta dengan pria manapun nyatanya membuat hidupnya baik baik saja dan tentu saja bahagia dengan kehadiran teman teman yang selalu ada disaat Ana susah dan juga senang.

Pengalaman banyak mengajarkan Ana banyak hal, termasuk untuk tidak terlalu dalam saat mencintai seseorang agar saat realita yang kita dapat tidak sesuai dengan ekspetasi, maka kita tidak akan merasa sakit yang terlalu dalam juga.

*

*

"Ayo, kita pulang bareng," ajak Rey saat keduanya berjalan menelusuri koridor kantor menuju ke luar gedung untuk kembali ke rumah masing masing.

"Aku naik taksi atau bis saja."

"Kenapa? Kamu tidak sedang menjaga perasaan seseorang kan?"

"Maksud kamu apa sih?"

"Kalau bukan sedang menjaga perasaan seseorang, kenapa menolak pulang bareng?"

"Iya deh iya. Ayo pulang bareng,"

Rey pun akhirnya bisa tersenyum senang saat Ana tidak punya pilihan lain selain ikut kembali menaiki motor bersama dengan pria tengil itu.

Rey pun membawa motornya keluar dari area gedung perkantoran yang setiap hari mereka datangi untuk mencari penghasilan di sana.

Setelah 30 menit menghabiskan waktu di jalanan, Ana mulai merasa ada yang aneh dari arah jalan yang mereka lalui dan itu bukan arah jalan menuju ke apartemen mereka.

"Kita mau kemana? Ini bukan jalan menuju ke apartemen?" tanya Ana saat melewati jalanan yang tampak asing baginya itu.

"Nanti juga kamu tahu. Dan aku yakin, kamu pasti menyukainya." jawab Rey sedikit menambah kecepatan laju kendaraan nya.

Dan hal itu sedikit membuat Ana takut, hingga tanpa sadar Ana melingkarkan tangan nya begitu saja di pinggang Rey dan mempererat pelukannya di tubuh pria jangkung itu.

Rey pun tidak bisa menyembunyikan rasa bahagianya saat Ana memeluk tubuhnya bahkan tanpa dia minta dan tanpa dia paksa.

Rey menghentikan motornya tepat dipinggir pantai yang cukup ramai oleh pengunjung. Meski hari kian sore, namun tampaknya itu bukan lah penghalang bagi orang orang yang ingin pergi kesana untuk sekedar melepas penat dari kesibukan sehari hari yang mereka habiskan dengan bekerja.

Di Sana juga terdapat beberapa tenda yang didirikan oleh para pedagang kaki lima yang tengah menjajakan dagangan mereka.

Di Sana banyak yang menjual makanan dan juga minuman khas orang lokal yang tentu saja tidak boleh di konsumsi oleh mereka yang beragama muslim, seperti Ana dan juga Rey.

Demi mengisi perut mereka, Ana dan Rey terpaksa membeli makanan dari mini market karena tidak tahu makanan yang dijual di sana boleh mereka makan atau tidak.

"Dari mana kamu punya ide kesini? Sudah lama sekali aku tidak melihat laut," tanya Ana saat keduanya duduk dipinggir pantai dengan beralaskan hamparan pasir yang luas.

"Bagaimana? Kamu suka?"

"Suka, suka sekali. Terima kasih ya, tahu aja kalau aku butuh udara segar yang menenangkan seperti ini,"

"Maaf ya,"

Seketika Ana dibuat kaget dengan ungkapan permintaan maaf yang dilayangkan oleh Rey padanya.

Padahal, setahu Ana. Rey tidak pernah membuat kesalahan. Selain membuat Ana kesal, selebihnya pria itu akan selalu bersikap baik baik saja.

Bahkan saat bekerja pun Rey benar benar serius menjalaninya. Meski sikapnya sedikit konyol dan pemaksa. Namun tidak ada hal yang membuat Rey diharuskan meminta maaf pada Ana.

"Maaf? Maaf untuk apa? Apa kamu melakukan sesuatu yang salah?"

"Bukan, bukan aku. Tapi untuk Bang Revan,"

Deg...

Ana langsung menoleh ke arah Rey yang meminta maaf bukan karena kesalahan nya melainkan untuk apa yang mungkin telah Revan lakukan dulu.

Tapi, bagaimana bisa pemuda itu tahu? Bahkan Ana saja lupa dengan kehadiran bocah kecil gendut yang kini sudah berubah menjadi pemuda idaman para wanita masa kini itu.

Tinggi tubuh hampir 180cm, dengan dada bidang dan tubuh yang dipenuhi otot semakin menyempurnakan penampilan Rey yang memiliki wajah tampan.

Jauh saat Ana masih sering bertemu dengan nya dulu. Badan gemuk dengan bobot tubuh hampir 100 kg, dengan wajah yang bulat dan juga mata yang sipit.

Pantas saja saat pertama kali mereka bertemu, Ana sama sekali tidak mengenali pemuda itu karena memang pemuda itu sudah benar benar berubah drastis.

"Kenapa, kenapa kamu meminta maaf untuknya?"

"Karena aku tahu, jika apa yang dilakukan oleh Bang Revan sudah sangat keterlaluan,"

"Dia tidak salah apa apa Rey. Saat itu, aku saja yang terlalu kekanak kanakan. Hanya karena terlalu malu dengan keadaan, aku pergi begitu saja, bahkan sampai menutup diri dari semua orang,"

"Tapi tetap saja, meski mereka tidak salah karena saling mencintai. Tapi menutupi hubungan mereka dari kamu itu sama saja dengan mereka yang menyakiti kamu. Apa maksudnya coba mereka berdua itu, memang nya apa yang mereka dapat dengan menutupi hubungan mereka dan membohongi kamu?"

"Entahlah Rey, aku tidak tahu. Mungkin mereka tidak mau aku sakit hati karena ternyata pria yang aku sukai selama ini lebih menyukai sahabatku sendri."

"Jika itu yang mereka pikirkan, maka pemikiran mereka itu bodoh dan picik. Jika mereka berdua tidak mau menyakiti kamu, seharusnya mereka jujur dari awal dan biarkan kamu tahu hubungan mereka berdua,"

1
Uba Muhammad Al-varo
bagus👍👍👌
Uba Muhammad Al-varo
Anna........ ternyata nasib cintamu sungguh menyakitkan dan menyedihkan
Mira Hastati
bagus
Lala Al Fadholi
dulu aja ana di kalahkan oleh sahabatnya sekarang baru tahu kan rasanya cinta d kalahkan org dekat
hallo assalamualaikum, maaf sebelumnya kak, sepertinya author nya tidak terlalu salah akan hal ini, ini menurut pendapat ku, tor lain kali kalo buat cerita jangan di tunda tunda, lasung saja ke inti dari apa yang ingin kamu buat dalam novel, dari bab bab ini kamu seperti memancing perasaan pembaca
🌸 Triyani 🌸: waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. terima kasih kak, karena sudah mampir dan baca karya aku. sebelumnya, mohon maaf jika ceritanya buat nggak nyaman, hanya saja. mengenai alur cerita, ini semua atas saran editor pada saat itu. jadi, mohon maaf sekali lagi kalau alurnya bikin penasaran dan terima kasih karena sudah mampir 🙏🤗
total 1 replies
Sri Ariyanti
thor untuk visualnya knp gak disini aja, soalnya gak punya ig.
Sri Ariyanti
ok
Fano Jawakonora
tinggalkan sj dia, tendangkontolnya sdh duda itu kmu masih prawan masa mau kasi prawan mu sma duda bau
Fano Jawakonora
kelahi sj kalian berdua, habis itu ana dapat laki"yg syg sama dia
Fano Jawakonora
sok dewasa sok keren lagi dasar tengiik
Fano Jawakonora
yg satu ingusan sok ngatur yg satu duda suka cemburu, jadi tendang mereka berdua semoga ana dpt laki"yg brnar syg dn peduli sama dia biar bikn hti revan sakit sesakitnya yg ana rasakn dulu
Fano Jawakonora
sdhlah revan apa yg kmu lskukan juga sangat menyakitkn buat ana dan ana juga hny senyum sebagai sebagai seorg kk buat rey bau kentut itu
Fano Jawakonora
Rey kentut bau konyol juga bau sok tbtb dok akrab sok ngatur sok tau bau paling jengkel
Fano Jawakonora
krnapa ada org yg sok tau sok akrab gitu ya rasanya trllu lebay cerita terkait seorang rai yg hny pegawai magang, heran aj org seperti itu yg suka mksa kehendak org lain bikin gatal tangn ini bila ada di dunia nyata sdh aku hajar sampai pingsan
Ami Juwita
sangat menarik
echa purin
👍🏻
Uniie Gentra
kenapa juga abangnya nyembunyiin status revan sama kaila??aneh ni kakak koq lebih bela sahabat drpd adik sendiri
Nency Neny
rey aj lebih baik
Ema
bagus
Ray
selalu begitu, gimana kalo Kaila baik, pasti gak inget sang cadangan 😅😅😅
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!