Aku bekerja di perusahaan kontraktor yang bernama PT Adi jaya selama lima tahun sebagai asisten dari Arief Wicaksono, aku membantu mengembangkan perusahaan yang hampir bangkrut, sampai sekarang maju pesat satu tahun yang lalu, aku di lamar oleh bosku sendiri untuk di jadikan istrinya, aku senang kerja ku semakin semangat, aku kerja keras dan gajiku sebagain untuk membantu bapak dan membiayai adek tiriku kuliah,hari ini aku nikah semua biaya memakai tabungan ku, tetapi waktu akad nikah kenapa yang di sebut kok nama adek ku dan aku keluar dari kamarku ku lihat adekku selesai ijab Kabul dengan mas Arief wicaksono calon suami ku. yuk ikuti kisahku selajutnya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mama ende, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 26 presentasi
Hari ini Senin, sepeti biasa aku berangkat kerja di antar mas Arya, pagi dibikinkan sarapan, walaupun sederhana dan menu hampir sama aku suka, kasih sayang dan perhatian nya membuat aku mabuk cinta.
" Dek ini uang makan siang dan ini gajimu dua hari bantu bantu di kafe" kata dia
" Mas aku bantu di kafe ikhlas,lho" kata ku
" Anggap saja bonus sayang,buat tambah isi dompetmu" jelas dia
" kalau seperti ini dompetku akan selalu terisi penuh, mas kasih uang saku dan kasih bonus" kata ku
" Nanti Mas kasih, nafkah bulanan buat kamu insya Allah bulan depan" kata dia
Ku ciumi wajahnya suamiku dia bikin aku jatuh cinta sekali lagi, perhatian dan kasih sayang nya membuat aku klepek klepek.
" Adek pagi pagi jangan mesum sayang" kata dia sambil terkekeh
Aku menunduk karena malu sama suami ku sendiri
" Kenapa menunduk sayang, kamu malu sama suami kamu, biasanya telanjang juga nggak malu" kata dia sambil tersenyum
Aku cemberut,"mas jangan mengejek aku dong, aku sedang jatuh cinta sama suami dadakan ku lho" kata ku
" Tidak kamu saja, yang jatuh cinta dek, mas juga sedang jatuh cinta sama kamu sayang, istriku yang centil, ayo mas antar berangkat kerja" ajak dia
Aku segera mengambil tas rangselku, kuambil dompet di dalamnya dan kumasukan uang yng di beri mas Arya.
Aku diantar ke kantor dan di beri semangat semoga presentasi ku berhasil, jam sepuluh aku sudah siap untuk presentasi, para pembeli sudah datang kami sudah siap ruang meeting
Aku presentasi yang terakhir, setelah tiga orang desain lainya ,dari semau punyaku yang paling besar budget nya, karena memakai bahan bangunan berkualitas dan bisa tahan lama seperti penggunaan semen aku memilih semen yang tahan diair asin kerena perumahan tersebut berdiri di dekat pantai.
Selesai presentasi,para klien di kasih mamiri ( makan minum ringan) berupa kopi dan kue biar mereka memilih desain yang mereka inginkan.
Hasil akhir ada dua orang memilih desain ku, dan yang lain pilih punya temanku, Mereka langsung bayar uang muka dan keduanya memilih cas tempo, jadi tidak perlu mengajukan kredit di bank untuk bayar cicilan yang bertahun tahun.
Alhamdulilah kerjaku lancar, aku pergi istirahat dan makan siang dan juga sholat dhuhur.
Selanjutkan nya meeting dengan tim proyek untuk segera melaksanakan rencana bikin pondasi dan bangunan dua rumah selesai meeting kami pulang kerja sudah jam empat dan suami ku menjemput aku dan ku beri kabar bahagia.
" Mas kasih selamat dong, buat aku ada dua orang uang berminat pakai jasaku" jelasku kepada suamiku dengan bangga.
" Iya selamat ya sayang, sekarang mas traktir makan nasi bebek di warung Madura" jawab dia
Kami lansung ke kafe seperti biasa aku lanjut bantu di kasir, jam tujuh malam mas Arya ngajak pulang kafe di serahkan ke karyawan.
Ternyata dia mengajak aku makan nasi bebek goreng khas Madura kami pesan dua porsi dan minumnya air mineral saja biar sehat.
" Kamu, mas traktir semoga kerja mu lancar dan kamu akan semakin sibuk" kata dia
" Nanti kalau aku gajian gantian, mas yang ku traktir" jawabku sambil makan.
" Gampang, habis kamu gajian kita pulang kampung dek, kalau mobilnya dapat sekarang masih di carikan oleh pak Samsul dan mama" jelas mas Arya.
" Kalau uang kamu belum cukup, bisa pakai punyaku dulu mas" kata ku
" Iya kita lihat saja nanti kalau mobilnya sudah dapat" jawab mas Arya.
Kami pulang sampai di apartemen sekitar pukul delapan, biasanya jam segini kami masih di kafe, mas Arya sebenarnya ingin tambah karyawan tapi kayak nya belum cukup untuk tambah gaji kerena kafe ramai hanya week end itupun karena ada discount sepuluh persen.
Sampai rumah sudah ada cucian bersih dari laundry dan siap di tata di almari tapi aku mandi dulu biar badan bersih.
Begitulah kegiatan kami sehari hari, pagi aku di antar sore di jemput kalau aku ada keperluan ke proyek aku pakai mobil kantor dan diantar sopir, kadang berangkat bareng tim pembangunan atau naik taksi ke sana, tak terasa sudah satu bulan aku kerja di sini.
" Bu Nadia di panggil pak Dimas" kata asistennya pak Dimas.
Aku meningalkan pekerjaan ku, dan menuju ke ruang pak Dimas.
" Masuk nad" kata dia, menyuruh aku masuk.
" Iya pak ada yang bisa saya bantu?" tanya ku
" Ada tugas untuk mu kamu bikin proposal sekaligus perencanaan pembangunan rumah sakit, sebulan lagi tender akan di buka, nanti kamu presentasi bersama saya" kata pak Dimas memberikan tugas
" Siap pak" jawabku
" Untuk pembangunan rumah biar tim kamu yang mengerjakan tapi tetap dalam pantauan kamu ya" jelas pak Dimas.
Aku menganguk setuju kerena, pekerjaan seperti ini adalah pekerjaan ku sehari hari sebelum bergabung dengan PT Makmur Sejahtera, ya ini adalah pekerjaanku waktu aku jadi asistennya mas Arief.
Aku kembali ke meja kerja ku dan mengerjakan apa yang di minta pak Dimas, aku akan kerja keras,dan berusaha sebaik mungkin dan akan ku kerjakan dengan sungguh sungguh semoga perusahaan bisa memenangkan tender.
Waktu jam makan siang rekam kerja ku ramai berbincang rupanya gaji sudah masuk rekening dan kita di minta tanda tangan terima gaji ke HRD, aku tanda tangan di HRD, ternyata aku di buatkan rekening baru, dan kulihat nominal gaji pertama ku tujuh juta,
" Mbak Nadia ini gaji pertama mbak, nanti ada bonus dan lainya dengan melihat dan menilai kinerja mbak, nanti kalau proyeknya berjalan lancar pasti ada tambahan bonus" jelas pak Ketut kepala HRD.
" Aku menganguk dan tanda tangan, ku terima buku rekening dan Atm baruku nanti aku akan ke bank untuk ngurus M banking.
Aku lanjut kerja sambil melamun, akan mentraktir Mas Arya di gaji pertamaku, aku jadi ingat waktu aku terima gaji pertama waktu kerja di mas Arief, aku traktir bapak dan istri juga anak tirinya mereka bahagia dan memilih menu ayam kampung untuh,untuk kami berempat.
Jam kerja sudah berakhir, sebelum pulang aku sholat ashar dulu, kemudian aku ke parkiran yang biasanya tempat mas Arya jemput aku, kan di sana dia sudah tersenyum kepadaku,
" Mas aku lagi bikin proposal dan perencanaan untuk bangunan rumah sakit milik swasta yang luas besar tapi agak keluar kota, bantu istrimu dengan doa ya sayang!" cerita ku ke mas Arya.
" Iya mas selalu berdoa untuk kebaikan kita dan keluarga kita sayang" jawab mas Arya.
" Ayo mas aku traktir makan, mas pilih apa aku sudah gajian" kata ku dengan bangga.
Mas Arya mengarahkan sepeda motornya ke warung ayam bakar dia minta di traktir ayam bakar wong Solo,
Kami pesan dua porsi ayam bakar dan lalapan dan sambal juga pesan minum es jeruk, selesai makan kami sholat dulu di restoran tersebut.
" Dek kamu mas antar pulang ya pasti kamu cape, kamu bisa istirahat di rumah, dan mas kembali ke kafe" kata mas Arya
" iya aku mau mandi di rumah terus istirahat, dan mas aku tunggu di rumah kalau ada cewek cantik di kafe jangan lirik apalagi di lihat" pinta ku
" Ayang nggak usah khawatir si Loopi cuma suka sama kamu dan dia hanya nurut kalau kamu yang memanjakan nya" Jawab dia sambil terkekeh
Aku diantar pulang dulu ke apartemen dan mas Arya kembali ke kafe, aku masuk di apartemen dan ku ambil baju bersihku yang di titipkan di pos satpam yang ada diparkiran.
Bersambung .
gimana kabar Amelia n Arief...pasti kheki banget denger kalau Arya kaya 🤭🤭🤣🤣