NovelToon NovelToon
Balas Dendam Si Kembar

Balas Dendam Si Kembar

Status: tamat
Genre:Romansa / Cinta pada Pandangan Pertama / Anak Kembar / Chicklit / Tamat
Popularitas:128.1k
Nilai: 4.9
Nama Author: mamie kembar

Dia datang untuk menemui saudara kembarnya tapi kenyataan pahit harus dia terima, saudara kembarnya sudah meninggal dua hari sebelum bertemu dengannya.
Lila meninggal karena kecelakaan, mobil yang dia kendarai masuk ke dalam jurang.

Luna hadir ke dalam keluarga tersebut, dan menyamar menjadi seorang pembantu, dan dia menemukan fakta bahwa saudara kembarnya meninggal tidak wajar. Ada sekelompok orang yang sengaja ingin melenyapkan nya.

Luna marah dan bersiap untuk balas dendam, satu persatu informasi dia dapat dan perlahan dia memberikan hukuman kepada para penjahat tersebut.

Bagaimana Luna membalas mereka semua?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mamie kembar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kabar baik

Didalam kamarnya Luna tersenyum lebar, bahkan gadis itu terkekeh, namun sebisa mungkin dia menutup mulutnya takut kedengaran hingga keluar, jika dia menertawakan Miranda.

Luna sangat puas melihat Miranda yang ketakutan

Gadis itu menambah satu lagi catatannya bahwa Miranda takut pada tikus.

Luna membaca dan mengurutkan semua informasi tentang Lila, dia merasa sedikit ada keganjilan, jika Alvian sangat menyayangi Lila, mengapa dia membiarkan gadis itu tinggal dengan dua wanita iblis yang selalu menyiksa nya bukankah bisa saja dia melaporkan semua itu pada kakaknya.

***

Jam delapan malam, Luna berjalan mengendap endap menuju kamar Surya, dia masuk dan kemudian memasang kamera mengintai di tempat yang menurutnya cukup aman.

Gadis itu lalu duduk di kursi samping tempat tidur ayahnya.

perlahan tangannya terulur mengusap wajah dingin Surya.

Getaran itu begitu terasa, Luna bisa merasakan dadanya yang ikut berdetak kencang, seiring dengan tangannya yang gemetar mengusap lembut wajah ayahnya.

"Papa.." bisik gadis itu lirih.

Perubahan terjadi, tangan Surya kembali merespon dan bergerak.

"Pa..pa" ulang Luna memanggil ayahnya saat melihat jemari tangan Surya bergerak.

Sekali lagi Surya merespon dan itu membuat Luna membelalakkan matanya, dengan mulut menganga. Lantas dia tersadar dan menutup mulutnya dengan tangannya sendiri, berusaha agar tidak berteriak.

"Pa...ini aku, a....aku"

"Lila.." terdengar pelan, Surya mengingau nama Lila.

"Papa sudah sadar, Alhamdulillah." ucap Luna.

Gadis itu mendekat dan ingin membisikkan sesuatu, namun langkahnya terhenti saat mendengar suara pintu dibuka Luna segera lari ke samping tempat tidur dan bersembunyi di bawah kolong.

"Malam kak," terdengar suara yang dia kenal, itu adalah suara Alvian.

"Untung saja aku cepat bersembunyi jika tidak kalian pasti akan memergoki ku di sini." ucapnya dalam hati.

"Bik, cepat!" ucap Alvian lagi.

Terdengar langkah bik Anne mendekat dan entah apa yang mereka lakukan tapi Luna yakin ada sesuatu yang mereka berikan pada Surya.

Setelah selesai mereka pun pergi dari sana. Luna bisa bernapas lega setelah pintu itu kembali terkunci dengan rapat.

"Apa yang diberikan om Alvian dan bik Anne? aku harus melihatnya."

Luna memutuskan keluar kamar setelah Memastikan semuanya aman.

badai itu masuk ke dalam kamarnya dan mulai memberkas CCTV sedikit bernapas tegak karena yang dia lihat Bik Anne memberikan obat pada Surya.

Luna penasaran obat apa yang diberikan, apakah obat untuk menyembuhkan atau jangan-jangan dia ingin membuat Papa mati,! batin Luna dan gadis itu membelalakkan matanya.

Dia berjalan mondar-mandir di dalam kamarnya memikirkan cara bagaimana dia bisa mendapatkan obat tersebut dan memeriksanya ke dokter.

"Aku harus mencari tau kebenarannya, apa Bik Anne juga bersekongkol dengannya, argh... " Luna bingung memikirkan nya.

Ponselnya berdering tertulis nama Desy, "Ada apa?" tanya Luna

"Aku sudah sampai di Indonesia, dan saat ini aku ada di hotel x, ada yang penting yang ingin aku bicarakan, cepatlah kesini,"

"Katakan saja, aku tidak bisa keluar sembarangan."

"Ini penting sekali dan tidak bisa jika di bicarakan melalui sambungan telepon."

"Baiklah aku segera kesana sekarang."

Lagi dia memutar otak, bagiamana caranya keluar malam ini.

"Aha..." ucapnya menemukan ide yang brilian.

Segera Luna merubah penampilannya dia berdandan cantik dan memakai pakaian seksi. Lalu berjalan keluar, sengaja mengendap agar tidak ketahuan oleh orang rumah. Penjaga di depan juga tidak melihat karena mereka asyik main catur.

Di depan gadis itu memanggil taksi dan bergerak menuju hotel menemui Desy.

"Hai.. Luna" Desy memeluk sahabatnya itu, sudah seminggu lebih mereka tidak bertemu.

"Katakan ada apa?"

"Santai, apa kau tidak merindukan ku?" tanya gadis itu lagi

"Sangat, aku.." ucapannya terhenti saat melihat Rena dan juga Daren berjalan menuju resepsionis, kemudian dia melihat jika Daren memegang kunci dan memeluk Rena masuk ke dalam.

"Ada apa?" tanya Desy

"Tuh kamu lihat, "

"Yang mana? yang baju biru itu?" tanya Desy

"Iya, dia adalah kekasih Lila tapi lihatlah dia berjalan dengan adiknya." ucap Luna.

"Maksudmu mereka selingkuh?" Rena menggerakkan bahu, malas menjawab karena Desy pasti tau jawabannya.

"Kita ikuti?" tanya Desy

"Tidak perlu, aku sudah mencurigai nya sejak lama, oh ya apa yang ingin kamu katakan."

"Lihat ini!" Desy menunjukkan sebuah photo.

"Dimana kamu melihatnya?" tanya Luna membulatkan mata.

"Kemaren, dan aku sudah mengikutinya, dia tinggal di sebuah rumah kecil di daerah pinggiran. Dan aku yakin dia adalah Lila."

"Antarkan aku kesana sekarang juga,!" Luna menatap Desy dengan penuh harap.

Gadis itu berdiri dengan tidak sabar, untuk segera melihat wajah seseorang yang selama ini sangat dia rindukan. Seseorang yang pernah sama berjuang untuk hidup dan berbagi makanan didalam perut ibunya, dia adalah kembaran nya.

"Tentu saja," sahut Desy dan berdiri dengan cepat menggandeng sahabatnya itu.

Mereka berdua masuk ke dalam mobil, dan berangkat menuju alamat yang di ucapkan Desy tadi.

"sekarang ceritakan padaku bagaimana kau bisa menemukan Lila?" tanya Luna di dalam perjalanan.

"AKu datang ke sini untuk menemui klien kita karena dia sibuk dan tidak bisa datang langsung ke butik, jadi aku yang datang ke sini. Apalagi dia paling kita kelas VIP."

"Terus.."

"AKu tidak sengaja melihatnya di lampu merah yang ada di jalan sebelah sana. Pertama aku kira itu kamu yang udah jadi gelandangan, tapi tiba-tiba aku teringat bahwa saudara kembarmu mengalami kecelakaan dan aku berinisiatif untuk mengikutinya."

"AKu lihat dia berjalan dengan seorang wanita tua renta, pakaianya juga compang-camping sama seperti pakaian yang dipakai Lila. Aku terus mengikutinya dan aku menemukan tempat tinggal mereka."

"Kapan itu terjadi? dan mengapa kau baru memberitahu sekarang?"

bentak Luna

Perasaannya benar-benar kacau dia sedih sekaligus senang, karena sebentar lagi dia akan bertemu dengan saudara kembarnya, dan dia bisa mengungkap semuanya.

Semua hal yang menjadi teka-teki di dalam hidupnya.

1
Suila Cantik
laa ya kok lansung habis?
@ni
👎👎👎👎👎
Diana Lely S
kok end ya masih gantung nih ceritanya...
Kustri
byk BGT typo, mohon lbh hati" thor, bikin bingung, jd ilfil malas nerusin baca jd'a
Kustri
piye to kiiiiiih....
othor fokus 1 novel aja spy g salah, yg baca jd bingung & byk typo lho SMP part ini
Kustri
lhaaaa... malah ky sinetron ikan terbang🤦‍♀️
Kustri
kata'a tdk sekolah... tp pengen kuliah😵‍💫

hpmu jgn lupa diambil, lumayan merekam smua obrolan bs jd bukti
Kustri
yg gercep Lun

skip" obrolan pas nenek lampir & anak'a
Kustri
byk typo jd galfok😁
Kustri
alvian & Luna 1 7an
siapa hayo yg kepoin Luna...
Kustri
siapa yg menguping, pasti'a bkn di pihak si 2 ular
Kustri
awal yg menarik
ᴿᴾғᴀᴛʜɪʏᴀʜ
kok ini gak ada lanjutannya lagi..... malah nulis yg lain ..... udh gitu nama yg dsini kebalik2 dengan karya yg lain.😔😔😔
ParyaTi Cnil
kok ke bolak balik ya regan ma daren jadi bingung ya
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
luar biasa 👍👍
🌵
Ini judul ketiga karya author yang aku baca, tapi nama karakter nya yang paling bikin pusing kepala, meski di judul lain ada typo juga masih bisa di pahami, berbeda dengan yang ini makin lanjut makin pusing dengan nama karakter nya, padahal alurnya udah bagus loh menurut aku
Fitrie Yaatie
maau up date gk yaaa
Fitrie Yaatie
luuu amaa up nya
Siswati Endang
jadi yg jahat ini sebenarx daren atau regan tor ???
Siswati Endang
plos tor yg nolongin luna ini yg bener regan atau daren ???
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!