NovelToon NovelToon
Menikahi Musuh

Menikahi Musuh

Status: tamat
Genre:Action / Romantis / Mafia / Kriminal / Terpaksa Menikahi Suami Cacat / Identitas Tersembunyi / Menikah dengan Musuhku / Tamat
Popularitas:1M
Nilai: 5
Nama Author: Sisca Nasty

Shazia tidak pernah menyangka harus mengorbankan masa depannya demi mendapatkan identitas musuh lamanya. Padahal ia adalah seorang ratu mafia yang terkenal akan kekejamannya.

Shazia harus rela menikah dengan pria cacat yang tadinya ia pikir akan membantunya untuk mendapatkan identitas sang musuh. Tidak di sangka pria yang ia nikahi adalah musuh yang selama ini ia cari. Tidak main-main, Shazia bahkan harus bersikap konyol agar semua orang tidak mencurigainya dan mengetahui kalau dia adalah seorang ketua mafia.

Apakah Shazia akan menerima suaminya dan memaafkan kesalahan yang pernah terjadi? Atau Shazia akan balas dendam atas sakit hati yang pernah ia rasakan dulu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sisca Nasty, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pikiran Aneh

Di dalam mobil yang kini melaju cepat, seorang wanita tersenyum sambil membayangkan apa yang kini di alami Shazia. Pria di sampingnya terlihat bingung atas senyum penuh arti rekannya itu.

"Kau yakin Bos Shazia akan baik-baik saja?" tanya pria itu dengan tatapan yang serius.

Wanita itu mengangguk pelan masih dengan senyuman di bibirnya.

"Jika terjadi sesuatu terhadap Bos Shazia malam ini, besok kita bisa di penggal olehnya!" tegas pria itu lagi. "Aku tidak habis pikir. Tadi Bos Shazia berada di bawah pengaruh obat. Kenapa kita tidak membawanya ke markas saja? Kenapa kau mengirimkannya pulang ke rumah pria itu? Bagaimana kalau hal yang tidak diinginkan terjadi?"

"Pria itu cacat," jawab wanita itu santai.

"Ya, aku tahu. Walau dia diam saja, dan Bos Shazia yang bekerja bagaimana?"

"Tenanglah, aku sudah memikirkannya sejak awal. Aku sudah memberikan obat tidur kepada Bos Shazia. Tidak lama lagi Bos Shazia akan tertidur. Ya, mungkin dia akan tertidur dengan tubuh tanpa busana. Dan pria cacat itu hanya bisa menggeram karena Bos Shazia menggodanya setengah-setengah."

"Kau yakin?"

"Ya. Aku tidak akan mungkin membiarkan Bos Shazia melewati malam pertamanya dengan cara seperti ini. Bos Shazia sudah seperti adik bagiku. Aku akan menjaga Bos Shazia seperti dia menjaga kita selama ini."

"Syukurlah. Apa kau tahu kalau sejak tadi aku memegang leherku karena takut di penggal Bos Shazia besok."

Wanita itu tertawa lagi. "Oh ya, bagaimana dengan pria tadi?"

"Pria itu? Aku sudah membuangnya di kamar wanita malam. Bukankah dia ingin kepuasan? Ya sudah aku letakkan saja di sana," jawabnya dengan santai.

"Kau memang genius. Kita harus tetap menjaga Bos Shazia. Keadaan di rumah itu tidak terlalu aman."

"Ya. Kau benar."

Mobil yang mereka tumpangi melaju cepat menuju ke markas The Felix. Masalah yang di alami Shazia tidak akan semenarik yang dibayangkan semua orang. Shazia tetap bisa mempertahankan keperawanannya karena obat tidur yang ia teguk bereaksi di waktu yang tepat.

***

Keesokan paginya. Lantai di dekat tempat tidur kini dipenuhi dengan pakaian yang berserak. Bukan hanya pakaian Shazia saja. Tapi pakaian David juga tercampur di sana.

David terbangun ketika sebuah tangan mere*mas dadanya dengan lembut. Tubuh pria itu kini sudah tanpa busana karena ulah Shazia tadi malam. Sebenarnya walaupun tadi malam Shazia tidak sempat meminum obat tidur, David akan menyuntikan obat bius kepada wanita itu. Tapi semua itu tidak harus ia lakukan karena Shazia tiba-tiba saja terlelap dalam tidurnya.

Kini posisi Shazia memeluk tubuh David layaknya sebuah guling. Kakinya di atas perut David dan tangannya bermain di dada bidang pria tersebut. Kedua mata Shazia masih terpejam walau matahari sudah tinggi. Wanita itu benar-benar kelelahan hingga tidak bangun pagi hari ini.

"Kenapa lembut sekali seperti slime," igau Shazia sambil terus saja merem*as dada David. Karena ulah Shazia, dada bidang David yang begitu bersih kini dipenuhi dengan noda lipstik dan kemerahan. Ia benar-benar di serang oleh Shazia tadi malam tanpa ampun. Bahkan bekas itu juga ada di sekitar leher jenjang David.

David memejamkan mata dengan napas yang memburu cepat. Gak siang gak malam, ia terus saja mendapatkan godaan dari Shazia hingga membuat pertahanannya hampir goyah.

David melihat bros baju di atas nakas. Pria itu mengambilnya dengan cepat dan menusukkan bagian jarumnya ke tangan Shazia. Setelah ia berhasil melakukannya, David segera membuang Bros itu ke lantai. Shazia yang merasa sakit karena tusukan segera membuka matanya. Ia menatap wajah David yang kini jaraknya sangat dekat dengan dirinya.

"Selamat pagi. Kau sudah bangun?" tanya Shazia tanpa sadar dengan keadaannya saat ini.

Shazia menurunkan pandangan matanya. Kedua matanya melebar ketika melihat tangannya ada di atas dada bidang David. Ia segera duduk dan menjauh. Namun, pemandangan berikutnya membuatnya semakin syok. Shazia segera menarik selimut ketika ia sadar kalau kini tubuhnya tidak lagi memakai busana.

"Apa yang kau lakukan?" David yang hanya diam saja mengalihkan pandangannya ke arah lain. Ia juga kesal melihat tingkah Shazia pagi ini. Ketika selimut itu di tarik justru kini tubuh polos David yang terpampang jelas.

"Pria mesum! Apa kau pura-pura cacat? Kau melakukan semua ini saat aku mabuk?" teriak Shazia hingga memenuhi isi kamar. Tiba-tiba saja suara seseorang mendekati kamar. Shazia yang tidak mau ada yang melihat semua ini segera membentang selimutnya. Ia menutup tubuh polosnya dan David dengan selimut yang tadi ia peluk.

"Bos, apa Anda baik-baik saja?" teriak Albert dari luar sana.

Albert mengetuk pintu sebelum masuk. Pria itu menahan langkah kakinya ketika melihat pemandangan yang terjadi di hadapannya.

"Albert! Pergilah," teriak Shazia dengan wajah malu.

Albert yang kini sudah berpikir aneh-aneh hanya bisa menurut. Ia menutup pintu dan berdiri di depan sana.

"Apa yang terjadi? Apa mungkin Tuan David dan Nona Shazia sudah ...." Albert menahan kalimatnya. "Tidak mungkin. Mungkin tadi halusinasiku saja. Sebaiknya aku olahraga agar pikiranku jauh lebih sehat."

Di dalam kamar, Shazia memandang langit-langit kamar sambil mengingat-ingat apa yang telah terjadi. Tidak ada hal lain yang ia ingat selain meneguk minumannya yang terakhir.

"Apa yang sudah terjadi? Apa aku yang sudah memperkosamu tadi malam?" tanya Shazia pelan. "Aku tidak ingat apapun. Aku benar-benar mabuk berat tadi malam. Tapi, biasanya jika mabuk, ketika bangun aku tidak pernah membuka baju. Kenapa kali ini aku bisa berpenampilan seperti ini?"

David menghela napasnya dengan kasar. Ingin sekali ia menjawab pertanyaan dan segala tuduhan Shazia pagi ini. Tapi, waktunya belum tepat. David harus bersabar sampai waktunya tiba nanti.

Shazia memiringkan kepalanya. Kedua matanya melebar melihat sesuatu yang berdiri di balik selimut. "Hei, kenapa kau mesum sekali."

"Apa dia tidak tahu kalau keadaan pria setiap pagi seperti ini!" umpat David kesal di dalam hati.

"Aku akan memandikanmu setelah ini. Tapi sebelumnya, aku harus memeriksa keadaanku di kamar mandi. Aku harus memastikan masa depanku baik-baik saja!" Shazia turun sambil melilitkan selimut di tubuhnya. Ia mengambil selimut lain di lemari dan menutup tubuh polos David.

"Aku benar-benar menyesal sudah mabuk tadi malam. Shazia, kenapa kau tidak memikirkan resikonya," maki Shazia di dalam hati. Ia terus saja menyalahkan dirinya sendiri bahkan sampai ia tiba di dalam kamar mandi. Tangannya juga tidak berhenti memukul kepalanya karena bersalah.

David kembali bernapas lega ketika Shazia sudah ada di dalam kamar mandi. "Kenapa dia terlihat takut sekali? Apa ini kejadian pertama yang ia alami? Apa sebelumnya ia tidak pernah seperti ini? Menarik."

1
love sick
dgnttn
Lyn
sumpahh mau baca berkali kali pun kelakuan Shazia bikin ngakakkkkk. wkwkwk🤣🤣
amihcint
great
Author_Ay: Permisi kak

Yuk baca juga dan masukkan ke dalam rak karya aku kak di jamin seru

NONA GALAK & TUAN POSESIF 😁😁

BERIKAN LIKE, VOTE DAN KOMENPermisi

yuk baca kak novelku SUAMIKU 5 MILYAR

BERI LIKE, KOMEN DAN VOTE YA

JANGAN BOOM LIKE
total 1 replies
Sity Paslah
hahahahah...ketawa juga aku yg baca😅😅😁🤣
Las3_@ina
😂😂😂😂,,, David sama Logan apa kabar 🤭
StAr 1086
akhirnya ada yang tau klo shazia terkeba racun...
StAr 1086
ayahnya ...
StAr 1086
ok next
StAr 1086
next thor
StAr 1086
next
StAr 1086
kayaknya David gak cacat beneran deh....
moemoe
Kik cantikan eva ya dri shazia??
moemoe
Baru gtu kau kecewa??? Apa kabar eva yg tau kau main perempuan trus, bahkan scarlet datang ngaku sebagai wanitamu
moemoe
Koo koma knp naik kurai roda bukn brangkar RS ya?
moemoe
Eva tu angel ya kn?
moemoe
Eva trlalu pintar tuk pelayan ya?
moemoe
D bunuhnya,,, jahat otak nyaa
moemoe
😂😂😂😂
moemoe
Ini mah jdi kyk serena dan daniel 😂
moemoe
Kmn dokter kepercayaan david tu???
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!