NovelToon NovelToon
Jodoh Sang Dokter Duda

Jodoh Sang Dokter Duda

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Contest / Dokter / Tamat
Popularitas:7.3M
Nilai: 5
Nama Author: harsupi fakihudin

Suatu kehormatan, seorang gadis muda belia memilih menikah dengan seorang dokter duda tua, daripada menjual harga diri

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon harsupi fakihudin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Isi hati Ilham

Sifa sudah menemukan baju untuk resepsinya, dan Wahidah masih sibuk memilihkan baju lagi untuk Sifa, tapi Sifa sudah resah dan menarik narik lengan Wahidah

"Kak, sudah kak, dua saja cukup"

"Hei, kau itu istrinya Ilham, jangan takut duit dia habis"

"Kebutuhan yang penting kan masih banyak kak"

"Baiklah, baiklah, kita mencari sesuatu disana saja" Tunjuknya pada toko baju yang terlihat ramai pengunjung

Sifa mengangguk patuh

Mereka masuk ketoko baju, yang sudah menggoda mata Wahidah. Bukan untuknya ya? melainkan untuk gadis mungil istri barunya Ilham.

Wahidah sibuk mengambil baju dan memasangkan pada tubuh Sifa "Cocok, ambil"

Mereka pindah lagi dirak baju berikutnya, masih ditoko yang sama.

Memasangkan lagi "Cantik, sikaaat"

Sampai pengambilan baju numpuk ditroly, hati Wahidah sudah puas dengan masalah baju

"Sekarang, kamu masuk keruang ganti ya? coba , yang pas buat kamu yang mana lagi"

Lagi lagi Sifa nurut

Setelah memakai baju pilihan Wahidah, Sifa keluar dari ruang ganti, dan menunjukkannya pada Wahidah, agar dinilai cocok apa tidak.

"Wih, cantik. Lepas, dan coba yang berikutnya"

Setelah bolak balik Sifa mencoba baju belasan kali, ada sembilan baju yang cocok untuknya

Setelah pembayaran ditoko ini, Wahidah menitipkan barangnya ditoko tadi, karena Wahidah ingin keliling cari sandal, sepatu, tas dan banyak lagi yang lain

"Kak, uangnya bapak kalau habis bagaimana?"

"Nggak apa apa belum ada 100 juta"

"Hah?? tapi tadi kan habis banyak kak, kenapa harus menunggu habis 100 juta"

"Kemarin Ilham habis dapat hadiah 100 juta kan? anggap saja itu hadiah untukmu. Sudah, kalau uang Ilham benar benar habis, ntar aku sogrok papih. Dah tenang, belum ada apa apanya ini mah"

Mereka mampir ketoko kosmetik, Wahidah memilihkan jenis kosmetik seumuran Sifa. Setelah membayar dengan kartu sakti milik Ilham, akhirnya mereka pindah ketoko tas.

Dari toko tas, sepatu, sandal, dan daleman, akhirnya mereka keluar dengan memberengkut

Semua belanjaan sudah masuk dalam bagasi mobil Wahidah

"Sekarang, kita makan yuk. Ntar habis makan, kita cek saldo. Kalau masih banyak, kita ketoko saya"

"Kakak punya toko disini?"

"Iya, tapi punya Xander anakku"

-

Sementara

Ponsel Ilham berbunyi tak henti hentinya

Bukan panggilan darurat ataupun telepon dari kerabat, maupun sahabat. Melainkan pesan notifikasi dari kartu yang dibawa kakaknya

Bibir Ilham melengkung

"Selamat menguras atm ku kak, semoga kakak puas dan tidak mengalami encok"

-

"Kita cek ditokoku aja ya?"

Sifa manggut manggut cemas

Setelah sampai ditoko emas bernamakan WAHIDAH JEWERLY , Wahidah menarik tangan Sifa masuk ketokonya

"Sila, EDC nya bawa kesini"

"Siap bu"

Wahidah dan Sifa sudah duduk disofa dalam toko ini

"Ini bu"

"Iya makasih" Wahidah menerima mesin EDC yang biasa untuk transaksi ditoko ini

"Kita cek ya?"

Sifa mulai keluar keringat dingin sejagung jagung menunggu sisa uang dokter Ilhamnya.

"Wow, tuh kan, sisanya masih tiga ratusan juta. Bisa buat beli mobil. Mau mobil?"

"Kak sudah, Sifa takut"

"Takut kenapa?"

"Sifa berasa kayak orang yang mau ngrampok kak"

"Ahaha, ya sudah, saya juga sudah capek. Sekarang, satu lagi yang belum kebeli"

"Apalagi kak, ini sudah setoko sendiri yang kita borong"

"Nggak masalah, sekarang emas. Saya pilihkan lagi, pasti Ilham suka"

Wahidah keluar dari ruangannya, dan memilih beberapa model emas yang cantik dan tentunya mahal.

"Ini coba, pilih yang kamu suka"

"Sifa bingung kak, Sifa belum pernah memakai emas emasan"

Sifa mendorong box bludru, yang berbentuk hati serta berwarna merah itu.

"Baik baik, tapi, kakak tetap memilihkan untukmu. Aku tidak mau kau terlalu sepi tanpa aksesoris.

-

Malampun tiba

Ilham pulang dengan langkah gontai, tapi sejurus itu, Ilham ingat akan kakaknya yaitu Wahidah.

"Penasaran sekali aku , apalagi yang mereka beli? Maaf ya Sifa, aku belum bisa mengajakmu kemana mana, hanya ini yang bisa kuberi, itupun melalui kakakku"

-

Sifa membongkar belanjaan yang tadi siang mereka borong, dengan menguras isi atm milik dokter Ilhamnya

Sifa bingung, satu kamar penuh dengan barang barangnya

Belum selesai menata, hape jadulnya bunyi

"Hallo Fit, ada apa malam malam telpon aku"

"Fa , aku butuh penjelasanmu"

"Penjelasan apa?"

"Kenapa kamu keluar ? dan kenapa dokter Ilham yang menyerahkan surat pengunduran diri milikmu. Kenapa kau tidak sopan sekali, nyuruh dokter mengantarkan surat"

"Sudah, pertanyaanmu sudah selesai?"

"Iya, tolong jelaskan. Terus, kau sekarang dimana? kenapa kemarin aku lewat depan rumahmu, rumahmu sepi sekali kayak kuburan"

"Aku sudah tidak tinggal dirumah itu Fit"

"Kenapa? terus kamu tinggalnya dimana sekarang?"

"Sudah ya Fit, aku ngantuk"

Telponpun ditutup oleh Sifa sepihak

Sifa mengusap airmatanya yang sempat menetes, ingatannya tertujuh pada rumah yang sepi seperti kuburan. Belum lagi masalah surat pengunduran diri yang dilakukan oleh dokter Ilhamnya, membuat Sifa ingin menangis dengan keras.

"Sekarang, aku pengangguran"

Tidak sengaja Wahidah melintas didepan kamar Sifa yang sedikit terbuka, Wahidah mendekati pintu tersebut. Dilihatnya Sifa terduduk dibibir ranjang sambil melamun.

Wahidah fokus pada hape Sifa yang terlihat pusing. Iya, hape Sifa dirut rut (Ditali) karet agar tidak njebel (Mbuka). Teriris lagi hati Wahidah

-

Ilham sudah duduk diranjang, yang dulu ada Nancy istri pertamanya disampingnya.

Ilham mengambil foto Nancy dan dirinya, saat awal awal mereka menikah.

Rasanya mengingat ini, Ilham tak sanggup menghianati Nancy

Seorang istri, juga seorang partner dimanapun mereka berada.

Nancy adalah dokter anak, yang selalu disisinya selagi ia mengoprasi pasien ibu hamil yang akan melahirkan

Teriris rasanya hati Ilham, mendengar bahwa Nancy mengidap penyakit kanker paru.

Miris rasanya, dirinya bukan perokok, apalagi pecandu, dan Nancypun juga jauh dari barang yang namanya tembakau.

Siapa yang mau disalahkan? tapi dengan gagalnya menyelamatkan nyawa istrinya, Ilham yang merasa bersalah, karena dia justru membawanya berobat kesingapura, bukan dirawat disini dan diobati dengan obat tradisional.

Dirinya dokter, istrinyapun sama berprofesi sebagai dokter, logika, itulah pemikiran Ilham. Dia tidak percaya herbal apalagi dukun. Apa yang bisa manusia lakukan? Apakah Ilham harus mengangkat penyakit istrinya waktu itu? bukan, Ilham tidak ahli dalam masalah penyakit.

Setahun sudah dirinya menduda, ingin rasanya mengubur diri ikut Nancy saat itu, kehilangan anak sudah membuat sayap Ilham patah. Kini, ia harus kehilangan tulang rusuknya untuk selama lamanya.

Apakah Ilham masih mempunyai tulang rusuk lagi?

Ilham bimbang, hatinya masih milik Nancy, tapi raganya sekarang, milik Sifa.

-

Malam ini, Sifa tidak bisa tidur memikirkan uang puluhan juta yang lenyap ditangannya, hanya memakan waktu beberapa jam saja.

"Bapaaak, maafkan Sifa. Sifa sudah jahat sama bapak. Uang bapak habis" Sifa menangis sambil membeber baju yang harganya selangit

"Harga baju ini mahal mahal, jika Sifa menggantinya pakai kue, mau berapa tahun bisa lunas. Lalu aku harus bagaimana? selembar baju saja harganya seribu samoza" Lagi lagi Sifa menangis

"Bapaaak, apa yang harus Sifa lakukan? berapa tahun Sifa bisa mengembalikan uang yang Sifa pakai tadi pagi"

"Bapaak, kenapa bapak tidak ingin menemuiku? apa bapak tidak rindu?"

Sifa menangis meratapi nasib, hingga tertidur pulas

Bersambung.....

1
Maulana ya_Rohman
ini yang terrrrrr melancolis....😞
Maulana ya_Rohman
wes lah.... ajur... ajut... ajur.. hati nya Entah...😂
Alyanceyoumee: Assalamualaikum. Thor permisi, ikut promo ya.🙏

Hai Kak, Baca juga di novel ku yang berjudul "TABIR SEORANG ISTRI"_on going, atau "PARTING SMILE"_The End, Biar lebih mudah boleh langsung klik profil ku ya, Terimakasih 🙏
total 1 replies
Maulana ya_Rohman
gek mode kanhen karro cerito iki☺️...
Maulana ya_Rohman
nangkring di sini lagi thor...
kangen sama cerita lama...
Maulana ya_Rohman
nangkring disini lagi thor....
kangen pengen baca lagi...
sakjane ki aku kangen karro karrya mu thor...😩
gak buat karya lagi kah🤔
Maniak Tenis meja: Sama say aq jg bolak balik entah sdh brp kali
total 1 replies
Maulana ya_Rohman
mampir lagi yang kesekian kali nya thor.....😁...
kata *samoza* jadi kelingan sama novel ini🙈
Alyanceyoumee: Assalamualaikum. Thor permisi, ikut promo ya🙏.

Kaka, Jika ada waktu luang, boleh coba baca karya ku yang berjudul "PARTING SMILE" ya, siapa tau Kaka suka.

Berkisah tentang penyanyi religi yang terjerat pernikahan kontrak dan cinta masa lalunya yang sangat rumit. Ditambah dia tipe yang gengsian dan menyebalkan, hiih dah lah.

Insyaallah seru ka... xixi
di tunggu ya ☺️🙏
total 1 replies
🅵🅰🅳🅸🅻🅰 3 𝓹𝓾𝓽𝓻𝓪
kangen baca lg cerita dokter ilham, dulu 4 atau 5th yg lalu lupa😂, pokoknya pas covid, baca cerita dokter ilham dan syifa menemani ku di saat WfH, seru cerita nya, dokter ilham punya anak kembar dan berlanjut sampe anak² nya punya rumah sakit di daerah jateng apa Jabar lupa, trs Pak Anan nikah lg sm ART setelah ibu Hamidah meninggal, lupa2 ingat😍
ATITUSMIATI
Aku baca lagi
Yudistira Ray
Aq baca lg dokterrrrrrrrrr
~no username🐨~
kaget 50 tahun?? 😭😭 kenapa gak 38 atau 40
Maniak Tenis meja: Tadinya aku juga kaget tentang usia dokter Ilham. tp lm2 candu kak
total 1 replies
indah
Keluarga besar yang Harmonis
Yudistira Ray
bc berkali kali jg tetap ngakak
Widia Aja
emang berapa usia nya dr. Ilham?
Febby Fadila
😄😄😄😄😄
Maniak Tenis meja
kangen doctor ilham lg..........
Febby Fadila
astaga teman2 ilham pada kocar ya 😉😀😀
Febby Fadila
ini gigi aku kering trus thorr....
Febby Fadila
ahahahahaha
klw suami di dunia nyata kayak bgtu.. ummmm senangx
Febby Fadila
belum di karuniai sama allah.. msh ingin kalian pacaran dulu
Febby Fadila
baper aku thor... romantis banget
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!