NovelToon NovelToon
Suamiku Mr. Mafia

Suamiku Mr. Mafia

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Action / Tamat
Popularitas:3.7M
Nilai: 4.9
Nama Author: MPA

Mentari adalah wanita berumur 23 tahun. Nasib buruknya mengharuskan dia merantau ke kota asing. Dia bekerja disebuah toko kue miliknya.


Darel, pria dingin dan jarang tersenyum. Bahkan dia hanya berbicara pada orang-orang tertentu saja yaitu, anak buah kepercayaannya, asisten pribadinya, orang tuanya, sahabatnya, dan musuh-musuhnya.

Pertemuan yang awalnya tidak disengaja membuat mereka saling mengenal. Ketidaksengajaan tersebut akan membawa mereka pada kisah cinta penuh dengan bahaya.

Bagaimana kelanjutan kisah Darel dan Mentari? ikuti terus kisah cinta mereka berdua.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MPA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

EPISODE 22

Darel tiba di markas Tomi. Sama seperti markas besar milik Darel, markas Tomi juga berada di tengah-tengah hutan yang sulit dijangkau.

"Ada hal penting apa sampai kau berani meneleponku?" Tanya Darel memicingkan matanya menatap tajam Tomi.

"Tunggu sebentar lagi!" jawab Tomi.

Disana sudah ada Tomi, Jack, Arul, Darel, Adi dan Harri.

Memang menunggu siapa lagi? dengus Darel kesal.

Mereka menunggu sambil duduk di sofa yang ada disana. Tidak beberapa lama terdengar langkah kaki.

3 orang? siapa lagi yang diundang si brengsek ini?? batin Darel.

Dari arah pintu muncul seseorang berwajah tampan bertubuh tinggi dengan ujung rambut atasnya jatuh ke dahinya menutupi hampir sebagian keningnya. Dia adalah Bagas.

"Bagas? tapi kenapa aku mendengar ada 3 langkah kaki?" gumam Darel.

"Dimana dia, Gas?" tanya Tomi.

Dari balik tubuh Bagas, muncul 2 orang lagi yang wajahnya sedikit tidak asing bagi mereka.

"Dia!!!" tunjuk Darel pada seseorang disamping kanan Bagas.

Raut wajah Darel berubah menjadi sangat marah.

"Tenangkan dirimu dulu, man! bukankah kau ingin mengetahui kebenarannya!" ucap Tomi menenangkan Darel.

"Jika kau memberitahukan ku sebelumnya, aku tidak akan pernah mau datang kesini!" menatap Tomi kesal.

"Oleh karena itu pak tua ini tidak memberitahumu tuan salju, hahaha!" ucap Jack langsung ditatap Darel sinis.

Jack langsung menutup mulutnya.

"Coba kau lihat ini dulu!" ucap Tomi menunjukkan rekaman CCTV hotel yang didapat Jack tadi.

Darel melihat rekaman itu dengan seksama. Bagas dan 2 orang tadi mengikuti dibelakangnya sembari melihat apa isi rekaman itu.

Pretty? batin Darel.

"Bagaimana bisa? apa yang dilakukan petugas hotel itu sampai Pretty memberinya uang sebanyak itu!" tanya Darel marah ketika melihat Pretty memberikan uang kepada petugas hotel dalam jumlah yang banyak.

"Itulah yang tidak kau ketahui selama ini!" ucap Rohan.

Ya, dua orang yang datang bersama Bagas itu adalah Rohan dan Zen. Darel melihat kearah Rohan dengan tatapan penuh arti.

"Kau sudah salah sangka padanya selama ini!" tambahnya sambil menunjuk kearah Zen.

"Aku? salah sangka? padanya? tidak mungkin!" ucap Darel mengelak.

"Sudahlah, Rel! akui saja kalau kau sudah salah tuduh selama ini!" ucap Bagas menimpali perkataan Rohan.

Sedari awal Bagas dan Rohan memang sudah tahu kalau yang terjadi adalah murni kesalahan Pretty, bukan Zen. Namun karena keras kepala Darel mereka akhirnya membiarkan hal itu hingga Bagas sudah tidak bisa lagi memendam kenyataan itu. Kenyataan yang seharusnya dia ucapkan 5 tahun yang lalu. Kenyataan yang seharusnya tidak memisah persahabatan mereka.

"Kau dengarkan aku dulu, Dwi! aku dan Prett..." ucap Zen terpotong.

Darel mengangkat telunjuknya keatas membuat Zen berhenti bicara.

Dengarkan penjelasan ku sekali saja!

"Aku tidak butuh penjelasan mu, kau dan wanita murahan itu sama saja!!!"

"Itu tidak seperti yang kau lihat, Dwi, aku..!"

"Diam!!! kau boleh saja tinggal dikota ini, tapi aku tidak akan mau melihat wajahmu yang hina itu!" ucap Darel penuh penekanan disetiap katanya.

Darel pergi dari markas Tomi dengan marah. Adi dan Harri mengikutinya dibelakang.

"Kau lihat bukan, dia selalu saja seperti itu!" ucap Bagas kesal.

"Beri dia sedikit waktu, menerima kenyataan bahwa orang yang dia cintai menghianatinya, itu membutuhkan waktu yang sangat lama." jelas Arul.

"Hei, tuan! kau berlagak seperti seorang dewa cinta. Bahkan cinta itu apa saja kau tidak tahu, hahahaha!" ejek Jack.

Sampai kapan kau menghindari ku, Dwi? lebih baik kau membunuhku saja dulu! itu akan jauh dan jauh lebih baik dari pada kau membiarkan ku dalam kesendirian ini!

"Apa kau pikir 5 tahun itu waktu yang singkat, Rul? bahkan dia menghukum Zen yang sama sekali tidak salah disini!" Bagas naik pitam.

"Bagas! kau tahu sifat dari sahabatmu itu bukan! kita akan mencari bukti yang lebih kuat dulu, baru setelah itu kita datang padanya dan mengatakan semuanya!" ucap Tomi yakin.

"Tapi sebelumnya, aku ingin dengar cerita sebenarnya ketika hari itu!" ucap Tomi menatap Zen meminta penjelasan.

"Nah, Zen, apa kau tidak berpikir kau berhutang penjelasan pada kami semua?" tanya Arul menatap Zen juga.

"Baiklah, aku akan menceritakan semuanya. Ini dimulai ketika....."

*Flashback On*

Disebuah mall ternama, tepatnya di kedai makanan, seorang wanita cantik bertubuh ideal dengan rambut terurai lurus dan diwarnai dengan warna hijau muda, membuatnya semakin cantik. Dia memakai dress ketat sepaha dan atasan berbentuk kotak membuat payudaranya sedikit telihat.

"Hallo, apa kau memiliki obat per*****ng?" tanya Pretty dalam telepon.

"Tentu saja aku punya banyak, kau mau berapa?"

"Sisakan satu saja untukku, pembayarannya akan aku transfer nanti! kau kirim saja ke rumahku!"

"Tentu saja, akan segera aku kirim, setelah kau mentransfer uangnya!"

"Baiklah!"

Pretty mentransfer sejumlah uang dari ponselnya.

"Bagaimana, sudah masuk belum?" tanya Pretty.

"Hahaha, sudah! aku akan kirim sekarang juga! senang berbisnis denganmu nona!" mematikan ponselnya.

"Aku akan menjadikan kamu milikku seutuhnya, Darel. Setelah itu aku akan menghancurkan hidupmu dan membuatmu bangkrut, hahahaha!" Pretty tertawa licik.

Pretty pergi dari kedai itu. Tanpa dia sadari ada seseorang yang mendengar obrolannya di telpon sedari tadi. Dia adalah Zanuar Shatara.

Sudah aku duga, dia bukan wanita yang baik seperti yang dikatakan Dwi! aku harus menghentikan niat buruknya itu kepada Dwi!

*

*

*

*

*

jangan lupa VOTE, LIKE DAN KOMEN ya kak😉 biar aku makin semangat up nya😊

1
Kamsiyah
sanggat menyenangkan suka duka di alur cerita ini membuat kesan bagi diri saya sendri sebagai pembaca dr awal hingga ahir cirita.👍👍👍👍👍👍
Yola Anggraini
darrel di kubur di samping istrinya atau bukan sih thot? tau tempat lain?😭😭
Dewi Anggya
gk kerasa udh tamat aja ngikutin cerita dr awal kisah mentari dn Darrel mpe ke sahabat²nya dn anak² Darrel dtggu karyanya thooor 😘🫶🏻
Yola Anggraini
kasih ekstra part dong thor😭😭
Ahmad Ridwan
thor jangan lah terlalu sedih coba😭😭😭😭
Sri Lestari
Darel sudah kumpul sama Melati 🥹
Dewi Anggya
part ini benar² harus merelakan Darrel pergiiiiii😭😭😭
Dewi Anggya
banyak irisan bawang disini 😭😭😭😭
Dewi Anggya
🥹🥹🥹
Ahmad Ridwan
ko makin sedih sih thor
Dewi Anggya
semoga ada kebahagiaan setelah banyaknya penderitaan dn kesulitan yg dialami lula
Dewi Anggya
sangat tragis bngeet hidup lula apa ayu gk pernah mencari lula...
Dewi Anggya
malaaangnyaaa si lula
Dewi Anggya
kasian bngt nasibnya lula
Dewi Anggya
lupa² ingaat apa ada hubungannya dgn penculikan diwaktu kecil itu yaaaaa up ny jgn lama² thoor 🤭
Aqeela Kirana Mahestri
jangan lama lama dong thor
Dewi Anggya
diaaa siapaaaaaa... thoooor up ny please jgn lama² 😭😭😭
Dewi Anggya
kenapa Hyuna sm² Ngelag gtu yaaa klo kaj karena emg sebagian diilangin memorinya...pdhl ydhl nunggu kpn kejadiannya ingetnya aja mereka
Dewi Anggya
fix mereka tmn kecil pas kasus penculikan 👌🏻👌🏻😘
Dewi Anggya
kerjaan sahabat² tuhhh...kan mereka bagian nyiapin isi koperrr tp syukaaa kan adiiiii🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!