NovelToon NovelToon
Dinikahi Calon Ipar

Dinikahi Calon Ipar

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:18.1k
Nilai: 5
Nama Author: REZ Zha

Ini bukan tentang pengkhianatan atau perselingkuhan.

Ditinggal kabur calon suami sehari sebelum pernikahan demi wanita lain adalah hal memalukan bagi Kanaya. Namun, terjebak dalam pernikahan darurat dengan Yudha, calon adik iparnya yang 7 tahun lebih muda dari usianya, jauh di luar bayangannya.

Tanpa cinta, tanpa persiapan, dia harus memulai hidup seatap dengan laki-laki yang lebih pantas menjadi adiknya.

Inilah kisah dua jiwa yang dipaksa bersatu demi sebuah nama baik. Apa yang terjadi dengan kisah mereka setelah menikah? Akankah rumah tangga mereka bisa bertahan? Apakah rasa cinta akhirnya tumbuh di antara mereka berdua?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon REZ Zha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Apes Banget Pak Yudha

Acara private wedding party Kanaya dan Yudha berjalan dengan sukses dan sangat meriah. Suasana hangat mewarnai acara yang digelar selama kurang lebih tiga jam itu, menyisakan kenangan manis bagi siapa saja yang hadir juga rasa penat yang mendera karena harus meladeni banyaknya tamu.

Tepat pukul 23.45 menit Kanaya dan Yudha tiba di rumah mereka setelah menyelesaikan semua urusan dengan pihak restoran di mana acara itu diselenggarakan.

Setelah membersihkan wajahnya dari riasan make up, Kanaya langsung menjatuhkan tubuhnya di atas tempat tidur, sementara Yudha masih sibuk dengan ponsel di tangannya.

"Temanmu yang pakai baju cokelat tua, wajahnya kelihatan murung terus sepanjang acara tadi," ucap Kanaya memulai percakapan sebelum tidur.

Sebagai seorang guru yang terbiasa berdiri di depan kelas dan memantau puluhan murid, Kanaya pun melakukan hal yang sama saat berbicara di depan tamu undangan. Matanya diam-diam merekam wajah-wajah rekan kerja suaminya satu persatu, sekadar berjaga-jaga jika mereka berpapasan di lain waktu.

Yudha menoleh sekilas. "Yang mana?" tanyanya, sebelum kembali mengalihkan fokus pada ponsel di tangannya.

"Yang pakai gaun cokelat tua, rambutnya sebahu dan agak ikal. Aku perhatikan, dia beberapa kali curi pandang ke kamu. Dia itu siapa?" Mata jeli Kanaya menangkap gestur tidak biasa dari wanita itu. Ada gelagat ganjil yang sangat kontras jika dibandingkan dengan tamu-tamu lain yang tampak menikmati pesta malam ini.

Kening Yudha berkerut, mencoba mengingat sosok yang dimaksud Kanaya. Namun, begitu kalimat 'mencuri pandang' terucap, sebuah nama langsung melintas di kepalanya. Ayumi. Tampaknya memang hanya wanita itu yang secara terang-terangan menunjukkan ketidaksukaan atas status barunya sebagai pria yang telah menikah.

"Oh, itu... Ayumi. Dia staf-ku di bagian keuangan," aku Yudha jujur.

Kanaya menyipitkan mata. "Dia kelihatan nggak happy tadi. Jangan-jangan... dia suka sama kamu, ya?" tebaknya menyelidik.

"Emang," jawab Yudha enteng, tanpa beban, apalagi rasa bersalah.

"Hah?!" Kanaya tersentak, kelopak matanya melebar mendengar pengakuan yang terlalu jujur itu. Kelelahan yang tadi menderanya mendadak menguap begitu saja.

"Dia... mantan pacarmu?" Nada suara Kanaya seketika berubah dingin.

"Belum sempat jadi pacar," sahut Yudha lagi. Pria itu bahkan tidak menoleh untuk menyadari bahwa ekspresi istrinya sudah berubah.

"Baru tahap PDKT. Keburu aku disuruh nikahi kamu," sambungnya santai, menutup kalimatnya dengan nada tanpa dosa.

"Disuruh nikahi aku? Aku nggak pernah maksa kamu untuk nikahi aku ya! Kamu sendiri yang datang membawa ide gila ini!" protes Kanaya, sama sekali tidak bisa terima dituduh sebagai pihak yang memaksakan pernikahan mereka.

"Iya, iya, maaf... aku salah pilih kata," Yudha mengklarifikasi ucapannya sambil terkekeh pelan. Baginya, kepanikan Kanaya justru terlihat menggelikan.

"Berarti kamu sengaja memberi dia harapan palsu, dong? Pantas saja wajahnya sedih banget tadi," cecar Kanaya lagi.

Bayangan wajah murung Ayumi di pesta tadi masih terlintas dalam ingatannya. Kesedihan wanita itu terlalu jelas untuk disembunyikan.

"Bukan PHP, cuma sempat dekat aja," Yudha melakukan pembelaan. "Waktu itu aku sama dia sama-sama single dan aku lagi mencari pasangan hidup. Nggak maksud juga bikin dia patah hati gitu." Yudha tak ingin berbohong pada Kanaya, sehingga ia jujur mengatakan, bagaimana hubungannya dengan Ayumi sebelum menikah.

"Kamu masih punya rasa sama dia?" Kanaya menatap Yudha lekat. Dia seperti seorang detektif yang siap menginterogasi pelaku kejahatan dengan rentetan pertanyaan tanpa celah.

Yudha langsung menoleh. Sudut bibirnya terangkat, menangkap nada cemburu yang samar dari pertanyaan sang istri.

Setelah meletakkan ponselnya di atas nakas, ia merebahkan tubuhnya dan langsung merengkuh tubuh Kanaya ke dalam pelukannya."Sudah punya istri. Dilarang keras menyimpan rasa pada wanita lain," bisik Yudha, seraya meninggalkan kecupan-kecupan lembut di ceruk leher Kanaya yang membuat bulu kuduk wanita itu meremang.

"Yud, aku ngantuk!" Kanaya menahan dada Yudha, mencoba membatasi pergerakan pria itu yang mulai menginginkan keintiman lebih jauh. ritual yang biasa Yudha lakukan setiap kali mereka akan memulai hubungan sebagai suami istri.

"Kalau ngantuk, tidur. Bukan malah menginterogasi," bisik Yudha lagi.

Cup

Sebuah kecupan mendarat di pipi Kanaya. Yudha hanya ingin menyudahi pembahasan tentang Ayumi, karena saat ia sedang berjuang keras memupuk rasa cintanya hanya untuk Kanaya.

Hening

Hingga beberapa saat tak ada lagi percakapan di antara mereka. Namun, batin Kanaya masih merasakan gelisah.

Bagaimanapun wanita itu dan Yudha, satu kantor, satu divisi. Fakta itu seperti duri dalam daging, menegaskan bahwa setiap hari, saat ia melepas suaminya bekerja, ia juga sedang memberi kesempatan suaminya bertemu wanita yang sempat dikagumi suaminya dulu.

***

Kabar private wedding party Yudha dan Kanaya berhembus cepat hingga terdengar di telinga beberapa staff di kantor PT. Ultra Plaza Indonesia.

Di kantin saat jam istirahat, berhembus kabar dari Wenda, staf front office. Dia sengaja mencondongkan tubuhnya ke tengah meja, memicu rasa penasaran rekan-rekannya.

"Eh, kalian tahu, nggak? Orang tua kakak iparku itu ketua kan ketua RT di komplek perumahan istrinya Pak Yudha. Katanya, Pak Yudha itu menggantikan posisi kakaknya di pelaminan."

Kalimat itu sukses membuat rekan yang lain terpancing untuk bereaksi dan Lusy, salah satunya yang dengan cepat menyahuti.

"Maksudnya gantiin nikah gimana, Wen?"

"Jadi, awalnya yang mau menikah sama cewek itu kakaknya Pak Yudha. Tapi si kakak kabur sehari sebelum hari-H dan akhirnya Pak Yudha yang kena getahnya, gantiin kakaknya buat menyelamatkan muka keluarga. Ibaratnya, dia itu sebagai pemain pengganti."

"Ini aktual nggak beritanya? Jangan-jangan cuma rumor," sela Sissy, khawatir itu hanya desas-desus tanpa bukti.

Wenda tersenyum tipis. Jemarinya menggulir layar ponsel, lalu menyodorkan sebuah gambar di ponselnya ke tengah meja. "Lihat namanya. Di situ tertulis Kanaya dan Yogi, bukan Kanaya dan Yudha, kan?"

Seketika, kepala-kepala di meja itu saling mendekat, mengerumuni layar ponsel Wenda.

"Oalah, kok bisa begitu, ya?"

"Pantas saja pernikahan Pak Yudha mendadak banget."

"Benar! Aku pernah dengar dari staff keuangan, Pak Yudha itu awalnya lagi dekat sama staff baru di sana Makanya mereka kaget waktu tahu Pak Yudha menikah."

"Memangnya bisa segampang itu digantikan? Menikah, lho, ini. Apalagi cuma sehari sebelumnya?"

Rentetan pertanyaan itu dijawab Wenda dengan cepat.

"Kata kakak iparku sih semuanya berjalan lancar. Keluarga Pak Yudha bisa mengatasinya dalam semalam. Tapi, ada satu lagi... " Wenda sengaja menggantung kalimatnya beberapa saat. Netranya memperhatikan wajah-wajah kepo rekan-rekannya. "Katanya, usia istri Pak Yudha itu jauh lebih tua. Selisih tujuh atau delapan tahun kalau nggak salah!"

Lusy mendesah, menyandarkan punggungnya ke kursi. "Wah, apes banget Pak Yudha. Sudah jadi tameng kakaknya, dapat istri yang jauh lebih tua pula," katanya dengan rasa iba.

❤️❤️❤️

Bersambung ...

1
Selin Tari
semoga da kabar baik dari Kanaya,
ρυтяσ kang'typo✨
semoga beneran garis 2 Yaya🤗🤗🤗semangaaat....
pasti senang sekali Yudha kalo tau Yaya tetiba positif
ρυтяσ kang'typo✨
nah kan...bener" pengecut ko Yogi tuh,bersyukur lah Yaya batal niakah ma dia,karna ada hikma di balik batal'y mereka😌😌😌😌nikah sama Yudha jadi berkah🥰❤️
ρυтяσ kang'typo✨
ya emang gitu kalo lelaki g gentle...mudah di salah pahami karna g ada penjelasan yang pasti😌😌😌usia pun g menjamin kedewasa'n toh,disebagai ka" malah harus dinasehati sama ade🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️bersikap dewasa dan bertanggung jawab donk Yogi,bangun hubungan mu sama Wulan dengan baik agar tidak canggung n minder dengan keluarga mu
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ fjR𝓡⃟⎼ᴠɪᴘᵇᵃˢᵉ
semoga hasilnya beneran positif ya,semakin bertambah kebahagiaan untuk Kanaya dan Yudha juga keluarga mereka. pak Danur bisa membuka hatinya dan menerima Yudha sepenuhnya sebagai menantu.biarin Yogi dengan masalahnya menyelesaikan perbuatan yang dia lakukan.
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ fjR𝓡⃟⎼ᴠɪᴘᵇᵃˢᵉ
emang sepengecut itu Yogi. gak sadar diri gak koreksi diri.padahal semua tindakannya dilakukan atas keinginannya sendiri dan dia tidak cerita yang sebenarnya pada keluarga Wulan.dia gak berpikir akibat yang akan timbul dari kaburnya dia dari pernikahannya dengan Kanaya.
sunaryati jarum
Malam pertama bertengkar malam selanjutnya tidak ada kehangatan . Untuk Naya semoga dua garis merah
sryharty
Yogi udah tua tapi ga dewasa ga kaya Yudha,kan bisa bilang baik2 sama Wulan,tanpa harus menyakiti perasaan istri nya,,
semoga garis dua ya nay
nuraeinieni
semoga saja hasilnya seperti harapanmu naya,,,hamil.
nuraeinieni
jgn menyudutkan wulan,,,dia juga tdk tau apa2,mending kamu jujur yogi pada keluarganya wulan,spy jedepannya tdk ada lagi gosip dan rumah tangga kalian langgeng dan cepat di beri momongan.
Ernalita Sitompul
Yogi,klu ada masalah..dewasa dong menghadapinya...lihat tuh adikmu Yudha..
Juwitae
Ayo Yogi berani gak ngaku kalo kamu yg ninggalin Kanaya. jujur Lo sama keluarga Wulan. semoga hasilnya garis 2 ya Naya
Rika Fitriana
semoga hasil'y positif
sunaryati jarum
Wulan selamanya akan minder, memang kurang bisa cepat menyesuaikan diri,mungkin karena pendidikan atau pengalaman, bahkan akan selalu merasa bersalah.Karena saat Yogi akan menikah malah mengabarkan kecelakaannya.Sudah garisnya Naya akan berbahagia dengan Yudha.Bahkan lebih tanggung jawab Yudha.Serta Yudha keknya tipe suami setia apalagi suka bercandaa
Ernalita Sitompul
Ayo Yogi,kamu sebagai kakak Yudha harus bertanggungjawab meluruskan masalah itu dan jangan kekanakan lagi.. nggak salah belajar sama adek sendiri dalam mencari solusinya sgar tidak membawa keretakan ditengah keluarga Wulan...Ayo Yogi perjuangkan kebahagiaanmu biar nggak ngelirik Kanaya tetus yiap kumpul keluarga nanti..🤭
Ummu Shafira
cerita yg bagus, semangat terus berkarya mba thor😘😘
Ummu Shafira
good job Yudha
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ fjR𝓡⃟⎼ᴠɪᴘᵇᵃˢᵉ
iya dong,harus di luruskan gosip yang tidak benar itu.jangan jadi pengecut Yogi.berani berbuat harus berani bertanggung jawab. udah kabur, minta uang pernikahannya di balikin,malah Yudha sama Kanaya yang kena apes di gunjing keluarga Wulan.
Juwitae
bagus Yudha bicara begitu ke Yogi.. biar dia ngomong jujur ke keluarga Wulan. siapa yg salah siapa yang di salahkan
sryharty
Yudha suami istri the best pokonya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!