NovelToon NovelToon
The Silent Empire

The Silent Empire

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Mafia / Sistem
Popularitas:437
Nilai: 5
Nama Author: General Blast

Di usia 23 tahun, Clev adalah pendiri D&D Company, sebuah konglomerat raksasa yang bergerak di berbagai sektor, mulai dari logistik, real estate, hotel dan resor, apartemen, restoran, energi, hingga investasi. Saat memutuskan membangun pusat bisnis barunya di kota Drep, ia mendapati kota itu telah lama berada di bawah kendali organisasi mafia yang mengakar di setiap sudut.

Clev tinggal di sebuah kediaman mewah di sudut utara Kota Drep bersama adiknya, Derina (19 tahun), serta orang-orang kepercayaannya: Maria dan suaminya Garry,Lenny, Mira,Thomas,serta Leo kepala keamanan yang memimpin dua anggota penjaga rumah.

Sementara itu, di pusat kota Drep, berdiri megah gedung D&D Company sebagai simbol dimulainya era baru. Di balik kemegahan perusahaan tersebut, tak seorang pun menyadari bahwa sang pendiri memiliki tujuan yang jauh lebih besar daripada sekedar bisnis, tujuan itu adalah menghancurkan organisasi mafia yang sudah lama menguasai kota Drep.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon General Blast, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 22 - Pertukaran tanpa jejak

Keesokan pagi nya di kediaman pribadi Clev.

Di meja makan Clev dan Derina sedang sarapan dan terlihat juga Maria sedang mengelap gelas-gelas di meja ,lalu Lenny yang sedang memasak di bagian dapur.

Derina yang sambil sarapan,

"apa yang kakak dapatkan dari lelang semalam?" tanya Derina lalu menatap kakak nya,Clev

Clev sambil membaca koran

"tidak ada barang yang menarik.." jawab Clev tanpa menoleh

Derina mengambil gelas nya dan minum

"membosankan..kenapa tidak mengajak aku saja daripada mengajak Mira" ujar Derina lagi

Clev menoleh ke Derina

"tempat pelelangan bukan tempat untuk menonton konser.." jelas Clev

Lalu Clev menutup koran nya,

"disana penuh rahasia dan ke hati-hati an,bisa juga terdapat ancaman..jadi sangat berbahaya untuk mu" tambah Clev.

Tak berapa lama Mira datang ke meja makan ,lalu duduk di samping Derina mengambil sepotong roti bakar lalu mulai mengoles kan selai di roti itu.

"ada info dari Rosa,kata nya 2 agent menunggu mu di D&D Company" kata Mira kepada Clev

Clev mengangguk,

"setelah ini kita pergi ke D&D Company.." jelas Clev

Derina yang melihat Clev berbicara lalu ikut berbicara,

"Kak..aku ingin ikut juga ke perusahaan mu, selama kita pindah ke kota Drep aku belum sekalipun datang ke kantor mu.." ujar Derina

Mira menoleh ke Derina di sebelah nya,

"kamu tidak kuliah?" tanya Mira sambil memakan roti nya

Derina menggeleng

"aku sudah libur selama sebulan ini,jadi tidak ada kegiatan..bosan" jawab Derina lalu memandang Clev dengan tatapan memohon

Clev melihat ke Derina

"apa?" tanya Clev

Derina kembali memasang wajah sedih

"please..aku ikut ya.." bujuk Derina

Mira menghela nafas nya,lalu minum.

Clev tersenyum

"mandi lah..jika terlalu lama kamu akan kita tinggal" jelas Clev

Seketika mata Derina berbinar dan dia bangkit dari kursinya lalu mencium pipi Clev

"Makasih.." lalu Derina pergi menuju kamar nya untuk mandi.

Mira melihat Derina keluar dari ruang makan,

"mengajak Derina ke D&D Company?" lalu Mira menatap Clev

Lalu Clev berdiri

"ya..tidak masalah kan, lagipula dia akan menjadi bagian dari D&D juga di masa depan" kemudian Clev berjalan menuju pintu ruang makan untuk keluar.

Sebelum menutup pintu ,Clev berbicara ke Mira.

"beritahu Thomas..siapkan mobil saya ,dan saya akan menyetir sendiri" jelas Clev lalu menutup pintu ruang makan.

Mira tidak menjawab tapi tangan nya berjalan ke arah ponsel miliknya.

Setelah beberapa jam.

Clev,Derina dan Mira sampai di lobby D&D Company.

Para karyawan menyapa Clev dengan hormat kemudian ke Mira lalu melihat Derina

"Pagi Tuan Cleverley..Pagi Bu Mira..dan, ini pasti adik Tuan Cleverley, nyonya Derina" ujar salah satu karyawan yang bekerja di perusahaan Clev.

Clev mengangguk tersenyum,begitu juga Mira

Derina balik menyapa,

"Pagi juga..semoga pagi ini menjadi hari yang cerah untuk anda" balas Derina lalu melanjutkan langkahnya ke lift.

Lalu Clev, Derina dan Mira naik ke lantai 20 lalu keluar lift dan berjalan ke ruangan meeting utama.

Saat pintu terbuka di dalam ruangan sudah ada 2 orang agent dari D&D Company, perempuan muda Wendy dan seorang laki-laki muda bernama Reno.

Keduanya berdiri dari kursinya ketika melihat Clev,Mira dan Derina masuk, lalu membungkuk kan tubuh mereka sedikit,

"Pagi Tuan Cleverley, Ibu Mira dan Nyonya Derina" ujar kedua nya

Clev tersenyum

"duduklah.." suruh Clev dengan nada santai lalu berjalan ke kursi di ujung meja

Sementara Mira dan Derina duduk di kursi samping Clev

Clev duduk santai

"Jadi bagaimana?" tanya Clev

Wendy langsung mengeluarkan bungkusan kain dari kantong pakaian nya dan menaruh bungkusan kain itu di depan meja Clev, lalu kembali ke posisi duduknya.

"kami berhasil menukar semua nya, 5 permata hitam Meksiko dengan 5 permata hitam biasa" ujar Wendy

"ada kendala?" tanya Clev lalu meraih bungkusan kain dan membuka nya

Reno menjawab,

"tidak Tuan..semua berjalan sesuai rencana, Wendy mengalihkan penjaga yang membuat saya memiliki banyak waktu untuk menukarnya" jelas Rena

Clev mengangguk,lalu mengeluarkan kelima permata hitam itu di meja.

Derina melihat permata hitam itu,

"Wow.." kata Derina kagum melihat kilauan dari permata tersebut.

Mira juga memperhatikan nya, begitu pula Wendy dan Reno.

Clev mengambil 1 permata itu dan melihat nya,

"jadi seperti ini bentuk permata bernilai 3 miliar.." senyum Clev sambil memperhatikan pantulan cahaya matahari di permata itu.

Clev memutar perlahan permata hitam itu di antara jari-jarinya, pantulan cahaya matahari memenuhi permukaan batu tersebut.

"Kadang, kemenangan terbesar bukanlah mendapatkan sesuatu..melainkan membuat lawan yakin bahwa ia sudah mendapatkannya" ungkap Clev di sertai dengan senyuman khas nya sambil melihat permata hitam tersebut.

Ruangan menjadi hening, Wendy dan Reno saling tersenyum tipis.

1
dinda ayugunawan
disini menyentuh bangeett
dinda ayugunawan
aku suka bagian kalimat ini, rasanya tersentuh, dipeluk langsung sama author🥰 makasih ya, karena aku juga gak punya teman
dinda ayugunawan
Ganteng bangett CEO nyaaa... 🥰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!