NovelToon NovelToon
Pesona Ibu Tiri BADASS

Pesona Ibu Tiri BADASS

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Nikah Kontrak / Ibu Tiri
Popularitas:2.4k
Nilai: 5
Nama Author: Aurora79

Hidup tak pernah memberi pilihan mudah pada Regatta Aulia, atau yang biasa dipanggil 'Ega'. Dia adalah seorang gadis berusia 21 tahun, yang tumbuh di dalam lingkungan sebuah panti asuhan sejak dilahirkan.

Suatu malam, Ega berhasil menyelamatkan seorang pria. Pria itu adalah Raka Adinata (27 thn), seorang pengusaha muda kaya raya yang baru saja kehilangan segalanya akibat pengkhianatan orang-orang terdekatnya.

Ega hanya berniat untuk menyelamatkan pria tersebut, namun dia tidak menyangka ... jika usahanya malam itu malah menjebaknya di dalam putaran arus kehidupan pria itu lebih dalam.

Di tengah pertengkaran, rahasia masa lalu, perebutan perusahaan, dan perasaan yang perlahan tumbuh, Regatta dan Raka mengerti akan satu hal:

"Keluarga bukan selalu tentang darah, akan tetapi tentang seseorang yang memilih untuk tinggal."

↔ UPDATE 2X SEHARI, JAM 12 SIANG DAN JAM 3 SORE.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aurora79, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PITB - 22.

...꧁✿ 🅷🅰🅿🅿🆈 🆁🅴🅰🅳🅸🅽🅶 ✿꧂...

Time skip-Satu Minggu Kemudian ...

VVIP yang seminggu lalu penuh dengan ketegangan, kini telah berubah menjadi lebih tenang dan penuh dengan kehangatan.

Kondisi Raka Adinata telah pulih lebih cepat daripada perkiraan para dokter yang menanganinya.

Luka-luka di tubuhnya telah kering dengan sempurna, staminanya kembali pulih, dan hari-hari yang telah ditunggu oleh semua keluarga besarnya pun tiba, dimana Raka akan pulang kekediamannya sendiri yang aman dan nyaman.

Regatta terlihat sedang membantu suaminya itu dalam mengenakan pakaian yang nyaman, namun tetap terlihat berwibawa sebagai orang terkaya nomor dua di Jakarta, sejak dia menikah dengan seorang Regatta.

Tatapan mata Regatta yang tajam namun penuh kehangatan itu tidak pernah lepas dari wajah suaminya, membuat wajah CEO Adinata Group itu merona.

"Kenapa kamu melihatku seperti itu, Sayang?" tanya Raka.

"Hanya ingin saja ... kamu terlihat semakin tampan sejak dirawat di rumah sakit ini," jawab Regatta.

Blush!

"Apakah kamu sedang merayu suamimu sendiri, hmm?"

"Tergantung bagaimana kamu menyingkapinya," jawab singkat Regatta.

Cup!

Raka langsung menge-cup kening Regatta dengan lembut.

"Terima kasih, Regatta ... Terima kasih karena kamu telah hadir di dalam kehidupanku dan anak-anak," ujar Raka dengan nada tulus.

"Sama-sama, Mas Raka. Aku juga sangat bersyukur bisa masuk ke dalam keluarga hangat ini, walaupun waktu itu aku menerimanya karena sebuah ... janji," balas Regatta sambil tersenyum.

"Oh iya, Mas ... Aku ingin pindah dari Penthouse itu ke hunian mewah di Pondok Indah-Jakarta Selatan yang aku punya. Di sana dekat dengan lokasi sekolah anak-anak dan keamanannya berlapis. Aku ingin anak-anak aman saat sedang berada di rumah. Bagaimana menurutmu?" lanjutnya kepada Raka.

Raka terdiam sejenak, lalu dia menganggukkan kepalanya tanda setuju.

"Baiklah. Kita akan membicarakan hal tersebut kepada anak-anak saat tiba di Penthouse. Memang lebih aman, jika kita tinggal di dalam sebuah rumah," jawab Raka.

"Oke,"

Sementara itu, di luar pintu kamar tersebut para pengawal sudah bersiaga ketat dibawah pimpinan Lodra, memastikan agar tidak ada sedikitpun celah yang dapat ditembus oleh para musuh yang ada di dalam bayang kegelapan.

"Apakah kamu sudah siap untuk menghadapi hari-hari diluar sana kembali, Mas?" tanya Regatta sambil merapihkan kerah kemeja suaminya.

Raka tersenyum hangat, dia menggenggam tangan Regatta dengan hangat, lalu mengecup punggung tangan itu dengan penuh rasa syukur yang besar.

"Aku sudah siap, Istriku. Terima kasih sudah bertahan, menjaga, dan membuat kami tetap berdiri tegak dibalik semua kesulitan ini ..."

"Sama-sama, Mas Raka ..."

Di sudut ruangan kamar itu, suasana terlihat bersemangat diantara sibuknya para pengasu yang sedang membereskan barang-barang.

Triple D masih mengenakan seragam sekolah mereka, karena mereka baru saja tiba dari hari terakhir ujian kelulusan mereka dari sekolah mereka, dimana dalam satu bulan ke depan mereka akan memasuki sekolah lanjutan di tempat baru.

Wajah-wajah imut itu terlihat bersemangat sekaligus gugup, namun mereka saling menguatkan satu dengan yang lainnya.

"Aku yakin, jika aku sudah menjawab pertanyaan-pertanyaan itu dengan sempurna, ya kan, Bang Dewa?" tanya Dewinta kepada abang pertamanya.

"Tentu saja, Dewi! Kita sudah belajar dengan keras setiap harinya, kan? Jadi kita pasti akan lulus dengan nilai terbaik! Kita akan menjadi siswa dan siswi sekolah lanjutan sangat hebat!" jawab Dewanta dengan sangat percaya diri, layaknya seorang pelindung, sama persis dengan Ayahnya.

Kalista dan Kaylin tersenyum saat melihat jiwa persaudaraan ketiga anak itu, karena mereka yang membimbing dan menenangkan mereka saat ujian kemarin, agar mereka tidak tegang dalam menghadapi ujian itu.

"Tidak sia-sia kita mengajarkan tentang 'Attitude' sosial dan persaudaraan kepada mereka selain pelajaran, lihatlah sekarang, mereka benar-benar saling melindungi ..." ujar Kalista kepada Kaylin dengan suara rendah.

"Ya, semoga mereka akan terus saling melindungi sampai dewasa nanti."

...꧁༺✿ 💚 ✿༻꧂...

Di dalam sebuah mobil mewah yang besar yang melaju dengan tenang menuju lokasi Penthouse, suasana damai menyelimuti seisi mobil itu.

Namun dibalik ketenangan itu, otak mungil Regatta sudah menyusun sebuah rencana pembalasan besar yang telah matang.

Selama seminggu menjaga Raka di rumah sakit dan mendampingi anak-anak sambungnya belajar setiap malam, dia tidak pernah berhenti mengumpulkan semua bukti dan menarik 'benang merah' dari semua bukti dan jejak yang telah ditinggalkan oleh musuh kemarin.

Semua data itu sudah lengkap dan tersusun rapi, serta aman di dalam genggaman Xion.

Nama beberapa tokoh penting di dalam jajaran pemegang saham perusahaan Raka sebelumnya dan bukti kerjasama mereka dengan beberapa kelompok bawah tanah sudah ada ditangan Regatta.

Dari lokasi persembunyian mereka, jejak transfer, hingga semua kejahatan yang mereka lakukan selama ini, semuanya sudah terbuka lebar bagaikan sebuah buku yang dibuka sampai halaman terakhirnya.

Rombongan itu akhirnya tiba di lobi Penthouse, dan mereka langsung naik untuk beristirahat.

Sesampainya di dalam Penthouse, Raka langsung dibawa beristirahat oleh Regatta di kamarnya, sementara anak-anaknya sudah dibawa ke dalam kamar mereka oleh kedua pengasuhnya.

Setelah semuanya aman, Regatta langsung membawa Lodra dan Xion ke dalam kamar kerja milik Raka yang tertutup rapat.

Ada beberapa beberapa pemimpin dan pasukan intelijen negara yang masih setia dan memakai jasa 'Regall Security' dalam setiap tugas mereka, yang sudah menunggu di dalam sana.

Wajah mereka terlihat serius dan penuh kesiapan, ketika Regatta masuk.

"Selamat datang para Jenderal, terima kasih sudah mau membantu saya dalam membasmi para 'Hama' yang sudah merugikan negara dan suami saya," ujar Regatta, menyapa para tamunya.

"Terima kasih sambutannya, Queen Relia. Ternyata wajah Anda sangat cantik dibalik topeng yang selama ini Anda pakai, ya?" sahut salah satu Jenderal sambil tersenyum.

"Terima kasih pujiannya, Jenderal. Wajah cantik adalah sebuah 'kutukan' dalam organisasi bawah tanah yang saya geluti, dan saya tidak ingin menjadi 'piala' yang diperebutkan oleh para Mafia itu," jawab Regatta dengan wajah datar.

"Saya paham. Jika saya mengetahuinya sebelum Anda menikah, mungkin saya juga akan mengejar Anda ... Hahahaha," ujar Jenderal itu sambil tertawa.

"Dan saya pasti akan menolak Anda mentah-mentah, Jenderal. Takdir saya adalah Raka Adinata, tidak ada yang bisa merubahnya, kecuali Sang Pencipta ..." sahut Regatta dengan nada dingin.

"Baiklah, mari kita masuk ke dalam pembicaraan utama kita sekarang!" lanjutnya dengan nada tegas.

"Xion, laporkan!" perintah Regatta.

Xion membuka iPad miliknya, lalu dia melaporkan semuanya dengan gamblang.

"Semuanya sudah siap, Queen! Tidak ada sedikitpun kesalahan atau celah yang terlewat. Kelompok organisasi yang sudah berani menebar ancaman dan melukai Tuan Raka, kini sudah terkepung sepenuhnya. Dan mereka tidak menyadari, bahwa gerak-gerik mereka sudah berada di bawah kendali kita sejak seminggu yang lalu," lapor Xion dengan nada tenang yang tegas.

Mendengar laporan Xion yang jelas, Regatta langsung berdiri tegak di depan sebuah peta besar yang menandai setiap titik lokasi persembunyian mushnya.

Tatapan yang semula lembut, kini berubah menjadi sangat dingin, tajam, dan penuh dengan aura membunuh yang pekat.

Aura sosok 'Queen Relia' yang tidak pernah memaafkan siapapun ... siapapun yang telah menyentuh batas kesabarannya sebagai seorang manusia.

"Mereka pikir, jika dengan menyerang dan melukai seorang Raka Adinata, mereka bisa mengguncang pondasi kekuasaan keluarga Adinata, huh? Mereka salah besar!" ujar Regatta dengan nada dingin.

"Justru dengan tindakan mereka yang pengecut seperti ini, mereka telah membangunkan kembali sosok 'Queen Relia' yang kejam dan tanpa ampun!" lanjutnya dengan suara rendah yang menakutkan, layaknya seorang Jenderal Perang yang haus da-rah.

"Jangan biarkan satu celah pun terbuka bagi mereka untuk lari dan bersembunyi lagi! Semua bukti sudah lengkap. Mulai sekarang, kita akan membasmi mereka dalam senyap, akan setiap tetes da-rah Raka Adinata yang terbuang sia-sia dan setiap detik rasa ketakutan yang anak-anak sambung saya rasakan!" perintah Regatta.

"Kasih mereka paham, apa akibatnya jika berani mengganggu kehidupan damai seorang 'Queen Relia' ... dan laksanakan semuanya dengan rapi dan tanpa ... sisa!" lanjutnya kembali dengan nada tegas.

"Siap laksanakan, Queen! Kami akan segera menjalankan perintah Anda dalam senyap!" jawab semua orang yang ada disana, penuh dengan kesetiaan yang dalam.

"Terima kasih! Dan saya akan membalas bantuan kalian semua sebisa mungkin! Jika memerlukan bantuan saya, katakan saja, jangan ragu!"

"Terima kasih, Queen!"

Satu-persatu langkah pembersihan besar-besaran itu mulai bergerak dalam senyap, bagaikan sebuah badai yang langsung menghancurkan musuhnya dalam semalam.

Tidak ada lagi tempat persembunyian bagi para musuh-musuhnya di negara ini, dan para pengkhianat yang berada di dalam bayang-bayang kegelapan.

Semuanya sudah terbongkar dalam terang, dan mereka akan menerima hukuman negara yang sangat berat tentunya, karena Regatta sudah menyerahkan mereka kepada hukum negara.

Di sisi lain kediaman itu, Raka menatap pintu ruang kerjanya yang tertutup rapat dengan wajah bangga.

Dia sangat paham, jika wanita yang dia nikahi itu bukanlah seorang wanita biasa.

Regatta adalah wanita tangguh yang menjadi aset negara, karena semua tindakan dan pekerjaannya adalah legal dimata hukum.

Wanita itu adalah 'benteng' terkuat dalam keluarganya, yang bisa menjaga keutuhan dan keselamatan mereka hanya dengan satu perintah, tanpa harus turun tangan sendiri dalam membasmi para 'Hama' di luar sana.

Yang Raka belum tahu adalah, jika istrinya itu adalah seorang 'Hacker' jenius nomor satu di seluruh negara, yang membantu negara dalam bayang-bayang nama 'RS-79'.

Regatta mempunyai banyak property di dalam dan luar negeri, serta aset yang lebih besar dari kekayaan Adinata.

Dia adalah orang terkaya nomor satu di negara ini yang masih misterius, karena dia tidak ingin namanya terpajang dan menjadi target bisnis orang-orang yang munafik.

Tiga hari lagi adalah pengumuman kelulusan Triple D, dan Regatta sudah mengatur kepindahan mereka ke Jakarta Selatan, agar saat mereka berlibur, semuanya akan aman terkendali dibawah pengawasannya.

"Para musuh Raka sudah masuk Bui semuanya, waktunya mengatur kepindahan kita semua ke tempat baru sebelum liburan. Semoga anak-anak suka dengan lingkungan baru di sana ..."

"Musuh dalam Negeri sudah habis, apakah para musuhku di Negara lain akan mulai bergerak sekarang? Jika benar begitu, maka sudah waktunya aku meminta izin kepada Raka untuk kembali ke Regall Security beberapa waktu sambil melepas rindu dengan Ayah dan Bunda di sana ..."

...🍃☀†๏ вэ ¢๏и†เиµэ∂☀🍃...

1
penggemar_Uangkecil?!
👍👍
ℵ⁺⁺💚𝓐𝓾𝓻𝓸𝓻𝓪⁷⁹💚ℵ⁺⁺: Terima kasih atas hadir dan dukungannya, Kak ... 🙏🏻😊🫰🏻💚💚💚💚💚
total 1 replies
Yue Li MZy
halo mampir di cerita KA uthor,semoga ceritanya tidak Hiatus ditengah dan smgtt ya
ℵ⁺⁺💚𝓐𝓾𝓻𝓸𝓻𝓪⁷⁹💚ℵ⁺⁺: Terima kasih dukungannya, Kak Yue Li ... 🙏🏻😊🫰🏻💚💚💚💚💚💚
total 1 replies
beybi T.Halim
kita ngelapak dimari.,mudah2an seruuu ceritanya👍
ℵ⁺⁺💚𝓐𝓾𝓻𝓸𝓻𝓪⁷⁹💚ℵ⁺⁺: Terima kasih hadir dan dukungannya, Kak Beybi ... Semoga suka dengan ceritanya, ya ... 🙏🏻😊🫰🏻💚💚💚💚💚
total 1 replies
Asra
Keren kak! semangat selalu, di tunggu up-nya.
ℵ⁺⁺💚𝓐𝓾𝓻𝓸𝓻𝓪⁷⁹💚ℵ⁺⁺: Terima kasih hadir dan dukungannya, Kak Asra ... 🤗🙏🏻😊💚💚💚💚💚
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!