NovelToon NovelToon
Sistem Kekayaan Menyiksaku

Sistem Kekayaan Menyiksaku

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Crazy Rich/Konglomerat / Action
Popularitas:2.6k
Nilai: 5
Nama Author: Tri Wahyuni92

Satu lembar uang sepuluh ribu rupiah terakhir di dompet Satria sudah berubah bentuk menjadi gumpalan lecek.
Di depannya, layar mesin ATM berkedip-kedip, menampilkan menu penarikan tunai yang terasa mengejek.

Satria menghela napas berat. Ia menekan tombol "Informasi Saldo". Dia sudah tahu angkanya akan mengenaskan, tapi dia tetap perlu melihatnya untuk memastikan seberapa jauh dia harus menahan lapar minggu ini.

Layar berganti. Angka yang muncul membuat jantungnya seolah berhenti berdetak.
SALDO REKENING ANDA:
Rp 270
Bukan 270 ribu. Bukan pula 270 juta. Hanya dua ratus tujuh puluh rupiah.

[SISTEM TOTAL KEKAYAAN]
Sisa Waktu: 00:58:42
Target Pengeluaran: Rp 50.000.000,00
Status Saat Ini: Rp 0 / Rp 50.000.000,00
Peringatan: Kegagalan akan mengakibatkan sanksi 'Kemiskinan Absolut' (Saldo dipotong menjadi Rp 27).

“Lima puluh juta. Satu jam."

"Kepala bapak kau ambyar!” umpat Satria,

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tri Wahyuni92, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode: 22

Restoran bintang lima di kawasan SCBD itu mendadak hening ketika Satria melangkah masuk.

Kombinasi pakaian yang dikenakannya benar-benar merusak pemandangan elegan ruangan: sarung kotak-kotak pudar andalannya dan sepasang sandal jepit karet yang menipis di bagian tumit.

Namun, para pelayan yang mengenakan setelan tuksedo tidak berani berkutik atau menegurnya.

Sebab, tepat di belakang Satria berjalan Gege, sang tangan kanan dengan jas three-piece necis, Nisa yang tampak anggun luar biasa layaknya supermodel, dan Wahyu yang kini berpenampilan rapi memancarkan aura analis genius.

Mereka menduduki meja VVIP yang paling mahal.

"Pelayan! Bawa ke sini kepiting paling besar yang punya sertifikat kelulusan uji klinis dari bursa efek!"

seru Gege, sangat menjiwai perannya sebagai tangan kanan miliarder eksentrik.

Di tengah kenikmatan menyantap hidangan mewah yang dibayar menggunakan uang satu miliar harian bebas pakai, ponsel di dalam saku sarung Satria tiba-tiba bergetar hebat.

Getarannya kali ini diiringi irama lagu mistis bernada ejekan yang langsung terngiang di kepala Satria.

[SISTEM TOTAL KEKAYAAN - MISI UTAMA TAHAP BARU]

Misi Baru: 'Pahlawan Berkedok Bodyguard

Deskripsi: Kehidupan mewah dan limpahan harta di bursa saham tampaknya membuat Anda lupa pada satu kenyataan pahit: Anda sudah menjomblo terlalu lama sejak dikhianati oleh Gita si pengkhianat. Sistem merasa iba melihat Anda selalu memeluk guling sarung lapuk setiap malam di mansion megah Anda.

Target Penyelamatan: Freya Hendarso, putri tunggal dari Baskoro Hendarso. Perusahaan Baskoro saat ini sedang berada di ambang kebangkrutan total akibat fitnah keji dan manipulasi aset yang dilakukan oleh kakak kandungnya sendiri, Budi Hendarso.

Krisis Darurat: Dalam kondisi terdesak, Baskoro nekat meminjam dana segar ke bos rentenir kelas kakap untuk menutupi kerugian operasional. Kini, tenggat waktu habis, dan bos rentenir tersebut mengincar Freya untuk dijadikan istri paksa sebagai pelunas utang keluarga.

Tugas Utama: Datang ke kediaman Hendarso siang ini juga dan lamar pekerjaan sebagai Bodyguard pribadi Freya.

Aturan Mutlak Penyamaran: DILARANG KERAS membocorkan bahwa Anda adalah pemilik Satria Corporation atau seorang triliuner. Di depan mereka, Anda harus terlihat seperti pengawal amatir serabutan yang butuh uang instan untuk bayar tunggakan kosan.

Anggaran Penyamaran: Rp 0 (Gunakan pakaian paling pas-pasan dan tampak miskin yang Anda miliki).

Hadiah Sukses: Akses Inventaris Korporat Tahap 2 + Dana Operasional Rahasia Rp 1.000.000.000.000,00 (Satu Triliun Rupiah) khusus untuk menghancurkan Budi Hendarso dan jaringan rentenirnya secara perlahan dari balik layar.

Satria hampir tersedak cangkang kepiting jantan di mulutnya. Matanya melotot menatap layar ponsel di bawah meja.

'Heh! Sistem sialan! Gak usah pakai bawa-bawa status jomblo gua juga kali! Guling sarung gua itu wangi pandan, ya!'

umpat Satria dalam hati dengan wajah memerah menahan kesal sekaligus malu.

"Bos? Kenapa muka Anda mendadak merah? Apakah bumbu kepiting ini terlalu pedas untuk lidah seorang Master?"

tanya Nisa heran, menghentikan ketikannya di tablet digital dengan pandangan penuh rasa hormat.

Satria berdeham keras, buru-buru mengelap tangannya dengan tisu kain sutra restoran.

"Nisa, Gege, Wahyu... gua baru dapet penglihatan makro."

"Ada urusan bisnis rahasia tingkat tinggi yang harus gua selidiki sendiri di lapangan."

"Mulai siang ini, kalian bertiga kelola Satria Corporation tanpa gua"

"Dan ingat, kalau ada Orang atau wartawan bursa yang tanya keberadaan gua, bilang gua lagi bertapa mencari ilham pergerakan saham global di puncak gunung."

Dua jam kemudian, Satria sudah berdiri di depan pintu gerbang sebuah rumah di kawasan perumahan tua Jakarta yang tampak besar namun mulai kurang terawat.

Cat dindingnya mengelupas di beberapa sudut, mencerminkan kondisi finansial pemiliknya yang sedang di ujung tanduk.

Untuk menyukseskan misinya, Satria telah mengganti sarung mahalnya dengan sarung bekas bermotif garis pudar yang kainnya sudah agak tipis, dipadukan dengan kaus oblong putih polos yang sedikit melar di bagian leher, serta sandal jepit legendarisnya.

Di dalam ruang tamu yang pengap, Baskoro Hendarso duduk dengan wajah layu, kantong matanya hitam penuh beban pikiran yang teramat berat.

Di sampingnya, seorang gadis muda dengan paras sangat cantik, berkulit putih bersih, bernama Freya sedang melipat tangannya di dada dengan wajah cemberut.

"Kamu... beneran mau melamar jadi pengawal pribadi anak saya?"

tanya Baskoro dengan nada suara yang penuh keraguan yang amat sangat, menatap Satria dari ujung rambut acak-acakannya sampai ke jempol kakinya yang menjepit sandal karet.

"Kamu punya sertifikat bela diri internasional? Atau mungkin kamu mantan anggota militer?"

"Saya tidak punya sertifikat bela diri apa pun, Pak," jawab Satria jujur, menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.

"Tapi saya mantan ahli taksir kerugian masif. Dan saya punya satu kelebihan mutlak: ketahanan mental tingkat tinggi dalam menghadapi penagih utang, makian orang kaya, serta hinaan dari mantan pacar."

Freya langsung mendengus sebal, memutar bola matanya dengan ekspresi tidak percaya.

"Papa! Yang bener aja dong! Masa Freya mau dikawal sama mas-mas modelan penjaga ronda bersarung begini?"

"Di luar sana itu anak buahnya Bos Rentenir badannya kayak raksasa bouncer kelab malam, Pa! Sekali sentil pakai telunjuk, Mas ini bisa melayang bebas sampai Depok!"

Tepat setelah kalimat Freya selesai diucapkan, pintu gerbang depan rumah digedor dengan hantaman yang sangat keras. Suara teriakan kasar dan caci maki langsung menggema dari arah luar.

"Baskoro! Keluar kamu bajingan! Bayar utang mu sekarang, atau hari ini anak perempuanmu kami seret untuk jadi nyonya besar di markas bos kami!"

Mendengar teriakan menggelegar itu, wajah Baskoro langsung pucat pasi seketika, tubuhnya gemetar hebat.

Freya reflex mundur ketakutan, bersembunyi di belakang kursi jati ayahnya dengan wajah yang mulai diselimuti kepanikan.

Belum sempat mereka mengunci pintu, tiga orang pria berbadan raksasa dengan tato memenuhi lengan, mengenakan jaket kulit hitam, menerobos masuk ke dalam ruang tamu tanpa permisi, menendang pintu hingga terbuka lebar.

"Gimana, Baskoro? Bos kami sudah tidak sabar mau melangsungkan pernikahan mewah minggu depan. Sini anakmu, jangan banyak alasan!"

bentak sang kepala penagih utang yang memiliki bekas luka di pipinya.

Satria menghela napas pendek. Ia melangkah maju dengan santai, menggeser posisinya hingga menghalangi pandangan ketiga pria sangar itu dari tubuh Freya.

"Permisi, Mas-Mas sekalian yang terhormat. Sebagai bodyguard magang yang belum sempat tanda tangan kontrak kerja, saya mohon dengan sangat kalian keluar baik-baik."

"Angin di luar rumah lagi bagus banget buat merenungi dosa."

"Hah?! Siapa lu, curut bersarung?! Berani-beraninya lu menceramahi kami!"

bentak salah satu anak buah rentenir berbadan paling kekar sambil melayangkan pukulan mentah berkekuatan penuh ke arah wajah Satria.

Namun, tanpa ada yang menyadari, Sistem Total Kekayaan di dalam saku Satria mendadak mengirimkan sinyal reflex.

Satria reflex merunduk secara absurd seperti gerakan orang yang tiba-tiba melihat uang koin seratus perak jatuh di lantai membuat pukulan raksasa itu hanya mengenai angin kosong.

Bersamaan dengan gerakan merunduk itu, sandal jepit karet kanan Satria terlepas dari kakinya dan entah bagaimana secara ajaib melayang cepat ke atas akibat tendangan reflex tumitnya, tepat menghantam hidung pria bertato itu dengan bunyi yang sangat solid.

Plak!

"Aduh! Hidung gua! Hidung gua dipukul pakai sandal jepit swallow!"

raung pria itu kesakitan, memegangi hidungnya yang langsung mimisan sebelum akhirnya terjerembap ke belakang menabrak meja kaca hingga retak.

Melihat teman mereka yang paling kuat tumbang seketika hanya oleh sepasang sandal jepit terbang, dua orang penagih utang lainnya mendadak panik.

Mereka menatap Satria yang kini berdiri dengan satu kaki telanjang.

"Gila! Mas-mas ini pakai ilmu hitam aliran sarung kuno! Bahaya, ayo kabur dulu, lapor Bos besar!"

teriak mereka sambil memegangi temannya yang pingsan dan lari tunggang-langgang keluar dari halaman rumah.

1
BaekTae Byun
masa saldonya kaga nambah nambah
BaekTae Byun
setiap misi nya ngga ada hadiah uang trs kalo uang nya habis gmna
❤️⃟Wᵃf✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ🤎❥␠⃝ ͭ🍁𝓷𝓲ѕ⍣⃝✰
boleh tuh
miilieaa
semangat yaa author
Gege
masih menjalankan misi tanpa ada hadiah ini Thor.. apa sistemnya korslet apa bijimane ini?
Dav Nana: uang yang masuk kesaldo mc, harusnya hadiah dari sistem nya, dia sistem yang kelebihan uang tentu aja hanya bisa memberi uang saja sebagai hadiah, kurang inisiatif beli barang lain nih sistem nya haha
total 1 replies
Gege
piyee kalimat Iki Thor... ga jelas banged..trus biaya denda ini dikasih siapa? kalo MC ga Nerima duitnya..
Dav Nana: uang dendanya dialokasikan buat pasang kaca film kak, biar dari luar gak keliatan daster bu miminya haha, jadi sama aja MC nya rugi karena yang untung kan perusahaan nya dapat keuntungan pemasangan kaca film geratis dari mc
total 1 replies
Gege
menjalankan misi tapi ga dapat hadiah Thor... 🤣
Gege
gaasss 10k kata di luncurkan...bawa santai ringan kocak...jangan dikit dikit mafia..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!