NovelToon NovelToon
MANTAN ISTRI CEO

MANTAN ISTRI CEO

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Crazy Rich/Konglomerat / Romansa Fantasi
Popularitas:9.6k
Nilai: 5
Nama Author: Ayumi

Dikhianati. Ditinggalkan. Ditindas.
Itu yang Miracle dapat setelah 5 tahun berjuang untuk Morgan mantan suaminya.
Tapi Miracle bukan wanita yang bisa diinjak lalu dibuang. Tiga tahun kemudian, namanya jadi momok di dunia bisnis. Dia kembali bukan untuk balikan. Dia kembali untuk membeli perusahaan itu. Dan untuk membuat Morgan berlutut di hadapannya.
Siapkah kamu menyaksikan seorang "Mantan Istri" merebut kembali tahtanya?
Kita ikuti sepak terjang mantan istri CEO...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayumi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab.17. Di rumah Arka.

Tiba-tiba Morgan ada di depan mereka, sikap pria itu sangat aneh.

"Miracle kamu terlambat 15 menit. Aku tadi menunggumu dari jam tujuh, aku sempat khawatir, rupanya kamu bersenang-senang tanpa peduli pekerjaan. Aku salah menilaimu wajah sok suci mu sangat menjijikkan." ucap Morgan sinis.

"Terlambat karena cuaca buruk, tidak ada sanksinya, kamu tenang saja.." sahut Miracle datar.

"Cuaca sekarang jadi kambing hitam, kamu pintar berkilah. Pagi-pagi kamu bisa mandi besar dan berpakaian couple. Kamu hebat."

"Apa maksudmu?" tanya Miracle tidak mengerti. Salahnya dimana?

"Tuan Morgan, jangan membuat fitnah..." Gio ikut angkat bicara dan pura-pura bodoh. Ia senang karena rencananya berhasil. Balas Dendam Elegan.

"Kamu siapa, jangan ikut campur urusan keluarga kami. Apa hak kamu disisi?"

"Aku calon suami Miracle, siapapun yang nyakitin hatinya aku turun tangan. Sebagai laki-laki sejati jika pasangan tertindas harus ada dibelakangnya."

Morgan marah mendengar ucapan Giovanni dan Miracle tidak membantahnya, berarti pengakuan Giovanni benar. Mereka pacaran dan akan menikah?

"Jadi selama ini kalian selingkuh dibelakang ku, aku dikhianati. Kau murahan..."

"Tuan Morgan kami berdua tidak tergoda untuk melayani Kecurigaan kau, terserah apa yang kamu tuduhkan kami tetap akan menikah."

"Tidak...tidak boleh, Miracle milik ku." sahut Morgan menarik tangan Miracle.

"Lepaskan aku dasar bajingan." tepis Miracle marah.

"Sayank...nanti pulangnya aku jemput, kalau ada yang menindasmu lapor sama aku. Kamu harus nyaman berada disamping ku." ucap Gio dengan suara keras supaya di dengar Miracle.

"Gio ini berlebihan nanti orang mengira aku selingkuh denganmu." bisik Miracle.

"Supaya mereka tidak berani padamu." sahut Gio berbisik. Ia tertawa dalam hati karena Miracle terjebak. Ternyata mudah sekali bikin Miracle luluh hatinya.

Pukul.18.40 WIB.

Hujan turun lagi. Hari ini membosankan, Morgan terus saja menyindirnya dan marah tidak karuan. Manusia tak tahu diri, sudah di selamatkan perusahaannya malah ngelunjak.

Nyesal kembali bergabung dengan Morgan, gara-gara Morgan's Kitchen ia kembali tak nyaman. Harusnya ia menjual sahamnya yang 50% kepada orang lain. Tapi siapa yang mau, karena Morgan's Kitchen belum stabil. Berkat Wijaya Group dan M.W Group, Morgan's Kitchen bisa bernafas.

Tak terasa sudah Pukul. 18.50.

Gio berdiri di sebelah mobilnya menjemput Miracle, senyumnya menawan membuat para wanita bertekuk lutut. Dia terlihat tampan. Dada Miracle berdesir saat menatapnya.

"Kamu sudah dari tadi?" tanya Miracle senyum manis. Lesung pipinya terlihat jelas.

"Miracle..kau seenaknya pulang, kerjaanmu belum selesai!" teriak Morgan.

Miracle menoleh, ia menatap Morgan dengan kesal. Pria itu setengah berlari memburunya.

"Tuan Morgan, ini sudah jam pulang kantor apa lagi yang harus dibahas, semua sudah selesai."

"Ada yang belum kamu kerjakan, kamu tidak boleh pergi dengan dia." Morgan menunjuk Gio, ia berusaha menarik Miracle. Buru-buru Gio memeluk Miracle.

"Tuan Morgan, aku pacar Miracle tolong hormati. Seharusnya anda intropeksi diri dengan kelakuan anda yang dulu. Miracle sudah hidup nyaman disisi ku."

"Kau tidak bisa mengambil begitu saja istriku, aku sudah 5 tahun bersamanya. Jangan jadi badut disini." Morgan semakin marah.

"Gio kita pergi aku sudah tak tahan disini."

"Baik sayank..." sahut Gio menggandeng tangan Miracle.

"He..he..jangan pergi, Miracle kembali.."

Morgan urung mengejar Miracle karena Arini sudah menghadangnya.

"Morgan, kamu mau kemana?"

"Arini kapan kamu datang, jangan mendekat kita sudah putus." Morgan berusaha menghindar saat Arini ingin mem*luknya.

"Aku kangen, bisakah kita bersama lagi. Aku minta maaf kalau ada kata dan kelakuan aku yang salah." ucap Arini memegang kedua tangan Morgan.

Miracle naik ke mobil, ia menyeringai sinis melihat pasangan itu. Arini sudah datang kembali, pasti akan ada pertunjukan seperti dulu.

"Terimakasih atas bantuan mu, aktingnya sangat bagus."

"Aku...Aku...."

Sebenarnya Gio mau mengatakan, yang tadi itu bukan akting, tapi Miracle sudah memotongnya.

"Sudah lah Gio, kita lupakan tentang Morgan, mereka sudah bersatu kembali, tinggal menunggu episode selanjutnya." Potong Miracle.

"Gimana kalau kita makan dulu..."

"Lain kali saja, aku lagi tidak kesel dengan tingkah Morgan."

Gio terdiam, ia berpikir kalau Miracle cemburu. Jangan-jangan Miracle masih cinta dengan Morgan. Bukankah Morgan's Kitchen sudah bangkrut dan Miracle mengakuisisi.

"Tadi aku demam dan tertidur di kantor, aku mimpi Arka..." ia pura-pura sedih

"Iihh...ngeri, terus Arka lagi ngapain?"

"Dia menatap ku dengan sedih dan berkata banyak. Kata-katanya menyayat hati, dia bilang padaku ingin kamu tinggal di Apartmentnya."

"Ahh... yang benar, aku takut hantunya datang."

"Aku jagain supaya kamu aman."

"Hubungan kita hanya sebatas teman, aku tak senang ada gosip tentang kita, hidup sudah susah jangan dibikin menderita."

"Disana juga ada bi Sri dan bi wati yang bisa menemani mu. Tidak sepi sekali."

"Aku pikir-pikir dulu. Mungkin aku tidak langsung pindah, aku menginap dulu, setelah betah baru aku pindah."

"Kalau begitu mulai sekarang nginap, tidak usah membawa pakaian, Arka sudah menyiapkan keperluanmu."

"Oke kalau begitu aku akan ke rumah Arka."

Pas sampai depan apartemen, hujan turun dengan deras. Gio matiin mesin mobil.

"Tunggu, aku turun. Kita sama-sama ke dalam. Kamu buka sepatunya takut licin."

Miracle mulai bersin-bersin. Mereka payungan masuk ke dalam rumah. Bibi sudah menyambut dengan handuk di tangan.

Pukul 21.00 WIB.

"Makasih Mira...kamu sudah rela nemenin Arka. Semoga kamu tidak kapok, kalau ada sesuatu atau perkataan yang mengganjal di hatimu, katakan saja."

"Makasih juga udah mau cerita tentang Arka dan mau memaafkan aku. Kamu baik banget semoga pertemanan kita langgeng."

"Aku juga berharap begitu, hitung-hitung kita balas budi kepada Arka, semoga Arka tenang di alam sana."

"Aku mau tidur duluan."

"Minum obat dulu, tadi kamu bersin-bersin."

"Tidak usah, aku tidur saja." ucap Miracle.

Progress 2%...

Giovanni tersenyum kecil, ternyata Miracle gampang diolah. Wanita kaya yang tidak sombong. Penampilannya sederhana dan tidak memanfaatkan kekayaannya untuk tampil. gumamnya seraya merebahkan badannya di sofa.

Gio meringkuk di sofa. Selimut kusut. Di meja ada obat yang belum disentuh. Hape nyala, yang menarik, wallpapernya. foto dia sama Miracle pas hujan tadi pagi.

Gio masuk ke kamar Miracle dan tidur di ranjang yang sama. Merasa ada yang aneh Miracle bangun.

"Gio kenapa kesini, kamar mu di sebelah."

"Aku kayaknya demam beneran, kepala sakit sekali. Miracle bangun dan memeriksa.

Suhu: 39.2°C.

"Kita ke klenik ya..."

"Tidak mau..."

Miracle lalu mencari p3k dan memberi Gio obat. Ia begadang menjaga Gio sampai pria itu tertidur.

*****

1
Cu
next
Ci
morgan tak bisa menerima kenyataan
Ca
novel baru semangat baru
Bo
lanjut penasaran
Be
sabar ya miracle
Bu
lanjut thor💪
Bi
morgan cemburu
Ba
si morgan kesenangan
Sin
suka thor👍
Lala
jangan hanya pasrah, takutnya kesenangan
🦂ALVARENDRA 𝐀⃝🥀
hahaha,..
ini yang namanya ingat wajah ea ingat rasanya....
tapi rasa itu tak selalu nyaman....
✰͜͡v᭄𝐀⃝🥀ⰼ⃞☪🍾
kenapa diladenin trs kalau kau kesel sama Morgan🥱🥱
90
makin penasaran thor. lanjut cepat
89
suka banget sama jalan ceritanya
88
novel baru nih
87
wkwk, ngakak banget.
86
waw Fotonya keren
85
lanjut jangan lama
84
semangat ya
83
ceritanya sangat bagus guys. yuk baca yuk!
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!