NovelToon NovelToon
Calon Suami ku Gila

Calon Suami ku Gila

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:987.1k
Nilai: 4.8
Nama Author: nadia

bagaimana jika kalian ada di posisi ku, dimana aku di jodoh kan oleh orang tua yang posesif dengan seorang lelaki yang pernah kalian liat tengah bercumbu dengan wanita lain, dan parahnya lagi dia adalah seorang psikopat

rumit amat hidup ku

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nadia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

22,hari yang tak terduga

Kini Diana tengah terduduk di sebuah kursi kafe hipster, dengan kepala yang ia tundukan, sebenarnya ia tidak ingin pergi ke kafe itu namun Juan memaksa diana untuk ke kafe karena ada hal yang harus juan sampai kan.

"Hay, " sapa Juan yang baru datang, sambil langsung duduk di depan Diana.

Kini Diana mendongrak kan kepalanya menatap Juan, sambil menampilkan senyum palsunya.

"Udah lama nunggu? " tanya Juan.

"Ah gak terlalu lama kok, " balas Diana sambil tersenyum.

"Udah lama tau kita gak ngobrol berdua, setelah kamu punya pacar, " ucap Juan sambil tersenyum dan menatap Diana.

"Ya begitulah, namanya juga punya pacar kaya Julian, " balas Diana santai, sebelum meminum jus mangga yang tadi ia pesan.

"Oh iya, lu gak suka sama gue kan?" sambung Diana sambil menatap juan penuh selidik.

Kini Juan yang tengah minum minuman diana pun tersendat, membuat Diana buru buru mengeluarkan tisu di tasnya lalu ia berikan pada Juan.

"Lu kenapa? " tanya Diana sambil mengelap sisa minuman di meja.

"Gak gue kaget aja, kenapa lu ngomong kek begitu, " ucap Juan santai, sambil mengelap mukanya.

"Gak semalam gue baca artikel kalau sahabat beda jenis itu katanya suka ada salah satunya yang jatuh cinta, dan kebanyakan adalah cowok, makannya gue nanya sama luh, " jelas Diana.

"Mungkin, " balas Juan sambil tersenyum penuh misteri.

"Maksudnya apa?" tanya Diana sambil mengerutkan kening nya.

"Ya mungkin ajalah pokoknya, " balas Juan sambil mengalihkan pandangan nya.

"Gak jelas lu ah, " kesal Diana.

"Mending makan dulu biar jelas, " seru Juan, sambil memanggil pelayan kafe.

"Mba saya mau mie ini dua sama lemon tea nya juga dua yah, " ucap Juan pada pelayan.

"Baik mas, " ucap pelayan tersebut sambil berjalan meninggalkan mereka.

Kini Diana tengah fokus menatap layar ponsel nya ia berharap Julian menghubunginya, karena sudah hampir satu hari ia tidak melihat Julian, namun nyatanya Julian memang tidak mengirim pesan apapun pada Diana.

"Kau kenapa? " tanya Juan yang melihat Diana kesal.

"Gue gak kenapa-napa, " balas diana malas.

Sementara itu Julian kini tengah terduduk santai di rumah persembunyian nya, dengan sebotol wine du tangannya.

Kini Julian tengah menatap kosong ke arah depan, ia baru saja memuaskan hasrat nya pada seorang wanita ******, dan kini wanita itu sudah mati di makan oleh pelihara nya.

Tak lupa ia juga sedang mengisap sebatang rokok, pikirannya kacau tidak karuan bahkan ia sudah membunuh 3 orang hari ini namun ia belum puas dengan itu semua.

Rasanya masih kurang, namun apa yang membuat ini kurang.

"Woy bengong aja loh, " sapa seorang pria sambil menepuk pelan pundak Julian.

Kini Julian berbalik menatap pria itu yang tak lain adalah sahabat dekat Julian yaitu Andi, Andi juga tau semua kehidupan Julian.

"Pusing gue, " ucap Julian.

"Ke dokter kalau pusing, ini mah pusing minum wine, ya makin pusing lah, " saut Andi sambil duduk di kursi samping Julian.

"Serah gue, " datar Julian.

"Gimana udah ketemu sama Arsen? " tanya Andi serius.

"Belum, gue gak bakal lepasin dia kalau ketemu, " ucap Julian menyeramkan.

"Gue denger lu lagi deket sama cewek yah?".

"Hm" singkat Julian.

"Gue cuman mau lu jagain cewek lu!, gue tau Arsen ada di sekitar kita, dan arsen akan menghancurkan mu dengan bagaimana pun caranya, " ucap Andi.

sementara Julian hanya menatap tajam ke arah depan, sambil tersenyum tipis.

"Ku tidak akan membiarkan satu orang pun mengambil atau melukai apa yang sudah menjadi milik ku, aku tidak akan membunuh orang yang melukai apa yang menjadi milikku, namun aku akan Menyiksanya, rasanya tidak puas ketika melihat nya mati, begitu saja, aku akan membuatnya merasakan siksaan neraka di dunia, " tegas Julian.

Kini Andi merasakan aura kegelapan dari tubuh Julian.

"Aku akan cari kemana pun Arsen berada, " sambung Julian.

"Aku akan terus berada di samping mu, dan akan terus mendampingi mu, " ucap Andi, sambil menatap ke depan.

"Aku tau itu, " datar Julian, kini julian kembali masuk kedalam rumah itu, dan mengambil tasnya lalu ia pergi dari sana berniat untuk melihat gadisnya, dan memastikan kalau dia baik baik saja.

Setelah sampai di depan rumah Julian langsung turun dan masuk ke dalam rumahnya, namun ia tidak bisa melihat siapapun di sana, sampai ia berjalan menuju dapur.

Ternyata di sana ada Ayah nya yang sedang meminum kopi sambil membaca koran.

"Pah, Diana mana? " tanya Julian.

"Kau ini darimana saja?, tadi Diana kesepian di sini jadi dia pergi deh entah kemana,"balas Dodo.

Tanpa pamit kini Julian kembali pergi menaiki mobilnya, dengan kecepatan di atas rata-rata, ia mencoba menghubungi gadisnya namun tidak ada jawaban, ia juga mencoba mengirim pesan namun tidak ada balasan dari Diana.

Lalu Julian menghubungi Cherly sahabat Diana, namun ternyata sama saja Cherly tidak mengangkat telponnya.

"Angkat napa ****, gue bunuh juga ni orang, " kesal julian, yang telpon nya tidak di angkat oleh Cherly.

Sementara itu Diana tengah berjalan kaki pulang, tadi Juan bilang ia tidak bisa mengantarkan nya, karena ia harus ke rumah sakit mamahnya sakit.

Kini Diana dengan lunglai berjalan sambil sesekali menendang botol bekas minuman, namun saat Diana berada di gang sempit, Tiba-tiba ada orang yang membekap Diana, membuat ia tidak sadarkan diri.

Kini Diana di bawa oleh kedua orang pria yang menggunakan penutup wajah ke dalam mobilnya, dan ia langsung membawa siapa pada sebuah hotel mewah dengan banyak sekali penjaga di depannya, seperti orang penting saja yang berada di dalam hotel tersebut.

Kini Diana di ikat di sebuah kursi, dengan keadaan masih tidak sadar kan diri.

"Bagus kalian pintar juga, " ucap seorang lelaki yang seperti nya, ia lah yang merencanakan penculikan tersebut.

"Itu memang sudah kerjaan kami bos, " ucap salah satu penculik tadi, sambil tersenyum.

"Kerja yang bagus, " ucap bosnya sambil memberikan uang satu gepok pada mereka.

"Tapi kalian jangan senang terlebih dahulu, rencana kita tidak sampai di sini, kalian ikut jaga di luar, aku tau iblis penyelamat nya akan datang menolongnya, " perintah bosnya.

Kini kedua penculik itu tersenyum dan memberi hormat pada bosnya, sebelum akhirnya mereka kembali keluar.

Kini lelaki itu berjalan mendekati diana, ia mendekatkan mukanya di depan Diana, yang masih terlelap.

"Ini bukan salah mu, hanya saja aku terlalu pengecut, jadi kau sekarang yang harus menanggung ke pengecutan diriku, " ucapnya, sebelum akhirnya pergi dari ruangan itu dan mengunci pintu kamar itu.

1
Erna
jadi pusing 7 keliling1
Nelli Susilawati
next
Aisa
wkwkwkk sakit perut ketawa Thor🤣🤣🤣
UTIEE
sereeeeeeemmm
keysha Azzahra
ane mo konci pintu ame jendela dulua ah,,takut2 s julian nongol😂😂😂😂
Lhiena
jadi ngeriiiii
Dwi Agustin
masa genre romantis tapi ko ceritanya berbau pembunuhan y...
Ny.Lee
aduuhh sadiis amat yak
Ida Ismail
hiiiii sikopat sinting
pita
kayaknya sih Juan ni
pita
sweet banget 😊
jahrona harahap
part 2 nya mana thorrr
Mariatu Zuhroh
Part duanya belum ada thorrrr
Miss Typo
banyak yg ngira kalau Andi pelakunya,,,eh ternyata si Jack
Miss Typo
jangan² Andi pelakunya
Miss Typo
bener² serem
Miss Typo
Julian tau gak sih kalau Diana di perkosa Juan
Mushandayani
binggung...isinya ngeriiii
Miss Typo
kakak Julian
Miss Typo
gila gila bener² gila Julian
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!