NovelToon NovelToon
Merried With CEO

Merried With CEO

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Tamat
Popularitas:1.8M
Nilai: 4.8
Nama Author: Al-Humaira

Luna yang hidup dengan kakeknya yang sudah tua mau tidak mau menerima pernikahan paksa yang sudah diatur oleh sahabat kakeknya.


"Kakek aku hanya ingin menemani Kakek dimasa tua," Luna berkata lirih sambil menyentuh tangan keriput kakeknya.


Tidak pernah terlintas di pikiran Luna jika akan menikah dalam perjodohan, Luna gadis polos dan tidak neko-neko harus menikah dengan CEO yang dingin dan galak tidak pernah dekat dengan seorang wanita.


Lalu bagaimana Luna bisa menjalani pernikahan dengan suami yang super Perfect, sedangkan dirinya merasa seperti Upik abu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Al-Humaira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Om mau pipis

Sampainya di rumah Luna langsung masuk kedalam kamar dengan wajah masih di tekuk. Ngak tau kenapa dia kesal dan entah kerena apa.

Rasanya kok kesal sekali melihat Raditya di cium wanita tadi, bahkan pria itu hanya diam saja.

"Nyebelin!"

Luna langsung menghempaskan tubuhnya ke kasur setelah mengganti pakainya dengan hot pant dan tang top, kebiasaan Luna saat mau tidur.

"Memangnya siapa wanita itu, beraninya cium suami orang, Raditya juga! pake diam segala." Dumel Luna dengan bibir komat kamit.

Luna lupa jika dirinya dirumah berdua dengan Raditya, gadis itu tidak menyadari jika seseorang sejak tadi sudah berdiri di belakangnya yang tidur miring membelakangi.

Raditya hanya diam sambil mengulum senyum saat mendengar ocehan Luna, ia merasa banyak kupu-kupu yang berterbangan di perutnya.

"Sialan! kenapa aku malah mikirin suami ngak perasaan gitu." Kesalnya pada diri sendiri.

Raditya yang sudah tidak tahan memilih untuk melepaskan kaos yang ia pakai, memperlihatkan tubuh bagian atasnya yang sangat menggoda.

Luna merasakan ranjangnya bergerak, membuatnya terdiam dengan pikiranya liarnya.

"Ini kenapa ranjangnya bergerak? jangan ada setan lagi."

Luna langsung berbalik dan tatapan matanya melotot sambil menelan saliva susah payah.

Keduanya saling tatap, hingga wajah Raditya lebih dulu maju dan melumatt bibir Luna sekilas.

"Kedip Lun," Ucap Raditya membuat Luna tersadar dari tatapan bodohnya.

Luna memperbaiki duduknya dan menarik bantal untuk ia peluk dibagian dada.

"Om nagapain masuk kesini! sana pergi!" usir Luna yang katakutan.

Raditya menaikkan satu alisnya," Ini juga kamar ku, kenapa kau mengusir ku?"

Luna mendelikkan matanya, "Om bisa tidur di tempat lain, tidak dengan kamar Luna."

Melihat tingkah Luna, Raditya berdecak, dosa apa yang dia lakukan sampai mendapat istri seperti Luna.

"Ngak mau!"

Bruk

Tubuh Luna terlentang dengan sebuah tangan melingkar di perutnya begitu erat, Luna sampai mengehela napas saat wajah Raditya begitu dekat dengan wajahnya.

Raditya menatap wajah Luna yang ayu, tidak pernah memakai riasan, tapi wajah Luna tak mampu membuatnya berpaling.

"Om, Minggir." Cicit Luna dengan mata bulatnya yang berkedip lucu.

"Kenapa? tidak ada larangan untuk kita melakukan apa yang ingin kita lakukan."

Ucapan Raditya sontak membuat Luna menggeleng keras.

"Luna belum siap Om, Luna belum siap harus menjadi Mama muda." Ucap Luna dengan wajah memelas, kata temanya di unboxing itu sakitnya luar biasa.

Raditya hanya diam, ucapan Luna membuatnya geram.

Raditya langsung melumatt bibir Luna dengan menuntut, menyalurkan kekesalannya setelah mendengar ucapan Luna.

"Shhh," bibir Luna mendesis saat Raditya mengigit lehernya kuat.

"Om, s-sudah." Luna berusaha mendorong dada Raditya, tapi tenaganya tak sebanding, apalagi Raditya sudah merasakan miliknya sesak di bawah sana.

"Omm, Ahhhh."

Tubuh Luna menggelinjang hebat saat pucuk dadanya dihisap dan dimainkan dengan lidah kasar Raditya, membuat Luna merasakan gelombang dahsyat yang bersarang di dirinya.

Mata Raditya melirik wajah Luna yang memejamkan matanya, melihat ekspresi Luna membuat Raditya tersenyum puas.

"Ahh om, geli jangan di gigit!" Pekik Luna saat merasakan gigit Raditya mengigit bagian pucuk dadanya. Padahal rasanya begitu indah, tapi Luna sok.

Raditya terus menerus menyesap memilin dan mengigit kecil pucuk dada Luna membuat Luna semakin terbakar gelombang yang menggulung hebat dalam dirinya yang semakin ingin meledak.

"Shhh, Luna ngak tahan Om. Mau pipis!"

Syuurr

*

*

Pipis di celana kau Lun?? 🤣

1
Rita Juwita
/Good//Good/
Sofie Ariyani
unboxing aja lah
Sofie Ariyani
kenapa dait manggil kakeknya Anda sih 🤣
Melki
akhirnya
ZilA ZahwA
the best
Konok Neng
asyik bacanya,, luwes hampir tidak ada konplik
Konok Neng
itulah uniknya luna, byk wanita tergila gila bahkan rela merangkak di kaki radyt, tapi luna justru menjadikan nya tempt iseng dan usil.. di situlah cinta radyt membara
Yeni Yeni: 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Ani Kurniati
bagus
Rustan Sinaga
hore hamidun si Luna
Nur Adam
smgt untuk krya mu thoor
say't
perfect thor ☕️
Vien Habib
Luar biasa
💜⃞⃟𝓛 ❤️⃟Wᵃf 𝐖𝐈𝐋𝐆𝐀⛅️🍒⃞⃟
kok bisa ikut keluar cafe td bgm asalnya
💜⃞⃟𝓛 ❤️⃟Wᵃf 𝐖𝐈𝐋𝐆𝐀⛅️🍒⃞⃟
mau menyamar jadi culun butek item dekil pasti cucunya kakek rizal sudah tau wajah asli luna😄, kalau seorang CEO pasti cerdas lah sudah di selikidi dulu
Erlina Candra
Luar biasa
tuti sriyono
Lumayan
Luzi Refra
Luar biasa
Qaisaa Nazarudin
Aduuhh pengen banget kadih hadiah tapi kenapa point ku gak cukup..huaaaa...Aku suka banget Alur novel mu ini thor, BAGUS banget menurut ku...⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹☕☕☕☕☕☕☕☕☕, Semoga outhor SEHAT SELALU DAN SUKSES SELALU YA, Teruskan berkarya..🙏🙏🙏🙏🙏
Qaisaa Nazarudin
Pasti aqiqah anak Luna dan Aditya nih, Cowok apa cewek? Siapa namanya?
Qaisaa Nazarudin
Aku 3 jam sakit baru pembukaan 2 lho,Untung Luna 3 jam sakit udah pembukaan 8,Udah gak lama lagi tuh,si gemoy bakal Launching..,🤩🤩🤩
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!