Cerita ini merupakan cerita sambungan atau sequel dari Kisah Cinta Dalam Perjodohan (Tian dan Bianka) yang memiliki dua anak Fillio dan Fillona.
Dan kali ini akan menceritakan kisah kehidupan Fillona atau Lona dengan suami (Zicko) juga Anak mereka (Zilo).
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Encha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Zi_21
Lona berada di Sebuah Supermarket untuk membeli beberapa kebutuhan Rumah nya, dia tidak bersama Zicko dan hanya bersama Asisten rumah mereka.
Zilo masih berada di sekolah.
" Apa masih ada yang kurang Bik, Coba deh di Cek ulang lagi "
" Baik Mba Lona "
Lona mengangguk dan masih mencari kebutuhan untuk Putranya.
Lona sangat detail jika sudah menyangkut Zilo apapun itu dia pasti akan mencari yang terbaik buat putranya.
" Hai Lona " Ucap seseorang menghampiri nya dan berdiri di samping Lona yang sedang memiliki susu Untuk Zilo.
" Kamu ?" Ucap Lona saat melihat Bobi lah yang berada di sana dengan tersenyum.
" Sendiri aja ? Gak baik Loh Cewek Cantik jalan sendiri."
" Aku duluan "
" Tunggu,, ,"
" Apa Lagi,, Anak Aku sudah menunggu"
Bobi tersenyum,,
" I Know ,, Tapi gue tetap gak percaya Lo udah nikah dan punya Anak. Palingan juga itu alasan Lo dong kan."
" Terserah mau percaya atau Tidak , Aku tidak peduli."
" Lona,, Lona,, Bukan hanya Namanya yang Cantik tapi kamu memang sangat cantik seperti Bidadari tau gak."
" Dari mana kamu tau nama aku."
" Bukan hal yang sulit untuk mencari tahunya,, Jadi Apa mau gue temani."
Lona menggeleng,,
Laki laki ini semakin kurang ajar, dia pun harus segera pergi dan tidak boleh bersama nya terlalu lama.
Sungguh cewek yang sangat antik,,
gue harus bisa mendapatkan nya..
Lona terus menggerutu hingga sampai di kasir dimana Pelayan sudah menunggu di sana.
" Mba Lona kenapa ?"
" Gapapa Bi,, Tadi hanya ketemu orang aneh"
Lona segera membayar semuanya dan berjalan keluar, dia takut jika kembali bertemu Bobi.
Dari mana dia tau siapa nama aku sebelum nya,,
Lona segera masuk ke dalam mobilnya,,
" Semua sudah kan Bi, sekarang kita jalan Pa "
" Baik Mba "
Lona menatap ke belakang, dia takut jika Bobi nekat untuk mengejar nya.
" Mba Lona, Ada Apa Mba ?"
Lona tersenyum dan menggeleng,,
______
Setelah selesai di Cafe, Zicko menuju Hotel karena beberapa hari dia tidak ke sana.
Walaupun ada Sandi yang membantu mengurusnya namun tetap Saja Zicko terkadang datang ke Hotel.
" Selamat siang Mas, " Ucap Resepsionis saat melihat pemilik Hotel datang.
" Sandi di dalam ? "
" Mas Sandi ada di dalam "
" Oke makasih "
Zicko berjalan masuk, walaupun dia pemimpin Hotel namun dia tetap sopan dan tidak sombong terhadap siapapun.
" Eh Bos, Masuk " Ucap Sandi saat melihat Zicko membuka pintu.
" Apa sih Loh Bos Dari mana"
Sandi terkekeh,,
Zicko tidak pernah mau jika ada yang memanggil nya seperti itu.
" Sorry Sorry, Oya ini Laporan Hotel silahkan Lo cek dulu."
" Gue ke sini bukan untuk cek Laporan Hotel, Tapi gue butuh bantuan Lo San."
Sandi menutup Laptopnya dan menatap Zicko yang berada di depannya.
Zicko menghela napasnya,
dia teringat dengan Cerita Lona jika ada laki laki yang menggangu nya dan juga Lisa yang sengaja mengajak kerja sama dan meminta Lona untuk di jadikan BA di Produk miliknya.
" Soal Lisa,, Papa Tian menceritakan jika Lisa menemuinya untuk mengajaknya kerja sama bahkan meminta Lona untuk di jadikan BrandAmbasador dengan Produk miliknya "
" Apa,, Maksud Lisa melakukan semua ini.
Bukannya Lisa terlihat tidak menyukai Lona terus ?"
" Entah lah,, Tapi gue rasa Lisa merencanakan sesuatu."
" Lo tenang,, Gue bakal cari tau semuanya"
Zicko mengangguk,,
******
Di Perusahaan lain,,
Tian sudah sangat tau alasan Lisa mengajaknya kerja sama , dia pun segera membatalkan nya Untuk menjaga Lona putri kesayangannya.
" Kamu Beritahu mereka jika Kerjasama ini tidak saya teruskan. "
" Baik Tuan "
Tian mengangguk,,
Dia akan terus mengawasi Lisa, jika dia melakukan sesuatu terhadap Lona juga keluarga kecil nya dia pun tidak akan tinggal diam.
Tok,,
Tok,,
Tok,,
" Pa,, Aku boleh Masuk "
Tian menoleh dan tersenyum lebar saat melihat Putrinya datang.
" Honey,, Kamu tumben Ke kantor Nak "
Tian segera beranjak dan menghampiri Putrinya dengan langsung memeluk nya erat.
" Gak boleh Aku datang ke Kantor. "
" Bukan seperti itu Honey,, Papa Bahkan sangat senang. Kamu datang sendiri ?"
Lona mengangguk,,
" Kita masuk dan duduk di sana "
Tian mengandeng Lona duduk di sofa, sudah begitu lama Putrinya tidak datang ke Perusahaan menemui nya.
" Jadi ada Apa Ade Ke sini Hem,, "
Lona menatap Papanya,,
selalu saja Tian tau jika Dirinya sedang ada sesuatu.
" Sebenarnya Aku lagi kesal dengan seseorang Pa, dia tidak aku kenal sama sekali tapi dia selalu datang menemui Aku, di Cafe dan terus mencari aku di sana."
Tian mengerutkan keningnya bingung..
" Siapa dia Honey,, Apa yang dia lakukan."
" Dia sih tidak melakukan sesuatu pa, cuma sikap juga tingkahnya sangat menggangu Aku. tiba tiba dia tau nama aku dan dia bilang jika aku hanya pura pura sudah menikah bahkan memiliki anak supaya dia menjauh."
Tian tersenyum dan mengusap wajah Putri nya,,
" Apa Ade tau siapa dia ?"
Lona menggeleng,,
" Baiklah,, Papa bakal cari tau siapa dia dan pastikan jika dia tidak lagi mengganggu Ade lagi Oke"
" Makasih Pa " Ucap Lona memeluk Tian yang sangat dia sayangi.
Sebenarnya Lona sangat ingin menceritakan kepada Zicko jika mereka mengganggunya kembali namun Melihat Zicko yang akhir akhir ini sibuk dan bukan hanya dengan Cafe namun juga Hotel milik nya membuat Lona mengurungkan niatnya namun jika dirinya hanya diam, Bobi akan terus mengganggu nya.
" Apa Zicko tau soal ini Honey "
" Kak Zicko tau Pa, cuma Aku tidak menceritakan jika Orang itu terus mengganggu Aku. "
" Ya Sudah,, Ade tenang ya Honey.. Papa akan urus semua ini."
Lona mengangguk,,
Dia merasa tenang sekarang.
Zicko baru saja selesai bersama Sandi,,
Dia pun menghubungi Lona untuk menanyakan dimana dirinya.
" Halo Sayang "
" Ya Dad,, Aku lagi di Kantor Papa "
" Loh ngapain Sayang,, Aku ke sana Jemput Kamu ya "
" Oke,, Hati Hati Daddy."
" Ya Sayang,, I Love You "
Zicko segera melajukan mobilnya menuju Wiharto Grup.
Dia akan menjemput Istrinya di sana.
Jalanan yang cukup lengah membuat mobil melaju cepat dan tidak membutuhkan waktu lama dia pun sampai di depan Perusahaan.
" Selamat Siang Mas Zicko, Pasti Mencari Mba Lona ya "
Beberapa Karyawan kantor sudah sangat mengenali nya.
" Iya Mba,, Lona di dalam "
" Mba Lona di dalam Mas, Silahkan."
Zicko mengangguk dan berjalan masuk.
Beberapa Karyawan baru yang belum tau siapa Zicko pun tampak kagum dan terpesona menatapnya.
" Eh siapa dia, gue baru Lihat"
" Gila ganteng banget, Apa dia karyawan baru "
". Ssstt.. Kalian kembali bekerja , Asal kalian tau jika yang baru saja Kalian omongin itu Menantu dari Tuan Cristian . dia suami dari Mba Lona "
Semua terdiam dan tidak menyangka namun memang mereka sangat cocok .
Beberapa mereka saling berbisik namun Zicko terus berjalan masuk menuju lantai dimana ruangan CEO Dari Perusahaan itu berada.