NovelToon NovelToon
Gairah Tuan Muda Impoten

Gairah Tuan Muda Impoten

Status: tamat
Genre:Mafia / CEO / Disfungsi Ereksi / Tamat
Popularitas:1.7M
Nilai: 4.8
Nama Author: Dj'Milano

"Pergilah! Jangan buang waktumu disini, aku tidak tertarik padamu apalagi menginginkan dirimu,"


Dihari pertama pernikahannya, Rania langsung mendapat penolakan dari sang suami.


Akankah Rania bertahan untuk menjalankan misi yang telah dipercayakan padanya? Atau justru Rania akan menyerah dan pergi begitu saja.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dj'Milano, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB22. Perjaka vs Tingting

"Intan! Batalkan semua rapat, jangan biarkan siapapun menggangguku sampai jam makan siang nanti," ucap Bram langsung membuat wajah senang Rania seketika menghilang.

Bukan hanya membatalkan rapat, Bram juga menelpon dua orang ajudannya untuk berjaga di depan pintu ruangannya.

.

.

"Mau kemana?" tanya Bram sambil menahan pinggul Rania.

"Ma-mau bersihkan ini sebentar," ucap Rania sambil menunjuk pada lantai yang berantakan. Ia sengaja mencari alasan untuk menghindar dari Bram.

"Biarkan saja, kita lanjut dulu yang tadi,"

"Tapi, mmmmmpp," Ucapan Rania terhenti karena Bram mengeratkan pelukan di pinggangnya.

"Tapi apa sayang? Jangan bilang kamu mau menghindar lagi dariku,"

Rania menggeleng cepat.

"Lalu?"

"Kunci dulu pintunya," Rania berkata dengan wajah malu-malu.

Bram tersenyum menanggapi perkataan Rania lalu ia meraih sebuah remot kecil diatas meja, dengan menekan tombol merah yang ada pada remot tersebut, pintu ruangan pun terkunci secara otomatis.

Setelah pintu terkunci rapat, Bram yang sudah tidak tahan lagi langsung kembali menyerang Rania. Bram melakukan semuanya penuh kelembutan, mengabsen setiap rongga mulut Rania. Pelan namun pasti, Bram mulai membuka kancing baju Rania satu persatu.

Ciuman yang awalnya penuh kelembutan semakin lama semakin memanas. Napas keduanya terdengar memburu dikala napsu telah menyelimuti.

Merasa tidak puas dengan posisi seperti itu, Bram mengangkat tubuh Rania lalu mendudukannya diatas meja. Bram menatap sayu pada bagian dada Rania yang terlihat begitu kencang dan montok. Tanpa menunggu lama lagi Bram menyingkap sebelah bra lalu langsung memainkan lidah disana.

"Aaahhh," Rania mend esah sambil mencekram kuat  rambut Bram ketika Bram mulai mengi sap salah satu gunung kembarnya. Rania merasakan sensasi kenikmatan yang belum pernah ia rasakan sebelum.

Bram semakin menggila mendengar suara des ahan Rania. Bram menjilat, mengi sap dan menggigit pelan area dada Rania meninggalkan banyak sekali jejak merah disana. Merasa sudah tidak tahan lagi, Bram mengangkat tubuh Rania lalu membawa gadis itu ke sofa.

Bram membaringkan Rania di atas Sofa, jakunnya terlihat naik turun ketika memandangi tubuh montok Rania. Tanpa rasa malu, Bram mulai melepas bajunya sendiri satu persatu membuat Rania menutup mukanya karena merasa malu.

"Mulai sekarang kamu harus membiasakan diri melihatnya, sayang," ucap Bram lalu menarik salah satu tangan Rania untuk menyentuh si Joni yang telah berdiri tegak, kuat, kokoh dan terpercaya.

Rania menarik tangannya namun Bram menahannya.

"Pegang dia sayang," ucap Bram lagi sambil menuntun tangan Rania memainkan si joni. "Aaaahhh," Bram mend esah merasakan sentuhan tangan Rania. "Enak sayang," Bram tidak segan mengungkapkan kenikmatan yang ia rasakan pada Rania.

Sungguh perasaan yang sangat menyenangkan, setelah sekian lama akhirnya si joni bisa melepas perjaka.

Bram kembali menyerang Rania, memberi rangsangan sebelum menyebur joni. Mulutnya bekerja aktif  di bagian atas, sementara tangannya menerobos masuk satu-satunya kain yang masih menutupi area sensitif Rania. 

Merasa sudah tidak tahan, Bram mulai menindih tubuh Rania. Saat pertama kali mengoleskan si joni pada si  jeni, Bram tersenyum penuh kepuasan.

Menyadari Rania masih ting ting, Bram berusaha mengatur napsunya agar tidak menyakiti Rania. Pelan namun pasti, Bram mulai mendorong pelan dan berusaha menembus gawang Rania.

Semua kenikmatan yang Rania rasakan saat pemanas tadi tergantikan dengan rasa sakit yang sangat luar biasa.

"Tahan sayang, setelah ini tidak akan sakit lagi," ucap Bram. Ia mengusap kening Rania yang dipenuhi keringat lalu kembali mencium bibir Rania.

Hampir dua jam lebih mereka bertempur, akhirnya permainan panas mereka pun selesai. Sofa empuk yang berukuran 4 seater itu seakan menjadi saksi bisu permainan panas pasangan suami istri itu.

.

.

Kini Bram dan Rania masih berbaring diatas sofa dengan posisi saling berpelukan, tubuh mereka berdua masih polos belum mengenakan sehelai pakaian pun. Hanya ada jas Bram yang dijadikan selimut untuk menutupi area sensitif mereka.

Tidak ada perbincangan di antara mereka berdua, Bram memeluk erat tubuh Rania sambil sesekali mengecup pucuk kepala Rania.

Sementara Rania sendiri, pikiran melayang jauh. Hal yang paling berharga dari dirinya telah ia serahkan pada Bram, bagaimana hubungan mereka kedepannya? Apakah setelah ini Bram akan bersikap baik padanya? Lalu bagaimana dengan perasaan Bram yang telah cinta mati pada mantan kekasihnya? 

Banyaknya pertanyaan yang muncul dalam pikiran Rania membuat gadis itu merasa takut. Ramia merasa seperti telah melakukan kesalahan besar. 

1
Handayani
bagusss
Cak su Su
rasain emang enak di kerjain ..
C2nunik987
bagus tapi terlalu cepat end ....memang happy ending tapi msh penasaran akan kelanjutan hdp Bram dan perusahaan CN group 🤣🫰🤣bagus kok ceritanya ga berbelit belit thorr sukses slalu💪😍🫰
C2nunik987
hahhh udh end inihhh....ga ada bonchap gt lahiran Bram junior yg bikin Oma Fatma tambah hareudang 🤣🤣🤣👻👻👻👻
C2nunik987
mudah mudahan Rania hamil bisa tunjukkan testpack dan hasil USG secara akurat
C2nunik987
ayooo mama mertua terbaiks tercantik sedunia bela anakmu harga diri keluarga mu dipertaruhkan.....💪💪💪😍😍🫰
C2nunik987
Erina km busuk sekali lbh pantas jd istri Radit atau Niko ....🤣🤣🤣
C2nunik987
tenang kek Bram ga seburuk yg diceritakan....Erina blm dinodai ma Bram juga ....🙈🙈🙈👻👻👻
C2nunik987
Lagian giliran sembuh ga tau waktu Joni minta muluuu yakkk 🤣🤣🤣
C2nunik987
Fatma bnr bnr matre ma saudara sendiri juga begitu .....bukti apa Bram impoten dinikah paksa ....ga diksh perusahaan sama kakek juga Bram bisa punya perusahaan sendiri Krn dia krj keras 😡😡😡
C2nunik987
beuhhhh Erina menghalalkan segala cara untung Erina bukan jodohmu Bram ....kli iahhh makin diinjak injak harga diri mu ma Radit Krn erinamu ternyata murahan 😡😡😡
C2nunik987
🤣🤣🤣🤣itu baru PMS blm klo hamil ngidam tmbh puyeng loe Bram 😂😂😂
C2nunik987
kagok maluuu Erina hancurkan harga dirimu sekalian di dpn Bram dan Rania ....km masa lalu Rania masa depan paham kan Erina 😡😡😡
C2nunik987
🤣🤣🤣Rania dilawan memang pantas Rania jd istri CEO sekelas Bram 🫰😍😍👍
C2nunik987
idihhh mantan kurang kerjaan iahhh nungguin orang kerjaaa
C2nunik987
itu mah pemain drama turki kesukaan aku seraa....mang pas cakep thorrr sukaaa.🫰😍
C2nunik987
mantan ga sadar diri msh berharap cintanya indah setelah menggores luka ....Bram udh dpt yg original ga perlu yg second 🤣🤣🤣
C2nunik987
Rania dewasa dan bijaksana....bikin Bram tmbh bucin parah ma km ....biar ulet bulu Rania si janda tdk berani mengganggu rmh tangga mu Rania 👍🫰😍
C2nunik987: si janda Erina mksd gw tuch saking semangatnya jd belepotan nulis 🤣🤣🤣
total 1 replies
C2nunik987
Bram saat km memutuskan utk mkn jgn berdua tapi bertiga kenalin istri sah km jd Rania ga slh paham ....tender juga lolos ma istrimu yg cerdas dan cantik ...paham sampe sini Bram 😡😡😡
C2nunik987
meeting selesai Bram riuni ma masa lalu konyolll😡😡😡
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!