NovelToon NovelToon
Choice And Destiny Of Life

Choice And Destiny Of Life

Status: tamat
Genre:Kehidupan di Sekolah/Kampus / Identitas Tersembunyi / Konglomerat berpura-pura miskin / Bullying dan Balas Dendam / Teen School/College / Tamat
Popularitas:3.9M
Nilai: 4.8
Nama Author: Suci Ans

PERHATIAN! Ini Karya pertama saya yang banyak banget kekurangannya, jika cerita ini tidak sesuai selera kalian silahkan kalian tinggalkan. Oke!
.. ..

.. ..

.. ..


Tania adalah wanita cantik yang penuh dengan misteri hidup, mulai dari pengalaman masa kecilnya, masa lalu yang kelam, hingga ke kehidupannya yang sekarang pun Tania tidak pernah membongkar siapa dirinya yang sebenarnya.

Tania tidak suka di pandang sebagai orang kaya yang sombong akan harta, Tania juga tidak suka jika ada yang berteman dengannya karena penampilan dan juga derajat kekayaan.

Wajah cantik Tania yang blaster itu, ia ubah menjadi jelek dan kumuh di mata umum.

Pada dasarnya Tania hanya ingin bersenang-senang sekaligus mengawasi sekolahan papanya itu namun siapa sangka Tania malah di hadapkan dengan masalah-masalah pembullyan, pertengkaran dan percintaan yang mengganggu kehidupannya sampai di mulailah pilihan Tania yang membuat dirinya di permainankan oleh takdir.

Bagaimana pilihan hidup dan takdir hidup seorang Tania?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Suci Ans, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part . 22

...Kediaman keluarga Sinaja....

Sekarang sudah pukul 06 : 50, apa kabar yang di rumah? Ternyata Tania telat karena bangun kesiangan sedangkan Aldy, dia juga telat bangun namun Aldy sudah duluan berangkat ke sekolah karena menunggu Tania yang memasang ikat rambut, tompel dan sebagainya itu sangat memakan waktu lama.

Di dalam mobil Tania melihat jam di handphonenya, ia menggeleng-gelengkan kepalanya kala jam sudah menunjukkan pukul setengah delapan.

"Ergh! Udah telat gini, pasti bakal ketemu ketua osis lagi nih gue," kesal Tania kemudian menancapkan gas mobilmya penuh. Sesampainya di sekolah, Tania tidak melihat adanya pak satpam yang menjaga.

"Beneran udah masuk semua nih." ucap Tania rasanya ingin mengamuk di depan gerbang sekolah namun tidak bisa, dirinya sedang menyamar menjadi wanita jelek yang polos.

"Apa gue manjat aja ya." ucap Tania melihat sekeliling yang sepi.

"Jangan sampai deh ada murid yang lewat, bisa-bisa image gue hancur dan jangan sampe juga Buk Lilak lihat gue manjat, bisa-bisa kuping gue hancur gara-gara dengerin ocehan panjang lebar tu guru." gumam Tania kemudian melempar tasnya ke dalam sekolah lalu Tania menggulung roknya sampai paha, tak lama dari itu Tania mulai menaikan satu-persatu kakinya untuk memanjat, setelah perjuangan yang sangat melelahkan selesai ia lewati tiba-tiba seseorang berdeham di belakang Tania.

Ehem ....

"Mamp*s, ketahuan deh gue." desis Tania, perlahan tapi pasti wanita itu membalikkan badannya menghadap seseorang yang memergokinya.

"Eh! B-buk Lilak, pagi Buk." sapa Tania tersenyum kaku, di dalam hati wanita itu mengumpat karena buk Lilak melihatnya memanjat gerbang sekolah lagi.

Buk Lilak adalah guru bimbingan konseling yang di kenal sangat cerewet dan kejam, buk Lilak akan menghukum siapapun orang yang melanggar peraturannya.

"Kamu ikut saya." titah Buk Lilak sehingga Tania mengikuti langkah Buk Lilak menuju ruang BK.

"Duduk." titah Buk Lilak.

"Kenapa kamu telat dan malah manjat gerbang sekolah lagi?" tanya Buk Lilak dengan sorot mata yang tajam.

"Tadi enggak ada orang buat bukain gerbangnya Buk, jadi saya manjat biar bisa masuk." jawab Tania polos.

"Kamu itu cewek, gak pantes manjat-manjat kayak monyet apalagi manjat gerbang sekolah, anak Ibuk yang laki-laki aja enggak bisa manjat terus kenapa kamu bisa." ucap Buk Lilak.

"Emang kenapa kalo gue bisa manjat dan anak Ibuk enggak?" batin Tania menggaruk leher kanannya merasa aneh dengan kata-kata guru cerewet itu.

"Itu karena saya udah sering manjat pohon Buk tapu enggak tahu deh sama anak Ibuk," sahut Tania santai.

"Anak saya nggak bisa manjat karena badannya kegemukan, Tania." ucap Buk Lilak membuat Tania berusaha menahan tawanya.

"Sama kayak emaknya dong," ucap Tania mengangguk-anggukkan kepalanya paham.

"Apa kamu bilang." pekik Buk Lilak.

"Em! Enggak Buk saya enggak ngomong apa-apa," ucap Tania langsung menutup mulutnya rapat-rapat.

"Kenapa kamu bisa telat? Apa karena ketinggalan angkot lagi? Sakit perut tiba-tiba? Di halangi pereman lagi? Di bully lagi? Atau bla bla bla ...." Buk Lilak mengoceh panjang kali lebar hingga setelah buk Lilak berhenti bicara, barulah Tania menjawab.

"Saya bangun kesiangan, Buk." jawab Tania.

"Kenapa bisa sampai bangun kesiangan?" tanya Buk Lilak tak henti-hentinya bertanya.

"Karena curhat sampai tengah malam." jawab Tania jujur.

"Apa yang kamu lakukan itu tidak penting, seharusnya kamu itu belajar bukannya curhat apalagi sampai tengah malam itu akan mengganggu bla bla bla ...." nasihat Buk Lilak kembali mengoceh panjang kalu lebar.

"Dari tadi ngoceh mulu, lama-lama pecah nih kepala gue," batin Tania mulai jenuh namun dirinya tetap diam mendengar semua ocehan guru bimbingan konseling itu.

"Tercatat di buku Ibuk, kamu sudah lima kali masuk ruang BK dengan kasus yang sama, apa perlu Ibuk menelepon orang tua kamu ke sekolah ...."

"Jangan dong Buk, saya janji deh nggak akan telat lagi," mohon Tania membulatkan matanya kaget. Jika kedua orang tuanya sampai di penggil ke sekolahan, bisa-bisa dirinya kembali di kirim papanya ke Amerika karena nakal.

"Janji tidak akan telat lagi." beo Buk Lilak.

"Nggak jadi janji deh, di usahain aja ya Buk," rubah Tania karena takut dosa jika sewaktu-waktu ia khilaf dan meningkarinya nanti.

"Baiklah tapi kamu harus tetap di hukum, kamu harus mengambil semua sampah di sekeliling lapangan sekarang." titah Buk Lilak.

"Oke Buk." ucap Tania pergi keluar ruang BK lalu ia mengambil satu-persatu sampah yang berserakan di sekeliling lapangan yang luas itu.

"Ini semua gara-gara Kak Aldy, kalo aja dia enggak ngajak gue main sampe tengah malem, gue pasti enggak akan telat sampe di hukum kayak gini" dengus Tania karena ulah sang kakak yang mengajaknya untuk bermain PS hingga tengah malam, kini dirinya harus berhadapan dengan sampah-sampah sekolahan.

"Ah! Gue mau hajar dia habis-habisan tapi gue nggak akan bisa ngalahin dia," kesal Tania lalu menginjak aqua gelas di depannya.

Tania kembali melanjutkan hukumannya dengan terus memunguti sampah di setiap sudut lapangan sampai ia berbalik ke samping kiri tiba-tiba mata Tania melebar, mulutnya menganga dan kotak sampah di tangannya pun terjatuh.

"Oops S-sorry," ucap Tania dengan rayt wajah memelas seraya wanita itu menggigit bibir bawahnya.

Seseorang yang celananya basah kuyup karena semprotan aqua gelas yang di injak oleh Tania tadi masih menatap celananya dengan posisi kaku, tak lama dari itu laki-laki itu mendongak menatap wajah Tania dengan aura dingin.

Nyali Tania tiba-tiba menciut karena ia yakin setelah ini ia akan mendapat masalah baru lagi dari manusia menyebalkan di depannya ini.

"G-gue enggak sengaja." lirih Tania kemudian.

"Huftt! Perasaan gue jadi gak enak nih." firasat Tania dalam hatinya.

"B-bisa enggak, lo enggak usah natap gue kayak singa kelaperan," ucap Tania mulai risih di tatap tajam oleh Faza. Yap orang itu adalah Faza, di mana Tania yakini setelah ini ia pasti akan mendapat masalah baru dari sang ketos.

"Tanggung jawab!" ucap Faza menunjuk arah celananya yang basah.

"Hah! Tanggung jawab? Gimana caranya gue tanggung jawab?" batin Tania menatap celan Faza lalu wanita itu menatap wajah Faza.

"Siniin celana lo." ucap Tania sontak membuat kedua mata Faza membola.

"Jangan macem-macem lo ya!" pekik Faza menutupi bawahannya dengan menyilang kedua tangannya hingga Tania mengerjapkan matanya beberapa kali, otak wanita itu tiba-tiba di buat kotor karena ucapan Faza.

"Apa-apan sih lo! Tadi 'kan lo minta gue buat tanggung jawab jadi siniin celana lo biar gue jemur." ucap Tania dengan santainya.

"Lo itu be*o, tol*l atau blo'on sih? Masa iya gue buka celana gue di sini." ucap Faza mengatai Tania.

"Tiga kata dengan satu arti yang sama, sialan nih Gorila Liar," umpat Tania jengkel.

"Pak ketua osis yang sangat saya hormati, anda bisa mengganti pakaian anda sekarang di ruang ganti laki-laki, apa perlu saya antarkan anda ke tempat ruang gantinya atau bahkan mau saya ambilkan celana ganti anda di dalam loker anda sekarang?" tanya Tania formal dan tersenyum kaku.

"Nggak perlu, gue bisa sendiri." ucap Faza.

"Tarus ngapain masih di sini?" tanya Tania.

"Hukuman tambahan." ucap Faza, seperti yang di duga Tania tadi dirinya akan mendapatkan masalah baru dari pak ketos.

"Jam pulang sekolah lo harus bersihin seluruh toilet siswi di sekolahan ini termasuk toilet Guru." perintah Faza penuh penekanan.

"Hah! To-toilet cowok juga?" tanya Tania sedikit berteriak.

"Jangan sok rajin, toilet cewek doang," jawab Faza berlalu meninggalkan Tania.

"Dasar nggak punya perasaan, lo fikir gue mau apa." pekik Tania tidak terima akan hukuman yang di berikan Faza sehingga Faza memberhentikan langkahnya lalu ia mengangkat benda pipih di tanggannya.

"Kalo lo mau ini balik, lo harus laksanain tugas lo," ancam Faza membuat mata Tania melebar dan tangannya langsung terangkat menunjuk ke arah Faza.

"Handphone gue." gumam Tania tapi Faza lebih dulu pergi meninggalkan Tania.

"Sial! Gimana caranya handphone gue bisa sama dia sih?" kesal Tania bercampur bingung, heran, kesal dan marah.

.......

.......

.......

...✴✴✴Bersambung✴✴✴...

1
ayu nuraini maulina
jgn sampai HT Ara udah d obati si Leo malah balik lg
ayu nuraini maulina
g ngerti am jalan pikiran si Leo,terlalu memberi harepan karamel, giliran udah d kasih kesempstan k dua malah ninggalin tanpa kbr,g punya pendirian si Leo jd laki2
ayu nuraini maulina
😁😁😁😁
ayu nuraini maulina
🤣🤣🤣
ayu nuraini maulina
happy famiily🤗🤗
ayu nuraini maulina
udah tau d dpn pintu knp g langsung pencet bel
ayu nuraini maulina
tidak menjamin itu semua yg ada makin d tindas iya
ayu nuraini maulina
cantik aj d bui aplg d buat jelek yg ada makin menjadi d bui nya
Gw Fira
Luar biasa
Oky Cerry
astaga ketipu w Ama jalan ceritanya
Oky Cerry
telat u leo
Oky Cerry
ACH bener kan salaha paham
Sigit Wtnpsr
qu menunggu cerita greydon
El
Huwaa Thor jahat amatt lanhut aja please lahhh
Alit Safitri
lanjut thor
Melisa Nisrina
lucu yaaa
393n🥂
thornya baik banget membuat qta semua penasaran...
😍😍😍😍
🍀ʀaʀa
emng sp sebenarnya cahya thor?? kan jd penasaran.. next thor...
dineeeey: Hai , mampir yuk ke novelku yang berjudul
" WANITA SIMPANAN & FIRST LOVE " dijamin seru dan bikin emosi
total 1 replies
Nayla Putri
Cahaya km dimana??
Yorina
cahya, ada apa denganmu..?
dimana kamu?
kasihan greeydon.. cepatlah 15 tahun
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!