Apa jadinya jika seorang bos tampan yang galak bertemu dengan asisten pribadi culun yang ekstra sabar?
Bagaimana kekocakan yang terjadi diantara mereka?
Rama dan Sila akan menjawabnya disini.
Happy Reading
Karya lain yang bisa kamu baca :
-Menikahi Tuan Muda Yang Kejam
-Menikahi Tuan Muda Yang Kejam 2
-Istri Pengganti
-Tak Pernah Berhenti Mencintaimu
Follow IG @yenitawati24
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yenita wati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Dikerjai
Rama berdecak kesal
sialan si aldo, aku kepergok sama dia
dan dia juga kayaknya akan mencari tau siapa sila
bisa bisa pernikahan ini terbongkar kalau dia sampai tau siapa sila
Rama menatap sila yang terduduk diranjang
"jangan berbicara dengannya ketika kamu bertemu dengannya lagi" kata rama menatap tajam
sila mengangguk
ditempat seperti ini dia tidak mau membuat rama marah
"sekarang ambilkan aku handuk. aku mau mandi" kata rama
"apa? tapi handuknya kan ada di samping mas" kata sila menunjuk posisi handuk
"apa kamu suka berdebat denganku?" rama menatap sila
sila berdiri dan bergegas mengambil handuk dan menyerahkannya kepada rama dengan wajah kesal
"buka kancing bajuku " perintah rama lagi
"apa? nggak aku nggak mau" sila sangat kesal
dasar gilak
"apa kamu ingij saya melanggar perjanjian itu?" rama menaikkan alisnya dan tersenyum nakal
lo ngejebak gue ya bos
awas lo
sila langsung menghampiri rama
perlahan dia membuka kancing kemeja rama paling atas dengan hati hati
lalu yang kedua, ketiga....sampai kancing terakhir
kini sila melihat tubuh sispack rama
lalu memalingkan muka
"kenapa, apa kamu mau menyentuhnya?" rama mendekatkan dirinya ke sila yang masih berdiri gugup
"ng....nggak mas" kata sila menutup wajahnya dengan tangan
rama tersenyum puas sudah mengerjai sila.
mengerjai sila adalah obat satu satunya saat dia merasa kesal
sila yang masih mematung memaki rama dalam hati
gueeeeeee benciiiiiiiiii sama looooooo
tak lama kemudian sila memilih tidur
dia tidak mau rama punya kesempatan untuk mengerjainya lagi
setengah jam kemudian rama sudah selesai.
ditatapnya sila yang sudah tertidur pulas dengan lingerie yang begitu seksi
sila tidak punya pilihan lain karena ibu dan oma sudah menukar isi koper kecilnya dengan beragam pakaian seksi
rama menatap sila dengan tatapan berbeda.
dia merasa benar benar melihat kecantikan sila yang sesungguhnya
tapi segera dia tersadar dan memalingkan wajahnya
bagaimana bisa orang tidur bisa secantik itu
ah mataku pasti sudah buta
gumam rama
rama mendekati sila lalu menaikkan selimut agar menutupi tubuh seksinya.
lalu tertidur di sofa
keesokan paginya sila merasa tubuhnya sangat berat
seperti ada tangan yang menimpa perutnya
tangan siapa ini
sila membuka mata dan kemudian
"aaaaaaaaaaaaaaaaaaa" sila berteriak
beruntung kamar itu kedap suara jadi tidak ada yang mendengar
rama terkesiap lalu bangun
"apa sih kamu masih pagi udah teriak" kata rama dengan suara khas baru bangun tidur
"mas ngapain disini?" teriak sila
"aku kedinginan jadi aku tidur disini agar dapat selimut" kata rama enteng
"mas, kan di lemari ada stok selimut" kata sila kesal
"ah iya aku lupa" wajah rama tetap merasa tidak bersalah
sila semakin kesal dibuatnya
alasan macam apa itu? dasar mesum. bilang aja mau curi kesempatan dalam kesempitan
"mas gak macam macam sama aku kan?" tanya sila khawatir
"entah lah, apa perlu aku memeriksanya?" kata rama
sila langsung menyilangkan kedua tangannya menutupi dadanya
"nggak perlu" kata sila ketus langsung pergi ke kamar mandi sekalian membawa baju gantinya
dia tidak mau rama mencari kesempatan lagi
rama tersenyum nakal
dia sangat senang sekali setiap mengerjai sila
setelah sila selesai giliran rama yang mandi
setelah itu mereka check out
pulang kerumah sila setelah sebelumnya sarapan disebuah restoran
hancurkan wes...