halo guys disini saya mau memperkenalkan novel yang baru saya tulis, dan ini novel pertama saya tentang kultivator.
banyak novel tentang kultivator yang ada di sini, dan karena novel-novek itu juga yang membuat saya ingin membuat cerita tentang kultivator ini maka dari itu, jika nantinya ada sedikit kemiripan dengan beberapa novel itu karena saya menjadikan beberapa novel itu menjadi contoh atau inspirasi saya.
namun ini benar-benar murni dari pemikiran saya sendiri, semoga teman-teman pembaca suka dan selamat membaca.
jangan Lupa Kasih Like serta votenya ya agar saya dapat bersemangat lagi dalam melanjutkan cerita ini.
jika teman-teman menemukan kesalahan dalam pengetikan kata atau kalimat, mohon untuk berkometar saja, itu nantinya bisa membantu saya agar bisa berkembang lagi serta saya tau dan dapat merevisi ceritanya nanti.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Badtisstha Nafta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Akibat Ulah Bai Lin
maaf ya teman-teman aku lama update lanjutannya, karena dari hari rabu aku lagi kurang sehat jadi belum bisa lanjutin ceritanya.
tapi sekarang aku udah mendingan, aku usahain biar bisa update cepat, biar kalian tidak bosen nunggu updatean nya.
...Selamat Membaca......
...
Lin Tian pun akhirnya sampai di penginapan lagi.
saat sampai di penginapan, Lin Tian pun sudah di tunggu oleh kakek dan nenek pemilik penginapan.
" ayo Tuan Muda, kita makan malam bersama terlebih dahulu " ucap sang nenek.
" baik nek " balas Lin Tian.
...
" maaf Tuan Muda, jika makanannya hanya ini, karena tadi di pasar banyak pedagang yang kehilangan hampir setengah barang dagangannya, sehingga mereka memutuskan untuk menutup lebih cepat toko mereka " ucap sang nenek.
" kehilangan bagaimana nek, apakah ada pencuri yang memang berkeliaran di sana, tetapi saat kehilangannya itu saat pasar sedang ramai atau dari semalam nek " tanya Lin Tian.
" kejadiannya saat pasar sedang ramai-ramainya, hanya saja yang membuat heran banyak orang itu kejadiannya hampir dijam yang sama dan hampir dari setengah dagangan para pedagang yang hilang, jika seandainya ada pencuri, kemungkinan mereka pasti terlihat oleh orang-orang karena tidak mudah membawa daging dan ikan sebanyak itu diwaktu bersamaan tanpa diketahui oleh siapa pun " ujar nenek pemilik penginapan.
" seandainya ini di benua Tengah atau di dunia dewa, hal itu bisa saja terjadi, karena banyak sekali orang-orang yang memiliki cincin Penyimpanan, namun ini di benua barat, jika bukan pemimpin keluarga atau anggota keluarga yang kaya, tidak ada yang memiliki cincin ruang " ucap kakek pemilik penginapan.
" sepertinya aku tau kek siapa pelakunya " ucap tenang Lin Tian dengan wajah dinginnya.
karena seharian ini Lin Tian disibukkan dengan turnamen keluarga, dia tidak melihat Bai Lin sama sekali.
" memangnya siapa Tuan Muda " tanya nenek pemilik penginapan.
" siapa lagi nek kalau bukan harimau petir yang menyamar menjadi kucing jadi-jadian, pasti dia yang sudah mencuri barang-barang milik para pedagang di pasar " jawab Lin Tian.
" awas saja, jika nanti dia kembali, pasti akan aku hukum " lanjut Lin Tian.
kakek dan nenek pemilik penginapan itupun akhirnya memahami apa yang dikatakan Lin Tian tadi.
...
ditempat Lain.
Bai Lin yang sedang bersantai dengan di temani beberapa hewan yang tadi sempat di buat tak berdaya, tiba-tiba bulunya berdiri merinding ketakutan.
" ais kenapa aku tiba-tiba jadi takut begini, kan selama ini aku selalu jadi kucing manis, siapa yang ingin berbuat jahat kepada kucing imut nan lucu sepertiku ini " ucap Bai Lin.
...
di kediaman keluarga Lin saat ini.
" Gege, apakah kamu tadi mengetahui identitas dari pemuda bertopeng itu " tanya Qing Xia.
" Gege juga belum tau siapa dia Xia'er, namun Gege dan para tetua berharap dia bukan penyusup dari keluarga lain, yang ingin mengacaukan acara keluarga kita Xia'er " jawab Lin Bai.
" semoga aja Gege, aku berharap jika itu Lin Tian, sebab dia tadi sempat memandang kearah tempat ku dan Lin Ling menonton, aku merasakan perasaan yang akrab kepada pemuda itu Gege " ucap Qing Xia.
" jika itu Lin Tian, pasti masa depan kelurga kita akan lebih baik Xia'er, kita selama ini juga tidak mendapatkan kabar dari dia sama sekali dan kita juga belum tau perkembangan dari putra kita itu Xia'er " balas Lin Dong
" ya sudah, aku mau melihat Lin Ling terlebih dahulu gege " ucap Qing Xia sambil berjalan keluar dari kamar.
...
sesampainya di kamar Lin Ling, Qing Xia langsung disambut dengan pertanyaan dari Lin Ling yang selalu menanyakan kapan kakaknya Lin Tian akan pulang.
" ibu, apa ayah sudah mendapatkan kabar dari kakak, kapan kakak akan pulang, Lin Ling ingin sekali bertemu dan bermain dengan kakak Lin Tian " tanya Lin Ling dengan suara kecil nan imutnya.
" ayah juga belum mendapatkan kabar apapun dari kakakmu, tetapi tadi ibu sempat melihat kakakmu ikut bertanding di arena turnamen tadi, kamu ingat kakak yang memakai baju putih dengan topeng diwajahnya, ibu tadi sempat mengira dia adalah kakakmu, hanya saja saat ibu tanyakan kepada ayahmu, ayahmu juga tidak mengetahui siapa anak itu " balas Qing Xia.
meskipun Lin Ling masih belum terlalu memahami, dia tetap menganggukan kepalanya saja, seolah-olah dia mengerti perkataan ibunya.
...
di tempat lain, penyebab kekacauan yang ada di Kota Xi Xi, sedang bersenang-senang di hutan sekitar Kota.
Lin Tian pun saat ini sedang mencari Bai Lin karena dia sudah sangat marah dengan apa yang Bai Lin lakukan.
akibat dari ulah Bai Lin saat ini, banyak warga kota yang mengalami kesusahan, maka dari itu akhirnya Lin Tian lah yang turun tangan sendiri untuk menghukum Bai Lin.
karena jika bukan Lin Tian, maka tidak ada lagi yang bisa menangkap kucing nakal itu untuk saat ini.
...
di Kekaisara Benua Tengah, semakin hari keadaan dari Putri Wei Rong Xie semakin memburuk, sudah banyak tabib yang berusaha mencoba mengobatinya namun sampai saat ini tidak ada yang bisa menyembuhkan sang putri, bahkan saat tabib-tabib hebat dipanggil ke istana untuk mengobati sang putri, mereka sudah tidak sanggup menahan hawa dingin yang muncul dari tubuh Putri Wei Rong Xie.
maka dari itu tak ada yang bisa menyelamatkan sang putri untuk saat ini, waktu yang diperlukan oleh Kaisar Wei Long untuk mencari obat agar putrinya terselamatkan kurang lebih 3 tahun lagi, karena nantinya saat sang putri berumur 18 tahun, jika tidak mendapatkan obatnya, maka sang putri akan membeku menjadi Es Abadi selamanya.
...
kembali ke Lin Tian.
" ohhh disana rupanya kau kucing nakal, awas jika kamu sampai tertangkap, akan ku hukum kau sampai tak ingin mengulanginya lagi " ucap Lin Tian dalam batinnya.
saat ini Lin Tian sudah bisa merasakan keberadaan Bai Lin, yang sedang bersantai dj hutan bagian selatan Kota Xi Xi sehingga sekarang Lin Tian sedang menuju kesana, dengan menghilangkan hawa kehadirannya.
agar Bai Lin tidak bisa kabur lagi nantinya.
setelah sampai didekat Bai Lin, Lin Tian langsung mengeluarkan tali yang telah dia berikan dengan array pengikat, agar Bai Lin tidak kabur, setelah itu Lin Tian langsung melemparkan tali itu kearah Bai Lin.
" yap kena kamu hhhhh " ucap Lin Tian.
Bai Lin yang mendengar suara yang dia kenal, dia langsung ketakutan, saat dia mencoba akan kabur dia merasa kekuatannya seperti hilang, saat dia melihat kebawah, ternyata sudah ada tali yang mengikat tubuhnya, dengan array pengikat yang sangat Kuat.
" hehehehe kenapa kakak mengikatku seperti ini " tanya Bai Lin.
" ohhh kamu belum sadar ya, baiklah akan ku buat kamu sadar dengan apa yang telah kamu lakukan kepada orang-orang di kota " jawab Lin Tian.
setelah itu, Lin Tian langsung memberikan hukuman kepada Bai Lin.
...
...sampai disini dulu ya readers....
...maaf jika masih banyak kesalahan dan ceritanya tergolong sedikit ngak jelas, karena ini murni dari pemikiran author sendiri....
...semoga kalian suka, dan mohon maaf bila masih banyak kekurangan, jangan lupa like dan komen agar author dapat memperbaiki kekurangan, serta jangan lupa untuk vote biar author lebih semangat lagi dalam melanjutkan cerita ini....
...see you next bab readers, semoga hari kalian menyenangkan....
^^^salam dari penulis pemula.^^^
^^^^^^Mr. B^^^^^^
ditanya putus di tengah jalan
ea
kualitas kontrol naskah mana????